Komitmen Bupati Usman Sidik ke Muhammadiyah, Rencana Pembangunan Sarana Pendidikan Terpadu dan Badan Amal di Halsel Terlaksana

HALSEL, CN – Komitmen serta kontribusi Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Usman Sidik terkait dengan rencana pembangunan Sarana Pendidikan Terpadu dan Badan Amal Muhammadiyah di Halsel semua terlaksana.

Sebelumnya melalui rapat dan diskusi dengan pengurus Muhammadiyah Halsel pada 8 April 2023, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset dan Kekayaan Daerah (BPKAD) Halsel, Sutrisno Tess saat memberikan keterangan soal lahan yang dimaksudkan.

Dalam rapat tersebut, juga pengurus Muhammadiyah menyampaikan maksud dan tujuan terkait dengan pembangunan sekolah terpadu Muhammadiyah di Halsel. Yang mana, hal itu sebenarnya sudah direncanakan sejak lama, namun belum terealisasi, karena tidak tersedianya lahan untuk pembangunan tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati Halsel Usman Sidik yang notabene adalah Alumni Muhammadiyah merespon baik.

“Saat itu juga saya dipanggil dan diminta untuk menyiapkan lahan sebagai sarana pendukung untuk pembangunan tersebut dapat tercapai. Pada saat itu, ada 3 titik lahan yang menjadi prioritas pembangunan yaitu Lahan di Desa Panambuang, Lahan di Desa Marabose dan Lahan di Desa Labuha,” ungkap Risno dalam rilisnya yang diterima wartawan, Sabtu (9/9).

Menurut Sutrisno, untuk menindaklanjuti arahan Bupati Halsel, Usman tersebut, dirinya mengarahkan Staf di Bidang Aset untuk melakukan identifikasi (on the spot) atas ketiga lahan tersebut. Namun hasilnya, ketiga lahan tersebut tidak memenuhi syarat untuk pembangunan sebagaimana dimaksud.

Untuk lahan di Desa Panambuang dan Desa Labuha tidak sesuai dengan tata ruang Pemda Halsel. Sehingga tidak memenuhi syarat dalam Penetapan lokasi. Sedangkan untuk lahan di Desa Marabose yang awalnya sudah di identifikasi oleh pengurus Muhammadiyah untuk dibangun Sekolah Terpadu dan badan amal ini tidak didukung oleh Dokumen-dokumen kepemilikan yang sah, sehingga untuk meminimalisir permasalahan yang terjadi selaku Kabid Aset menolak untuk dilanjutkan ke tahapan selanjutnya.

“Setelah itu, saya bersama-sama dengan Pengurus Muhammadiyah melaporkan hasil ini ke Bapak Bupati, dan akhirnya arahan Bapak Bupati yang bertujuan untuk peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Halsel kami di minta untuk mencari lokasi lain yang tidak bermasalah dan selanjutnya ditindaklanjuti proses pengadaan tanahnya,” papar Risno.

Tambah Risno, maka ditetapkanlah lahan yang berlokasi di depan SMPN 6 Halsel yang berlokasi di Desa Mandaong sebagai lokasi pembangunan Sekolah terpadu dan badan Amal Muhammadiyah Halsel.

Risno bilang, Lokasi tersebut sudah dilakukan on the spot oleh Bidang Aset, pengurus Muhammadiyah, Pemilik Lahan dan disaksikan langsung Kepala Desa (Kades) Mandaong, Wahyudi dan sekarang dalam proses penyelesaian.

“Iya benar, kami telah melakukan on the spot bersama sama dengan pemilik lahan, pengurus Muhammadiyah dan disaksikan oleh Kepala Desa Mandaong beserta jajarannya, dan sekarang sedang dalam proses penyelesaian semua kelengkapan administrasi atas lahan seluas kurang lebih 1 Hektare tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, Kabid Pengelolaan Aset dan Kekayaan Daerah menyebut, untuk administrasi kelengkapan tanah, jika sudah lengkap, akan ditindaklanjuti dengan penilaian oleh Tim dari Kantor Jasa Penilai Publik yang legalitasnya diakui oleh Kementerian Keuangan yang bertujuan untuk mengetahui besaran nilai atas tanah tersebut dan selanjutnya dilakukan penyelesaian.

