HALSEL, CN – Jelang pelaksanaan Pilkades Kawasi 2019, Selasa (19/11/2019), jajaran Polsek Obi Polres Halsel berhasil amankan ratusan botol miras berbagai jenis. Kegiatan yang di Pimpin Langsung Kapolsek Obi IPDA Kris Tofel, S.Tr.K bertujuan untuk mengintensifkan operasi cipta kondisi, guna memastikan keamanan ketertiban di masyarakat
HALSEL, CN – Ditengah pandemi Covid-19, pastinya semua orang membutuhkan berbagai macam peralatan, guna mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang saat ini mendunia.
Mulai dari Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah mempersiapkan dan distribusikan peralatan untuk memutuskan mata rantai virus Corona atau Covid-19.
Hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara (Malut).
Di Kecamatan Obi Barat Pemda Halsel kini distribusikan Alat Bantuan berupa Ambulance.
“Terimakasih kepada Pemkab Halsel dan Dinas Kesehatan atas pemberian Ambulance kapada Puskesmas Kec. Obi Barat. Jadi torang (Mereka) so senang orang Obi Latu,” tulis salah satu akun Facebook di Groub Fb Kepulauan Obi, Rabu (6/5/2020) (Red/CN)
HALSEL, CN – Satu Orang penambang rakyat Kusubibi kecamatan Bacan Barat diduga kuat terpapar virus Corona atau covid 19, penambang yang berasal dari Kota Bogor Provinsi Jawa Barat ini langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Labuha pada kamis (7/5) malam pukul 20.30 WIT dengan Speed Boat.
Informasi yang diperoleh disebutkan, satu orang dari Tambang Kusubibi diduga terpapar Virus Corona atau Covid 19 karena mengalami sakit dengan gejala batuk, sesak nafas dan demam tinggi dan yang bersangkutan pingsan sehingga di eksekusi dari lokasi tambang dan dibawa menuju pelabuhan Habibi Labuha saat ini. Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Bogor Jawa Barat.
Sekretaris Satuan Gugus Tugas (Satgas) Kabupaten Halmahera Selatan Daud Djubedi ketika dikonfirmasi membenarkan satu warga penambang rakyat di desa Kusubibi yang sakit sehingga dievakuasi ke Labuha dengan speed boat karena sakit.
“Hasil pemeriksaanya yang bersangkutan malaria juga namun tetap penangananya gunakan prosedur covid 19 termasuk dijemput di pelabuhan Habibi,” tuturnya.
Daud lantas mengatakan, saat ini yang bersangkutan sudah di RSU Labuha namun masih dilakukan pemeriksaan termasuk rapid test terhadap yang bersangkutan.
“Yang bersangkutan dari Bogor jadi masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatannya,” pungkasnya. (Red/CN)
HALSEL, CN – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC. PMII) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melihat kejadian bahwa Ketua Umum (Ketum) PKC PMII Maluku Utara (Malut) Yuhlif Assagaf yang telah telah melakukan pelanggaran yakni tidak memakai masker namun ini adalah bentuk suatu kelalaian dari Ketum PKC Malut.
“Ini adalah bentuk suatu kelalain dari Ketum PKC PMII Malut, tapi ia sudah mengkalrifikasi atas pelanggaran yang telah ia lakukan dan melaksanakan apa yang telah menjadi kemauan dari pihak Keamanan, sehingga diperintahkan Ketum PKC PMII Malut malakukan Push Up sebagai bentuk saling menghargai,” ungkap Ketua Umum PC PMII Halsel, Muhlis Usman kepada Wartawan, Rabu (6/5/2020).
Muhlis menegaskan bahwa berdasarkan video yang disebarkan berdurasi 01.04 menit itu setidaknya tidak harus dipublikasikan.
“Bagi kami, tentu ini setidaknya tidak harus dipublikasi, karena jangan sampai Penilaian dari Publik bahwa kita atas nama Lembaga PMII tidak mengikuti himbauan dari Pemerintah. Ditambah lagi pertanyaan dan suara yang keluar dari oknom yang telah menyebarkan video bahkan mempertanyaakan tentang identitas diri dan nama Intitusi PMII,” tegas Ketua Umum PC PMII Halsel.
Selain itu Muhlis menerangkan, PC PMII Halsel meminta agar kiranya untuk menindaklanjuti dari oknom yang telah menyebarluaskan video tersebut.
“Kami meminta agar supaya menindaklanjuti pihak yang telah menyebarluaskan video tersebut. Selain itu kami juga meminta kepada pihak yang telah menyebarkan video itu segera meminta maaf kepada saudara Yuhlif Assagaf karena telah sengaja membeberkan video tersebut,” pintanya.
