Suka Copas Berita Media Lain, AWAS Halsel Sebut Jangan Ngaku Jadi Wartawan 

HALSEL, CN – Ketua Aliansi Wartawan Saruma (AWAS), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Sadam Hadi menjelaskan soal profesi wartawan. Dimana, wartawan diketahui sebagai profesi yang independen, membutuhkan keahlian dalam menuangkan informasi.

Namun yang terjadi saat ini, kata Sadam Hadi, ada saja oknum yang mengaku dirinya sebagai wartawan, tapi masih saja melakukan Copy Paste (Copas) karya orang lain.

“Seperti yang terjadi saat ini, ada oknum wartawan berinisial S yang melakukan peliputan di Kota Ternate dan sering buat berita dari Kabupaten lain dan bahkan sering melakukan Copy Paste berita Media lain tanpa izin terlebih dulu,” jelas Sadam Hadi kepada sejumlah wartawan, Sabtu (9/9/2033).

Wartawan Kepala Biro Halsel Media Cetak Seputar Malut itu kemudian mengatakan, keberadaan wartawan yang tidak dibekali kualitas memadai, sejatinya tidak akan pernah eksis menjadi seorang wartawan yang profesional.

“Saya rasa ini sanksi moral bagi oknum wartawan yang suka copy paste berita orang lain atau di media lain. Maka jangan ngaku jadi wartawan kalau berita copy paste,” tegasnya.

Sementara itu, Bendahara AWAS Halsel  Hardin Hi. Idris menegaskan, hal itu merupakan perbuatan yang sangat tidak etis bagi oknum wartawan yang suka meng-copy Paste berita orang lain.

“Hal ini sangat memalukan dan tidak terpuji secara moral,” tutup Kepala Biro Halsel Media Online Cermin Nusantara, Hardin Hi. Idris. (Sain CN)

Komitmen Bupati Usman Sidik ke Muhammadiyah, Rencana Pembangunan Sarana Pendidikan Terpadu dan Badan Amal di Halsel Terlaksana

HALSEL, CN – Komitmen serta kontribusi Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Usman Sidik terkait dengan rencana pembangunan Sarana Pendidikan Terpadu dan Badan Amal Muhammadiyah di Halsel semua terlaksana.

Sebelumnya melalui rapat dan diskusi dengan pengurus Muhammadiyah Halsel pada 8 April 2023, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset dan Kekayaan Daerah (BPKAD) Halsel, Sutrisno Tess saat memberikan keterangan soal lahan yang dimaksudkan.

Dalam rapat tersebut, juga pengurus Muhammadiyah menyampaikan maksud dan tujuan terkait dengan pembangunan sekolah terpadu Muhammadiyah di Halsel. Yang mana, hal itu sebenarnya sudah direncanakan sejak lama, namun belum terealisasi, karena tidak tersedianya lahan untuk pembangunan tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati Halsel Usman Sidik yang notabene adalah Alumni Muhammadiyah merespon baik.

“Saat itu juga saya dipanggil dan diminta untuk menyiapkan lahan sebagai sarana pendukung untuk pembangunan tersebut dapat tercapai. Pada saat itu, ada 3 titik lahan yang menjadi prioritas pembangunan yaitu Lahan di Desa Panambuang, Lahan di Desa Marabose dan Lahan di Desa Labuha,” ungkap Risno dalam rilisnya yang diterima wartawan, Sabtu (9/9).

Menurut Sutrisno, untuk menindaklanjuti arahan Bupati Halsel, Usman tersebut, dirinya mengarahkan Staf di Bidang Aset untuk melakukan identifikasi (on the spot) atas ketiga lahan tersebut. Namun hasilnya, ketiga lahan tersebut tidak memenuhi syarat untuk pembangunan sebagaimana dimaksud.

Untuk lahan di Desa Panambuang dan Desa Labuha tidak sesuai dengan tata ruang Pemda Halsel. Sehingga tidak memenuhi syarat dalam Penetapan lokasi. Sedangkan untuk lahan di Desa Marabose yang awalnya sudah di identifikasi oleh pengurus Muhammadiyah untuk dibangun Sekolah Terpadu dan badan amal ini tidak didukung oleh Dokumen-dokumen kepemilikan yang sah, sehingga untuk meminimalisir permasalahan yang terjadi selaku Kabid Aset menolak untuk dilanjutkan ke tahapan selanjutnya.

“Setelah itu, saya bersama-sama dengan Pengurus Muhammadiyah melaporkan hasil ini ke Bapak Bupati, dan akhirnya arahan Bapak Bupati yang bertujuan untuk peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Halsel kami di minta untuk mencari lokasi lain yang tidak bermasalah dan selanjutnya ditindaklanjuti proses pengadaan tanahnya,” papar Risno.

Tambah Risno, maka ditetapkanlah lahan yang berlokasi di depan SMPN 6 Halsel yang berlokasi di Desa Mandaong sebagai lokasi pembangunan Sekolah terpadu dan badan Amal Muhammadiyah Halsel.