“Iyaa benar, perihal dengan pengadaan tanah sesuai dengan amanat perpres 148 tahun 2015 dan PP 19 Tahun 2021 terkait pengadaan tanah untuk pembangunan bagi kepentingan umum dalam skala besar maupun kecil harus melibatkan penilai untuk melakukan penilaian atas harga tanah sehingga menjadi acuan atau dasar Pemerintah Daerah dalam melakukan pembayaran,” tandasnya.

Sembari menyebut, rencana itu sudah berlangsung dari April 2023, namun dalam pelaksanaannya, dibutuhkan penyelesaian dari Tahapan-tahapan proses pengadaan tanah. Sehingga kedepannya tidak terjadi permasalahan. (Hardin CN)

Dapat Hibah Lahan dari Pemda, Sekertaris Muhammadiyah Halsel: Rencananya Dibangun Pusat Pendidikan dan Amal Usaha

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik menghibahkan Lahan 1 (Satu) hektare untuk Muhammadiyah. Dimana, hibah lahan tersebut diperuntukkan untuk mengembangkan pendidikan di Halsel.

Kabid Aset BPKAD Halsel, Risno Tes kepada wartawan mengatakan, sesuai perintah Bupati Halsel, Usman Sidik, Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel menghibahkan 1 hektare lahan untuk Muhammadiyah.

“Iya, sesuai perintah bupati satu hektar lahan untuk Muhammadiyah,” aku Risno, Jumat (9/9)2023).

Ia menyebut, lahan 1 hektar itu berlokasi di depan SMPN 6 Halsel.

“Ditemukan Lahan di depan SMP N 6 Halsel Desa Mandaong. Pengukuran lahan ini melibatkan pihak Muhammadiyah, pemilik lahan dan Pemerintah Desa setempat. Jadi Pemda Halsel sudah melakukan pengukuran dan perhitungan untuk dilakukan pembayaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mandaong Kecamatan Bacan, Wahyudo Samad mengatakan, pengukuran lahan untuk dihibahkan ke Muhamadiyah setelah dilakukan pengecekan, lahan tersebut tidak ada masalah.

Ia juga mengatakan, sangat mengapresiasi langkah Pemda Halsel atas hibah tersebut dengan harapan lahan tersebut dapat dibangun pusat pendidikan di Desanya.

“Kami juga berharap ke depan, jika lahan ini dibangun pusat pendidikan juga membantu anak-anak kami di Desa Mandaong ke depannya,” cetusnya.

Sementara, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halsel, Samsudin Hamadin menyebut, lahan hibah 1 hektare Pemda Halsel ke Muhammadiyah itu bakal dibangun pusat pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah.

Ia juga mengatakan, Sekolah terpadu Muhammadiyah juga rencananya dibangun di lahan tersebut.

“Keseriusan Pemda Halsel terhadap Muhammadiyah sangatlah besar. Dengan lahan hibah ini, rencananya di bangun pusat pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah,” tukasnya.

Diketahui, pengukuran lahan hibah tersebut dilakukan pada Kamis (8/9) kemarin. Hadir dalam pengukuran lahan, Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halsel, pihak Aset BPKAD Halsel, Pemerintah Desa Mandaong dan pemilik lahan. (Hardin CN)

PKK Desa Tawa Bacan Timur Tengah Raih Juara 2 Lomba Gerak Jalan Tingkat Kecamatan 

HALSEL, CN – Tim gerak jalan Desa Tawa berhasil mendapatkan juara 2 dalam lomba gerak jalan yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 RI Tahun 2023.

Pengumuman hasil perlombaan gerak jalan tingkat Kecamatan serta memberikan hadiah berlangsung di Kantor Camat Bacan Timur Tengah pada Jumat (1/9/).

Demikian dikatakan, Kepala Desa (Kades) Tawa, Lonly Loleo kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Sabtu (2/9).

Lonly Loleo mengaku merasa bangga dan bersyukur karena kondisi cuaca saat itu sedang panas, namun tak menyurutkan niat dan semangat mereka untuk mengikuti lomba gerak jalan hingga selesai.

