Warga Desa Srikayu Keluhkan Air Bersih

Aceh Singkil, CN – Parasarana air meneral masyarakat, Pamsimas tidak lagi di fungsikan, sehingga masyarakat susah mengkomsumsi air bersih.

SG salah seorang warga Desa Srikayu menuturkan pada media ini, (2/7/2020), tentang PAMSIMAS tidak lagi berjalan sesuai harapan.

“Selama ini kami menggunakan air dari Pamsimas tersebut dan tiba-tiba saja tidak aktif lagi, tapi anehnya pada kami pertanyakan kepada pengurusnya PAMSIMAS mengatakan bahwa tidak mengerti apa masalah sehinga air tidak lagi berfungsi,” ucap pengurus tersebut.

Ia menambahkan, kami atas nama masyarakat sangat sangat kecewa terhadap Kepala Desa Srikayu Kecamatan Singkohor.

“Dan juga kalau Pamsimas tak di jalankan lagi, kami akan melaporkan ke Kecamatan Singkohor,” tegasnya.

Selain itu, JS warga Serikayu menyampikan, keluhan PAMSIMAS tidak lagi berjalan.

“Sudah 5 bulan ini Pamsimas tidak lagi berjalan dan kami sangat merasa kecewa,” ungkapnya.

Sementara itu, Triono Kepala Desa Srikayu saat di komfirmasi pada 5 Juni 2020 tentang apa yang dikeluhan masyarakat terhadap Pamsimas tak berfungsi. Triono mengatakan bahwa akibat berhentinya Pamsimas karena tidak mampunya mesin untuk menyedok air dikarenakan banyak Air disalurkan sehingga tidak mampu lagi.

“Sebab bertambahnya pelanggan, sehingga mesin penyedot tidak lagi mampu sabab itulah tidak lagi di fungsikan,” jelasnya.

Dari hasil pantauan media ini, semenjak Pamsimas tak berfungsi, masyarakat Desa Srikayu sangat kesulitan dan merasa resah di saat musim kemarau. (Muklis CN)

Soal Siapa Yang Dampingi H. Marwan Hamami di Pilkada Sukabumi, Ini Jawaban Batman

Sukabumi, CN – Menggelindingnya dinamika politik menuju Pilkada di Kabupaten Sukabumi menjadi pertanyaan besar bagi masyakat.

Pasalnya, masyarakat belum mengetahui pasti siapakah sebenarnya kandidat yang akan mendampingi sebagai Calon Wakil Bupati yang akan mendampingi Pak Marwan dalam kompetisi Pilkada nanti.

Pada Hari Minggu (05/7/2020) cerminnusantara.co.id mendatangi kediaman H. Ujang Abdurrahim Rochmi alias H. Batmen sebagai politisi Golkar yang sekarang sedang menjabat sebagai Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi.

H. Batman menyampaikan, Insha Allah rencana yang sudah di sampaikan mudah-mudahan tidak ada perubahan lagi dari Struktural Organisasi. Doakan saja semoga semuanya mendapatkan Ridho dan Izin dari Allah, Insha Allah Marwan akan mencalonkan kembali di Pilkada 2020-2025 sebagai Petahana yang akan berpasangan dengan Iyos.

“Terkait PKS akan menarik mundur dari koalisi dan dukungannya kepada Pak Marwan semua itu tidak benar, mungkin saja hanya sekedar rumor diluaran namanya juga politik. Soalnya saya percaya PKS itu Konsisten dan sudah ada kesepakatan dengan partai kami,” ujar Batman.

“Dengan diperpanjangnya jabatan Pak Iyos sebagai Sekretaris Daerah (Sekada),hal itu tidak jadi masalah karna jika mau mencalonkan konsekuensinya mengundurkan diri dari jabatannya tersebut saya yakin Pak Iyos punya komitmen dan akan mematuhi hal itu,” tambah Batman. (Irwan CN)

Bantu Warga Waitina Kepulauan Sula, IPMW Gelar Aksi Kemanusiaan

TERNATE, CN – Untuk membantu masyarakat Desa Waitina, Kecamatan Mangoli Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Ikatan Pelajar Mahasiswa Waitina (IPMW), pagi tadi menggelar aksi kemanusiaan, Senin (06/7/2020).

