LBH Kepton Bakal Dilaporkan ke Polres Halsel, Kuasa Hukum: Yang Merasa Ditipu, Silahkan Adukan ke Kami

HALSEL, CN – Sejumlah Pengacara di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Irsan Ahmad, SH, Suwarjono Buturu, SH. MH, Meidi Noldi Kurama, SH. secara resmi membuka Kantor pengaduan khusus korban dugaan tindak pidana penipuan Dana Bantuan Eks Pengungsi.

Dimana, Kantor Pengaduan tersebut dibuka lantaran banyak masyarakat yang mengeluh atas dugaan Pungutan Liar (Pungli) terhadap masyarakat dengan dalih untuk Kepengurusan Dana Bantuan Eks Pengungsi.

“Kami membuka Kantor Pengaduan di Halsel ini khusus dugaan korban penipuan Dana Eks Pengungsi,” tutur Irsan Ahmad saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id di Kantor Hukum Irsan Ahmad dan Patner atau Kantor Pengaduan Eks Pengungsi di Desa Tomori Kecamatan Bacan, Minggu (30/1/2022)

Irsan menjelaskan, untuk saat ini, korban dugaan penipuan yang sudah melakukan pengaduan ke Kantor Pengaduan Dana Eks Pengungsi sebanyak 52 orang. Irsan mengaku, 52 orang korban tersebut terdiri dari sejumlah Desa dan Kecamatan.

“Senin besok, kami dari kuasa Hukum akan secara resmi melaporkan oknum-oknum yang terlibat dalam pengurus LBH Kepton Halsel yang tegah diduga melakukan tindak pidana penipuan terhadap masyarakat,” tegasnya.

Irsan mengutarakan, Ridwan Senen sebagai Koordintor LBH Kepton yang akan dilaporkan ke Polres Halsel atas dugaan Tindak Pidana Penipuan terhadap masyarakat berkisar miliaran rupiah.

“Kami perkirakan mencapai miliaran rupiah ini karena pemungutannya bervariasi, ada yang per-KK Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 300 ribu dan bahkan ada yang mencapai jutaan rupiah dan itu hampir rata-rata dipungut ke semua masyarakat di 249 Desa di Halsel,” cetus Irsan.

Meski begitu, Irsan berharap kepada semua masyarakat yang merasa dirugikan terkait dengan dugaan penipuan Dana Bantuan Eks Pengungsi untuk segera mengadukan ke Kantor Pengaduan khusus Korban Bantuan Dana Eks Pengungsi.

“Kantor Khusus Korban Bantuan  Pengaduan Eks Pengungsi ini Kami buka secara gratis, jadi bagi siapa yang merasa ditipu, silahkan adukan ke kami secara gratis,” tuturnya. (Red/CN)

Merasa Dirugikan, Akun Facebook Kanjeng Dinox Akan Dilaporkan ke Polisi

HALSEL, CN – Satu Akun Facebook bernama Kanjeng Dinox terancam dilaporkan ke Polres Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Dimana, Akun Facebook tersebut bakal dilaporkan ke pihak berwajib karena diduga kuat melakukan pencemaran nama baik terhadap salah seorang warga Desa Pelita Kecamatan Mandioli Utara, Ibrahim Abdullah.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Minggu (30/1/2022), Ibrahim Abdullah menjelaskan bakal membuat laporan resmi ke Polres Halsel berawal dari salah satu Postingan akun Facebook bernama  Uq Barmawy pada Sabtu (29/1) kemarin.

“Saya ada komentar postingan Uq Barmawy, saya bercanda bilang Gaya Jamal saja ni dan sambil saya pasang stiker ketawa. Tapi tiba-tiba akun Kanjeng Dinox masuk komentar dengan mencaci maki saya dengan ibu saya gunakan bahasa Daerah, tapi tidak perlu saya sebutkan karena kata-kata dari yang bersangkutan terlalu kasar dan tidak wajar bagi saya,” kesal Ibrahim.

Ibrahim nekat akan melaporkan akun Facebook Kanjeng Dinox karena dirinya merasa dirugikan melalui Media Sosial  (Medsos).

“Saya merasa dirugikan, jadi mau dan tidak mau, saya tetap buat laporan resmi ke Polres Halsel, jadi nanti proses selanjutnya seperti apa itu nanti saya sampaikan jika sudah buat laporan ke Polisi,” tegasnya.

Sementara untuk bukti-bukti, Ibrahim mengaku telah screenshot hasil percakapannya dengan Akun Facebook Kanjeng Dinox.

“Saya sudah Screnshot semua, tinggal buat laporan resmi jadi tunggu saja,” tutupnya.

