Cuaca Ekstrim, Polres Imbau Warga Ternate Tetap Waspada

TERNATE, CN – Kapolres Ternate AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M melalui Kasi Humas Polres Ternate, Ipda Wahyuddin menghimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini disampaikan karena kondisi cuaca dalam wilayah Kota Ternate sejak tadi pagi hingga malam ini diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin.

Menurut Wahyuddin, himbauan ini bukan hanya ditujukan kepada masyarakat yang bermukim di kali mati, pesisir pantai, dan tebing yang mudah longsor, tetapi juga pengendara roda dua maupun empat agar waspada pohon tumbang serta para nelayan yang ingin melakukan aktivitas melaut.

“Pejalan kaki, pengendara roda dua supaya juga tetap waspada pohon tumbang ketika melintasi jalan dimana ada banyak pohon yang mudah tumbang akibat cuaca yang tidak bersahabat,” ungkapnya kepada sejumlah media, Jum’at (15/7/2022).

Untuk yang ada di bantaran kali mati katanya juga harus meningkatkan kewaspadaan, karena belajar dari pengalaman hujan deras pada Selasa (10/5/2022) lalu, 3 (tiga) orang menjadi korban atas arus kali mati dalam wilayah Kota Ternate.

“Orang tua juga harus waspada dengan tetap memperhatikan anaknya yang sedang bermain di luar rumah terutama saat musim hujan,” ujarnya.

Para nelayan juga diminta untuk sementara menahan diri untuk melakukan aktivitas melaut sambil menunggu cuaca kembali normal sesuai dengan imbauan atau informasi cuaca yang disampaikan oleh BMKG.

“Para calon penumpang yang akan melakukan bepergian antar pulau, Provinsi juga harap melihat kondisi dulu sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan,” pungkasnya. (Ridal CN)

Kapolda Malut Pimpin Gelar Operasional II 2022

TERNATE, CN – Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Risyapudin Nursin, S.I.K. memimpin Gelar Operasional (GO) Triwulan (TW) II Tahun 2022 di lingkungan Polda Malut dan Polres jajaran, bertempat di Ballroom Royal Resto, Selasa (12/7/2022).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Malut Brigjen Pol. Drs. Eko Para Setyo Siswanto, M.Si, Irwasda Polda Malut, Pejabat Utama Polda Malut dan Kapolres jajaran.

Kegiatan tersebut dalam rangka menganalisa dan mengevaluasi pelaksanaan kinerja bidang operasional dan bidang pembinaan yang dilaksanakan Satuan Kerja di Tingkat Polda hingga Polres jajaran.

Dalam sambutannya Kapolda Malut, Irjen Pol Risyapudin Nursin, mengatakan bahwa pemulihan Ekonomi nasional bukan hanya sekedar tema tetapi harus diwujudkan semua program-programnya, ini menjadi tugas kita bersama dalam mewujudkan Pemulihan Ekonomi Nasional yang ada di Maluku Utara.

“Dengan membuat inovasi dan kreativitas yang mendorong kemajuan ekonomi seperti dukung program kreatifitas pemerintah demi kemajuan ekonomi yang ada di wilayah masing masing dan bila perlu Polri turut serta dan sama-sama membantu Program tersebut,” ungkapnya.

Kapolda juga mengingatkan terkait komitmen bapak kapolri yang menjadikan polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan harus terus disosialisasikan kepada anggota Polri dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Ia menambahkan, dengan menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan, kedepankan keadilan restoratif justice serta problem solving.

“tingkatkan sinergitas dan soliditas TNI-POLRI, serta bekerja sama dengan kementerian atau Lembaga lain untuk mendukung dan mengawal program pemerintah,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya kapolda meminta jajarannya agar segera menyelesaikan permasalahan ataupun kasus-kasus yang belum terselesaikan. (Ridal CN)

Wakapolda Malut Pimpin Gelar Pasukan Operasi Bina Kusuma Kieraha 2022

TERNATE, CN – Waka Polda Maluku Utara, Brigjen Pol Drs. Eko para setyo siswanto, M.Si., memimpin gelar pasukan Operasi Bina Kusuma Tahun 2022, kegiatan tersebut dilaksanakan pada, Rabu (15/6/2022) bertempat di lapangan apel Mapolda Maluku Utara dan di hadiri oleh para Pejabat Utama Polda Malut, personil Polda Malut serta para peserta upacara gelar pasukan.

Waka Polda Malut menyebut, Gelar pasukan Operasi Bina Kusuma Kieraha tahun 2022 ini adalah langkah awal dalam rangka melakukan pengecekan terhadap kesiapan sebelum melaksanakan Operasi, baik pada aspek personil, materil, sarana prasarana serta perlengkapan pendukung lainnya dalam pelaksanaanya sehingga nantinya semua rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memperoleh hasil yang maksimal.

