Usman-Bassam Ajak Lawan Politik Terapkan Etika Politik Santun

TERNATE, CN – Setelah mengikuti tes urine di Kantor BNNP Malut, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Hi. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba, melanjutkan tahapan psiko tes dan wawancara sesuai dengan tahapan KPU, bertempat di Muara Hotel, Kota Ternate, Kamis (10/9/2020).

Saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Calon Bupati Halsel Hi. Usman Sidik mengajak kepada kandidat yang lain agar tidak saling memfitnah dan menghujat tetapi berkompetisi secara sehat, Usman Sidik juga menyinggung oknum yang menghembuskan isu yang tidak baik kepada publik.

“Saya mengajak kepada kandidat yang lain mari kita berkompetisi secara sehat, jangan kita saling memfitnah dan menghujat, apa lagi memainkan isu yang tidak benar adanya, karena semua ini kan masih ada tahapan-tahapannya,” ucap Usman Sidik.

Ia menambahkan, pasangan Usman-Bassam insah Allah paling siap bertarung dalam pilkada 2020. Ia mengajak kepada semua pihak dalam kompetisi ini untuk berpolitik secara sehat.

“Jangan mengendepankan etika politik tidak baik, yang jelas kami menciptakan politik yang berbeda di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel),” imbuhnya.

Ia menyebut, pihaknya di serang dalam kondisi apapun. Namun kata Usman, pihaknya tetap mengandalkan senyuman.

“Kami tidak lagi memilah yang mana musuh dan mana lawan, jadi kita semua berkeinginan membangun Halsel kedepan lebih baik,” ucap mantan Jurnalis itu.

Ia juga mengatakan, soal bergabungnya petahana ke pasangan calon lain, silahkan itu hak politik masing-masing.

“Kami pasangan Usman-Bassam siap bertarung, dan kami menganggap semua lawan itu tangguh tidak ada lawan yang ringan, secara psikolog semua menginginkan menang, dan siapa saja mau menang, tetapi dengan cara-cara yang santun,” pungkas Usman Sidik. (Ridal CN)

Deklarasi Protokol Kesehatan Dalam Pilkada 2020, Polda Malut dan Jajaran Bagikan 190.000 Masker

TERNATE, CN – Dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru (New Normal) untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Nasional, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melaksanakan pembagian Masker secara serentak, kampanye jaga jarak, dan Hindari Kerumunan di Polda dan Polres Jajaran serta Deklarasi protokol Kesehatan jelang pelaksanaan Pilkada 2020 yang aman, damai dan sehat, Kamis (10/9/2020).

Untuk tingkat Mabes Polri dilaksanakan di Lapangan Promoter Dit Lantas Polda Metro Jaya yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. IDHAM AZIS, M.Si, sedangkan untuk Polda Maluku Utara kegiatan dipusatkan di Mapolres Ternate yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum.

Dalam agenda ini, Polri membagikan 34.000.000 (34 Juta) masker kepada masyarakat, sementara untuk Polda Malut dan jajaran sendiri membagikan 190.000 Masker kepada Masyarakat di Provinsi Maluku Utara, dan secara simbolis di bagikan oleh Kapolda Maluku Utara didepan Mako Polres Ternate.

Kegiatan masker tersebut dirangkaikan dengan Deklarasi Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pilkada 2020 yang aman, damai dan sehat, yang diikuti oleh Tim Pemenangan Bakal calon Walikota/Wakil Walikota Ternate dihadapan Pejabat TNI-POLRI, KPU, Bawaslu serta Bakal Calon dan undangan yang hadir.

Dengan deklarasi tersebut, dinyatakan bahwa setiap Pasangan Calon siap menjalani seluruh tahapan Pilkada dengan selalu menjaga iklim kondusif yang aman, damai dan sehat, dan mengajak seluruh simpatisan agar selalu mematuhi Protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada, serta paslon akan menjunjung tinggi keputusan pemerintah baik pusat maupun daerah tentang bentuk aturan tentang Pencegahan Covid-19 pada era Adaptasi kebiasaan baru.

Usai pelaksanaan deklarasi dilanjutkan pembagian masker kepada masyarakat bertempat di depan Mapolres Ternate yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Utara yang turut diikuti oleh Kasrem 152/.Babullah, Kabinda, Komisioner KPU, Komisioner Bawaslu, beserta Pejabat Utama Polda Maluku Utara.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Rikwanto, menjelaskan bahwa Deklarasi dan pembagian masker ini dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia, dengan total masker yang dibagikan yakni sebanyak 34.000.000 (34 Juta) masker untuk seluruh Indonesia, dan untuk Polda Maluku Utara sejumlah 190.000 masker yang terdiri dari 100.000 masker dibagikan Polda Maluku Utara dan 90.000 masker dibagikan polres jajaran.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak serta hindari kerumunan, semua ini merupakan bentuk keprihatinan yang harus ditunjukkan dengan upaya yang nyata yaitu dengan tetap menjaga protocol kesehatan.

“Setiap kegiatan Pilkada harus mengacu kepada standar protokol kesehatan, seperti pendaftaran, verifikasi, serta kampanye dan pelaksanaan di TPS,” tegas Kapolda.

