AJI Kecam Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Musda Golkar di Ternate

TERNATE, CN  – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate mengecam keras dugaan tindakan kekerasan terhadap jurnalis saat melaksanakan tugas peliputan kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Utara (Malut), yang digelar di Ternate.

Insiden tersebut dialami oleh jurnalis Halijora.id, Afandi Atim, ketika meliput kegiatan yang turut dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Peristiwa yang terjadi di area Bella Hotel Ternate itu dinilai sebagai bentuk nyata penghalangan kerja jurnalistik.

Dalam pernyataan sikapnya, AJI Ternate menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap jurnalis tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga mencederai prinsip kebebasan pers yang dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Merujuk pada sejumlah pasal dalam undang-undang tersebut, di antaranya Pasal 2 yang menegaskan kemerdekaan pers sebagai wujud kedaulatan rakyat, serta Pasal 4 yang menjamin hak pers dalam mencari dan menyebarluaskan informasi tanpa penyensoran. Selain itu, Pasal 8 menyatakan bahwa wartawan mendapat perlindungan hukum dalam menjalankan profesinya, dan Pasal 18 mengatur sanksi pidana bagi pihak yang menghambat kerja jurnalistik,” jelas Ketua AJI Ternate, Yunita Kaunar, Minggu (12/4/2026).

Berdasarkan ketentuan tersebut, AJI Ternate menilai tindakan kekerasan terhadap jurnalis merupakan pelanggaran hukum dan tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun.

Sehubungan dengan kejadian itu, AJI Ternate menyatakan tiga sikap tegas. Pertama, mengecam segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis. Kedua, mendesak pihak terkait, termasuk institusi tempat oknum tersebut bertugas, untuk melakukan investigasi secara transparan dan memberikan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku. Ketiga, meminta jaminan keamanan bagi seluruh jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan, terutama dalam kegiatan resmi yang melibatkan pejabat publik.

Sementara itu, Bidang Advokasi AJI Ternate, Nurcholis Lamau juga mengingatkan bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh hukum dan merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi.

“Segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis ini sebagai ancaman terhadap kebebasan pers dan hak publik untuk memperoleh informasi,” tegasnya.

Pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bentuk solidaritas dan komitmen AJI Ternate dalam menjaga kebebasan pers di Indonesia. (Hardin CN)

Jurnalis Dipukul Ajudan Menteri ESDM di Ternate, Panitia Malah Minta Jangan Dibesar-besarkan

TERNATECN – Kebebasan pers kembali tercoreng. Seorang jurnalis diduga menjadi korban kekerasan oleh ajudan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, saat meliput Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Provinsi  Maluku Utara (Malut) di Bella Hotel, Kota Ternate.

Insiden terjadi pada Sabtu sekitar pukul 15.20 WIT, tepat di pintu keluar Gamalama Ballroom, sesaat setelah pembukaan Musda. Saat itu, sejumlah wartawan tengah berdesakan melakukan wawancara dengan Bahlil Lahadalia yang juga menjabat Ketua DPP Partai Golkar.

Di tengah situasi yang padat, salah satu ajudan menteri diduga bertindak represif. Ia menarik paksa baju wartawan dengan dalih mengamankan posisi menteri. Namun, tindakan itu disebut tidak berhenti di situ, korban bahkan mengaku menerima pukulan.

Korban, Afan, jurnalis Haliyora.id, mengungkapkan dirinya dipukul di bagian rusuk kanan.

“Tong ada rame-rame wawancara, tiba-tiba ajudannya Pak Bahlil langsung tarik baju, tidak lama pukulan masuk di rusuk kanan lagi,” ungkap Afan.

Alih-alih mengecam, pernyataan panitia justru memicu tanda tanya. Ketua Panitia Musda, Arifin Jafar, yang juga Sekretaris DPD Golkar Malut, terkesan meredam peristiwa tersebut.

“Babadiam kabawa, jangan kasih besar,” ujarnya singkat.

Pernyataan itu dinilai bertolak belakang dengan prinsip perlindungan terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Menteri ESDM maupun ajudan yang diduga terlibat. Tidak ada pula penjelasan terkait prosedur pengamanan yang berujung pada dugaan kekerasan.

Diketahui, kekerasan terhadap jurnalis bukan hanya pelanggaran etika, tetapi juga berpotensi melanggar hukum dan mengancam kebebasan pers yang dijamin undang-undang. Di tengah tuntutan transparansi publik, tindakan represif terhadap wartawan justru mencederai demokrasi. (Hardin CN)

Brimob Polda Malut Tegas Proses Oknum Anggota Diduga Aniaya Istri, Terancam Dipecat

TERNATE, CN – Satuan Brimob Polda Maluku Utara (Malut) menegaskan komitmennya untuk terus memproses oknum anggota berinisial Bripka RD alias Raihan (37) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap istrinya, PW (36), pada Minggu (22/3/2026).

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Malut, Kombes Pol Handri Wira Suryana, S.I.K., M.A.P., menyatakan pihaknya tidak akan mentolerir anggota yang terlibat dalam pelanggaran hukum.

“Kami tegaskan tidak akan mentolerir anggota yang membuat masalah. Kasus ini akan terus diproses, dan saat ini Bripka RD sudah dalam penanganan Provos Satuan Brimob Polda Malut,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong agar kasus tersebut diproses secara tuntas serta memastikan perlindungan terhadap korban agar tidak kembali mengalami tindakan serupa.

