Pembangunan Masjid Baiturrahim Perangusan Memprihatinkan Diduga Asal Jadi

Aceh Singkil, CN – Hampir 10 Tahun pembangunan Masjid Baitrrahim Desa Perangusan sangat perihatin, diduga pekerjaan asal jadi dan pengurangan volume.

Hampir menelan anggaran setengah miliar dari Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD), aspirasi Dewan dan lain lain semua di rencanakan kegiatan tanpa Musyawarah.

Rulek limbong sebagai warga Desa Perangusan saat di komfirmasi, Senin (6//72020) menuturkan kepada media ini tentang pembangunan Masjid Baiturrahim sepertinya asal-asalan.

Dalam imformasinya langsung menuju kegiatan fisiknya, anehnya kayu pelang jendelanya miring sangat di ragukan. Bahkan sudah berapa kali bangunan Masjid Desa Perangusan ini usai di bangun belum lama ini sudah retak dan di Tahun 2020 ini masih dalam pekerjaan.

Sementara itu, Alui limbong selaku masyarakat Desa Perangusan yang sering disebut ahli bangunan menuturkan pada media ini (6/7) bahwa pembangunan Masjid ini masih di ragukan.

Ia menyatakan sebagai kepala bangunan yang sudah berpengalaman dari pekerjaan tersebut masih belum menjamin daya tahannya.

“Karena dari pengalaman
kerja seperti pembangunan beton seperti itu jendelanya harus pakai besi selop agar menahan beban berat. Dan mengenai tiang beton seperti itu harus menggunakan besi stix atau paku stix agar antara beton dan tiang tidak mudah retak retak seperti itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, ini pembangunan rumah ibadah tempat kita beramal bukan bangunan biasa dan kita sudah lebih 2 Tahun tidak nyaman beribadah.

“Seperti di bulan puasa tahun lalu bahkan tahun ini jikalau hujan kebocoran lantai keramix nya tak menjamin bersih bintik bintik hitam seperti kotoran cecak. Ini akibat kepala desa dan badan Permusyawaratan Gampong (BPG) tidak pernah Musyawarah Desa (Musdes) seperti desa lain,” ujar Alui.

Selain itu, Aiyub yang juga masyarakat Desa Perangusan pada saat itu juga menuturkan tentang imformasi masyarakat Desa Perangusan ini benar faktanya. Dan ini akibat BPG lalu diduga makan gaji buta. Bahkan di ragukan terkena suap sehingga tidak mengerjakan tugas sebagai pengawasan.tegas Aiyub singkat pada tanggal 6 juli 2020 di depan Masjid tersebut.

“Ini sudah di beritahu kan kepada anggota Badan Permusyawaratan Gampong (BPG) baru dan akan segera di usut karena selama ini Desa Perangusan Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil diduga tidak mengindahkan peraturan Bupati Aceh Singkil,” tutupnya. (Muklis CN)

LPJ APBDes Ononamolo I Lot Anggaran 2019 Terkesan Dipaksakan

Gunungsitoli, Sumut, CN – Sehubungan dengan pelaksanaan APBDes Tahun 2019 yang telah terlaksana maka Pemerintah Desa Ononamolo I Lot melaksanakan Rapat Musyawarah Desa dalam pertanggungjawaban Realisasi APBDesa Ononamolo I Lot Tahun 2019 untuk diverifikasi dan ditetapkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dilaksanakan dibalai Desa Ononamolo I Lot kecamatan Gunungsitoli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Senin (6/7/2020).

Pada sesi pembahasan dan tanya jawab, ada beberapa warga dan termasuk Mantan BPD Desa Ononamolo I Lot, Ama Eri mempertanyakan, agar tidak terjadi kesalahan bahwa BPD yang baru, apa memang telah menguasai seluruh pekerjaaan yang telah dilaksanakan pada hal pekerjaan tersebut adalah Pengawasan dari BPD lama.

