Turnament Polsek Batim CUP I : Polwan Polres Halsel, Raih Juara 3 Volly Putri

HALSEL, CN – Dalam rangka memeriahkan turnament Polsek Bacan Timur (Batim) CUP I, Polisi Wanita (Polwan), Polres Halmahera Selatan (Halsel), sabet juara 3 Volly Putri.

Kegiatan yang berlokasi di lapangan Polsek Batim itu, berlangsung selama 4 hari dari tanggal 15 sampai dengan 18 Febuari 2023, dan keluar sebagai juara satu team LMC, juara dua team Bayangkari cabang Helsel dan juara ke tiga team Polwan Polres Halsel

Saat di konfirmasi di lapangan pertandingan, Kepada media ini Bripka Afriani Nurdin, SH. menyampaikan, kami sangat puas dengan hasil permainan kami. Walaupun keluar sebagai juara ke tiga, kami juga tidak menduga bahwa kami bisa meraup juara yang ke tiga pada turnament Polsek Bacan Timur (Batim) CUP I, akan tetapi pada kenyataannya berhasil membawa team Polwan Polres Halsel menjuarai Bola Volley putri pada turnament itu.

“Saya sangat senang team Polwan Polres Halsel bisa juarai turnament Bola Volley Putri pada Polsek Bacan Timur (Batim) CUP I, walaupun hanya juara ke tiga” ucapnya. (18/2/2023)

Mudah-mudahan team Polwan Polres Halsel pada turnament berikutnya bisa meraup hasil yang maksimal, kalau dengan kekompakan team seperti pada turnament Bola Volley Putri pada Polsek Bacan Timur (Batim) CUP I, saya yakin pasti membawa hasil yang baik.

“Mudahan team kami di Turnament berikut bisa membawa hasil bai, kalau dengan kekompakan team kami, saya yakin dan percaya tetap bisa mendapat hasil memuaskan” tutup Nani sapaan akrabnya. (Red/CN)

Pos Jaga Keamanan Zero Poin Labuha Akan Dibangun

HALSEL, CN – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) berencana akan membangun Pos Pengamanan di Zero Poin Labuha.

Kepala Dinas Perkim Halsel, Muksin Bendar bilang, Pos Jaga tersebut dibangun di bagian Utara Zero Poin.

“Pos Satpol PP dan Toilet disisi Utara Zero Poin dan akan dibangun Tahun ini juga,” jelasnya, Minggu (19/2/2023).

Pos Pengamanan yang akan dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) itu, guna memperkuat kemanan disekitar Tugu Zero Poin Labuha. Sebab, baru sehari diresmikan Tugu Zero Poin yang terletak di Swering Pantai Pasar Baru Labuha itu, sudah dihiasi coretan yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK).

Bahkan Lantai keramik Zero Poin juga pun ikut retak setelah diresmikan Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba pada Sabtu malam (18/2).

“Semalam juga ada beberapa Keramik Lantai yang dihancurkan sehingga siang tadi sampai sore ini dilakukan perbaikan,” tutup Muksin. (Hardin CN)

Desa Bahu Gelar Pemilihan BPD, Ketua Panitia: Pemungutan Suara Akan Digelar 21 Februari 2023

HALSEL, CN – Desa Bahu Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan melaksanakan Pemungutan Suara Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2023-2028.

Ketua Panitia Pelaksana anggota BPD Bahu, Muksal Askar mengatakan bahwa tahapan demi tahapan sudah dilaksanakan Panitia.

“Pada pemilihan BPD kali ini, diikuti oleh keterwakilan wilayah sebanyak 7 orang dan 4 orang perwakilan perempuan. Sehingga Panitia merujuk pada Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 Tentang Badan Permusyawaratan Desa yang mengisyaratkan mengenai teknis pelaksanaan Pemungutan Suara secara terpisah,” cetus Muksal Minggu (19/2).

Muksal bilang, mengenai kesiapan pelaksanaan, saat ini Panitia sudah menyelesaikan proses pencetakan Surat Suara dan Dokumen terkait lainnya.

“Maka dari itu, Pemungutan Suara akan digelar 21 Februari 2023,” tutupnya. (Hardin CN)

Dinas PUPR Malut Akan Bangun Talud Penahan Ombak di Desa Kokotu

HALSEL, CN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan membangun Talud Penahan Ombak pasca bencana Banjir Rob yang menghancurkan Talud di sepanjang pesisir Pantai Desa Kokotu Kecamatan Bacan Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang terjadi pada Tahun 2021.

Hal ini dijelaskan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halsel Muhammad Ichwan Iskandar Alam saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, diruang kerjanya, Jumat (17/2/2023).

“Terkait dengan penanganan itu, nanti ditangani oleh Dinas PUPR Provinsi. Karena memang kami sudah buat pernyataan untuk usulan juga. Tapi ketika melakukan koordinasi, Dinas PUPR Provinsi yang akan melakukan intervensi terkait penanganan di Desa Kokotu,” jelasnya.

Untuk di Halsel, Muhahmmad Ichwan bilang, informasinya ada 9 item kegiatan dari Dinas PUPR Malut, namun pihaknya belum tahu kegiatan apa saja.