Kapolda menambahkan, diperaturan KPU sudah jelas sanksinya, namun dari sisi Inpres Nomor 6 tahun 2020, aparat TNI-Polri dan Satpol PP akan melakukan tindakan-tindakan di lapangan seperti sanksi yang sudah ditetapkan seperti Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Walikota (Perwali) ataupun sanksi yang bersifat mendidik.

“Ya, seperti sanksi fisik dan kerja sosial kita akan melakukan dilapangan untuk mengingatkan kembali masyarakat supaya tetap jaga kesehatan dengan protokol kesehatan covid 19,” pungkas Kapolda. (Ridal CN)

HUT Sukabumi ke-150 Tahun, Bupati Berikan 161 Penghargaan

Sukabumi, CN – HUT Kabupaten Sukabumi ke 150 harus dijadikan momentum untuk mengoreksi dan evaluasi diri serta memacu semangat untuk terus berbenah melakukan percepatan dan penguatan pembangunan agar mencapai hasil yang lebih baik.

Hal itu dikatakan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami saat menyampaikan amanat selaku pembina Upacara pada HUT ke 150 tahun Kabupaten Sukabumi, di Halaman Setda, Palabuhanratu, Kamis (10/9/2020)

Bupati mengatakan, perayaan dilaksanakan berbeda. Akibat covid 19, upacara tidak bisa dihadiri banyak orang. sebagian mengikutinya secara virtual.

“Untuk itu, mari kita syukuri nikmat kesehatan yang diberikan kepada kita semua. Mudah mudahan ketidakhadiran secara fisik, tidak mengurangi makna dan kekhidmatan hari jadi Kabupaten Sukabumi ke 150 tahun ini,” ujarnya

H. Marwan menegaskan juga, berkat kerja keras semua, Kabupaten Sukabumi telah menunjukan peningkatan yang luar biasa. Sebanyak 161 penghargaan bergengsi telah diraih selama 2016-2020. Baik tingkat nasional maupun internasional

“Berbagai keberhasilan yang telah kita capai, harus dipertahankan dan ditingkatkan. Sementara capaian yang belum memuaskan harus dipacu agar mencapai hasil yang lebih baik,” ucapnya.

“Alhamdulillah, sebagai indikator parameter keberhasilan pembangunan di daerah, IPM Kabupaten Sukabumi berada pada angka 66,87. Hal ini menunjukan adanya peningkatan sebesar 0,82 dari tahun yang lalu,” tambahnya.

Selain itu, diraihnya opini wajar tanpa pengecualian (WTP) selama enam kali berturut turut dari BPK patut dibanggakan. Hal itu menunjukan keseriusan Pemkab Sukabumi dalam mengelola anggaran berprinsif pada transparansi publik.

“Pencapaian yang baik itu harus terus ditingkatkan di masa yang akan datang,” pintanya.

Menurutnya, tantangan ke depan akan terus menghadang. Namun dirinya berpesan agar menjaga kekompakan dan kebersamaan.

“Dengan kekompakan dan kebersamaan, Insya Allah kebaikan untuk membangun Sukabumi bisa kita lanjutkan bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan berbagai penyerahan penghargaan. Mulai dari penghargaan kepada camat, lurah/kepala desa lunas PBB, perusahaan terbaik, perusahaan peternakan unggas yang berkontribusi dalam penanggulangan pandemi covid-19, dan pemenang sayembara desain logo hari jadi Kabupaten Sukabumi ke 150.

Diberikan juga penghargaan
kepada Jabar Bergerak sebagai penggerak bidang sosial untuk kesejahteraan masyarakat serta diberikan pula penghargaan kepada Forum ZIS sebagai penggerak ekonomi umat.

Upacara peringatan hari jadi Kabupaten Sukabumi ke 150 ini di pimpin Camat Cicantayan, Sendi Apriadi dan diikuti oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten dan Kota Sukabumi. (Irwan CN)

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Kejari Halsel Panggil Kades Tawa

HALSEL, CN – Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan (Halsel) akhirnya memanggil Kepala Desa Tawa Kecamatan Kasiruta, Bahtiar Hakim atas dugaan pengelapan Dana Desa.

Diketahui, Kepala Desa Tawa Bahtiar Hakim dipanggil penyidik intel Kejari Halsel untuk mempertanggung jawabkan Laporan warga atas dugaan penggelapan Dana Desa selama 3 Tahun menjabat.

Maka, sesuai surat permintaan keterangan yang diterima Kepala Desa Tawa Bahtiar Hakim dengan Nomor: B-1/Q.2.13.2/Dek.3/09.2020. yang ditandatangani Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan.

Sementra dalam lampiran surat tersebut, Kejari Halsel lewat Kasi Intelijen Ridwan dan Kasubdit Intelijen Kejari Halsel Reza Ferdian mengundang Bahtiar Hakim untuk dimintai keterangan pada Senin (14/20/2020) pekan depan.