Sementara Mantan BPD Ononamolo I Lot, Ama Widiya menyesalkan bahwa sejauh mana pengawasan dan pertanggungjawaban dari BPD Baru kurang berkoordinasi dengan BPD lama dimana pekerjaan yang telah dilaksanakan belum diketahui sama sekali.

Menanggapi hal tersebut. Kepala Desa, Elianus Zai menyampaikan bahwa sebelum selesai LPJ ini pihak dari Camat Gunungsitoli Selatan telah turun dan monitoring tentang kegiatan APBDes Anggaran 2019.

“Dan saya sebagai Kepala Desa mempertanyakan kepada Camat bahwa pengesahan LPJ 2019 ini kepada siapa kami serahkan, yang mana BPD Ononamolo Lot 1 telah terjadi peralihan, dan menurut Camat saat itu, dengan pengesahan LPJ Tahun anggaran 2019 diserahkan dan disyahkan oleh BPD yang Baru,” ungkap Kades.

Pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) BPD lama ke BPD baru belum dilaksanakan. Sedangkan pembahasan penerimaan APBDes anggaran 2019 terkesan dipaksakan untuk di sah kan.

Sementara Edison Zebua menyayangkan pelaksanaan rapat hari ini dimana perdebatan antara BPD lama dan BPD baru sangat memalukan, ini semestinya internal BPD, kita juga menyadari bahwa Ama Widiya adalah mantan BPD lama dan wajar jika menyampaikan protes bahwa serahterima BPD abal-abal alias belum dilaksanakan dengan semestinya.

“Ada aset-aset desa, pendapatan hasil dari desa belum tertera, daftar inventaris tidak jelas, apa sesuai dengan aset yang ada, perlu transparansi agar masyarakat mengetahui, kiranya persoalan BPD lama dengan BPD baru agar diselesaikan internal terlebih dahulu,” ucapnya.

Terkait akan persoalan tersebut Ketua BPD Desa Ononamolo I Lot Budieli Zebua sangat menyanyangkan Komentar Ama Widiya selaku BPD baru dan Mantan BPD lama kenapa tidak diingatkan, saya pikir persoalaan ini telah kita selesaikan, kiranya pekerjaan itu agar kita perbaiki kedepan.

Sementara menurut dari LPM Desa Ononamolo Lot I mengucapkan terimakasih atas kritikan dan masukkan, sebagai peserta rapat ada tiga item pembahasan, bila poin pertama tida ada titik temu kiranya lanjut pada sesi berikutnya walau yang menentukan itu adalah Ketua BPD Desa Ononamolo Lot I.

Dan Juga Ama Tati menyampaikan tanggapannya, walau ada persoalan di desa ini kiranya kegiatan kita laksanakan terus, karena tidak ada pekerjaan manusia yang sempurna walau BPD Baru ini tidak mengetahui hasil pengawasan dari BPD lama, persoalan itu kita anggap menindak lanjuti agar Pembangunan di Desa Ononamolo Lot I tidak terhambat.

Sehingga Ketua BPD Desa Ononamolo I Lot Budieli Zebua menggambil keputusan bahwa dari Ketujuh orang BPD Desa Ononamolo Lot I, lima orang diantaranya mensyahkan dan menerima LPJ APBDes Tahun 2019 sedangkan 1 anggota BPD Desa Ononamolo Lot I tidak setuju dan 1 orang tidak hadir. (APL CN)

DPP PAN Secara Bulat Mengusung Usman-Bassam di Pilkada Halsel

HALSEL, CN – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) memutuskan, mengusung Calon Bupati Hi Usman Sidik dan Calon Wakil Bupati Ali Bassam Kasuba di Pilkada Halmahera Selatan (Halsel).

Kepada Media cerminnusantara.co.id, Senin (06/07/2020), Ketua DPD PAN Halsel Mansur A Fatah menyampaikan bahwa sebelumya DPD PAN mengusung dua nama ke DPW dan selanjutnya di usulkan ke DPP. Dua Paslon nama yang di usulkan, Paslon yang pertama Bahrain kasuba dan Lutfi Mahmud, sementara Paslon yang ke dua Usman Sidik dan Bassam Kasuba.

