Ikut Roadshow Secara Daring Bersama Menko PMK RI, Wakil Bupati Paparkan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrim di Halsel

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) mengikuti Roadshow secara daring bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy, Rabu (29/3/2023).

Roadshow tersebut dalam rangka pembahasan terkait percepatan penurunan Stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Kegiatan itu juga diikuti seluruh Pemda  se-Provinsi Maluku Utara, khususnya Pemda Halsel dan pihak BKKBN.

Dalam Roadshow, Menko PMK meminta Pemkab Halsel untuk paparkan penurunan Stunting dan kemiskinan ekstrim yang meliputi tata kelola koordinasi, dukungan sarana prasarana, SDM, anggaran, kendala intervensi spesifik dan sensitif serta harapan ke Pemerintah Pusat.

Dikesempatan itu, Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba menyampaikan data penurunan stunting pada Tahun 2022 angka Stunting di Halsel telah turun 2,3 persen, sehingga diharapkan ini bisa turun di angka 25 persen.

Sedangkan data angka kemiskinan ekstrim di Halsel, di Tahun 2021 sebesar 5,19 persen turun, jadi 0,2 persen atau 4,99 persen di Tahun 2022.

Untuk penyebab kemiskinan ekstrim di Halsel, Wakil Bupati menyebutkan, itu dilihat dari berbagai indikator yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

“Indikator yang dilihat terkait kemiskinan ekstrim memang ditetapkan Pemerintah Pusat, tetapi kalau saya lihat penyebab utama kemiskinan ekstrim, yaitu akibat minimnya sarana prasarana pendukung, baik air bersih dan sanitasi yang berdampak langsung ke di setiap Desa,” ujarnya.

Orang nomor Dua dilingkup pemda Halsel itu meminta kepada Pemerintah Pusat lewat Kementerian PMK, agar mendukung penurunan stunting di Halsel dengan penyediaan antropometri di 249 Desa, penyediaan alat USG 32 paket di Puskesmas, 3 unit Rumah Sakit.

Bahkan sambung Bassam, Penyediaan anggaran kepada TPPS, penyediaan obat dan makanan tambahan, penyediaan anggaran sosialisasi, penambahan alokasi DAK konvergensi dan penambahan anggaran DAU untuk diperuntukkan penanganan stunting.

Sementara untuk penghapusan kemiskinan ekstrim, Pemkab Halsel berharap ada penyediaan penambahan anggaran bagi TKPKD untuk membantu pembiayaan penyediaan infrastruktur jalan penghubung dari Desa terjauh dan terluar.

“Semoga apa yang menjadi masukan atas kebutuhan ini dapat direalisasikan pemerintah pusat demi penurunan stunting dan angka kemiskinan ekstrim di Halmahera Selatan,” harap Wakil Bupati. (Hardin CN)

Listrik Padam Melulu Selama Ramadhan, KNPI Halsel Desak Copot Kepala PLN Bacan

HALSEL, CN – Pemadaman Listrik sering terjadi di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halsel menilai Perusahaan Listrik Negara (PLN) Bacan lupa ingatan.

Mengapa tidak, PLN Bacan sebelumnya telah berjanji kepastian pengamanan pasokan Listrik selama Bulan Suci Ramadhan 1444 H/2023 M. Namun yang terjadi, Pelanggan listrik di Pulau Bacan mengeluhkan terkait pemadaman yang dilakukan PLN terjadi di dalam Bulan Suci Ramadhan.

Ketua KNPI Halsel Irfan Abdurahim kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Selasa (28/3/2023) mengaku ikut merasakan aliran listrik di rumahnya yang mengalami pemadaman melulu.

“Dalam Bulan Ramadhan ini, Listrik mati terus. Jangan sampai masyarakat melihat image buruk dalam Bulan Puasa. Makanya PLN harusnya tunjukan kinerja yang bagus. Coba awasi betul, lakukan pengawasan, manajemen evaluasi, kenapa setiap Tahun sama terjadinya,” kata Irfan.

Menurutnya, selama Ramadhan, pemadaman Listrik masih terus terjadi di waktu Sore, malam hingga menjelang makan Sahur. Peristiwa itu kerap terjadi sejak awal Bulan Suci Ramadhan.

“Mati lampu selalu terjadi di dalam Bulan Puasa. Sampai sekarang juga pun  masih saja terjadi pemadaman di waktu Pagi, Sore dan selesai Shalat Tarawih bahkan Sahur pun mati Lampu,” ungkapnya.

Ketua KNPI Halsel yang juga Pimpinan Redaksi Media Online itu meminta PLN Bacan dapat belajar dari pengalaman Tahun-tahun sebelumnya, agar kejadian serupa tidak terjadi.