“Yang pastinya, hanya Provinsi yang tahu. Tapi kalau untuk Desa Kokotu tetap masuk dalam penanganan Dinas PUPR Provinsi. Jadi dari Dinas PUPR Provinsi untuk sekarang ini masih dalam tahapan perencanaan,” kata Kalak BPBD Halsel.

Ia juga memaparkan, dari Januari hingga Februari Tahun 2023, ada sekitar 16 Bencana yang terjadi di Halsel.

“Sementara untuk Desa Kokotu sudah terjadi bencana berulang kali. Tapi untuk Tahun 2023 itu sudah masuk dalam perencanaan kegiatan PUPR. Makanya Desa Kokotu itu masuk penanganan Dinas PUPR Provinsi,” tutupnya. (Hardin CN)

Rapat Kordinasi, Bupati Halsel ajak Camat dan Kapus Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

HALSEL, CN – Pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, melakukan rapat koordinasi bersama Camat dan Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di Aula Kantor Bupati, Kamis 16 Februari 2023. Bupati juga ajak camat dan Kapus berikan pelayanan terbaik pada Masyarakat.

Rapat Kordinasi dipimpin Bupati Halsel, Hi. Usman Sidik didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), para Asisten, Staf Ahli, para Pimpinan, Camat, Kepala Puskesmas (Kapus) dan seluruh OPD dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel.

Dalam sambutan, Bupati Usman Sidik menyampaikan, Pemda Halsel saat ini terus melakukan upaya mendekatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat melalui fungsi pelaksanaan tugas pemerintahan. Dimana, peran kecamatan sebagai level pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat perlu dioptimalkan sebagai garda terdepan terutama dalam hal pelayanan publik.

Kondisi geografis Halsel dengan luas wilayah terluas di maluku utara selaku kepala daerah beserta seluruh jajaran Pemerintah Daerah tentu saja berusaha memperpendek rentang kendali penyelengggaraan pemerintahan agar kebutuhan pelayanan oleh masyarakat dapa dipenuhi.

Kewenangan Bupati kepada Camat suda ditetapkannya melalui peraturan Bupati Halmahera Selatan No 26 Tahun 2021 namun sampai saat ini saya belum melihat progres yang optimal dari implementasi pelimpahan kewenangan.

“Saya ingatkan kembali kepada para camat mengenai kewenangan pelimpahan kewenangan, urusan penyelenggaran pemerintah desa, perijinan, pertanahan agar camat melakukan pembinaan mengontrol dan mengevaluasi atau mencegah permasalahan yang ada,” ujar Bupati Halsel.

Bupati Usman Sidik juga mengatakan, salah satu pelayanan dasar yang wajib adalah pelayanan kesehatan tapi, hingga saat ini pelayanan masih amburadul dan masih banyak keluhan keluhan dari masyarakat terkait dengan pelayanan kesehatan.

“Saya tekankan kepada para kapala puskesmas untuk mencermati dengan serius kondisi ini, karena kesehatan merupakan kebutuhan primer yang merupakan tanggungjawab pemerintah,” tandas Bupati.

Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, seharusnya mampu memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat.

“Selaku pemerintah daerah berharap, ini bisa menjadi perhatian baik bagi kita semua, ke depan tidak ada lagi keluhan terkait dengan pelayanan kesehatan yang tidak optimalkan,” pungkasnya. (Hardin CN)

Usai Dilantik Jadi Kades Talimau, Khatab M Sanaky Optimis Bawa Perubahan

HALSEL, CN – Usai dilantik menjadi Kepala Desa (Kades) Talimau Kecamatan Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Khatab M. Sanaky optimis bisa membawa perubahan untuk Desa maju dan perubahan.

“Insya Allah, saya selaku Kepala Desa yang baru dilantik hari ini akan berusaha untuk menata dan membangun Desa dengan baik, sehingga bisa bersaing dengan Desa-desa yang sudah maju,” cetus Khatab usai dilantik di Aula Kantor Bupati Halsel, Rabu (15/2/2023).

Dikatakan Khatab, upaya menata dan membangun Desa sudah pasti membutuhkan bantuan dan kolaborasi masyarakat serta Pemerintah Daerah (Pemda) ataupun bantuan dari Pemerintah Pusat.

“Tanpa hal tersebut, saya tidaklah mungkin bisa menyajikan pembangunan ataupun penataan sesuai hajatan kita bersama,” jelasnya.

Khatab memaparkan, dalam mengemban tugas Negara melalui Pemerintahan Desa (Pemdes), perlu membutuhkan pemikiran-pemikiran yang kreatif sebagai tolak ukur laju mundurnya sebuah pembangunan. Tanpa itu, Khatab bilang, Desa yang dianggap masih jauh dari ketertinggalan sangat tidak mungkin berkembang dengan cepat.

“Harus ada pemikir-pemikir kita untuk membidik sistem apa yang layak digunakan untuk proses pembangunan Desa,” ungkapnya.

Kades muda itu mengaku bahwa saat dia mencalonkan diri sebagai Kades Talimau, jika terpilih, dia berupaya membangun Desa dengan baik. Terutama Jembatan untuk Desa.

“Sekali lagi saya mohon Doa dari para Tokoh yang ada dan semua masyarakat. Semoga kami pribadi senantiasa amanah dalam menjalankan tugas ini demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Hardin CN)