“Operasi Bina Kusuma Kieraha 2022 ini merupakan Operasi Kepolisian yang digelar oleh Direktorat Binmas Polda Malut dan Jajaran, tujuan dilaksanakan Operasi Kepolisian di kewilayahan ini adalah untuk menciptakan situasi kondisi Kambtibmas yang aman, tertib, damai, rukun dan harmonis selain itu untuk mencegah dan menangkal segala bentuk tindak kriminal/kejahatan yang diakibatkan oleh perilaku atau tindakan preman dan premanisme akibat dari gejolak sosial ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Selain itu kata dia, Operasi Bina Kusuma Kieraha 2022 ini memiliki tugas untuk membangun dan menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat akan pentingnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif guna mendukung pemulihan ekonomi nasional, serta menjamin kenyamanan masyarakat dalam melakukan aktivitasnya.

“Dengan sasaran operasi yaitu tempat-tempat atau lokasi yang dimungkinkan dapat dipergunakan untuk melakukan aksi preman dan premanisme seperti, terminal angkot, terminal pelabuhan penyebrangan, area perbelanjaan umum, parkiran umum serta lokasi lainnya,” terangnya.

Polda maluku utara melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi Bina Kusuma Kieraha 2022 ini, dengan mengedepankan kegiatan preemtif, dimana fungsi binmas mempunyai tupoksi yang memiliki kegiatan pembinaan dan penyuluhan yang di backup oleh fungsi lainnya dengan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan agar operasi ini dapat berhasil dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat maluku utara.

Lanjut Wakapolda mengharapkan dilaksanakan Operasi Bina Kusuma Kieraha 2022 ini, dapat mencapai salah satu harapan yang diinginkan oleh masyarakat maluku utara.

“Sebab hal yang sangat mudah untuk melihat keberhasilan sebuah operasi yaitu masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam melaksanakan aktifitas seiring dengan keberadaan anggota Polri di lapangan,” Tutupnya. (Ridal CN)

Peringati Hari Lahir Pancasila, LMND Kota Ternate Gelar Aksi Soroti Sejumlah Isu

Ternate, CN – Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Kota Ternate bersama Eksekutif Wilayah LMND Maluku Utara, gelar aksi peringati hari lahirnya Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2022. Sementara aksi yang di gelar pada Kamis (02/06), dengan isu sentral, “Ganti Haluan Ekonomi dan Laksanakan Pasal 33 UUD 1945” dengan rute aksi, RRI Cabang Kota Ternate, Pasar Barito Kota Ternate dan Kantor Walikota Ternate.

Diketahui, aksi yang di gelar pada pukul 11.00 wit, itu dengan masa aksi berkisar 30 orang lebih, yang di peralati, 3 buah corong (suara pengeras), bendera kebangsaan Indonesia, bendera Organisasi LMND, umbul-umbul, spanduk, serta selebaran propaganda.

Kordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Sahrul M. Naim, dalam rilisan propagandanya, menyatakan bahwa sesuai dalam pasal 33 UUD 1945 yang telah menegaskan secara demokratis tentang perekonomian nasional sebagai usaha bersama yang berasaskan kekeluargaan.

Namun kata Sahrul, yang juga selaku ketua Kota LMND Ternate, secara praktis hari ini pemerintah kita lagi-lagi terperangkap dalam konsep liberalisme yang mendorong secara radikal terhadap negara untuk merombak tatanan ekonomi dan politik yang itu berefek buruk terhadap Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di provinsi Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate itu sendiri.

Sementara Ketua Wilayah LMND Malut, Evelyn Pinoke, saat di konfirmasi awak media, menyampaikan peringati hari lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 1982 – 1 Juni 2022, yang kini disusul dengan beberapa masalah yang terus menerus dilakukan oleh pemerintah terhadap rakyatnya sendiri.

Ia mengatakan, LMND secara kewilayaan memperingati hari lahir Pancasila dengan tindakan protes terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang konon katanya mensejahterakan rakyat namun realita saat ini rakyat makin menjerit.

“Tidak ada solusi dari pemerintah bahkan tidak pernah menertibkan mafia-mafia BBM dan penjual eceran minyak kelapa itu sendiri. Maka dengan ini kami menyatakan Pemerintah dari pusat sampai tingkat daerah tidak ada kemajuan bahkan gagal dalam mnyelesaikan persoalan ekonomi rakyat saat ini,” tegasnya.

Evelyn menyebut, dengan tindakan ini dapat di simpulkan bahwa Pancasila belum selesai, Pancasila belum dimenangkan seutuhnya.