Dalam surat tersebut, Bahtiar Hakim bakal diperiksa terkait pengelolaan Dana Desa selama Tiga Tahun yakni dari Tahun 2o17, 2018 dan 2019, sedangkan waktu pemeriksaan di mulai dari Jam 13:00 WIT- sampai dengan selesai.

Sementara dalam surat Klarifikasi tersebut, Bahtiar Hakim juga diminta untuk membawa dokumen alias berkas Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) selama tiga tahun anggaran sejak 2017-2018 dan 2019.

Selain tiga tahun Dana Desa yang di duga di selewengkan Bhtiar Hakim, pihak Penyidik juga bakal memeriksa terkait pengelolaan anggaran Covid-19, berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT)

Sedangkan untuk melengkapi berkas pemeriksaan, Penyidik Intelijen Kejari juga meminta agar Bahtiar Hakim membawa Dokumen berupa Daftar penerima BLT dan Realisasi anggaran BLT 2020. (Red/CN)

Masa Orientasi Pengenalan Kampus STP Labuha, Dandim Berikan Materi Radikalisme

HALSEL, CN – Sekolah Tinggi Pertanian (STP) Labuha tepat di Desa Wayamiga Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) walaupun dengan suasana hujan gerimis, namun tak menyulutkan semangat untuk datang Ke acara masa Orientasi Pengenalan Kampus di STP Labuha.

Sesampainya di kampus, disambut langsung oleh Ketua STP Labuha Yudhi Eka Prasetia, S.Si, M.Si yang telah tiba lebih dulu, Kapolres Halsel AKBP Muhammad Irvan. S.IK yang juga akan memberikan Materi Pemberantasan Korupsi.

“Saat ini kita dihadapkan dengan tantangan dan Penurunan semangat Nasionalisme para pemuda pemudi. Dilihatnya banyak yang tidak tidak menghargai dan menghormati Lambang-lambang negara seperti Pancasila.
Kita juga berkewajiban untuk membela Negara kita baik ancaman dari luar maupun dari dalam Sesuai amanat UUD 1945. Karena sistem petahanan semesta mewajibkan seluruh warganya untuk bela Negara serta isu Radikalisme yang berkembang dengan cepat semua lapisan masyarakat, jadi kita tidak bisa memberikan Cap Radikal kepada orang-orang yang memakai Cadar, Janggut dan celana cingkrang, karena menyangkut Ideologi, Intoleransi dan Radikalisme sudah menyentuh semua lapisan, ujar Letkol Inf Untung Prayitno.S.IP.,M.Han, Kamis (9/10/2020).

Diakhir acara Dandim 1509/Labuha berpesan untuk turut serta membangun dan memajukan Indonesia dimulai dari lingkungan masing-masing dan dilanjutkan Photo bersama para pengurus STP Labuha. (Red/CN)

KPM Akui Rasa Puas Dengan Komoditi SRC Nenden

Sukabumi, CN – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu melalui Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang berubah menjadi Program Sembako Tahun 2020 menyatakan puas terhadap pelaksanaan program dari Pemerintah tersebut, Rabu (9/9/2020).

Sejumlah KPM mengaku program dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang berupa sembako saat ini, benar-benar membantu serta dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan ekonomi akibat dampak dari pandemi virus Corona (Covid-19).

Nampak warga Sumringah menerima sembako yang betul-betul berkualitas sesuai Pedum.

SRC Nenden adalah salah satu Agen BNI 46 ataw E-waroeng di Desa Cikadu yang ditunjuk menjadi Agen penyalur program sembako ini mengatakan bahwa Setiap bulan nya selalu menyuguhkan empat unsur yang sesuai Pedum 2020.

“Kami disini menyalurkan komoditi sesuai permintaan KPM dan yang sesuai dengan pedum diantaranya karbohidrat, protein hewani, protein nabati, vitamin dan mineral,” ungkapnya.

KPM berhak memilih sendiri komoditi yang diperlukan diantaranya beras, telor, daging ayam, kacang-kacangan dan buah-buahan.

Pantauan awak media dilokasi mendapat respon yang baik dari warga,seperti yang diutarakan Nuraidah waarga kampung cikadu RT 08 RW 02 Desa Cikadu mengatakan jika sembako dan nutrisi yang diterimanya cukup berkualitas, berasnya pun jenis premium dan jenis lainnya layak konsumsi.

“Saya mendapatkan beras premium 10 kg, telor 1 kg, daging ayam 1 kg, kacang 1/2 dan buah Apel 1 kg dan saya merasa puas akan komoditi di SRC Nenden ini,” ungkapnya lagi.

Hal senada pun di ungkapkan oleh mulyadi warga kampung gentong RT 05 RW 06 Desa Cikadu mengatakan bahwa ia merasa puas akan komoditi di SRC Nenden ini

“Disini kita boleh memilih komoditi sesuai dengan kebutuhan kita,” akunya.

Awak media memonitoring bukan hanya di SRC Nenden saja, tetapi di SRC Ernawati yang beralamat di desa tonjong dan SRC Rizki yang beralamat di Desa Citarik pun dipantau oleh awak media dan KPM semuanya merasa puas akan komoditi yang disalurkan oleh SRC tersebut. (Irwan CN)