Oleh karena itu, hal ini membuat amarah masyarakat menjadi, sehingga dirinya meminta pimpinan PLN Bacan dicobot dari Jabatannya.

“Ketegasan pertama saya terkait Manajemen PLN Bacan yang sudah berjanji tidak ada lagi pemadaman Listrik selama Ramadhan. Namun kenyataannya, masih saja terjadi Pemadaman Listrik, sehingga kami mendesak pimpinan PLN Bacan dicopot karena telah gagal menjalankan tugasnya,” tegasnya. (Hardin CN)

Sehari Sebelum Puasa, Pemdes Nyonyifi Salurkan Puluhan Beras ke Warga 

HALSEL, CN – Sehari Menjelang Puasa Ramadhan 1444/2023 M, Pemerintah Desa (Pemdes) Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) menyalurkan puluhan Sak Beras kepada masyarakat. Rabu (22/3/2023)

Wujud implementasi keberpihakan Pemdes Nyonyifi terhadap masyarakat setempat diaplikasikan dengan memberikan Beras 20 kg pada tiap  Rumah.

Kepala Desa (Kades) Nyonyifi Hasim Hairun kepada cerminnusantara.co.id menyebutkan, pemberian Beras kepada masyarakat sehari menjelang Puasa ini adalah bagian dari upaya membantu masyarakat.

“Bantuan Beras yang disalurkan Pemdes Nyonyifi ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Desa dalam membantu dan meringankan sedikit beban masyarakat di Bulan Suci ini, ” ucap Kades.

Pemberian beras kepada warga, kata Kades, diantarkan langsung ke Rumah warga. Pemberian beras itu tanpa pandang bulu dan tanpa terkecuali.

Selain menggelontorkan puluhan Sak Beras kepada warganya, Acim sapaan akrabnya itu menambahkan, Pemdes  Nyonyifi pada kesempatan yang sama telah menyalurkan Gaji Aparatur Desa dan Gaji BPD dari Januari Februari Tahun Anggaran 2023.

“Tak hanya bantuan Beras yang disalurkan, Gaji aparatur Desa BPD juga Alhamdulillah telah kami serahkan. Hal ini tentunya sangat membantu warga. Sebab dalam menghadapi puasa ini, Pemdes bisa hadir ditengah-tengah masyarkat memberikan sedikit keringanan. Demikian dengan hak-hak para Aparatur Desa dan BPD. Dengan diberikannya hak-hak mereka ini, sudah tentunya sangat membantu para Aparatur Desa dan BPD tersebut,” jelasnya.

Kades Nyonyifi itu berharap, bantuan yang diserahkan Pemdes kepada warga ini bisa memberikan manfaat dan membawa kebaikan bagi warga.

“Semoga dengan telah disalurkannya Beras ini, bisa memberikan manfaat dan hal-hal positif bagi Pemdes Nyonyifi dan seluruh masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Ketua BPD Nyonyifi Jufri Lantuna mengapresiasi langka Pemdes  yang sudah membantu warga.

“Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Desa atas apa yang telah dilakukan. Pembagian bantuan Beras yang dilakukan ini adalah terobosan luar biasa sebagai wujud kepedulian Pemdes terhadap masyarakat Desa Nyonyifi,” tutup Ketua BPD. (Sain CN)

Awal Ramadhan 2023, Kades-Aparat Desa dan Guru Honorer di Halsel ‘Puasa Gaji’

HALSEL, CN – Bagi para Kepala Desa (Kades) beserta Aparat Desa ataupun Tenaga Honorer, Gaji merupakan Uang bulanan yang selalu ditunggu-tunggu kehadirannya.

Pasalnya, dengan masuknya Gaji ke Rekening Bank bisa diambil buat membayar semua keperluan Rumah Tangga. Apalagi saat ini, Bulan Maret merupakan Bulan Suci Ramadhan 1444 H/2023 M. Namun sebagian Kepala Desa (Kades) belum sempat mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD).

Sementara Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), hingga saat ini belum bisa mencairkannya.

Lambatnya pencairan ADD diawal Ramadhan ini diungkapkan salah seorang Kades.

“Beberapa hari ini, kami sibuk sekali dengan padatnya kegiatan saja. Jadi tidak ada kendala lain. Tapi Alhamdulillah, semua kegiatan sudah selesai,” terang Kades yang tidak disebutkan namanya kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Rabu (22/3).

Namun kata dia, sebagian besar Kades sudah melakukan pencairan ADD.

“Tapi banyak teman-teman Kades sebagian besar sudah mencairkan Gaji,” jelasnya.

Sementara para Tenaga Guru Honorer, Gaji setiap Bulannya juga sangat dinanti-nanti. Mengapa tidak? Mereka jarang mendapatkan penghasilan lain selain mengharapkan Gaji.

