Danramil Berikan Pengarahan ke Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 02 Koramil 1509-01/Bacan Cabang XXXVII Kodim 1509/Labuha

HALSEL, CN – Komandan Koramil 1509-01/Bacan Kapten Inf Aga Galela berikan arahan kepada Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 02 Koramil 1509-01/Bacan Cabang XXXVII Kodim 1509/Labuha bertempat di Aula Makoramil 1509-01/Bacan, Desa Mandawong, Kecamatan Bacan selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Jumat ( 28/5/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan guna memberikan penekanan informasi yang berkembang saat ini serta memberikan arahan terkait penggunaan Medsos oleh KBT (Keluarga Besar TNI) terutama Persit.

Untuk mencegah penyebaran Hoax dan ujaran kebencian, mau pun pelanggaran Undang-Undang ITE serta penyalahgunaan Medsos yang bisa membuat cacat nama satuan, pribadi dan orang lain sehingga dibutuhkan kebijaksanaan para Pengguna Medsos terutama yang biasa digunakan oleh Ibu-ibu Persit.

Kegiatan ini juga untuk ajang silaturahmi dengan Danramil selaku Pembina Harian dan seluruh Ibu-ibu Persit agar saling mengenal, menjaga kesolidaritas dan untuk saling mendukung untuk keberhasilan tugas suami, karena keberhasilam tugas dan Dinas suami tergantung pada Ibu Persit sebagai istri di rumah.

“Kami sangat menyadari bahwa tantangan tugas komando kewilayahan semakin berat untuk itu kami harus bisa memberikan dukungan moril dan semangat kepada anggota,” ujar Danramil.

Danramil mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 02 Koramil 1509-01/Bacan karena selama ini telah mendukung tugas suami dengan sabar dan ikhlas sehingga pelaksanaan tugas suami dapat berjalan dengan baik.

“selaku pembina harian saya mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya selama ini sehingga Organisasi ini bisa berjalan dengan baik. Kedepan tugas suami semakin berat, oleh karena itu dukungan dan Doa para istri sangat diperlukan,” ucap Danramil.

Pada kesempatan ini juga, Danramil menghimbau kepada Ibu-ibu Persit agar selalu bersyukur kepada Allah dan untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Beri dukungan dan semangat kepada suami untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selalu ingatkan suami agar menghindari hal-hal yang negatif terutama penggunaan media sosial yang nantinya dapat merusak nama baik keluarga dan satuan, bina kehidupan rumah tangga yang harmonis, sehingga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah,” pungkasnya. (Red/CN)

Koramil 1509-03/Saketa Gelar Komsos di Kecamatan Gane Barat TA 2021

HALSEL, CN – Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Komponen Masyarakat Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) diselenggarakan di Aula Makoramil 1509-03/Saketa. Dengan mengangkat Tema: “Merajut Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Komsos dengan Komponen Masyarakat” dipimpin langsung Danramil 1509-03/Saketa Kapten Arm Ariep Hamdi Mulya, Rabu (26/5/2021).

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Gane Barat Jamal Ishak, Kapolsek Saketa yang mewakili Bripka Munawir dan para Kepala Desa Seluruh Kecamatan Gane Barat.

Serta ikut Vaksinator Puskesmas Gane Barat yakni Kamil, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh pemuda, jumlah yang hadir sekitar 60 orang.

Danramil 1509-03/Saketa memberikan sambutan, kegiatan Komsos dengan Komponen Masyarakat merupakan sarana efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan, sehingga terbangun komunikasi yang erat antara aparat Babinsa dengan komponen masyarakat dan dapat dijadikan sebagai forum silaturahmi sehingga terjalin hubungan emosional yang erat antara aparat Babinsa dan komponen masyarakat di wilayah Kecamatan Gane Barat.

Sesuai dengan Undang-undang RI, Nomor 34 Tahun 2004, tentang TNI bahwa TNI sebagai alat negara berperan sebagai alat pertahanan negara dan dalam melaksanakan tugasnya berpedoman pada keputusan politik negara dan peranan tersebut dilaksanakan sebagai tugas pokok TNI yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan keutuhan negara dan bangsa.

Lanjut danramil 1509-03/Saketa, kegiatan ini merupakan giat program bidang teritorial yg wajib dilaksanakan di tingkat Koramil dalam rangka tugas pembinaan teritorial dengan komponen masyarakat sehingga nantinya terbentuk kesamaan pendapat, visi dan misi dalam memahami permasalahan yg terjadi, bisa menekan tidak terjadi konflik.

“Di samping itu juga, kegiatan Komsos dengan kommas bertujuan agar komponen masyarakat memahami kebijakan pimpinan TNI AD khususnya pada tugas pembinaan teritorial serta yang paling mendasar terwujudnya rasa cinta tanah air, kebangsaan dan kesadaran bela negara kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Gane Barat,” kata Kapten Arm Hamdi.

