Dinas PUPR dan Perkim Halsel Tinjau Lokasi TMMD di Kecamatan Bacan Barat

HALSEL, CN – Demi menjaga kualitas maupun mutu pembangunan di Desa Desa, Satgas TMMD 112 Kodim 1509/Labuha mengunjungi lokasi TMMD  didampingi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Dinas Perkim Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Pra TMMD yang telah berlangsung kurang lebih 1 minggu di Kecamatan Bacan Barat, Minggu (12/9/2021).

Dinas PUPR Dinas Perkim dan Dinas Perkim Halsel mengecek bahan yang akan digunakan serta mengarahkan Tim Satgas dan masyarakat untuk memperhatikan cara pembangunan yang baik dan benar.

Kegiatan pengecekan mutu kualitas oleh Tim Komando Taktis (Kotis) TMMD yang bermarkas di Desa Indari itu bersama Dinas PUPR dan Dinas Perkim Halsel itu guna untuk memastikan kualitas bangunan yang kokoh dan memenuhi standar agar tahan digunakan dalam jangka waktu yang lama.

“Semoga hasil Pengecekan dan Arahan dari Dinas Dinas tersebut bisa menjadi Acuan ke depan, terimakasih atas kunjungan mereka kelokasi TMMD 112 Kodim 1509/Labuha di Kecamatan Bacan Barat,” tukas SSK Kapten Inf Aga Galela. (Red/CN)

Panitia Tutup Daftar Calon Ketua IKB Makayoa Disoal

HALSEL, CN –  Panitia Penyelengara Musyawarah II Ikatan Keluarga Besar Makian-Kayoa (IKB Makayoa) diminta buka ulang pendaftaran Bakal Calon Ketua yang sudah ditutup. Hal ini ditegaskan mantan Ketua Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Orimakurunga (IPPMOR), Mahmud Tongule pada wartawan melalui via telepon seluler, Minggu (12/9/2021) Malam.

“Penutupan pendaftaran ini terkesan ada tendensi politik hingga membatasi hak Keluarga Besar Makayoa yang lain untuk mencalonkan diri sebagai Ketua IKB Makayoa,” ungkap Mahmud dengan nada sesal.

Mahmud bilang, berdasarkan hasil rapat Panitia bahwa pendaftaran di buka mulai pada Tanggal 11-15. Tapi, entah kenapa, tiba-tiba pendaftaran ditutup tanpa melalui pemberitahuan resmi. Maka, hal ini harus dipersoalkan.

“Penutupan pendaftaran secara tiba-tiba ini perlu di pertanyakan,” tegasnya.

Pimpinan Media Infomalut.com itu pun menilai kordinator Steering Comitee telah sengaja membatasi hak politik keluarga Makayoa yang lain dengan mengeluarkan statemen pendaftaran calon Ketua IKB Makayoa Halsel telah di tutup.

Pria asal Desa Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan ini menilai, statement Steering Committee juga keliru, sebab membatasi hak perempuan untuk mencalonkan diri.

“Ini kan cuma paguyuban kekeluargaan kenapa harus ada batasan, seharusnya membiarkan banyak yang mendaftar agar dinamikanya kuat, bisa jadi ada juga kaum perempuan yang mau maju,” tuturnya.

Maka dari itu, dirinya meminta agar pendaftaran IKB Makayoa Kembali dibuka untuk memberi ruang kesempatan bagi keluarga Makayoa yang lain.

“Jika tidak ada tendensi politik sudah pasti pihak Steering Committee membuka kembali pendaftaran,” tutup Mahmud. (Red/CN)

RSUD Labuha Gratiskan Swab PCR

HALSEL – Rumah Sakit Unum Daerah (RSUD) Labuha Halmahera Selatan menggratiskan Swab PCR bagi pelaku perjalanan asal Kabupaten Halsel. Hal ini disampaikan Direktur RSUD Labuha, dr Vita Sangadji saat dikonfirmasi media ini Senin (23/8/2021).