Koordinator Lapangan dalam aksi tersebut, Harris Lumbessy menyebut, banjir ini bukan baru terjadi di Waitina, tapi sudah terjadi sejak lama, sejak Tahun 1988 hingga sekarang, kemudian pada Tahun ini banjir kembali terjadi pada Tanggal 4 Kuli 2020, kemudian pada hari ini, Senin 6 Juli kembali terjadi banjir susulan.

“Banjir yang terjadi pada tanggal 4 juli kemarin itu tinggi banjirnya hingga tinggi dada orang dewasa, banjir itu merendam 98 rumah warga dan 122 KK. Kalau banjir hari ini tinggi banjirnya hanya sampai di tinggi paha orang dewasa,” terangnya.

Dirinya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula agar secepatnya membuat bendungan yang mampu mencegah banjir di Desa Waitina. Agar air itu, kata dia, tidak lagi mengalir di rumah warga.

“Jangan cuma tunggu-tunggu banjir datang baru kase sembako, karena sembako tidak bisa menghalau banjir. Kalo cuma sembako torang masyarakat deng simpatisan manapun bisa bantu,” ucapnya.

Menurutnya, IPMW hingga saat ini sudah 2 kali melakukan penggalangan dana, dan akan terus melakukan penggalangan dana seperti untuk membantu masyarakat Desa Waitina yang terkena dampak banjir.

“Alhamdulillah, sejauh ini kami sudah mendapatkan 3 juta lebih,” imbuhnya.

Pihaknya sangat mengharapkan bantuan berupa materi maupun nonmateri dari pihak manapun yang ingin berpartisipasi dalam penggalangan dana tersebut.

“Kami sangat berharap kepada masyarakat maluku utara khususnya masyarakat Kota Ternate agar bisa berpartisipasi dalam penggalangan dana yang kami lakukan untuk masyarakat Waitina,” pungkasnya.

Sejau ini belum ada informasi korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun warga kehilangan barang-barang seperti pakaian, makanan, dan tempat tinggal. Rumah warga tidak bisa di huni untuk beberapa jangka waktu kedepan. (Ridal CN)

KP3 Halsel Ringkus Pelaku Pencurian

HALSEL, CN – Kepolisian Sektor Bacan Timur melalui Pos Pam Pelabuhan Babang berhasil meringkus salah seorang pelaku pencurian di Pelabuhan Kupal Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Kepala Pos Pam Pelabuhan Babang Bripka Laupa Lambado, ketika dikonfirmasi melalui vi Telepon, Minggu (5/7/2020), menyampaikan, sekitar pukul 20.30 WIT. Telah berhasil mengamankan seorang laki-laki dengan identitas An. Sulfi Jumati. Orang tersebut merupakan dugaan pelaku pencurian, yang mana dari tangan bersangkutan di temukan 1 unit Sepeda Motor jenis Mio soul warna biru, 1 buah Hp samsung tipe J2 prime dan 1 buah hp samsung lipat + charge.

Hasil introgasi petugas diketahui bahwa, 1 unit Motor merupakan hasil 362 Tempat Kejadian Perkara (TKP) Desa Tembal Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan dan pemilik motor atas nama YADIN atau YANA TOMALOU .No Hp 085256017947 dan 1 buah Hp Samsung Type J2 prime hasil 362 TKP KM. Bunda Maria, pemilik Hp atas nama Yamin nomor Hp +6285232333265 dan 1 buah henphone samsung lipat TKP Ternate, pemilik tidak diketahui.

“Pelaku saat ini telah diamankan di Sel Tahanan Polsek Bacan Timur, pelaku akan ditindaklanjut diserahkan ke Polsek Labuha karena sesuai TKP di wilayah keamanan di Desa Tembal Kecamatan Bacan Selatan,” tegas Bripka Laupa Lambode (Red/CN)

Gempa Bumi Tektonik M 3.4 Guncang Labuha, Tidak Berpotensi Tsunami

HALSEL, CN – Gempa Bumi Tektonik M 3.4 Guncang Labuha dan wilayah sekitarnya diguncang gempabumi tektonik. Hari Senin, 06 Juli 2020, pukul 10:01:22 WIT. Hasil analisis BMKG menunjukan Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.61 LS dan 127.56 BT, atau tepatnya berlokasi di darat 7 km Timur laut Labuha Maluku Utara pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar lokal.