Sekedar di ketahui, ini sikap massa aksi LMND Kota Ternate, di antaranya :
1. Tertibkan sampah di kota Ternate
2. Tertibkan harga minyak eceran di kota Ternate
3. Tangkap dan adili pelaku pelecehan dan kekerasan seksual
4. Turunkan harga sembako
5. Tertibkan parkiran liar di kota Ternate
6. Naikkan harga komoditi petani
7. Pemkot segera sediakan tempat PKL yang layak
8. Hentikan reklamasi pantai di kota Ternate
9. Stop perampasan tanah rakyat di kota Ternate. (Ridal CN)

Masuk Tiga Besar Lembaga Negara Dipercaya Publik, Ini Respons Polri

TERNATE, CN – Charta Politika merilis hasil survei terkait dengan tingkat kepercayaan lembaga tinggi negara. Hasilnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masuk ke dalam tiga besar lembaga yang dipercaya publik.

Dalam survei itu, publik yang sangat percaya dengan Polri sebesar 7,1 persen. Sedangkan yang menyatakan percaya sebanyak 63,5 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan publik terhadap Polri.

“Terima kasih jika hasil survei menyatakan Polri menjadi tiga besar lembaga negara yang dipercaya publik,” kata Dedi seperti dalam rilis yang diterima media ini dari Humas Polda Maluku Utara, Selasa (26/4/2022).

Ia pun menyebut hasil survei tak membuat Polri lupa diri. Dengan tegas, ia mengatakan bahwa Polri akan terus menjadi lebih baik agar tetap menjadi lembaga negara yang dipercaya publik dan selalu melayani masyarakat.

“Ini menjadi motivasi bagi Polri untuk terus melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat sesuai dengan program pak Kapolri yaitu Polri yang Presisi,” katanya.

Adapun sampel survei dipilih sepenuhnya secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan memperhatikan urban/rural dan proporsi antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap Provinsi.

Dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 responden, margin of error +/- 2.83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Unit sampling primer survei (PSU) ini adalah desa/kelurahan dengan jumlah sampel masingmasing 10 orang di 122 desa/kelurahan yang tersebar di Indonesia. Survei dilakukan pada tanggal 10-17 April 2022.

Laporan survei kali juga menyajikan tren data dari hasil survei-survei nasional yang pernah dilakukan Charta Politika Indonesia sebelumnya. (Ridal CN)

Mahasiswa Mandioli Desak Bupati Halsel Copot Ridwan Kamarullah yang Baru Dilantik Jadi Camat

TERNATE, CN – Ikatan Mahasiswa Mandioli (IKAMA) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) secara menolak Ridwan Kamarullah sebagai Camat Mandioli Selatan yang dilantik Bupati Halsel, Usman Sidik beberapa waktu lalu.

Organisasi yang menaungi seluruh Mahasiswa 2 Kecamatan di Pulau Mandioli itu, mendukung penuh aksi penolakan masyarakat setempat pada Senin (14/3/2022) yang memalang Kantor Camat Mandioli Selatan sebagai bentuk protes dan penolakan terhadap Camat yang baru dilantik Bupati Halsel itu.

Sekretaris Umum, IKAMA Halsel, Asri S. Gososra kepada wartawan
mengatakan, Camat yang baru dilantik Bupati Halsel tersebut, sudah pernah membuat geger masyarakat setempat pada saat masih menjabat sebagai Camat dimasa Bupati Halsel sebelumnya Bahrain Kasuba.

“Ridwan Kamarullah ini pernah menjabat Camat Mandioli Selatan di masa kepemimpinan mantan Bupati Bahrain Kasuba, dan Ridwan sudah pernah buat geger masyarakat dan prataur di Kecamatan sejak itu. Maka dari itu, atas nama organisasi, kami menolak keras Ridwan sebagai sebagai Camat Mandioli Selatan,” tegasnya kepada wartawan, Rabu (16/3) di Ternate.

Ia menegaskan, masalah penolakan warga terhadap Camat yang baru ini, telah didukung penuh oleh seluruh Mahasiswa dari Pulau Mandioli. Oleh karena itu, ini harus menjadi perhatian serius oleh Bupati Usman Sidik dan Sekda, Saiful Turuy.

Asri juga menyarankan, agar Camat Mandioli Selatan tersebut sebaiknya di copot dari jabatannya, karena jangan sampai dia kembali membuat geger masyarakat.

“Dia harus dicopot , karena sudah tidak layak lagi jadi Camat mandioli Selatan karena di lihat dari kinerja buruknya di masa kepimpinan mantan Bupati Bahrain Kasuba,” tegasnya.

Asri mengaku, dari informasi yang diterimanya dari masyarakat setempat bahwa Ridwan Kamarullah di masa kepimpinannya dulu, sudah di cap merah oleh masyarakat. Karena menurut masyarakat, Ridwan Kamrullah banyak meninggalkan persoalan semenjak menjadi Camat. Salah satunya tidak membayar tuntas gaji Honorer tenaga Honor di Kecamatan.

Dirinya mendesak Bupati Usman Sidik untuk secepatnya memberhentikan Ridwan Kamrullah sebagai Camat Mandioli Selatan.

“Kalau tidak diberhentikan, maka kami akan konsolidasi seluruh masyarakat Mandioli Selatan untuk sama-sama ke Kantor Bupati,” tutupnya. (Red/CN)