Diduga Gelapkan Anggaran DDS 600 Juta, Kapolres Halsel Didesak Periksa Kades Laluin

HALSEL,CN– Kepala kepolisian resort (Kapolres) Halmahera Selatan di Desak periksa kepala Desa Laluin kecamatan kayoa selatan, Fiky salamat karena yang bersangkutan di duga kuat Gelapkan anggaran Dana Desa (DDS) tahun 2020 senilai 600 juta rupiah.

Desakan ini di sampaikan oleh Ketua Devisi investigasi, Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Front Delik anti korupsi (FDAK) kabupaten Halmahera selatan, Safrudin Ibrahim, kepada wartawan, Sabtu (15/03/2021) Melalui saluran teleponnya mengatakan Dana Desa (DDS) tahun 2020 kades Laluin Fiky salamat telah mengaggarkan anggaran sebesar 600 juta untuk pembuatan perahu katinting sebanyak 50 unit namun pengadaan perahu katinting tersebut Gagal di kerjakan oleh kades Laluin Fiky salamat.

olehnya itu pihaknya mendesak Kapolres Halmahera Selatan melakukan pemeriksaan terhadap kades Laluin kecamatan kayoa selatan Fiky salamat atas dugaan kasus korupsi Dana Desa (DDS) pembuatan perahu Fiber bantuan untuk Masyarakat Nelayan Desa Laluin tahun 2020 senilai 600 juta karena perahu fiber yang di berikan oleh kades laluin tersebut tidak bisa di gunakan karena belum selesai di kerjakan. pintahnya.

berdasarkan data yang di himpun oleh media ini nama-nama penerima bantuan sudah di data lebih awal hanya saja nama awal penerima bantuan yang di data itu di coret karena di curigai memilih calon Bupati dan wakil Bupati Halsel, usman-Bassam, dan perahu fiber yang di kerjakan tersebut tidak layak di gunakan karena gagal di kerjakan oleh para pekerja fiber bantuan katinting tersebut olehnya Kapolres Halsel patut melakukan pemeriksaan terhadap kades Laluin Fiky salamat. (Red/CN)

Masyarakat Desa Jikotamo Sholat Idul Fitri di Masjid Raya

HALSEL, CN – Walaupun progres bangunan masi mencapai  60%, Masyarakat Desa Jikotamo Kec. Obi, Kab. Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), sudah bisa melaksanakan Sholat Idul Fitri di masjid raya.

Masjid yang berkapasitas tampung kurang lebih 700 makmum dan mukmin itu pembangunan telah mencapai progres 60%, kini sudah bisa di gunakan sholat idul fitri walaupun masih dalam tahap pembangunan.

Informasi yang di himpun media cerminnusantara.co.id, realisasi pembangunan masjid anggaran tahap pertama berasal dari Dana Aspirasi DPRD Halsel sebesar Rp. 400.000,000,- (Empat ratus juta rupiah) dan Anggaran APBD sebesar Rp. 600.000,000,- (Enam ratus juta rupiah) sehingga total anggaran sebesar Rp. 1. 000,000,000,-. (Satu milyar rupiah)

Namun dalam tahap pembangunan ini terdapat struktur bangunan yang tidak layak di gunakan dan akan ber dampak pada masyarakat, dalam studi kelayakan sesuai evaluasi proyek yang dilakukan tukang tersebut, tidak layak untuk digunakan struktur bangunan itu. Tahap pertama dengan meraup anggaran sebesar Rp. 400.000,000,-. Pembangunan di lakukan hanya terdapat beberapa mata item pembangunan yakni pekerjaan Penimbunan pelebaran lokasi masjid, Pondasi dan pekerjaan kolom beton.

Pada tahap ke dua pembangunan masjid juga menelan anggaran sebesar Rp. 600.000,000,- dengan mata item pekerjaan yakni, pekerjaan Rink Balok, Pengecoran Dek, dan pekerjaan dinding masjid. Akan tetapi pembangunan yang meraup total anggaran sebesar Rp. 1.000,000,000,- struktur bangunannya tidak layak untuk di gunakan.