Dia (dr. Vita) mengatakan bahwa mulai Sabtu tanggal 21 Agustus 2021, RSUD Labuha resmi membuka layanan swab PCR gratis bagi pelaku perjalanan ke luar daerah.

“Mulai Sabtu 21 Agustus 2021, RSUD Labuha sudah buka layanan Swab PCR gratis bagi pelaku perjalanan dengan syarat harus dilakukan pengambilan sampel swab PCR pada pukul 08.30 – 10.00 WIT dengan membawa foto copy KTP atau KK satu lembar, pendaftaran swab PCR dilakukan satu hari sebelumnya, hasil swab PCR diambil paling cepat sehari setelah proses running swab di lab RS Labuha pukul 08.00 – 11.00 WIT,” jelas Vita.

 

Disampaikan bahwa pelayanan swab PCR tidak dilakukan pada hari libur (Hari Minggu dan tanggal merah). “Pelayanan di buka untuk masyarakat yang membutuhkan sertifikat swab PCR dilayani tanpa pungutan biaya (Gratis). Ini untuk memudahkan dan membantu masyarakat Halsel ketika melakukan perjalanan ke luar daerah. Tapi hari-hari libur tidak dibuka pelayanan,” ujarnya. (Red-01)

Musyawarah ke-II, Pemuda Desa Orimakurunga dan Samsuma Nilai Safri Talib Layak Pimpin IKB Makayoa

HALSEL, CN – Menjelang Musyawarah ke-II Ikatan Keluarga Besar Makian-Kayoa (IKB Makayoa) dicanangkan pada 26 September mendatang, nama Safri Talib menjadi perbincangan dikalangan pemuda Makayoa semenjak ia mendapat restu dari pihak keluarga untuk bertarung menjadi Calon Ketua IKB Makayoa periode 2021-2023.

Safri Talib saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) Dapil 5 Periode 2019-2024. Ia juga menjabat sebagai Ketua Fraksi DPRD Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Amaka sapaan akrabnya itu juga sebelumnya meminta Doa dan dukungan agar Musyawarah IKB Makayoa dapat berjalan dengan baik dan lancar dan menghasilkan kepengurusan baru yang progresif.

Sejumlah pemuda Makayoa saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Minggu (12/9/2021) menilai Safri Talib layak pimpin IKB Makayoa.

“Kami selaku pemuda Makayoa mendukung penuh atas niat baik pak Safri Talib yang ingin memimpin IKB Makayoa,” tegas Hardin Hi. Idris pria asal Desa Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Minggu (12/9/2021).

Hardin yang juga merupakan salah seorang wartawan Kepala Biro Halsel di media online ini kembali menilai Safri Talib sangat pantas untuk menjadi seorang pemimpin. Sebab, bagi Hardin bahwa pengalaman Safri Talib telah matang di dalam Organisasi.

“Saat masih kuliah, bapak Safri Talib pernah menjadi Ketua Komisariat PMII Kota Ternate, setelah jadi Alumni, ia juga menjabat sebagai Ketua IKA PMII Halsel. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Pemuda Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan dan juga terlibat dalam KNPI Halsel. Apalagi saat ini ia sebagai anggota DPRD aktif dan lain-lainnya. Maka bagi saya, dengan pengalamannya Safri Talib itulah ia layak pimpin IKB Makayoa,” jelas Hardin.

Sementara itu, Husni Musa selaku pemuda Desa Samsuma Kecamatan Makian mengatakan, sosok Safri Talib ini yang akan mampu mengangkat citra IKB Makayoa dengan prestasi dan kiprah nyata.