Risno bilang, Lokasi tersebut sudah dilakukan on the spot oleh Bidang Aset, pengurus Muhammadiyah, Pemilik Lahan dan disaksikan langsung Kepala Desa (Kades) Mandaong, Wahyudi dan sekarang dalam proses penyelesaian.

“Iya benar, kami telah melakukan on the spot bersama sama dengan pemilik lahan, pengurus Muhammadiyah dan disaksikan oleh Kepala Desa Mandaong beserta jajarannya, dan sekarang sedang dalam proses penyelesaian semua kelengkapan administrasi atas lahan seluas kurang lebih 1 Hektare tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, Kabid Pengelolaan Aset dan Kekayaan Daerah menyebut, untuk administrasi kelengkapan tanah, jika sudah lengkap, akan ditindaklanjuti dengan penilaian oleh Tim dari Kantor Jasa Penilai Publik yang legalitasnya diakui oleh Kementerian Keuangan yang bertujuan untuk mengetahui besaran nilai atas tanah tersebut dan selanjutnya dilakukan penyelesaian.

“Iyaa benar, perihal dengan pengadaan tanah sesuai dengan amanat perpres 148 tahun 2015 dan PP 19 Tahun 2021 terkait pengadaan tanah untuk pembangunan bagi kepentingan umum dalam skala besar maupun kecil harus melibatkan penilai untuk melakukan penilaian atas harga tanah sehingga menjadi acuan atau dasar Pemerintah Daerah dalam melakukan pembayaran,” tandasnya.

Sembari menyebut, rencana itu sudah berlangsung dari April 2023, namun dalam pelaksanaannya, dibutuhkan penyelesaian dari Tahapan-tahapan proses pengadaan tanah. Sehingga kedepannya tidak terjadi permasalahan. (Hardin CN)

Dapat Hibah Lahan dari Pemda, Sekertaris Muhammadiyah Halsel: Rencananya Dibangun Pusat Pendidikan dan Amal Usaha

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik menghibahkan Lahan 1 (Satu) hektare untuk Muhammadiyah. Dimana, hibah lahan tersebut diperuntukkan untuk mengembangkan pendidikan di Halsel.

Kabid Aset BPKAD Halsel, Risno Tes kepada wartawan mengatakan, sesuai perintah Bupati Halsel, Usman Sidik, Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel menghibahkan 1 hektare lahan untuk Muhammadiyah.

“Iya, sesuai perintah bupati satu hektar lahan untuk Muhammadiyah,” aku Risno, Jumat (9/9)2023).

Ia menyebut, lahan 1 hektar itu berlokasi di depan SMPN 6 Halsel.

“Ditemukan Lahan di depan SMP N 6 Halsel Desa Mandaong. Pengukuran lahan ini melibatkan pihak Muhammadiyah, pemilik lahan dan Pemerintah Desa setempat. Jadi Pemda Halsel sudah melakukan pengukuran dan perhitungan untuk dilakukan pembayaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mandaong Kecamatan Bacan, Wahyudo Samad mengatakan, pengukuran lahan untuk dihibahkan ke Muhamadiyah setelah dilakukan pengecekan, lahan tersebut tidak ada masalah.

Ia juga mengatakan, sangat mengapresiasi langkah Pemda Halsel atas hibah tersebut dengan harapan lahan tersebut dapat dibangun pusat pendidikan di Desanya.

“Kami juga berharap ke depan, jika lahan ini dibangun pusat pendidikan juga membantu anak-anak kami di Desa Mandaong ke depannya,” cetusnya.

Sementara, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halsel, Samsudin Hamadin menyebut, lahan hibah 1 hektare Pemda Halsel ke Muhammadiyah itu bakal dibangun pusat pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah.

Ia juga mengatakan, Sekolah terpadu Muhammadiyah juga rencananya dibangun di lahan tersebut.

“Keseriusan Pemda Halsel terhadap Muhammadiyah sangatlah besar. Dengan lahan hibah ini, rencananya di bangun pusat pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah,” tukasnya.

Diketahui, pengukuran lahan hibah tersebut dilakukan pada Kamis (8/9) kemarin. Hadir dalam pengukuran lahan, Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halsel, pihak Aset BPKAD Halsel, Pemerintah Desa Mandaong dan pemilik lahan. (Hardin CN)

PKK Desa Tawa Bacan Timur Tengah Raih Juara 2 Lomba Gerak Jalan Tingkat Kecamatan 

HALSEL, CN – Tim gerak jalan Desa Tawa berhasil mendapatkan juara 2 dalam lomba gerak jalan yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 RI Tahun 2023.

Pengumuman hasil perlombaan gerak jalan tingkat Kecamatan serta memberikan hadiah berlangsung di Kantor Camat Bacan Timur Tengah pada Jumat (1/9/).

Demikian dikatakan, Kepala Desa (Kades) Tawa, Lonly Loleo kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Sabtu (2/9).

Lonly Loleo mengaku merasa bangga dan bersyukur karena kondisi cuaca saat itu sedang panas, namun tak menyurutkan niat dan semangat mereka untuk mengikuti lomba gerak jalan hingga selesai.

