HALSEL, CN – Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Sat-Reskrim) Polres Halmahera Selatan (Halsel) sampai saat ini belum mendalami kasus dugaan Penyerobotan Lahan yang dilakukan oleh Kades Loleojaya di Lahan milik Musa Rejeb.
Sebelumnya, Kepala Desa Loleo Jaya, Kecamatan Kasiruta Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Fajri Ramli di polisikan terkait dengan tindak pidana Penyerobotan dan Pengerusakan tanah seluas 100 x 100 m2, bernomor sertifikat : 00236 atas nama Musa Rejeb warga setempat.
Kasus ini resmi dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan tertanggal 6 April 2020 melalui penerima kuasa Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (DPD LSM_LIRA) Kabupaten Halmahera Selatan, pada Senin (6/4/2020) lalu.
Sehubungan dengan itu, DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) melalui Ketuanya Syamsuddin Kalam, kepada Wartawan cerminnusantara.co.id pada Senin (04/5/2020), ia menilai Bahwa pihak Reskrim bagian Pidana Umum terkesan lamban menangani Perkara tersebut. Bahkan Syamsuddin menjelaskan, mereka berjanji memanggil dan memintai keterangan dari beberapa orang saksi dan juga pihak pelapor sampai sekarang belum di lakukan.

“Kami selaku Kuasa Pendamping, mempertanyakan laporan dugaan Penyerobotan Lahan milik klien kami. Pasalnya, sejak dilaporkan dari 6 April 2020 hingga kini kasusnya masih belum jelas. Namun jawaban dari penyidik, kasus tersebut akan kami lanyangkan panggilan dan memintai keterangan para saksi,” jelasnya.
Lanjutnya lagi, bahwa pihaknya tidak main-main dengan kasus tersebut ia berharap agar Polres Halsel lebih serius dan secepatnya memproses laporan tersebut dan tidak membiarkan kasus itu terkatung-katung.
Sementara itu, Sekretaris LSM LIRA Nasarudin Kausaha, juga berharap kepada Pihak Polres Halsel agar menindaklanjuti secara serius dan transparan terhadap kasus yang diduga kuat menyeret Kades Loleojaya tersebut. Bahkan menurutnya lagi, lokasi tersebut sudah segera di lakukan upaya Police Line.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Dwi Gastimur Wanto ketika di konfirmasi wartawan melalui WhatsaAp mengakatan bahwa segera ditindak lanjuti.
“Segera kami tindak lanjuti,” singkatnya. (Red/CN)














