PT. NHM Tak Penuhi Tuntutan Massa Aksi, Pemuda Lingkar Tambang Boikot Jalan

HALUT, CN – Puluhan Masa Aksi Boikot jalan di Desa Beringin Kecamatan Malifut jalan raya lintas menuju pusat ibu Kota Tobelo, Halmahera Utara (Halut), Selasa (07/07/20).

Aksi yang dipelopori Pemuda dan Mahasiswa di lima Kecamatan yang berada di lingkar tambang Perusahan Tambang Nusa Halmahera Mineral (PT NHM) Kabupaten Halmahera Utara itu, Terkait respon pihak NHM yang tidak melayani masa aksi hering terbuka dengan dalil takut Corona.

Kepda media cerminnusantara.co.id Ketua Forum Pemuda Kao Teluk Almin Safi Menyampaikan bahwa, aksi pemalangan jalan di sebabkan karana rasa kesal masa aksi akibat tuntutan Pemuda dan Mahasiswa lingkar tambang atas nama kepedulian masyarakat diabaikan pihak NHM.

Sebelumnya, Kata Almin “Aksi yang kami gelar kemarin Senin (06/07) di depan PT NHM mendesak Humas NHM maupun pihak terkait hadir ditengah masa aksi dalam memberikan penjelasan terkait tuntun aksi yang disuarakan, namun tidak direspon baik pihak NHM.

“Maka hari ini kami hadir dengan aksi boikot jalan, menidaklanjuti persoalan tuntutan yang tak di respon kemarin sehingga ekspresi kekecewan terus berlangsung hingga terjadi pemalangan Jalan,” tandasnya.

Almin, pria Lulusan FKIP Unkhair Ternate ini juga mengatakan bahwa sampai saat ini, aksi suda di gelar empat kali dengan hari ini dengan enam tuntutan yaitu:

  1. mendesak transparansi anggaran 1 persen, dan jelaskan mekanisme sistem penyaluran berdasarkan MOU pada tahun 2017 oleh PT NHM, masyarakat, Pemda dan DPRD hingga kini tidak ada kejelasan yang pasti sesuai ketentuan UU no 40 tahun 2007 tntag perseroan terbatas pasal 68 dan 74.
  2. Berikan laporan terkait dengan kelestarian lingkungan hidup, karena setiap perusahaan wajib memberikan laporan dampak lingkungan hidup serta menjaga kelestariannya sebagaimana di jelaskan dalam PP no 47 tahun 2012 pasal 2, pasal 6 dan pasal 7.
  3. Segara bangun asrama mahasiswa lingkar tambang sesuai permen ESDM no 41 tahun 2016 tentang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara,pasal 6 huruf b, tiga.
  4. Penuhi hak Honor guru dan tenaga kesehatan dengan jumlah pertahun 5 juta per individu tanpa ada potongan pelatihan.
  5. Dana Bantuan pendidikan dari semester 1 hingga semester 14 sesuai permen Dikti serta penuhi Batuan study akhir mahasiswa.
  6. Pengadaan bus sekolah serta renovasi bangun sekolah yang rusak di lima kecamatan lingkar tambang PT NHM Halmahera Utara. hingga audens atau hering dua kali depan perusahan, bersama DPRD Halut.

“Tapi lagi-lagi pihak SP NHM beralasan belum mengantongi data sementara suda berpuluh tahun NHM beroperasi masa tidak ada data aneh,” pungkas Almin. (Red/CN)

Desakan Warga Pekan Labuhan Agar Kepling 25 Diganti Sampai ke Telinga Anggota DPRD Medan

MEDAN, CN – Sejumlah warga mengaku kecewa dengan Kepala Lingkungan (Kepling) 25 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, Medan Sumatera Utara.

Warga mendesak, agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Kepala Kecamatan (Camat) dan Kepala Kelurahan (Lurah) agar mengganti Kepling tersebut.

Dikatakan demikian, pasalnya selama menjabat, warga merasa Kepling 25 Kelurahan Pekan Labuhan tidak peduli dengan kondisi lingkungan dan warganya.

Warga juga sudah dua kali melayangkan surat pengaduan ke pihak Kelurahan Pekan Labuhan dan Kecamatan Medan Labuhan hingga Komisi I DPRD Kota Medan, namun hingga kini kepala lingkungan tersebut masih menjabat dan terkesan semakin arogan kepada mereka.

Leni (35), seorang ibu rumah tangga yang sekaligus warga lingkungan 25 Kelurahan Pekan Labuhan menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja Kepling, yang selama ini terkesan mengabaikan keluhan masyarakat.