“Saya sangat bangga dan patut diapresiasi kepada Ibu-ibu PKK Desa Tawa yang sudah meraih juara 2 tingkat Kecamatan,” ujar Kades Tawa, Lonly Loleo. (Hardin CN)

Bupati Halsel Raih Penghargaan Indonesia Awards 2023

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Usman Sidik, mendapat penghargaan kategori Special Recognition of Outstanding Initiative dalam Indonesia Awards 2023 yang digelar iNews Media Group. Program e-Smart Labuha sukses membawa Bupati mendapat penghargaan tersebut.

Penyerahan penghargaan dilakukan pada malam puncak Launching iNews Media Group dan Indonesia Awards 2023, Kamis (31/8) malam di iNews Tower, Jakarta Pusat.

Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, tiap-tiap individu yang mendapatkan penghargaan Indonesia Awards 2023 tersebut memang layak. Sebab, penghargaan tersebut diperoleh dari hasil penjurian.

“Memang mereka layak untuk mendapatkan penghargaan, karena ini kan melalui proses penjurian,” ujar HT.

Sementara Bupati Halsel, Usman Sidik usai menerima penghargaan menyatakan, e-Smart Labuha adalah pengaplikasian digitalisasi dalam layanan publik di Halsel. Program ini akan memudahkan masyarakat mengakses pelayanan publik dan sistem informasi pemda.

“Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat Halsel di mana saja dan kapan saja untuk mendapatkan layanan yang terbaik dan gratis, berikan informasi yang jujur dan tepat untuk memaksimalkan ketepatan dalam pelayanan,” tuturnya.

Informasi dan sistem yang dapat diakses melalui e-Smart Labuha di antaranya adalah info program kerja, layanan izin online, info transportasi, informasi kondisi jalan, layanan kependudukan elektronik, info bisnis oleh-oleh dan jual beli online, info Samsat cek pajak kendaraan, perpustakaan online, info produk hukum, info layanan kartu prakerja, info cuaca, info bantuan hukum masyarakat tidak mampu, info layanan SIM online Satlantas Polres, info tempat wisata, info rumah sakit, layanan pajak online, layanan pengadaan, hingga layanan data BPS.

Aplikasi e-Smart Labuha sendiri dapat diunduh di Play StoreStore, App Agg maupun Ste Primo.

“Program ini juga menjawab tantangan Halmahera Selatan sebagai daerah kepulauan, dengan sekitar 371 pulau,” ujar Bupati Usman.

Salah satu kemudahan yang disediakan e-Smart Labuha misalnya adalah membantu warga mengurus Kartu Keluarga. Warga tak perlu mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan hanya perlu mengisi formulir secara online serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan. Jika disetujui, selanjutnya KK akan dikirimkan melalui email dan dapat dicetak sendiri.

Pemkab Halsel saat ini juga tengah mengembangkan sejumlah aplikasi berbasis konsep Smart City lainnya. Ada Halsel Lapor Online (Halo). Dengan mengakses aplikasi ini, ke depannya, warga dapat melaporkan berbagai persoalan, mulai dari laporan kebakaran hingga permintaan ambulans untuk warga yang sakit.

Ada juga Saruma Kita. Aplikasi ini mirip e-commerce, tapi bersifat lokal. Aplikasi berisi berbagai fitur atau kanal, di mana warga dan pelaku UMKM dapat mempromosikan dan menjual berbagai produk dan hasil bumi. Ada pula fitur untuk mengajukan perizinan UMKM.

Usman mengatakan, berbagai inovasi berkonsep Smart City ini diharapkan tidak hanya dapat mengkoneksikan antardesa, tapi juga meningkatkan kesejahteraan dan roda perekonomian warga. (Hardin CN)

Adik Kandung Bupati Akhirnya Dipercaya Jadi Ketua Garda Bangsa PKB Halsel

HALSEL, CN – Sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Garda Bangsa akhirnya dikendalikan adik Kandung Bupati Halsel, Iksan Sidik, S.H.

Calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malut Daerah Pemilihan (Dapil) IV itu dipercayakan menjadi Ketua Garda Bangsa Halsel lantaran Asbur Abu yang diketahui sebagai Ketua mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Halsel melalui Partai Demokrat Halsel.

“Alhamdulillah, saya telah dipercayakan menjadi Ketua Garda Bangsa PKB Halsel,” ujar  Iksan Sidik saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Kamis (31/8/2023).