Muhlis juga menegaskan lagi, jika tidak di tindaklanjuti maka PC PMII Halsel akan akan melakukan aksi besar-besaran.
“Kalau ini tidak ditindaklanjuti, maka PC PMII Halsel akan mengkosolidasikan kepada seluruh OKP yang lain akan melakukan Aksi besar-besaran,” tutupnya. (Red/CN)
HALSEL, CN – Di Bulan Suci Ramadhan ini dan di tengah menghadapi Pandemi Wabah Covid-19, DPD PSI Halsel Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dan Pesantren Al-Kahfi di Desa Hidayat.
Pembagian Sembako yang di lakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah Satu Partai Soladiritas Indonesia (DPD I-PSI) Halsel ini, bertujuan meringankan beban saat stay eath home di tengah menghadapi pandemi wabah covid-19 dan juga bertepatan bulan suci ramadhan 1441 H.
Penyaluran bantuan ini terpusat di beberapa titik yakni, panti asuhan Al Ma’Un Desa Kampung Makian Kec. Bacan Selatan, dan Pondok Pesantren Al-Kahfi di Desa Hidayat, pemberian bantuan ini dilakukan secara serentak oleh DPD I PSI Halsel.(05/05/2020)
Di saat menghubungi wartawan media cerminnusantara.co.id, dilapangan ketua DPD I PSI Halsel Adnan Wahid, menyampaikan.
“Proses bantuan Sembako yang kami berikan ini adalah rasa keprihatinan kami kepada masyarakat khusunya yang berada di panti asuhan dan pesantren karena beberapa bulan kedepan selalu stay di rumah tidak bisa ke mana-mana selain keperluan penting di karenakan mencegah tularan mewabahnya Covid-19 ini,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa selain di Bacan mereka juga berikan bantuan tersebut terus berlanjut ke luar Daerah.
“Bukan hanya di bacan saja yang kami berikan bantuan ini, tetapi akan berlanjut ke luar daerah seperti, wilayah Gane Barat, kecamatan Makian, Kayoa dan terkhususnya Kecamatan Bacan lagi,” jelasnya.
Penyaluran sembako yang di berikan oleh DPD I PSI Halsel, yang pada khususnya akan di berikan kepada yatim piatu, orang kurang mampu dan para janda-janda, untuk itu DPD I PSI Halsel merencanakan sekitar kurang lebih 250 paket sembako serta proses pembagian sembako ini di hadiri juga pengurus Kabupaten dan Anggota DPRD Halsel Dapil Makayoa Abdul Lubis I Noh. (Red/CN)
HALSEL, CN – Menuntut percepatan penerangan listrik di Kecamatan Obi. Front Pemuda Desa Kecamatan Obi (FPDKO), lakukan aksi susulan pada Sabtu, (2/5/2020) di depan Kantor ULP PLN Laiwui Desa Ake Gula Kecamatan Obi.
Kepada media cerminnusantara.co.id, FPDKO manyampaikan bahwa aksi yang di gelar di hari Sabtu 2 Mei 2020 itu bukan dari ROBP.
“Aksi yang di gelar itu bukan dari saudara-saudara kami dari ROBP melainkan aksi secara spontanitas dari kami untuk mensuport masyarakat Kecamatan Obi atas kegagalan ULP PT. PLN Rayon Pulau Obi yang sejauh-jauh hari tidak mengantisipasi kerusakan-kerusakan pada mesin pembakit listrik sehingga menyebabkan terjadinya mati lampu di saat menjelang rhamadhan” kata Korlap FPDKO saat diemuai wartawan cerminnusantara.co.id di kediaman. (04/05/2020).
Lanjut dia, pertemuan ini sekaligus mengklarifikasi atas pemberitaan media cerminnusantara.co.id, yang di tayangkan pada hari minggu, 3 Mei 2020 berjudul “ROBP Gelar Aksi Tuntun Copot Kepala PLN Obi” tersebut.
“Aksi kami pada hari Sabtu, 02/05/2020 di depan kantor ULP PLN Laiwui itu bukan mencopot kepala PLN melainkan Kepala ULP PLN Laiwui cepat perbaikan mesin pembangkit listrik dan datangkan teknisi dari PLN Rayon kota Ternate agar dapat memperbaiki mesin yang rusak tersebut,” ungkapnya.