“Kepling tidak memperhatikan kami sebagai warga, dan kami minta Kepling segera diganti sesuai aspirasi masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Senin (6/7/2020).

Sementara itu, Mariana, yang juga warga setempat mengeluhkan kinerja Kepling 25 Pekan Labuhan. Pasalnya, selaku warga, dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan, kendati hal itu disampaikan kepada Kepling mereka.

“Tentang bantuan dari pemerintah saya tidak dapat, baik bantuan Covid-19 maupun yang lainnya termasuk bantuan program PKH. Sudah saya sampaikan secara langsung ke Kepling, tapi tidak pernah ditanggapi,” keluh Mariana.

Tak hanya itu, warga lingkungan 25 Pekan Labuhan juga mengeluhkan sikap Kepling 25 yang disebut-sebut bernama Safarudin alias Udin tersebut terkesan semakin arogan. Menurut warga, Udin selaku Kepling yang seharusnya mengayomi masyarakat malah semakin semena-mena.

“Saya menanyakan ke Kepling tentang bantuan BLT orang tua saya yang berusia 70 tahun. Sebab namanya keluar tapi kenapa tidak dapat. Disaat bertanya ke Kepling, bukan mendapatkan solusi malah si Kepling marah-marah ke saya dan sudah sering Kepling bersikap semena-mena kepada warga,” ungkap Jupri.

Lain halnya dengan Muhammad Syafii (40), dirinya mengungkapkan, bahwa dirinya sempat konflik dengan tetangga dan pernah melaporkan ke Kepling. Bukan diadakan penyelesaian lebih baik, malah Udin (nama panggilan-red) selaku Kepling terkesan tidak mampu menyelesaikan permasalahan warga.

“Berawal ketika istri saya menggunakan sepeda, disenggol tetangga berinisial A yang mengendarai sepeda motor dan saat itu istri saya terluka. Kemudian saya melaporkan ke Kepling, bukannya dimediasi dengan baik, malah pak Udin selaku Kepling tidak menindaklanjuti,” tuturnya.

Terpisah, Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Abdul Latif Lubis, M.Pd., saat dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut, dirinya menghimbau agar Pemko Medan melalui Camat Medan Labuhan dan Lurah Pekan Labuhan menyegerakan dan memproses aspirasi warga tersebut.

“Kepada aparatur terkait untuk segera memproses aspirasi warga dan lebih peduli terhadap hal ini agar terwujudnya Kepling baru yang lebih dekat kepada warganya dan merupakan tokoh yang mereka cintai,” tandas Abdul Latif.

Terkait hal itu, Camat Medan Labuhan Rudi Asriandy ketika dikonfirmasi wartawan, Rudi menjelaskan, bahwasannya dia sudah menjumpai Lurah Pekan Labuhan dan Kepling 25 tersebut.

“Kemarin sudah saya jumpai langsung Kepling tersebut dan Lurah tentang keluhan masyarakat, masih dalam membagi permasalahan,” jelasnya. (Hendra CN)

Sat Brimob Polda Sumut Kembali Bagikan Sembako di Desa Manunggal

DELI SERDANG, CN – Pasca mewabahnya virus corona di Indonesia, seluruh instansi pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah terus giatkan Bhakti Sosial ke masyarakat, tidak terkecuali instusi Polri khususnya Sat Brimob Polda Sumut.

Bhakti Sosial yang kerap di lakukan Sat Brimob Polda Sumut diantaranya memberikan paket makanan maupun paket sembako ke warga kurang mampu yang ada di Sumatera Utara, yang memang sangat terdampak dari penyebaran Covid-19.

Tepatnya pada Selasa (07/07/2020), bertempat di Jalan Pondok Seng Pasar X Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sat Brimob Polda Sumut kembali bagikan paket sembako ke warga kurang mampu yang ada di kawasan tersebut.

Saat di konfirmasi langsung, Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, S.I.K., S.H., melalui Wadanki 1 Batalyon A Pelopor Iptu Ngatimin memaparkan kepada awak cerminnusantara.co.id, perihal kegiatan yang selama ini dilakukan pihaknya.

“Kami bersyukur atas apa yang yang sudah di lakukan selama ini, yang kesemuanya berjalan dengan baik. Kami juga berharap kepada masyarakat, di masa pandemi ini, agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan, supaya terhindar dari virus tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Sugeng Priadi, salah seorang perwakilan dari warga yang menerima bantuan tersebut mengungkapkan, dirinya dan juga warga lainnya sangat terkejut atas kedatangan dari Sat Brimob Polda Sumut yang tujuannya untuk memberikan bantuan ke mereka.