Hingga berita ini publish, pemilik Akun Kanjeng Dinox masih dalam upaya konfirmasi.  (Red/CN)

Terbukti Korupsi Dana BOK, Mantan Kapus Gandasuli Divonis 3 Tahun Bui

TERNATE, CN – Mantan Kepala Puskesmas (Kapus) Gandasuli Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Yulianti Siahaya divonis 3 Tahun Bui. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ternate Provinsi Maluku Utara (Malut) menilai Yulianti terbukti melakukan korupsi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

Sehingga menurut Hakim, hal ini sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

“Iya, mantan Kepala Puskesmas Gandasuli sudah diputus oleh Majelis Hakim Tipikor Ternate 3 Tahun Penjara, sama dengan tuntutan kita,” tegas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halsel, Fajar Haryowimbuko, SH, MH saat ditemui wartawan, Rabu (26/1/2022).

Sebelumnya, dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Halsel menuntut Yulianti Siahaya dihukum 3 Tahun Penjara. Jaksa menyimpulkan Yulianti Siahaya terbukti secara sah dan meyakinkan secara hukum telah melakukan tindak pidana korupsi.

Selain pidana 3 Tahun penjara, pidana terhadap Yulianti Siahaya juga ditambah denda sebesar Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 Bulan serta uang pengganti sebesar Rp 338.737.214,00 (Tiga ratus tiga puluh delapan juta tujuh ratus tiga puluh tujuh ribu dua ratus empat belas rupiah), subsider 6 bulan Penjara. (Red/CN)

Pemda Halsel Terima Penghargaan Capaian Vaksinasi

TERNATE, CN – Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) KH. Abdul Gani Kasuba memberikan penghargaan atas kontribusi Bantuan Sosial dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten/Kota dan Badan Usaha pada Jum’at (21/1/2022) bertempat di Ballroom Gamalama Sahid Bella Hotel Ternate.

Dalam sambutan Gubernur Malut  menyampaikan, kunci penanganan Covid-19 sangat dipengaruhi banyak faktor, salah satunya adalah program vaksinasi.

Menurutnya, tentunya pelaksanaan vaksinasi harus di tunjang kemampuan Pemerintah dan Pemda melaksanakan upaya 3T (testing, tracing, treatment) serta kedisiplinan masyarakat menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Pemerintah Provinsi mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten/kota dan Badan Usaha atas kontribusi nyata dalam percepatan vaksinasi sebagai salah satu upaya pencegahan pandemi Covid-19, melalui berbagai kegiatan vaksinasi masal serta pemberian Bantuan Sosial kepada masyarakat, ” ungkap orang nomor satu di Maluku Utara itu.

Sementara itu, Wakil Bupati Halsel, Hassan Ali Bassam Kasuba saat dikonfirmasi mengatakan, Pemda Halsel merasa bangga dengan prestasi vaksinasi pada  peringkat kedua dari 10 Kabupaten/Kota di Malut. Tentunya hal ini, Bassam bilang, dicapai karena kerja sama semua perangkat Daerah dan masyarakat.

Bassam berharap, kerja sama semua element masyarakat dan perangkat Daerah agar pencapaian prestasi tidak hanya divaksinasi, tapi disemua progaram pembangunan yang sementara dicanangkan.

“Kami Pemerintah Daerah akan terus mendorong masyarakat menerapkan Protokol Kesehatan dan tetap aktif menyelenggarakan program vaksinasi sehingga bisa mencapai angka 100 persen,” tandasnya.

Diketahui, Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba mewakili Pemda Halsel menerima langsung piagam penghargaan yang diberikan Gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasuba. Dimana, Halsel meraih urutan kedua dalam penanganan Covid-19.(Red/CN)

Puskesmas Jiko Gelar Sosialisasi Vaksinasi Anak di SDN 114 Halsel

Labuha, CN – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Jiko Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara menggelar sosialisasi vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 Tahun di Sekolah Dasar Negeri 114 Halsel di Desa Lele Kecamatan Mandioli Selatan.

Sosialisasi vaksinasi tersebut dilakukan melalui Sekolah yang ada di Kecamatan Mandioli Selatan.

Giat sosialisasi vaksinasi anak dilakukan pihak Puskesmas Jiko bertujuan untuk menyukseskan program vaksinasi yang dicanangkan Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah (Pemda).

Kepala UPTD Puskesmas Jiko, Safra Husen Kepada CERMIN NUSANTARA, mengatakan, sosialisasi vaksinasi bagi anak-anak yang dilakukan pihaknya itu akan terus digalakkan demi tercapainya cita-cita pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini terus bervariasi.

“Giat Sosialisasi vaksinasi Covid-19 di wilayah kerja PKM Jiko Kecamatan Mandioli Selatan ini akan terus kami lakukan. Dan hari ini kami gelar sosialisasi vaksinasi bagi anak SDN 114 di Desa Lele. Alhamdulillah sebagian besar orang tua sudah terima anaknya di vaksin,” cetus Safra Husen, Kapus Mandioli Selatan, Jumat (21/1/2022).