Kepada wartawan cerminnuaantara.co.id salah satu tokoh masyarakat Desa Jikotamo yang tidak mau di korankan namanya ini memberikan keterangan “bangunan masjid sudah mencapai progres 60% dan berkapasitas tampung makmum dan mukmin itu sekitar 700 orang” kata dia

lanjut dia “pembangunan tahap pertama dan tahap kedua struktur bangunannya tidak layak sesuai analisa tukang sehingga pada tahap ketiga pembangunan lewat anggaran Swadaya ini bangunan tersebut dapat di rehab ulang, sehingga di idul Fitri kali ini masyarakat sudah bisa menikmati untuk melakukan sholat berjamaah di masjid raya” ungkapnya

Dalam pembangunan tahap ketiga menggunakan anggaran Swadaya, Panitia Pembangunan Masjid dan Masyarakat juga berharap agar Pemerintah Daerah dan pihak swasta yang ada di pulau Obi dapat mengulurkan tangan membantu pembangunan masjid ini agar pembangunan bisa selesai 100%

“Pembangunan masjid ini baru mencapai progres 60% jadi masi butuh progres 40% lagi sehingga selesai 100%, untuk itu kami juga masi membutuhkan uluran tangan baik Pemerintah maupun pihak swasta untuk dapat membantu” tutur dia. (Red/CN)

Seorang Wanita Diduga Dianiaya Sang Kekasih Dilaporkan ke Polres Halsel

HALSEL, CN – Seorang wanita berinisial FY (33) asal Desa Gagala Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) diduga kuat dianiaya sang Kekasih bernama Sadam (32) di Kamar Kos FY jalan Tomori Kecamatan Bacan. Tubuh Wanita tersebut penuh lebam.

FY dianiaya pada Kamis (14/5/2021) Malam sekitar pukul 08:30 WIT. Pelaku penganiayan tersebut asal Desa Kusubibi Kecamatan Bacan Barat.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Jumat (14/5) Fadila mengaku bahwa pelaku penganiayan merupakan pacarnya sendiri.

“Saya dengan Sadam memiliki hubungan pacaran,” aku Fadila.

Fadila adalah seorang Janda memiliki 1 anak cewek berusia 3 Tahun.

Fadila bilang, ia dianiaya oleh Sadam tanpa alasan. Padahal sebelumnya, Fadila bersama anaknya keluar dari kamar Kos karena hari raya lebaran Idul Fitri untuk jalan-jalan ke Keluarga. Namun saat balik ke Kos, ia dianiaya di depan anaknya.

“Saya di pukul didepan anak saya, sehingga anak saya takut dan menangis. Saya di pukul di Telinga dan Tangan Kanan dan badan bagian belakang hingga bengkak,” ungkapnya.

Setelah dianiaya, Fadila bersama salah seorang temannya melaporkan dugaan penganiayaan tersebut di Polres Halsel.

“Karena teman yang juga pangkat kakak sepupu saya itu melihat dan merasa kasihan ke saya, langsung dia mengajak saya dan pada malam itu juga langsung ke Polres Halsel untuk lapor Sadam dan di malam itu juga langsung saya di Visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha,” cetus Fadila.

Hingga berita ini dipublish, belum dikonfirmasi ke Polres Halsel. (Red/CN)

Kodim 1509/Labuha Siap Selenggarakan Shalat Idul Fitri Berjama’ah

HALSEL, CN – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menyatakan dan menetapkan besok Kamis 13 Mei 2021 atau Idul Fithri 1 Syawal 1442 H dan berdasarkan Surat Edaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) wilayah Halsel bisa menyelenggarakan Shalat Idul Fitri.

Dengan dasar Surat edaran tersebut, Kodim 1509/Labuha menyiapkan diri dan sarana Prasarana untuk menyelenggarakan Shalat Idul Fitri berjamaah, tetapi wajib dilaksanakan ditempat terbuka, seperti Lapangan serta harus memenuhi syarat protokol Kesehatan. Maka Kodim 1509/Labuha menyiapkan Pos Pengecekan Suhu, jaga jarak shalat dan memakai Masker.

tempat penyelenggaraan Shalat Idul fitri dilapangan Makodim 1509/Labuha jalan sapta marga Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan.

Bahu membahu Personil Kodim melakukan segala persiapan dan melakukan pembagian tugas selama masa persiapan. Dengan demikian, persiapan lokasi dilakukan secara bersama-sama, Rabu (12/5).