Sementara itu, Camat Gane Barat mengapresiasi wadah komunikasi antar seluruh komponen Masyarakat, komunikasi dengan komponen masyarakat dalam kegiatan teritorial hampir sama dengan di pemerintahan seperti hubungan antara pemerintah, masyarakat, Babinsa dan Babinkantibmas.

“Oleh Karena itu, kita wajib berupaya sehingga bisa tercipta kenyamanan dan keamanan. Adanya permasalahan di desa seperti perkelahian antar pemuda, antar sekolah yg pernah terjadi disini,fungsi dan peran kita di pemerintahan tingkat Kecamatan s.d. Desa serta sinergitas TNI/Polri sangat penting untuk mencegah terjadi konflik agar tidak berkembang lebih luas lagi,” ujar Jamal Ishak camat Gane Timur.

Kapolsek Saketa yang mewakili Bripka Munawir pun mengaminkan dan sependapat dengan Camat dan Danramil,
meneruskan apa yang sudah disampaikan. ntinya, harapannya di Polsek agar selalu menjaga komunikasi sehingga apabila Pemerintah Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta komponen masi kompak. Maka akan bisa menyelesaikan suatu permasalahan yang di tingkat Desa dan tidak perlu lagi sampai tingkat Kecamatan.

Disela sela acara Perwakilan Puskesmas Gane Barat kami juga mensosialisasikan Vaksinasi Covid 19 terhadap seluruh komponen masyarakat Kecamtan Gane Barat yang juga merupakan program pemerintah pusat karena tenaga kesehatan merupakan garda terdepan,untuk mencegah penyebaran Covid-19 maka kita wajib mengedukasi kepada masyarakat untuk selalu melakukan hidup sehat dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Selain itu juga menjelaskan bahwa vaksin itu kuman yg dilemahkan dan dimasukkan ke dalam tubuh sebagai terbentuk antibodi seumur hidup, jadi kita harus mengetahui apa itu vaksin sebelumnya.

“Kami Mengucapkan terimakasih atas perhatiannya dan semoga sosialisasi ini menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi komponen masyarakat untuk di edukasikan ke Desa-desa,” ujar Kamil.

Kegiatan komsos dengan komponen masyarakat nyatakan selesai dan semua unsur masyarakat sependapat dan akan mengedukasi kan ke masyarakat Desa masing-masing. (Red/CN)

Usai Dilantik, Bupati Halsel Gelar Silaturahmi dengan Masyarakat Makian-Kayoa

HALSEL, CN – Usai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di Kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut), Senin (24/5/2021) kemarin, Bupati Halsel Hi. Usman Sidik menggelar Silaturahmi dan Ramah Tama masyarakat Makian-Kayoa di Tanah kelahirannya di Desa Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan, Selasa (25/5).

Pantauan cerminnusantara.co.id, Bupati bersama Ketua TP PKK Halsel, Hi. Eka Dahliani (istri Hi. Usman Sidik) tiba di Desa Orimakurunga dengan menggunakan Helikopter sekitar pukul 09.00 WIT pagi.

Bupati beserta Ketua PKK Halsel dijemput dengan pengalungan bunga, tarian Soya-soya dan tradisi tarian Togal oleh masyarakat Desa Orimakurunga.

Ikut hadir, Kabag Humas dan Protokoler Halsel, Mujiburahman. Kadis Perikanan Halsel. Iksan Hi. Subur dan sejumlah Kepala Desa beserta ribuan masyarakat di Kabupaten Halsel.

Usai penyambutan, Bupati beserta keluarga ziarah ke makam Ayahanda tercinta Almarhum Hi. Sidik Malan. Selanjutnya menyampaikan sambutan dan acara makan bersama.

Dalam sambutannya, Bupati Halsel, menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang sempat hadir dan seluruh masyarakat Halsel yang tidak sempat hadir yang telah mempercayakan dirinya untuk memimpin Halsel 5 Tahun ke depan.

“Saya dilantik sebagai Bupati serta pakaian Dinas yang saya pakai sekarang ini, adalah hasil usaha dan jeri payah masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan untuk saya menjadi pemimpin,” kata Usman.

Lanjut Usman, ia mengatakan bahwa akan menjalankan amanat ini sebaik mungkin sesuai harapan masyarakat Halsel.

“Saya akan menjalankan amanat ini, untuk menjadikan Kabupaten yang lebih baik lagi, sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.