“Alhamdulillah, walaupun agak sedikit terkejut, tapi kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Semoga, kepedulian dari Brimob Sumut mendapat balasan dari Allah SWT,” ungkap Sugeng Priadi.

Dirinya juga mengatakan, “Kami berharap, apa yang sudah di perbuat maupun yang dicanangkan untuk kampung kami dari Brimob Sumut, di ijabah Allah. Dan kedepan, Sat Brimob Polda Sumut terus jaya,” imbuhnya.

Terlihat juga, selain para orang dewasa, tampak anak-anak yang berada di lokasi kegiatan begitu antusias dengan kedatangan personil Sat Brimob Polda Sumut.

Atas keramahan maupun humanisnya para personil Satuan Brimob Polda Sumut, masyarakatpun menyambut baik kedatangan mereka ke Dusun tersebut. (Hendra CN)

Nasihat Kapolri ke Taruna Akpol: Jangan Lupa Tolong, Maaf, Terimakasih

TERNATE, CN – Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si, menghadiri wisuda taruna dan taruni Akademi Kepolisian pada 3 Juli 2020. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Polri itu mengingatkan kepada mereka, meski lulus dengan pangkat perwira mereka tetap harus menghormati para senior dan anggotanya.

Kapolri memberikan tiga ilmu agar para perwira muda lulusan taruna Akpol itu tidak salah dalam bersikap saat ditugaskan nanti. Tiga hal itu ialah kata tolong, maaf dan terima kasih.

“Ada 3 ilmunya itu. Jangan pernah kau lupa, kata tolong, maaf, terima kasih. Kalau kau sudah pegang semua itu, insyaallah kau akan dihargai anak buah, atasan,” kata Kapolri melalui rilis yang diterima dari Kabidhumas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan, selasa (7/7/2020).

Idham mengingatkan agar para lulusan Akpol tidak sombong dengan pangkat yang mereka dapatkan usai lulus. Pangkat yang tinggi tidak boleh membuat mereka bertinggi hati hingga enggan meminta maaf jika berbuat kesalahan.

“Jangan kau sombong. Mentang-mentang perwira remaja, enggak boleh itu. Tidak hina kau kalau kau minta maaf,” kata Kapolri

Sebanyak 293 taruna Akpol angkatan 51 Batalyon Adnyana Yuddhaga dinyatakan lulus. Capaja atas nama Ivan Pradipta menjadi lulusan terbaik dan meraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian 2020.

Acara wisuda tersebut dihadiri oleh Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto, Gubernur Akpol Irjen Asep Syahrudin, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, serta pejabat lainnya. (Ridal CN)

Loyalis Presiden Jokowi Yang Profesional Pantas Masuk Dalam Reshuffle Kabinet Indonesia Maju

JAKARTA, CN – Issu reshuffle kabinet yang dilontarkan presiden Jokowi pada saat sidang kabinet 18 Juni 2020 dan tersiar di publik, membuat banyak orang berharap agar presiden Jokowi segera membuktikan ancaman reshuffle yang dimaksud.

Menurut Sekjen Relawan Sedulur Jokowi Prof. Dr. Bambang Saputra saat dijumpai wartawan menyatakan bahwa ancaman Presiden Jokowi untuk mereshuffle para menterinya yang kinerjanya dinilai lambat dan kurang baik harus segera diwujudkan. Presiden jokowi dalam situasi dan kondisi seperti saat ini harus disokong oleh para pembantunya yang solid, kerja cepat dan mampu menjabarkan serta melaksanakan visi, misi maupun program kerja presiden jokowi. Calon menteri yang akan diangkat presiden jokowi kedepan harus orang yang meniliki loyalitas tinggi kepada presiden jokowi, orang yang memiliki kemampuan super dan memiliki rekam jejak berhasil dalam mengelola organisasi.

Di singgung soal sosok yang pantas mengisi jabatan Menteri ke depan, Banbang Saputra memberikan pandangan salah satu contoh tokoh nasional yang memiliki tingkat loyalitas tinggi kepada Jokowi, dari kalangan akademisi dan profesionalisme, yang meniliki sejarah perjuangan dengan pak Jokowi, hingga Jokowi berhasil menjadi Presiden RI dua periode.

“Saya melihat tokoh yang memiliki kriteria tersebut salah satunya adalah Prof.Dr. H. Paiman Raharjo, M.Si Pj Rektor Universitas Moestopo yang menemani berjuang bersama pak Jokowi sejak pilgub DKI Jakarta,” katanya.