Kemudian Lanjut Mansur, pada Tanggal 1 Juli minggu kemarin, Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan rapat konsolidasi Pilkada Nasional DPP dengan DPW Maluku Utara dan DPD Halsel secara tegas dan bulat memutuskan.

Pasalnya, sebelumnya kedua calon di berikan izin prinsip yang tertera dalam poin tiga bahwa Pasangan Calon harus mengkomunikasikan dan kombinasi dengan Partai Politik yang lain untuk memenuhi syarat pencalonan di KPUD.

“Sementara dari poin di ajukan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) bahwa, Hi Usman Sidik dan Basam Kasuba memenuhi sayrat itu,” tandasnya.

Ketua DPD Halsel itu juga menegaskan bahwa, DPP PAN dengan tegas memutuskan, mengusung Hi Usman Sidik dan Bassam Kasuba sebagai calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Halsel.

“Sementara itu, Keputusan rapat pada tanggal 1 Juli kemarin di hadiri oleh Sekertaris Wilayah DPW Malut dan Ketua DPD Halsel dan Sekertaris DPD Halsel,” ungkapnya.

Ketua DPD Halsel, Mansur A Fatah kembali menegaskan bahwa DPP PAN secara bulat memutuskan mengusungkan Hi Usman Sidik dan Bassam Kasuba.

“Kemudian terkait dengan Surat Keputusan B1KWK, saya selaku Ketua DPD Halsel dan sekertaris DPD Halsel, serta Ketua Wilayah dan sekertaris Wilayah menunggu waktu penyerahan DPP ke DPW dan DPD,” tegasnya.

Selain itu, saat ditanya perihal Kader di DPD yang melarang pemasangan Logo PAN ke baliho Usman-Bassam. Mansur menyampaikan bahwa, apa yang di lakukan oleh Tim Kualisi Usman-Bassam itu sah-sah saja.

Sebab, DPP PAN telah memutuskan secara bulat dan sah untuk mengusung Hi usman Sidik – Basam Kasuba di pilkada Halmahera Selatan.

“Jadi terkait dengan pemasangan Logo PAN di baliho, itu wajib di ikuti seluruh Kader PAN di Kabupaten Halsel,” jelsnya.

Ia kemudia menegaskan bahwa, “Jika ada Kader PAN yang tidak mengikuti arahan Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah maka wajib dan patut di evaluasi,” pungkasnya. (Red/CN)

Lima Pimpinan Parpol Hadiri Lounching APK Usman-Bassam

HALSEL, CN – Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Usman Sidik-Bassam Kasuba kembali Lounching Alat Peraga Kampanye (APK) baliho persiapan Pemilukada Halsel 2020 di Desa Amasing Kota, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Senin (06/07/2020).  

Louncing baliho Usman-Bassam dihadiri lima Pimpinan Partai, yakni Ketua DPC PKB Muslim Rakib, DPD PKS Husni Salim, DPC PSI Adnan Wahid, Pengurus DPD Demokrat Adiman Marhaban dan Wakil Ketua DPD PAN Muhtar Sumaila.

“Alhamdulillah hari ini, Lounching baliho PAN sudah bergabung dengan empat Partai yakni PKB, PKS, PSI, dan Demokrat,” kata Ketua Wilayah Indonesia Timur (Wilda) PKS Hi Muhammad Kasuba, saat diwawancarai pada acara Louncing baliho Paslon Usman-Bassam.

“Surat Keputusan PAN sudah pasti untuk paslon Usman-Basam, hingga Lounhcing baliho dilaksanakan. Dengan bergabungnya PAN dalam koalisi membuktikan bahwa angka presentase kerja mesin Partai  dalam kemenangan sudah mencapai 70-80 persen, sesuai hasil survei mesin Partai,” jelasnya. 

Mantan Bupati Halsel dua periode itu mengatakan,  dalam waktu dekat masih ada tambahan Partai Golkar dan PDI-P yang siap berkoalisi dengan Partai pengusung Paslon Usman-Bassam di pemilukada Halsel. 