Sekedar diketahui, kurang lebih 2 jam di Desa Orimakurunga, selanjutnya Bupati melanjutkan perjalan menuju Ibu Kota Kabupaten untuk mengikuti Paripurna DPRD Halsel pada malam dini hari pukul 20.00 WIT. (Red/CN)

Air Belum Surut, Warga Desa Baru Memilih Mengungsi Ke Tempat Ketinggian

HALSEL, CN – sungai Desa Baru, Kec. Obi, Kab. Halmahera Selatan (Halsel), Perovinsi Maluku Utara (Malut) belum surut, warga memilih mengungsi di tempat ketinggian. Karena takut adanya banjir susulan, sebab cuaca sekarang tidak bersahabat. (22/05/2021)

Puluhan rumah masih terendam banjir hingga sore ini, disebabkan air sungai belum berlaku surut, sehingga membuat warga desa baru merasa khawatir dan terpaksa mengungsi ke tempat ketinggian.

Dari pantauan wartawan cerminnusantara.co.id sore tadi, air belum berlaku surut dan puluhan rumah masih terendam banjir, kata warga setempat bahwa  cuaca saat ini kurang bersahabat, mereka takutkan jangan sampai di tengah malam ada hujan dan banjir susulan yang sangat deras, maka mereka memilih mengungsi di rumah keluarga.

“iya yang kami khawatirkan hujan di tengah malam gelap gulita, dan itu sudah pasti banjir datang secara tiba-tiba yang lebih kuat, sebelum itu terjadi kami harus amengungsi di rumah keluarga, jangan sampai kami hanyut ke laut, itu yang bikin kami takut” kata warga setempat

Pembongkaran rawah di belakang Desa Baru oleh Pemerintah Desa yang rencana melakukan normalisasi sungai, warga menilai Pemerintah Desa salah karena tidak berfikir dengan faktor alam sehingga apa yang terjadi ada hujan lebat terjadi banjir dan air meluap ke pemukiman warga.

Saat konfirmasi Kepala Desa Baru Munir Hi. Halek di kediamannya, kepada wartawan cerminnusantara.co.id Munir menyampaikan “Pembongkaran yang kami lakukan adalah niat baik kami bukan ada maksud apa-apa, hanya untuk pengembangan pembangunan Desa kedepan karena kami Pemerintah Desa tau kedepannya di belakang Desa Baru itu akan berkembang pesat dengan pembangunan warga sehingga kami persiapkan untuk pembongkaran rawa-rawa, kami tidak tau kalau akan ada bencana. Yang kami bongkar rawa itu untuk renaca mengnormalisasikan sungai” ungkap Munir

Lanjut Munir “kami pikir pembongkaran itu tidak akan terjadi apa, tetapi jadi lain. Pada saat dalam pembongkaran itu terjadi hujan yang sangat lebat sehingga menyebabkan air meluap ke pemukiman warga sebab pasang surut air dan tanggul penahan air hanya tanah timbunan maka tidak bisa menahan debit air yang mengalir deras sehingga air meluap keluar dan terjadi banjir”  centus Munir

Sambung dia “pembongkaran rawa itu untuk merencanakan normalisasi sungai pada program APBDesa tahun 2021 namun terjadi bencana, tapi rencana kami itu baik untuk membangun Desa. Tetapi faktor alam lah yang tidak bersahabat maka bencana muncul tiba-tiba karena di sebakan curah hujan yang sangat lebat” ucap Munir dengan rasa sedih.

Munir juga menyampaikan bahwa Pemerintah Desa sudah berkoordinasi dengan Kadis Kencana Alam Halsel, kadis meminta agar kami dari Pemerintah Desa agar mempersiapkan data warga yang terkena dampak dan mengalami kerugian akibat dari bencana, jadi kami harus persiapkan data tersebut” tutur Munir

Hal yang sama juga Kepala Dinas Bencana Alam Halsel Abukarim La Tara, SIP saat di konfirmasi via telphone dia menyampaikan “bahwa kami juga mengucapkan terima kasih karena telah memberikan informasi, jadi besok (23/05/2021) kami dari Dinas Bencana Alam, akan bertolak dari Bacan ke Obi meninjau lokasi kejadian untuk melihat kondisi warga yang menjadi korban bencana banjir” ucap dia. (Red/CN)

Babinsa Koramil 1509-03/Saketa Terima Vaksin Tahap II

HALSEL, CN – Dalam rangka mensukseskan program pemerintah yaitu Vaksinasi Covid-19 secara nasional dan pemulihan pandemi Covid-19, Babinsa Koramil1509-03/Saketa melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Ke-II, Vaksin Tahap Ke-II yang diterima oleh Babinsa Koramil Saketa adalah jenis Sinovac.

Menurut Danramil Saketa Kapten Arm Hamdi, bahwa Vaksin Tahap Ke-II bagi personil Babinsa Koramil Saketa dilaksanakan berkat koordinasi antara Kapus Saketa, Salim Ali dengan pihak Koramil Saketa dalam rangka menyiapkan obat vaksin jenis Sinovac yang baru saja mendapat dukungan dari Dinkes Kabupaten Halsel, Vaksin Tahap Ke-II bisa dilaksanakan kembali setelah Puskesmas Saketa menerima dukungan obat Vaksin jenis Sinovac dari Dinkes Kabupaten Halsel.