Jadi Aksi yang digelar pada Sabtu, (2/05) adalah Gabungan Pemuda Obi dari beberapa Desa di Kec. Obi yakni Desa Jikotamo, Laiwui, Buton, Akegula dan Desa Baru, untuk menuntut kepada pihak ULP PLN Laiwui, agar secepatnya menyelesaikan pemadaman listrik bergilir, saat berorasi di depan kantor Korlap Rawi menyampaikan bahwa Pemadaman lampu bergilir sudah menjadi budaya dari tahun ke tahun yg dilakukan di bulan ramadhan.
“Olehnya itu, kami atas nama pemuda desa kecamatan Obi menuntut, meminta kejelasan dari pihak PLN Rayon Pulau terkait pemadaman listrik tersebut, mendesak kepada kepala ULP PLN Laiwui agar mempercepat penyelesaian pemadaman listrik di Kec. Obi.” tuturnya.
Sambung Rawi, adapun point-point tuntutan mereka diantaranya, mendesak kepada pihak PLN untuk penambahan gardu, mendesak kepada pihak PLN untuk menggantikan jaringan listrik, mendesak kepada pihak PLN agar secepatnya mengadakan pengadaan mesin baru, mendesak kepada pihak PLN agar mempercepat pengadaan pompa air mesin yang baru, mendesak kepada pihak PLN Rayon Pulau Obi, segera menerapkan UU No. 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan pasal 29 ayat 1, mendesak kepada DPRD HALSEL segera membentuk pansus untuk menangani permasalahan PLN Laiwui Kec. Obi, dan menghimbau kepada pihak PLN Apabila disaat pemadaman bergilir, maka ada pemotongan biaya listrik di saat pembayaran.
Sementara itu, Kepala PLN Laiwui saat di konfirmasi melalui via seluler terkait permasalahan pemadaman listrik bergilir, Efendi menjelaskan, bahwa adanya kerusakan pipa pendingin, dan mesin, serta kerusakan juga banyak diakibatkan dari alam, pohon rubuh dan hewan liar (Kelelawar). Sehingga faktor inilah yang menyebabkan kendala pada jaringan listrik.
“Sebenarnya persoalan mati lampu memang sudah mampu serta kami sudah devisit dayanya 1.020 kwh yang kemampuannya 1.015 kw, mesin yang ada berjumlah 8 mesin, mesin dap 2 buah degan daya 100 kw, mesin komen 2 buah daya 100 kw, mesin truch ada 2 buah daya kurang lebih 250 kw, kemudian 1 mesin AMN daya 200 kw, ditambah 1 mesin targen 200 kw, 1 mesin rusak total, dan kemudian akan kami datangkan mesin dari Ternate yaitu mesin Telar 1 unit degan daya 250 kwh sebagai solusi terjadinya mati lampu.” tuturnya. (Red/CN)
HALSEL, CN – Selain membagikan sembako kepada 585 mahasiswa Halmahera Selatan yang sedang menempuh pendidikan di sejumlah daerah di Indonesia. Calon Bupati Halmahera Selatan, Hi. Usman Sidik kembali membagikan bantuan beras kepada warga Makian Kayoa (Makayoa) yang terdampak pandemi Covid-19.
Pembagian ini tak langsung dilakukan oleh Usman. Pembagian dilakukan oleh relawan dan partai koalisi Usman-Bassam, yakini PKB, PKS, dan PSI.
Secara keseluruhan, total beras yang disumbangkan sebanyak 3 ton. Selain beras, ada aneka sembako lainnya yang totalnya 4.000 paket. Bantuan ini dibagikan kepada masyarakat tidak mampu.
“Untuk membantu meringankan beban masyarakat kami berikan 3 ton beras dan 4.000 anake sembako lainnya, semoga bermanfaat,” kata Usman dalam keterangan tertulis, Senin (4/4/2020).
Usman yang dipasangkan dengan Bassam Kasuba di Pilkada Halmahera Selatan 2020 itu menyatakan bantuan ini diberikan bagi masyarakat tidak mampu atau yang terdampak dari virus mematikan tersebut.
Dengan bantuan tersebut, sambung Usman, diharapkan masyarakat dapat termotivasi untuk sama-sama mencegah penyebaran Covid-19. Dia mengaku bantuan tersebut sudah mulai disebar ke seluruh desa yang ada di Makayoa.
“Mungkin tidak bisa merata seluruhnya, karena ini teekhusu buat para janda dan masyarakat kurang mampu,” lanjutnya.
Pendistribusian bantuan dalam bulan Ramadhan ini dilakukan door to door.
“Jadi kita sengaja tidak mengumpulkan, tapi melalui door to door mulai dari Kayoa hingga Pulau Makian,” tuturnya. (Red/CN)