Awal Tahun ini, Gaji Guru Honorer belum dibayarkan karena menunggu pencairan Dana BOS.

Kondisi ini dirasakan para Tenaga Guru Honorer yang bekerja di Instansi Pemerintahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel.

Kepala Dikbud Halsel, Safiun Radjilun dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengaku tidak ada kendala pencairan Dana BOS. Hanya saja, belum dapat dicairkan karena belum dilaksanakannya sosialisasi.

“Dana baru saja masuk. Nanti panggil mereka sosialisasi dulu baru cair,” tuturnya.

Safiun bilang, untuk saat ini, pihaknya belum bisa melaksanakan sosialisasi karena Puasa hari pertama.

“Nanti 3 hari begitu baru Undang semua untuk sosialisasi baru cair Satu Semester (6 Bulan),” tutupnya. (Hardin CN)

Bertemu dengan Menkominfo, Bupati Halsel: Usul Pembangunan Melalui BAKTI

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Usman Sidik pada  Selasa 21 Maret 2023 menggelar pertemuan dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate.

Pertemuan Bupati Halsel juga didampingi Pj Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Ikram Sangaji, itu berlangsung dikediaman Menteri Menkominfo, Jalan Gondangdia, Menteng, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Dikesempatan itu, dihadapan Menteri, Bupati Halsel, Usman Sidik mengeluhkan terlambatnya pembangunan BTS 5 Lokasi Secara Umum hingga saat ini masih terkendala di Bandwidth masih kecil.

“Pembangunan saja udah lambat, apalagi dengan penggunaan Internet masih lambat, banyak keluhan dari masyarakat,” ujar Bupati Halsel.

Bupati Usman Sidik menuturkan, untuk dalam Kota Labuha, ada cover range juga ada beberapa lokasi masih blank spot.

Sementara untuk gangguan Battery PLTS, Desa Silang, Lemo-Lemo, Desa Nang. Kemudian untuk Desa Busua Kayoa, pembangunan Telkomsel rubuh akibat angin puting beliung.

“Jika itu dimungkinkan, Kementerian usul pembangunan melalui BAKTI karena dari awal 2022 sampai saat ini Telkomsel belum ada perbaikan,” cetusnya.

Sementara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate mendengar keluhan Bupati Halsel Usman Sidik, pihaknya mengatakan akan menindak lanjuti keluhan masyarakat Halsel.

“Saya berjanji, segera mungkin dan secepatnya mengambil langkah untuk menyelesaikan keluhan masyarakat Halmahera Selatan,” tutupnya. (Hardin CN)

Sambut Ramadhan, Pemdes Toin Bersama Warga Gelar Pembersihan Desa

HALSEL, CN – Dalam rangka menyambut Bulan suci Ramadhan 1444 H/2023 M, Pemerintah Desa (Pemdes) besama warga Toin Kecamatan Botang Lomang Kabupaten Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar aksi pembersihan Desa pada Senin (20/3/2022).

Aksi bersih-bersih secara bersamaan yang dilakukan Pemdes, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan seluruh elemen masyarakat itu, menyasar bagian luar dan dalam Masjid serta Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa.

Kepala Desa (Kades) Toin Fahmi Taher kepada cerminnusantara.co.id mengatakan, kegiatan yang dilakukan pihaknya itu adalah bagian dari program rutin yang dilakukan warga setiap Tahun menjelang Ramadhan.

“Kegiatan bersih-bersih Desa dalam hal ini pembersihan Mesjid dan TPU dilakukan bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta dapat memberikan rasa nyaman, khusyuk dan tenang kepada masyarakat saat melakukan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan di Tahun ini,” katanya.

Kades Toin itu mengaku, kegiatan bersih-bersih Masjid, TPU dan tempat-tempat pembersihan lainnya dilakukan untuk menjaga higienitas tempat ibadah.

“Selain melakukan pembersihan lingkungan mesjid, kami juga melakukan pembersihan di tempat-tempat umum seperti pekuburan dan lain-lain. Hal ini dilakukan bertujuan memberi rasa nyaman kepada para peziarah yang akan mendoakan arwah para orang tua, keluarga dan pendahulu yang telah pergi,” terangnya.

Tak luput dalam kesempatan yang sama, Fahmi mengungkapkan rasa bangga dan senang dengan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama, yang sekaligus menjadi ajang Silahturahmi antar sesama warga Toin.

“Alhamdulillah warga antusiasnya sangat tinggi sekali dalam membersihkan halaman mesjid, dan TPU. Saya berharap agar kegiatan seperti ini tetap berkelanjutan dalam rangka menjaga dan merawat Desa tercinta ini,” tutupnya. (Sain CN)