Vaksinasi Tahap II ini dilakukan 14 hari setelah pemberian vaksin tahap ke.I sesuai dengan petunjuk teknisnya. Sebagaimana diketahui bahwa vaksin tahap pertama bertujuan untuk merangsang pertumbuhan imun dan vaksin tahap ke II diberikan untuk membentuk imun dalam tubuh.

Bahwa vaksinasi bagi prajurit TNI AD khusus nya personil Kodim1509/Labuha, KBT, Purnawirawan dan Warakauri merupakan perintah langsung dari pimpinan TNI AD dalam upaya pencegahan penyebaran virus di kalangan prajurit dan keluarga serta untuk menyukseskan program pemerintah yaitu vaksinasi secara nasional.

Salah seorang personil Babinsa Koramil Saketa, Serda Ismail Alhaddad setelah menerima vaksin menyampaikan bahwa setelah divaksin kedua ini merasa bersyukur karena tidak merasakan keluhan seperti mengantuk, letih, meriang dan sesak nafas.

Kapten Arm Hamdi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kab.Halmahera Selatan khususnya warga Kecamatan Gane Barat untuk tidak ragu melaksanakan vaksin karena sudah dijamin aman dan halal sesuai anjuran dari pemerintah.

Dengan adanya kegiatan Vaksinasi Tahap Ke-II ini diharapkan personil Babinsa Koramil 1509-03/Saketa dalam setiap kegiatan teritorialnya tetap mematuhi protokol kesehatan dan selalu memanjatkan doa kepada Tuhan yang Maha Esa semoga pandemi Covid 19 cepat berlalu dan selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. (Red/CN)

Warga Desa Baru Marah Rumah Terendam Banjir, Minta Kades Harus Bertanggung Jawab

HALSEL, CN – Hujan deras sehari rumah warga Desa Baru Kec. Obi, Kab. Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) terendam banjir. (22/05/2021)

Rumah warga terendam banjir itu di sebabkan karena adanya luapan air sungai yang sangat deras hingga masuk sampai ke pemukiman warga.

Meluapnya sungai ini, akibat adanya pembongkaran rawah di belakangan perkampungan Desa Baru, untuk merencanakan normalisasi.

Akan tetapi dari pembongkaran itu membawah dampak terhadap warga, karena terjadi banjir. Kejadian itu pada Jumat (21/05/2021) pukul 23:00 WIT, hingga Sabtu dini hari air belum surut.

Warga Desa Baru juga merasa resah karna debit air belum juga surut, disisi lain hujan juga belum redah dan bahkan warga mempridiksi hujan akan bertambah. sehingga ada warga yang mengungsi ke keluarga yang  rumahnya berada di tempat ketinggian karena takut banjir susulan.

Dari Kejadian ini warga meminta kepada pemerintah Desa agar bertanggung jawab atas apa yang di perbuat terkait dengan pembongkaran rawah untuk merencanakan normalisasi sungai, menurut warga  hal ini tidak mendasar sebab tidak ada dalam program Desa.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id salah satu warga yang enggan di Publikasi namanya ini menyampaikan “pembongkaran rawah yang ada di belakang desa baru untuk melakukan normalisasi sungai, seharusnya masuk dalam program pembangunan desa dan anggarannya harus ada kejelasan serta membuat papan informasi, akan tetapi hal ini tidak ada sama sekali” ungkapnya

Lanjut dia “sebenarnya pemerintah Desa buat program harus jelas, yang seharusnya membuat musyawarah di desa agar masyarakat juga bisa ketahui kalau adanya pembongkaran rawah untuk normalisasi sungai itu tapi program itu tidak di ketahui dan berdampak kepada warga, karena terjadi banjir dan masuk ke rumah warga” pungkas dia

Sambung dia “masyarakat sudah ke kepala Desa tetapi kepala desa tidak respon dengan hal ini hanya diam dan tidak berbuat apa-apa, maka kami anggap kepala desa itu sebagai biang keladi akibat dari rumah warga terendam banjir, dan kepala desa harus bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa warganya” tutur dia

Olehnya it akibat dari banjir fasilitas umum terganggu. Seperti SMP Negeri 90 Halsel, dan Dua PAUD di Desa Baru tidak bisa beraktifitas karena adanya lupan air.

Masyarakat Desa Baru Kec. Obi berharap kepada pemerintah Halsel lewat dinas terkait agar dapat melakukan pencegahan dini sehingga jangan ada terjadi banjir susulan lagi.

Terkait kejadian ini, wartawan cerminnusantara.co.id sudah menghubungi kepala Desa Baru via telphone untuk dimintai keterangan masuk namun tidak di angkat. (Red/CN)