Lapangan yang untuk digunakan Shalat pun mulai bersolek dan memotong rumput agar rapi dan tidak mengganggu kekhusyukan saat Shalat serta telah menempatkan Provos dan personil dijalan raya depan Makodim 1509/Labuha untuk melakukan Pengamanan dan Penertiban Lalu lintas sebelum, selama dan sesudah lelaksanaan Shalat Idul Fitri, sehingga tercipta ketertiban dan kenyamanan bagi jama’ah Shalat Idul Fitri.

Dandim 1509/Labuha menyampaikan, agar Sarana Prasarana bisa digunakan besok dan bisa maksimal penyelenggaraan Shalat Idul Fitri dan tetap personil melakukan penertiban Lokasi shalat agar jaga jarak dan pemakaian masker tetap dilaksanakan.

“Kami juga mengundang ibu bapak semuanya yang ada di wilayah Desa Kampung Makian agar bisa bersama-sama ke Kodim 1509/Labuha untuk ikut serta Shalat berjama’ah bersama kami dengan membawa masker dan Sajadah sendiri agar lebih nyaman. Serta kami Keluarga Besar Kodim 1509/Labuha mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442/H, Semoga Kita semua menjadi ke Fitrah, mohon maaf lahir dan batin,” kata Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han. (Red/CN)

Perkuat Silaturahmi, KKSS Halsel Gelar Buka Puasa Bersama

HALSEL, CN – Untuk memperkuat silaturahmi, di Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijiriah, Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar buka puasa bersama yang rutin dilaksanakan saat Ramadhan.

Agenda Buka Puasa bersama tersebut dilaksanakan di Kediaman Sekertaris BPD KKSS Halsel di Labuha Kecamatan Bacan, Selasa (11/5/2021).

Ketua KKSS Halsel, Hi. Latahan menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu Program Kerja (Proker) kerukunan yang tujuannya untuk mempererat silaturahmi keluarga besar KKSS Halsel.

“Hari ini, kami buka puasa bersama sekaligus silahturahmi. Dan Alhamdulillah hampir semua pengurus KKSS Halsel ikut hadir,” jelas Ketua KKSS Halsel.

Latahan menambahkan bahwa buka puasa bersama di Tahun ini hanya melibatkan pengurus.

“Masih dalam suasana pandemic Covid-19. Jadi kita dalam jumlah terbatas,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekertaris KKSS Halsel, Muhammad Ansar berharap semoga melalui silaturahmi ini hubungan keluarga selalu terjaga.

“Melalui silahturahmi seperti ini, saya berharap hubungan keluarga khususnya KKSS selalu terjaga dengan baik,” harapnya. (Red/CN)

TNI-Polri Gagalkan 28 Kantong Miras Jenis Cap Tikus di Pelabuhan Kupal

HALSEL, CN – Dalam operasi ketupat, Puluhan Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus berhasil gagalkan Babinsa dan aparat Kepolisian dari Polres Halsel di Pelabuhan Kupal, Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Senin (11/5/2021).

Babinsa Desa Kupal Serma Amran bersama dengan aparat Kepolisian dari Resor Halsel menggagalkan penyelundupan puluhan miras jenis cap tikus yang akan di kirim ke Ternate melalui jalur Transportasi Laut.

“Hari ini kami bersama aparat dari Kepolisian Polres Halsel dalam rangka Operasi Ketupat berhasil menangkap miras jenis cap tikus dengan jumlah 2 dos yang berisi 28 kantong miras,” ungkapnya.

Penangkapan miras ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya pesta miras yang mengakibatkan perkelahian antar pemuda maupun masyarakat sehingga situasi dan kondisi dapat kondusif menjelang hari raya idul fitri 1442 H.

“Saya bersama aparat gabungan dari Polres Halsel selalu bersinergi untuk menjaga situasi dan kondisi yang kondusif dengan cara mengamankan peredaran miras yang di distribusikan melewati jalur laut sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul fitri dengan aman dan nyaman,” jelas Serma Amran.

Ditempat terpisah, Danramil 1509-01/Bacan memberikan apresiasi dan penghargaan serta rasa bangga atas kinerja dan sinergitas TNI-Polri yang secara bersama-sama melaksanakan razia maupun penangkapan miras yang sangat meresahkan masyarakat.

“Saya mengucapkan terimakasih dan rasa bangga saya atas kinerja Babinsa dalam bersinergi dengan Aparat Kepolisian dalam operasi ketupat ini, sehingga peredaran miras ini dapat di gagalkan,” kata Danramil Kapten Aga Galela. (Red/CN)