HALSEL, CN – Bagi para Kepala Desa (Kades) beserta Aparat Desa ataupun Tenaga Honorer, Gaji merupakan Uang bulanan yang selalu ditunggu-tunggu kehadirannya.
Pasalnya, dengan masuknya Gaji ke Rekening Bank bisa diambil buat membayar semua keperluan Rumah Tangga. Apalagi saat ini, Bulan Maret merupakan Bulan Suci Ramadhan 1444 H/2023 M. Namun sebagian Kepala Desa (Kades) belum sempat mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD).
Sementara Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), hingga saat ini belum bisa mencairkannya.
Lambatnya pencairan ADD diawal Ramadhan ini diungkapkan salah seorang Kades.
“Beberapa hari ini, kami sibuk sekali dengan padatnya kegiatan saja. Jadi tidak ada kendala lain. Tapi Alhamdulillah, semua kegiatan sudah selesai,” terang Kades yang tidak disebutkan namanya kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Rabu (22/3).
Namun kata dia, sebagian besar Kades sudah melakukan pencairan ADD.
“Tapi banyak teman-teman Kades sebagian besar sudah mencairkan Gaji,” jelasnya.
Sementara para Tenaga Guru Honorer, Gaji setiap Bulannya juga sangat dinanti-nanti. Mengapa tidak? Mereka jarang mendapatkan penghasilan lain selain mengharapkan Gaji.
Awal Tahun ini, Gaji Guru Honorer belum dibayarkan karena menunggu pencairan Dana BOS.
Kondisi ini dirasakan para Tenaga Guru Honorer yang bekerja di Instansi Pemerintahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel.
Kepala Dikbud Halsel, Safiun Radjilun dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengaku tidak ada kendala pencairan Dana BOS. Hanya saja, belum dapat dicairkan karena belum dilaksanakannya sosialisasi.
“Dana baru saja masuk. Nanti panggil mereka sosialisasi dulu baru cair,” tuturnya.
Safiun bilang, untuk saat ini, pihaknya belum bisa melaksanakan sosialisasi karena Puasa hari pertama.
“Nanti 3 hari begitu baru Undang semua untuk sosialisasi baru cair Satu Semester (6 Bulan),” tutupnya. (Hardin CN)











Komentar