“Kami tidak akan menutup-nutupi kasus ini. Saya selaku Dansat Brimob Polda Malut memberi atensi agar Bripka RD diproses hingga ke tingkat pemecatan,” tegasnya.

Sebelumnya, Bripka RD alias Raihan dilaporkan diduga melakukan penganiayaan terhadap istrinya, Pipin Wulandari (36). Akibat kejadian tersebut, korban sempat tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk mendapatkan perawatan medis. (Hardin CN)

Sosok Haji Robert Dipuji Warganet, Dinilai Dermawan dan Peduli Kemanusiaan

TERNATECN – Nama Haji Robert Nitiyudo Wachjo, atau yang akrab disapa Haji Robert, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sejumlah warganet memuji sosok pengusaha tambang tersebut sebagai figur yang berhati tulus dan peduli terhadap masyarakat.

Haji Robert merupakan pengusaha Indonesia yang dikenal sebagai pemilik mayoritas saham PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), perusahaan tambang emas yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Dalam sebuah unggahan akun Facebook Thika Lmph, pada Senin (23/2/2026) disebutkan bahwa Haji Robert merupakan pengusaha yang “memanusiakan manusia” dan memiliki kepedulian nyata terhadap warga. Unggahan itu turut disertai tagar #HajiRobert, #NHMPeduli, dan #KebaikanNyata.

“Wajar jika muncul rasa hormat dan penghargaan, beliau sebagai sosok manusia berhati tulus dan mulia. Figur yang jarang kita jumpai di masa sekarang,” tulis akun tersebut.

Komentar lain dari M Iram Galela menyebut, jika semua pimpinan perusahaan memiliki kepedulian yang sama seperti Haji Robert, maka masyarakat akan semakin terbantu.

“Jika semua pimpinan perusahaan berhati sama dengan Haji Robert maka game is over. Masyarakat banyak terbantukan. Sehat selalu Ayahanda,” tulisnya.

Sejumlah warganet juga mengungkapkan pengalaman pribadi terkait bantuan yang diberikan, mulai dari dukungan pengobatan hingga bantuan rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan.

Perbincangan ini menunjukkan bahwa peran pengusaha dalam kegiatan sosial masih menjadi perhatian publik, khususnya di Maluku Utara. Dukungan dan kritik yang muncul di media sosial menjadi cerminan tingginya harapan masyarakat terhadap kepedulian dunia usaha terhadap lingkungan dan kesejahteraan warga. (Hardin CN)

ISDIK Kie Raha Maluku Utara Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Prodi Administrasi Kesehatan 2026/2027

TERNATE, CN – Institut Sains dan Kesehatan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Program Studi Administrasi Kesehatan pada Tahun Akademik 2026/2027. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi kampus.

Koordinator Program Studi Administrasi Kesehatan ISDIK Kie Raha Maluku Utara, Irwan Ali, S.Si., M.M.R.S, Rabu (28/1/2026) menyampaikan bahwa pendaftaran dibuka dalam tiga gelombang, guna memberikan kesempatan luas bagi lulusan SMA/SMK/MA untuk melanjutkan pendidikan tinggi di bidang kesehatan.

Adapun jadwal pendaftaran PMB meliputi:

Gelombang I: 02 Februari – 31 April 2026

Gelombang II: 02 Mei – 31 Juli 2026

Gelombang III: 01 – 22 Agustus 2026

ISDIK Kie Raha Maluku Utara juga menyediakan berbagai program beasiswa, di antaranya KIP Kuliah, PIP, PPA, serta Bantuan Studi dari Pemerintah Daerah Halmahera Tengah dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Bahkan, bagi mahasiswa asal Halmahera Tengah, tersedia fasilitas kuliah gratis.

Program Studi Administrasi Kesehatan menawarkan prospek kerja yang luas, seperti Administrator Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan, Manajer Pelayanan Kesehatan, serta Health Information Officer.

Bagi calon mahasiswa yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan melalui situs https://isdikkierahamalut.ac.id/ atau menghubungi panitia PMB di nomor 0852 1636 0544.

Dengan dukungan tenaga pengajar profesional dan fasilitas pendidikan yang memadai, ISDIK Kie Raha Maluku Utara optimistis dapat mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja sektor kesehatan. (Hardin CN)

IKA PMII Halsel Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Muhajirin Baylussi sebagai Ketua PW Malut

TERNATE, CN – Karateker Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Ady Hi Adam, bersama Sekretaris PMII Halsel, Muhlis Usman, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Muhajirin Baylussi sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) IKA PMII Provinsi Maluku Utara (Malut) masa bakti 2024–2030.

Muhajirin Baylussi resmi terpilih dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar pada Sabtu malam (18/10/2025) di Bela Hotel, Kota Ternate.

Dalam keterangannya, Ady Hi Adam menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya Muhajirin Baylussi.

“Kami keluarga besar IKA PMII Halsel merasa bangga. Sosok Muhajirin adalah figur yang mampu menyatukan seluruh alumni dari berbagai daerah,” ungkap Ady.

Ia juga menilai, kepemimpinan Muhajirin Baylussi diharapkan mampu membawa organisasi menjadi lebih solid dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Kami percaya, di tangan beliau, IKA PMII Maluku Utara akan semakin maju dan berperan aktif dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan serta pembangunan daerah,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Ady juga mengajak seluruh kader dan alumni PMII di Malut untuk memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan yang baru.

“Mari kita bersatu, berkontribusi, dan terus menjaga semangat kekeluargaan antar alumni. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan visi besar organisasi ini,” tutupnya. (Hardin CN)