“Saya sangat bangga dan patut diapresiasi kepada Ibu-ibu PKK Desa Tawa yang sudah meraih juara 2 tingkat Kecamatan,” ujar Kades Tawa, Lonly Loleo. (Hardin CN)

Bupati Halsel Raih Penghargaan Indonesia Awards 2023

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Usman Sidik, mendapat penghargaan kategori Special Recognition of Outstanding Initiative dalam Indonesia Awards 2023 yang digelar iNews Media Group. Program e-Smart Labuha sukses membawa Bupati mendapat penghargaan tersebut.

Penyerahan penghargaan dilakukan pada malam puncak Launching iNews Media Group dan Indonesia Awards 2023, Kamis (31/8) malam di iNews Tower, Jakarta Pusat.

Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, tiap-tiap individu yang mendapatkan penghargaan Indonesia Awards 2023 tersebut memang layak. Sebab, penghargaan tersebut diperoleh dari hasil penjurian.

“Memang mereka layak untuk mendapatkan penghargaan, karena ini kan melalui proses penjurian,” ujar HT.

Sementara Bupati Halsel, Usman Sidik usai menerima penghargaan menyatakan, e-Smart Labuha adalah pengaplikasian digitalisasi dalam layanan publik di Halsel. Program ini akan memudahkan masyarakat mengakses pelayanan publik dan sistem informasi pemda.

“Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat Halsel di mana saja dan kapan saja untuk mendapatkan layanan yang terbaik dan gratis, berikan informasi yang jujur dan tepat untuk memaksimalkan ketepatan dalam pelayanan,” tuturnya.

Informasi dan sistem yang dapat diakses melalui e-Smart Labuha di antaranya adalah info program kerja, layanan izin online, info transportasi, informasi kondisi jalan, layanan kependudukan elektronik, info bisnis oleh-oleh dan jual beli online, info Samsat cek pajak kendaraan, perpustakaan online, info produk hukum, info layanan kartu prakerja, info cuaca, info bantuan hukum masyarakat tidak mampu, info layanan SIM online Satlantas Polres, info tempat wisata, info rumah sakit, layanan pajak online, layanan pengadaan, hingga layanan data BPS.

Aplikasi e-Smart Labuha sendiri dapat diunduh di Play StoreStore, App Agg maupun Ste Primo.

“Program ini juga menjawab tantangan Halmahera Selatan sebagai daerah kepulauan, dengan sekitar 371 pulau,” ujar Bupati Usman.

Salah satu kemudahan yang disediakan e-Smart Labuha misalnya adalah membantu warga mengurus Kartu Keluarga. Warga tak perlu mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan hanya perlu mengisi formulir secara online serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan. Jika disetujui, selanjutnya KK akan dikirimkan melalui email dan dapat dicetak sendiri.

Pemkab Halsel saat ini juga tengah mengembangkan sejumlah aplikasi berbasis konsep Smart City lainnya. Ada Halsel Lapor Online (Halo). Dengan mengakses aplikasi ini, ke depannya, warga dapat melaporkan berbagai persoalan, mulai dari laporan kebakaran hingga permintaan ambulans untuk warga yang sakit.

Ada juga Saruma Kita. Aplikasi ini mirip e-commerce, tapi bersifat lokal. Aplikasi berisi berbagai fitur atau kanal, di mana warga dan pelaku UMKM dapat mempromosikan dan menjual berbagai produk dan hasil bumi. Ada pula fitur untuk mengajukan perizinan UMKM.

Usman mengatakan, berbagai inovasi berkonsep Smart City ini diharapkan tidak hanya dapat mengkoneksikan antardesa, tapi juga meningkatkan kesejahteraan dan roda perekonomian warga. (Hardin CN)

Adik Kandung Bupati Akhirnya Dipercaya Jadi Ketua Garda Bangsa PKB Halsel

HALSEL, CN – Sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Garda Bangsa akhirnya dikendalikan adik Kandung Bupati Halsel, Iksan Sidik, S.H.

Calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malut Daerah Pemilihan (Dapil) IV itu dipercayakan menjadi Ketua Garda Bangsa Halsel lantaran Asbur Abu yang diketahui sebagai Ketua mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Halsel melalui Partai Demokrat Halsel.

“Alhamdulillah, saya telah dipercayakan menjadi Ketua Garda Bangsa PKB Halsel,” ujar  Iksan Sidik saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Kamis (31/8/2023).

Selain itu, Iksan Sidik mengatakan, dirinya bakal membentuk semua pengurus ditingkat Desa, Kecamatan hingga Kabupaten.

“Nanti kita lihat strukturnya yang sebelumnya sudah dibentuk. Dimana yang belum terbentuk, maka kami akan bentuk semua untuk kepentingan Partai,” cetusnya.

Politisi Muda PKB itu menegaskan, ia dipercayakan sebagai Ketua Garda Bangsa bukan karena kepentingan pribadi, tapi kepentingan Partai.

“Setelah semua struktur sudah dilengkapi, baru kita agendakan pelantikan Garda Bangsa Halsel dengan resmi,” tutup Calon anggota DPRD Malut Nomor Urut 9 itu. (Hardin CN)