Tak Jalankan Tugas, Gaji Oknum Guru PPPK di Halsel Ditahan

HALSEL, CN – Sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan guru dalam mengajar serta upaya meningkatkan kualitas dan output. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan memberikan sanksi tegas kepada oknum Guru PPPK yang tidak pernah bertugas.

Ini disampaikan Kadikbud Halsel, Safiun Rajdilun saat di temui diruang kerjanya, Kamis (6/4/2023).

Safiun menyebutkan, adanya oknum Guru PPPK yang dilaporkan warga Desa Bori Kecamatan Bacan Timur tidak pernah menjalankan tugas dan tanggung jawab sudah ditindaklanjuti dan akan diberikan sanksi tegas.

“Kaitan dengan Laporan dari warga Desa Bori terkait adanya Guru PPPK yang tidak pernah ke tempat tugas ini sudah ditindaklanjuti dan kami akan menindak tegas oknum Guru tersebut,” jelas Kadikbud Halsel.

Dalam penuturannya , Kadis Pendidikan itu menyebutkan, penindakan yang dilakukan pihaknya terkait Guru yang lalai dari tanggungjawabnya akan dilakukan penahanan Gaji.

“Setelah dilakukan pemanggilan terhadap oknum Guru PPPK itu, yang bersangkutan sudah bersedia untuk menjalankan tugas. Namun Gaji tetap ditahan. Hal itu dikarenakan yang bersangkutan tidak pernah menjalankan tugas selama berbulan-bulan usai menerima SK,” terangnya.

Safiun bilang, Guru PPPK insial FS itu berdasarkan laporan warga, menjabat sebagai Ketua BPD Bori. Sehingga menurutnya, meskipun Jabatan BPD  melekat padanya. Namun bukan berarti oknum Guru itu harus diistimewakan.

“Pada prinsipnya, SK yang mengikatnya adalah SK PPPK yang ditandatangani langsung oleh Bupati Hi Usman Sidik, sehingga kami menegaskan tidak akan memberikan Gaji selama yang bersangkutan belum melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya,” tegasnya.

Orang nomor Satu di Dinas Pendidikan Halsel itu menambahkan, harus berpacu meningkatkan kualitas Guru dan Sekolah-sekolah di wilayah Halsel  dengan cara meningkatkan disiplin dan rasa tanggungjawab Guru. Terutama bagi ASN dan PPPK.

“Penegasan penahanan Gaji terhadap oknum Guru PPPK yang bertugas di Desa Goro-goro Kecamatan Bacan Timur ini dalam rangka memupuk rasa tanggungjawab Guru tersebut. Ini juga tentunya bukan hanya Guru PPPK itu, penegasan ini juga berlaku bagi seluruh Guru yang ada di Halsel,” tutupnya. (Sain CN)

Merasa Dirugikan, Sekda Halsel akan Polisikan Akun Facebook Muhammad Zam Zam Mato

HALSEL, CN – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) Saiful Turuy mengaku dirinya merasa dirugikan di Media Sosial (Medsos).

Ia dituding tidak menjalankan ibadah Puasa seperti yang dibeberkan Akun Facebook Muhammad Zam Zam Mato.

“Pak Sekda kyanya tra puasa kpa tu ee,” tulis Akun Facebook Muhammad Zam Zam Mato, Rabu (5/4/2023).

Menanggapi itu, Sekda Halsel Saiful Turuy menegaskan tidak menerima atas dugaan ulah Akun Facebook Muhammad Zam Zam Mato. Ia menilai Akun Facebook tersebut sudah mencemarkan nama baiknya di Medsos.

“Saya sementara dengan Tim Hukum dari Kepolisian,” tegas Saiful Turuy saat dikonfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id melalui via WhatsApp, Kamis (6/4).

Meski begitu, Sekda juga mengaku bahwa saat ini ia sedang bersama Tim Hukumnya untuk memproses hukum Akun Facebook Muhammad Zam Zam Mato.

“Saya tunggu sampe batas waktu akan saya proses hukum ke dia,” cetus Saiful Turuy. (Hardin CN)

Irwan Sesa Diduga ‘Malas’ jadi Camat Bacan Timur, Kantor Kosong saat Jam Kerja

HALSEL, CN – Kantor Camat merupakan central pelayanan dan tempat pengaduan masyarakat. Dalam konteksnya, Kantor Kecamatan merupakan tempat pengurusan administrasi pada saat Jam kerja sampai batas Jam kerja selesai yang telah ditentukan Pemerintah.

Namun, lain hal yang terjadi di Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pasalnya, dalam sebuah Video berdurasi 36 detik yang direkam salah seorang warga, Kantor Camat tersebut terlihat kosong alias tidak ada penghuninya sama sekali saat jam kerja. Padahal saat itu, waktu masih menunjukan pukul 10.00 WIT. (Jam 10.00 pagi).

Kondisi ini tentunya membuat masyarakat kesulitan saat hendak mengurus surat-surat atau berkoordinasi dengan Pegawai setempat. Sehingga patut diduga kuat Irwan Sesa ‘malas’ jadi Camat meski baru ditunjuk Bupati Halsel Usman Sidik untuk menjabat sebagai Camat Bacan Timur.

“Situasi memperihatinkan ini terungkap ketika kami hendak mendatangi kantor camat guna berkonsultasi kepentingan – kepentingan kemasyarakatan kami. Namun ironisnya, dan sangat di sayangkan tidak ada satupun pegawai kecamatan yang terlihat bekerja di kantor tersebut,” ujar warga yang tidak ingin namanya dicantumkan, Rabu (5/4/2023).