Foto bersama.

Safra menambahkan upaya sosialisasi yang tengah dilaksanakan pihaknya itu, tak berhenti di SDN 114 Halsel, namun akan terus digelar tanpa mengenal lelah. Safra juga berharap pelaksanaan vaksinasi di setiap Sekolah yang nantinya dikunjungi pihaknya itu dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.

“Agar bisa mewujudkan herd immunity bagi anak-anak dan sebagai upaya mencegah penyebaran virus, upaya ini akan terus kami lakukan. Saya berharap giat sosialisasi ini senantiasa mendapat respon baik dari masyarakat, sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik, aman dan lancar, ” kata Kapus.

Dalam sosialisasi yang digelar itu, Safra juga mengingatkan seluruh warga Mandioli Selatan agar tetap menjaga Protokol Kesehatan. Sehingga menurutnya, penyebaran virus dapat dikendalikan dan pandemi saat ini dapat berkahir dan berubah menjadi endemi.

“Warga harus membiasakan selalu memakai masker utamanya bila keluar rumah, selalu menjaga jarak, hindari kerumunan dan mencuci tangan sesering mungkin. Sebab hal ini menjadi hal yang penting untuk dilakukan dalam perilaku kita. Di samping itu, kita tetap menjaga imunitas tubuh dengan olahraga, makan makanan bergizi yang  seimbang,” imbuhnya.

Sedangkan terkait pelayanan kesehatan masyarakat, pihaknya akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik sesuai dengan Visi-misi Pemda Halsel.

Reporter : Sain 

Babinsa Koramil 02/Obi Intens Kawal Pelaksanaan Vaksinasi di Desa Manatahan

LABUHA, CN – Babinsa Koramil 02/Obi Serda Anyong Warwefubun intens mengawal dan mendampingi pelaksanaan vaksinasi di wilayah binaannya. Hal itu sebagai salah satu langkah mendukung upaya Pemerintah dalam menangani COVID-19 agar berhasil dengan maksimal.

Hal tersebut disampaikan Serda Anyong Warwefubun saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan Tim Vaksinasi Covid-19 PPKM Kecamatan Obi Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) pada 22 Desember 2021 lalu di Desa Manatahan.

“Sinergitas aparatur kewilayahan dan seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan untuk memaksimalkan hasil yang dicapai dalam penanganan COVID-19 di Kabupaten Halmahera Selatan,“ ujarnya, Rabu (5/1/2022).

Oleh karena itu, Serda Anyong Warwefubun mengajak kerja sama yang baik dari Aparatur Desa dan masyarakat terus dilakukan. Karena dengan kebersamaan dan kepedulian bersama, penanganan COVID-19 dapat mencapai hasil yang maksimal.

Dalam perjalanan.

“Karena terjadi gelombang tinggi, dengan terpaksa saya bersama Tim Vaksinator Obi Barat yaitu pak Camat Nasarudin Hi Ismail, Kapus Budianto Badu SKM, Bidan Serly Marlina Amb.kep, Bidan Warini Lakue Amb.kep, Bidan Wajun lahija AMD.kep dan pak Edy Amd kep harus berangkat dari Desa Jikohay menuju ke Desa Manatahan dengan menggunakan Kapal Laut untuk pelaksanaan vaksinasi. Tapi Alhamdulillah, kami tiba dengan selamat dan bermalam di Desa Manatahan pada hari Kamis Tanggal 23 Desember 2021 pukul 08.00 WIT dan kemudian dilanjutkan vaksinasi sampai pada pukul 17.00 WIT,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Babinsa Desa Alam Pelita, Alam Kenanga dan Soasangaji itu bilang bahwa pihaknya secara intens memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang aman dan halalnya vaksin yang diberikan.

“Setelah selesai melaksanakan vaksin, kami kembali dari Desa Manatahan ke Jikohay dengan jalan kaki menempuh Gunung yang begitu tinggi di tambah hujan dan angin dan kami bisa sampai ke Desa Jikohay dengan jarak 4 km dengan aman. Dimana, kami dari Tim Vaksinator selalu eksis dan pantang menyerah dalam melaksanakan tugas Negara,” tukasnya.

Meski begitu, ia berharap kepada masyarakat untuk dapat ikut aktif membantu mensosialisasikan program vaksinasi tersebut, agar capaian sesuai target yang diharapkan Pemerintah. Karena selama ini, banyak berita hoax yang beredar terkait vaksin di tengah masyarakat.

“Karenanya, mari kita ikut aktif sampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, agar dapat mendukung upaya Pemerintah dalam menanggulangi COVID-19, sehingga pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya.

Reporter : Hardin HM