“Apabila rekomendasi Golkar dan PDIP telah dikantongi dalam waktu dekat akan dilanjutkan Louncing Baliho Usman-Bassam,” ujarnya. (Red/CN)

Pelarangan Logo PAN Dicantumkan, Kader DPD II PAN Halsel Akan Dievaluasi

HALSEL, CN – Dewan Pimpinan Wilayah, Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi Maluku Utara (Malut) Akan mengevaluasi DPD II PAN Halmahera Selatan.

Kepada Media cerminnusantara.co.id, Senin (06/07/20) Sekertaris Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Maluku Utara Jamrud Hi Wahab, menyampaikan bahwa, mengenai pengurus DPD II PAN Halsel yang melarang Logo PAN dicantumkan dalam alat peraga kampanye baliho Bakal calon Bupati Usman-Bassam di Pemilukada Halmahera Selatan bakal di berikan sangsi.

“Jika terdapat Kaders PAN di DPD yang tidak mengikuti arahan DPP, maka kami akan melakukan evaluasi bagi kader-kader PAN yang tidak sejalan,” tegasnya.

Lanjut Jamrud, dalam waktu dekat Kami akan melaksanakan rapat untuk menindaklanjuti ada perkataan sebagian kaders DPD II PAN Halmahera Selatan yang tidak berkenaan logo PAN dicantumkan di Baliho pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Usman-Bassam.

“Yang Jelas, bagi kaders yang tidak mengikuti arahan dan kebijakan DPP PAN pasti akan dievaluasi, karena secara jelas semua ini mengikuti arahan instruksi DPP PAN,” pungkasnya. (Red/CN)

Lounching APK, Cabup Pemula Usman-Bassam Nyaris Borong Semua Partai, Petahana Terancam

HALSEL, CN – Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, Usman Sidik-Bassam Kasuba kembali Louncing Alat Peraga Kampanye Baliho persiapan Pemilukada Halsel 2020 di Desa Amazing Kota Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Ketua Wilayah Indonesia Timur (Wilda) PKS, Hi Muhammad Kasuba saat diwawancarai pada acara Louncing Baliho Paslon Usman-Bassam, Senin (6/7/2020) menyampaikan, Alhamdulillah hari ini Louncing Baliho Partai PAN sudah bergabung dengan empat Partai, diantaranya PKB, PKS, PSI, Demokrat.

Sementara Surat Keputusan (SK PAN), sudah pasti untuk Paslon Usman-Bassam, hingga Louncing Baliho ini dilaksanakan.

“Bergabungnya Partai PAN dalam koalisi ini, membuktikan bahwa angka presentase kerja mesin Partai dalam kemenangan sudah mencapai 70-80 persen, sesuai hasil survei mesin Partai,” jelasnya.

Lanjut Mantan Bupati Halsel Muhammad Kasuba dua periode ini mengatakan, dalam waktu dekat, masih ada tambahan yakni, Partai Golkar dan Partai PDIP yang siap berkoalisi dengan Paslon Usman-Bassam di Pemilukada Halsel.

“Apabila rekomendasi Golkar dan Partai PDIP telah dikantongi dalam waktu dekat akan dilanjutkan Louncing Baliho Usman-Bassam,” ujar MK.

Acara Louncing Baliho turut dihadiri lima pimpinan Partai, Ketua DPC PKB Muslim Rakib, DPD PKS Husni Salim, DPC PSI Adnan Wahid, pengurus DPD Demokrat Adiman Marhaban dan Wakil Ketua DPD PAN Muhtar Sumaila, dari sejumlah Partai besar nyaris di borong habis oleh Calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel pemula Usman-Bassam bakal mengancam posisi calon Petahana Bupati Halsel Bahrain Kasuba dan Lutfi Macmud tidak bisa mencalonkan diri sebagai Bupati periode kedua karena Calon Petahana baru mendapatkan Surat Tugas dari Partai yang di pimpinnya PKPI yang memiliki 2 Kursi di DPRD Halsel. (Red/CN)