Banbang Saputra mengatakan bahwa Prof. Paiman ini loyalis sejati Presiden Jokowi, relawan Jokowi yang berjuang habis-habisan untuk menjadikan Jokowi menjadi Gubernur DKI pada Pilgub DKI 2012, berjuang pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

“Di samping loyalis sejati pak Jokowi, Prof.. Paiman ini seorang sosok yang memiliki kualitas SDM tinggi, kejujuran dan profesionalisme yang handal. Setiap organisasi yang beliau pimpin selalu berhasil. Beliau merintas karier dari hanya bekal lulusan SMP dan mengawali kariernya sebagai tukang sapu dan tukang jebon, hingga beliau bisa meraih jabatan tertinggi akademis yaitu Guru Besar dan karier tertinggi jabatan struktural sebagai Pj. Rektor,” ujarnya.

Suatu prestasi yang luar biasa dan tidak bisa dicapai oleh sembarang orang, jika Prof. Paiman tidak memiliki kemampuan dan strategi dalam menghadapi segala tantangan, mustahil beliau bisa meraih semua itu. Dari segudang pengalamannya yang dimiliki beliau, kami yakin prof Paiman dapat membantu tugas berat Presiden Jokowi .

”Saya mengenal betul Prof Paiman memiliki banyak ide, inovatif, gagasan, kreatif, kemampuan di atas rata-rata dan memiliki strategi dalam mencapai keberhasilan organisasi,” tambah Prof. Bambang.

Menutup pembicaraannya, Bambang Saputra berharap kepada Presiden Jokowi agar mempertimbangkan sosok orang seperti Prof. Paiman untuk bisa menjadi pembantu Presiden tegas Bambang di Jakarta, Senin (6/7/2020). (Dody/CN)

Cemarkan Nama Baik, Polres Halsel Didesak Proses Akun FB Sarina Faisal

HALSEL, CN – Seorang wanita bernama Mirda Marsaoly asal Desa Bahu Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), merasa dirugikan melalui postingan di Media Sosial (Medsos) yang tidak senonoh belum lama ini diduga dari pemilik Akun Facebook tercatat bernama Sarina Faisal Sarina Faisal yang diketahui asal Desa Jiko Kecamatan Mandioli Selatan.

Saat di konfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id, Selasa (7/7/2020) via seluler, Mirda mengaku awal percakapannya bahwa salah seorang berinsial AM membuat status di Akun Facebook. Namun Akun Facebook Sarina Faisal Sarina Faisal merasa tersinggung dan berkomentar balik pada Postingan Akun tersebut.

“Jadi setelah itu, laki-laki AM yang punya status tersebut kembali memasang status dengan mengatakan bahwa ada yang tersinggung dengan status Facebooknya, jadi saya juga sempat masuk dan komentar di statusnya AM. Tapi ternayata Akun Sarina Faisal Sarina Faisal mungkin marah, sehingga Sarian Faisal Sarina Faisal kembali membuat status di Facebooknya dengan kata-kata yang tidak pantas tertujuh ke saya menyangkut dengan harga diri apalagi ini adalah kata-kata yang tidak sopan termasuk caci makian. Bahkan foto saya pun ikut di unggah,” ungkapnya.

Masih dikatakan Mirda, meskipun sempat pemilik Akun Sarina Faisal Sarina Faisal meminta maaf kepada Mirda, tapi karena ia sudah melaporkan ke Polres Kabupaten Halsel, jadi harus di proses secara hukum.

“Dia sempat telepon ke saya, entah dia dapat nomor hp saya dari mana dan meminta maaf ke saya bahkan dia bilang masalah ini kita selesaikan secara kekeluargaan,” katanya.

Tak senang dicaci maki, korban pun berusaha mengadukan ke Polres Halsel atas dugaan pencemaran nama baik.

“Kasus ini saya so laporkan ke Polres, tapi sampai sekarang saya belum dengar tahapan prosesnya sudah sampai dimana. Maka dari itu, saya sebagai korban pencemaran nama baik meminta kepada pihak Kepolisian Halmahera Selatan agar secepatnya menindak lanjut,” pintanya.

Sementara itu, salah seorang keluarga Mirda, Febrianti Marsaoly menegaskan kepada Polres Halsel untuk segera menindak lanjut kasus pencemaran nama baik yang di laporkan oleh Mirda.

“Kami dari keluarga meminta kepada Polres Halsel secepatnya memanggil yang bersangkutan untuk menindak lanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku demi nama baik keluarga kami,” tegas Febrianti.

Terpisah, sebelumnya Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Dwi Gastimur Wanto ketika dikonfirmasi via seluler, Minggu (5/7) ia mengatakan lagi di luar kantor nanti lanjut di Whatssap, setelah kembali dikonfirmasi melalui via Whatssap terbaca namun tak dibalas. (Red/CN)