Dari informasi yang di himpun Media cerminnusantara.co.id Dampak gempabumi berdasarkan informasi dari masyarakat dirasakan di Labuha II-III MMI. Di Daerah tersebut, guncangan gempabumi dirasakan oleh beberapa orang, dan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Terpisah, Sunardi, S.Kom.
Kepala Stasiun Geofisika Ambon menyampaikan bahwa Hingga pukul 10:11 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukan adanya aktivitas gempa Bumi susulan (aftershock).

Sunardi juga menghimbau Kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

“Selain itu, Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg,” pungkasnya. (Red/CN)

Desa Saketa Dinilai Inspektorat Halsel Ada Kerugian Negara

HALSEL, CN – Menjawab tuntutan masyarakat dalam bentuk aksi yang dilakukan oleh Pemuda dan Mahasiswa Saketa, Inspektorat Pemda Halsel membentuk Tim yang diterjunkan ke Desa Saketa tepat pada hari Kamis 02 Juli 2020 di Desa Saketa.

Tim tersebut melakukan Dialog dengan masyarakat terkait dengan tuntutan penggunaan anggaran (ADD) dan Dana Desa (DD) di Desa Saketa Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan.

Terkait pengunaan pengelolaan ADD dan DD Pemerintah Desa Saketa yang diduga bermasalah.

Ketua IPMS Desa Saketa Muhamad Setiyawan, ketika dikonfirmasi vhia watshapp Sabtu (4/72020), menyampaikan bahwa program Pemerintah Desa di Tahun 2019 belum tuntas yang dinilai tidak transparan dan tidak berjalan sesuai harapan masyararakat Desa Saketa,

“Termasuk program pembangunan (fisik), program pemberdayaan dan program pembinaan (non fisik) pada Tahun anggaran 2018-2019 tidak memiliki laporan pertangung jawaban (LPJ.
Saat proses Audiens berkas dokumen yang di pengang hanya LPJ 2019 tahap 1, dan ada tim inspektorat memita APBDes 2019 kepada Kepala Desa Saketa Ramli Kiat, menjawab APBDes ada di Pendanping Kecamatan, dengan alasan karena Laporan Pendamping Kecamatan yang buat,” jelasnya.

Kordinator APMS M Saha, saat dikonfirmasi vhia Watshap, Sabtu (4/7), mendesak Pemdes Saketa bertangung jawab melaporkan LPJ 2019 sesuai program pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan secara transparan.

“jika Pemerintah Desa Saketa tidak ada LPJ tahap dua dan tiga, mengapa Dana Desa dan ADD tahun 2020 dapat dicairkan, secara jelas masalah yang kami suarakan belum tuntas. kami meminta pihak Inspektorat secara terbuka dalam mendampingi masalah yang kami suarakan atas nama masyarakat.

Menurutnya, hasil audiens Inspektorat dua hari lalu bersama Pemdes Saketa memang benar ada dugaan kuat ada temuan dalam pengelolaan dana Desa Saketa baik pembangunan fisik maupun non fisik.

Sedangkan Kepala Inspektorat Halsel Slamet AK, saat dikonfimasi vhia Watshap, Minggu (05/06), membenarkan anggota tim inspektorat yang datangi kantor Desa Saketa pada 2 Juli itu lagi menyelesaikan hasil perhitungan dan meminta bukti-bukti dokumen LPJ Desa Saketa 2019.
Sudah dua hari lalu, anggota dari tim inspektorat telah mendatangi Kepala Desa di Kantor Desa Saketa pada Kamis/Jumat.
Lanjut Slamet, “secara umum saya menilai pihak Pemerintah Desa belum transparan dalam pengelolaan dana desa”. Jelasnya,
Menunggu dokumen LPJ Desa Saketa, karena LPJ saat ini belum kami terimah jadi belum bisa dibandingkan total kerugianya.

“Apabila dokumen LPJ lengkap sudah kita terimah, kami akan adakan perhitungan dan sampaikan terkait berapa kerugian di Desa Saketa Kecamatan Gane Barat”. Pungkasnya. (Red/CN)