“Saya meyakini di bawah kepemimpinan Safri Talib alias Amaka di IKB Makayoa nanti akan dapat menjadi wadah yang bermanfaat bagi para IKB Makayoa. Safri menjadi sosok figur yang sangat tepat untuk melanjutkan apa yang sudah banyak dikerjakan IKB Makayoa ini. Dengan kehadiran beliau (Safri-red), saya optimis Safri Talib yang terbaik,” tutur Husni. (Red/CN)

Satgas TMMD 112 Kodim 1509/Labuha dan Warga Indari Bangun Drainase

HALSEL, CN – Pembenahan sanitasi lingkungan Desa Indari berupa Drainase (Saluran Air) sepanjang 250 Meter mulai dikerjakan Tim Satgas TMMD, Personil Polri dan masyarakat Desa Indari, Sabtu (11/9/2021).

Dalam pembuatan Drainase, kekompakan antara Tim Satgas TMMD, Polri dan masyarakat terlihat sangat semangat kebersamaan serta semangat kekeluargaan.

Ketua Tim Satgas TMMD Desa Indari mengatakan, pembangunan Drainase sepanjang 250 ini sangat penting karena akan membawa efek positif bagi kehidupan warga.

“Kami ini hanya perpanjangan tangan Pemerintah untuk membantu menyelesaikan setiap ada kesulitan masyarakat,” tukasnya.

Serka La Rami menambahkan, dari Tim Satgas TMMD berterima kasih kepada Personil Polsek Indari, para Tokoh masyarakat dan warga Desa yang telah bersama sama membangun Drainase demi kemaslahatan Warga.

“Suatu kebahagiaan bisa membantu dan menolong masyarakat desa Sesuai Santi Aji TNI yang Kami pegang teguh, kami ini berasal dari Rakyat, untuk Rakyat dan akan kembali ke Rakyat,” tukas Serka La Rami. (Red/CN)

Satgas Pra TMMD 112 Kodim 1509/Labuha Siap Bangun Breakwater di Desa Kokotu

HALSEL, CN – Masyarakat Desa Kokotu Kecamatan Bacan Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Tim Satgas berduyun-duyun membawa Batu untuk dikumpulkan terlebih dahulu guna  melakukan beberapa pekerjaan fisik. Sehingga Tim Satgas telah menyiapkan beberapa opsi pengerjaan Breakwater (Pemecah Gelombang) di Desa Kokotu, Jumat (10/9/2021). Desa Kokotu di Kecamatan Bacan Barat itu juga masuk dalam daftar TMMD 112 Kodim 1509/Labuha.

Dengan beberapa sasaran pengerjaan fisik, seperti Jalan Setapak dan Breakwater. Breakwater itu mulai dikerjakan Tim Satgas Pra TMMD 112 bersama warga Kokotu.

Breakwater dibangun untuk mengurangi abrasi Pantai atau pengikisan tanah maupun pasir Pantai. Yang biasanya mengerus secara perlahan-lahan dan mengikis tanah, sehingga tanah dipermukaan akan habis. Dengan adanya Breakwater atau pecah gelombang bisa minimalisir Pengikisan tanah dan pasir pantai dan memberikan rasa aman saat cuaca buruk seperti badai dan gelombang tinggi yang biasa merusak Perahu maupun bangunan yang di pesisir pantai.

Ketua Tim Satgas TMMD 112 Desa Kokotu, Sertu Wem mengatakan pada media, pengerjaan pemecah gelombang,  Tim Satgas dan Pemerintah Desa (Pemdes) Kokotu telah berkolaborasi bersama dalam pengerjaan beberapa sasaran fisik.

“Tetapi kami memprioritaskan pengerjaan fisik pada Breakwater, warga Desa pun telah kami bagi Tim untuk mengerjakan beberapa sasaran fisik. Tetapi Tim terbesar, sementara kami kerahkan di pengerjaan Breakwater. Pengerjaan Breakwater membutuhkan waktu yang panjang dan cuaca pun akhir-Akhir ini terus memburuk, sehingga pengerjaan pun kami genjot, tukas Sertu Wem. (Red/CN)