Warga yang mengaku keberadaannya di Kantor Camat itu dari Pukul 10.00 WIT  hingga pada Pukul 12.00 WIT ini menyebutkan, padahal Bupati Hi Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, saat ini terus menyerukan kepada jajarannya agar selalu disiplin dan senantiasa menyajikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya.

” Bagaimana mungkin pelayanan bisa maksimal kalau pelayanan pegawai seperti ini, Kami sebagai masyarakat sangat menyayangkan sekali terhadap kinerja camat dan jajarannya ini. Apa yang terjadi ini juga menunjukan bahwa himbauan demi himbauan Bupati Usman Sidik diduga tidak dihiraukan,” ujarnya.

Terpisah Camat Bacan Timur Irwan Sesa saat dimintai keterangan perihal keluhan warga terhadap kekosongan pegawainya itu, malah justru kembali mempertanyakan warga siapa.

” Masyarakat mana, kita melakukan pelayanan setiap Hari. Hari ini saya buka bersama dengan seluruh Kepala Desa di Tomori. Nanti pertanyakan di sana saja lebih bagus,” singkatnya. (Sain CN)

Pemdes Balitata Salurkan Puluhan Karung Beras ke Warga

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Balitata Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menyalurkan puluhan Karung Beras kepada warga.

Puluhan Sak Beras yang disalurkan Pemdes Balitata ini merupakan Bantuan Sosial (Bansos) Beras yang diserahkan Dinas Sosial (Dinsos) Halsel.

Kepala Desa (Kades) Balitata Haryadi Sangaji kepada cerminnusantara.co.id, Selasa (4/4/2023) menuturkan, pemberian Bansos dari Pemda Halsel melalui Dinas Sosial ini hanya berupa Beras.

“Alhamdulillah Bansos puluhan Sak Beras ini telah disalurkan pada Hari Senin Tanggal 3 April kemarin,” ujarnya.

Hariyadi menyebutkan, setiap penerima manfaat akan mendapatkan Beras sebesar 10 Kilogram. Beras tersebut dibagikan langsung Pemerintah Desa (Pemdes) Balitata.

“Bansos Beras ini juga diberikan khusus kepada Keluarga kurang mampu, lebih khususnya lagi yang menjadi perioritas adalah warga Lanjut Usia (Lansia),” terangnya.

Meski demikian, Kades 2 Periode itu  menuturkan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah khususnya Pemda Halsel atas bantuan tersebut.

“Mewakili masyarakat, saya ucapkan kepada Bupati Halmahera Selatan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Balitata. Apalagi dengan Bulan Puasa ini,” tutupnya. (Hardin CN)

Pemdes Toin Salurkan Insentif Kader Posyandu Hingga Guru TPQ 

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Toin, Kecamatan Kepulauan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menyalurkan insentif Kader Kader Posyandu, LPM, Guru Paud, Guru TPQ dan petugas Mesjid serta petugas Pembersihan Jalan, Selasa (4/4/2023).

Kepala Desa Toin Fahmi Taher kepada cerminnusantara.co.id menjelaskan, penyaluran insentif tersebut dilakukan atas insiatif langsung dari Pemdes dan BPD. Meskipun Dana Desa Tahap awal Tahun Anggaran 2023 belum dicairkan.

“Alhamdulillah, sebanyak 44 orang penerimaan insentif yang terdiri dari Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Petugas Kebersihan jalan, Guru PAUD dan Guru TPQ serta Badan Sara telah diserahkan secara langsung oleh Bendahara Desa Iriyanti Pellu,” ucap Kades Toin.

Dalam penuturannya, Fahmi menjelaskan, pemberian insentif yang dilakukan pihaknya itu merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemdes dan BPD Toin kepada penerima yang sudah menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Kata Kades Toin, sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja para Kader dan Guru Paud, Guru TPQ, Petugas Kebersihan dan LPM serta Pengurus Mesjid atau Badan Sara dalam membantu memajukan Roda Pemerintahan di bidang masing-masing.

“Mudah-mudahan dengan apa yang telah diberikan Pemdes ini bisa bermanfaat walaupun jumlahnya tidak seberapa. Dengan diberikan insentif ini juga semoga para penerima manfaat dapat lebih meningkatkan kinerjanya demi menunjang kesehatan dan pendidikan yang lebih baik ke depan bagi masyarakat Desa Toin yang sama-sama kita cintai ini,” harapnya. (Sain CN)

Senin Lusa, Pemdes Koititi akan Salurkan Bansos Beras Untuk Lansia

HALSEL, CN – Pemerintah Desa Koititi Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Beras untuk masyarakat.

Bansos Beras dari Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Halsel akan disalurkan pada Senin (3/4/2023) lusa.

“Kami sudah menerima langsung dari Dinas Sosial Halmahera Selatan. Rencananya akan disalurkan di Hari Senin,” terang Kades Koititi Bunyamin K Wasahua saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Sabtu (1/4), usai menandatangani Berita Acara penyerahan Bansos Beras di Dinsos Halsel.

Bunyamin mengatakan, Bansos Beras diterima sebanyak 40 Sak. Ini direncanakan akan disalurkan kepada warga khusus Lanjut Usia (Lansia).

“Bagi penerima Bansos akan diberikan Beras 10 Kilogram. Beras tersebut akan dibagikan Pemdes langsung kepada penerima,” katanya.

Bunyamin juga mengharapkan program Pemerintah tersebut bisa berjalan lancar. Terlebih pada Bulan ini yaitu Bulan Suci Ramadhan 1444 H/2023 M.

“Semoga dengan adanya bantuan Beras dari Pemerintah tepat di Bulan Suci Ramadhan ini, masyarakat khususnya di Desa Koititi dapat mengurangi kebutuhan mereka salama menjalankan Ibadah Puasa,” harap Kades Koititi Bunyamin K Wasahua. (Hardin CN)