Selain itu, Iksan Sidik mengatakan, dirinya bakal membentuk semua pengurus ditingkat Desa, Kecamatan hingga Kabupaten.

“Nanti kita lihat strukturnya yang sebelumnya sudah dibentuk. Dimana yang belum terbentuk, maka kami akan bentuk semua untuk kepentingan Partai,” cetusnya.

Politisi Muda PKB itu menegaskan, ia dipercayakan sebagai Ketua Garda Bangsa bukan karena kepentingan pribadi, tapi kepentingan Partai.

“Setelah semua struktur sudah dilengkapi, baru kita agendakan pelantikan Garda Bangsa Halsel dengan resmi,” tutup Calon anggota DPRD Malut Nomor Urut 9 itu. (Hardin CN)

PKB Haltim Target 3 Besar di Pemilu 2024

HALTIM, CN – Meski pemilu legislatif baru akan digelar 14 Februari 2024 mendatang, DPC PKB Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Provinsi Maluku Utara (Malut), kembali menegaskan menargetkan 3 Besar untuk menyasar unsur pimpinan DPRD dengan menargetkan 11% suara dari jumlah DPT 66.156 jiwa pilih. Hal ini dikemukakan Ketua LPP DCP PKB Haltim, Fatah Shandy Tamher saat dihubungi via telepon seluler siang tadi senin (28/8/23.)

Shandy bilang, berdasarkan rilis Litbang Kompas, PKB berada pada level tiga besar secara nasional dibawah PDIP (24,4%) dan Gerindra (18,9%) dan PKB sendiri memperoleh 7,6%.

Dengan begitu, kata Shandy, bisa berdampak positif bagi seluruh Kader-kader PKB tak terkecuali segenap kader PKB di Haltim. Bakal calon anggota DPRD Dapil Haltim Satu yang juga Ketua LPP DPC PKB Haltim itu mengatakan, ini “ekor jas” yang mudah-mudahan bisa berdampak positif bagi pergerakan semua bakal calon PKB di Halmahera Timur. Saat ini seluruh Kader PKB solid bergerak, semua bakal Caleg tengah konsolidasi guna capaian dimaksud.

“Saya optimistis ini bisa dikatakan berlebihan. Sebab hal ini, berbeda dengan poin Rakerwil yang oleh DPC menargetkan 2 Kursi. Namun suasana konsolidasi rasa-rasanya hari ini dan setersnya PKB bakal memperoleh hasil diluar dugaan nota Rakerwil. Ya kita wajib optimis lebih berdasarkan langkah konsolidasi sahabat-sahabat bakal Caleg dilapangan, saya kira itu,” terang Shandy.

Langkah Ketua Umum Gus Muhaimin dalam mengkonsolidir PKB memiliki arti dan semangat tersendiri bagi seluruh jajaran Kader PKB di Haltim. Kader PKB di Haltim memandang, Gus Muhaimin sebagai spirit sentral dalam memposisikan para kader yang tak henti-hentinya menempatkan PKB diatas segalanya.

Terpisah Ketua DPC PKB Halmahera Timur, Ade Hud saat dimintai tanggapan perihal target LPP yang nota bene berbeda dengan hasil Rakerwil tersebut mengatakan, terkait target dan raihan suara dan kursi memang menjadi tugas pokok LPP sebagai wadah otonom pemenangan. Sebelum dan sejak pasca pendaftaran bakal Caleg di KPUD beberapa waktu lalu memang LPP mendesak agar target perolehan kursi dievaluasi melalui forum Rapat Kerja Cabang (Rakercab).

“Hanya saja, saya menyampaikan terlebih dahulu melihat proses perkembangan dinamika dan kerja-kerja para bakal caleg barulah kita mengambil langkah apakah penting tidaknya target dua kursi berdasarkan Rakerwil dapatlah dievaluasi sesuai target LPP saat ini,” terang Ade.

Prinsipnya, semua pasti berfikir yang terbaik buat PKB terutama terhadap target perolehan suara dan target perolehan kursi.

“Bagi saya, optimis harus didasari dengan konsolidasi nyata bagi seluruh kader dan bakal caleg, saya kira itu poinnya. Dengan begitu memposisikan tiga besar dan menyasar pimpinan DPRD bukanlah hal yang mustahil,” tutup Ade. (Hardin CN)