13 Anggota Keluarga Pasien Desa Bajo Yang Meninggal Dirujuk Ke Rusunawa

HALSEL, CN – 13 anggota keluarga Almarhum RMN (45) Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari Desa Bajo Kecamatan Kayoa yang meninggal  pada Kamis (30/4) lalu akhir bersedia dirujuk ke Bacan untuk menjalani karantina di Rumah Susun Warga (Rusunawa).

“Dua speed boat yang menjemput para OTG dari Kayoa tersebut, satu untuk OTG yang hasil rapid test nya reaktif dan satu speed boat memuat OTG yang rapid test nya non reaktif,” tutur Sekretaris Satuan Gugus Tugas (Satgas) penangan Covid-19 Kabupaten Halmahera Selatan Daud Djubedi kepada wartawan melalui group WhatsaAp.

13 warga Desa Bajo Kecamatan Kayoa ini dibawah dengan menggunakan speed boat ke Bacan Rabu (13/5) sore menjelang malam, dari 13 warga tersebut semuanya berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), lima diantaranya hasil Rapied Test Covid-19-Nya Reaktif.

Menurut Daud, untuk 13 warga Desa Bajo Kecamatan Kayoa yang hasil rapid test-Nya non reaktif  dan reaktif langsung di bawah ke Rusunawa untuk menjalani karantina.

“Untuk 5 warga yang hasil rapid test nya reaktif langsung dibawah ke RSU Labuha untuk diambil sampel swab, namun masih dikarantina di Rusunawa karena belum ada gejala,” tuturnya sambil mengatakan, untuk 7 OTG di kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan dilakukan karantina mandiri di desa dan dipantau terus oleh petugas kesehatan di kecamatan.

Sekedar diketahui,  update covid 19 Kabupaten Halmahera Selatan rabu (13/5) disebutkan, kabupaten Halmahera Selatan memiliki OTG 20 orang, Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 22 orang, Pasien dalam Pengawasan (PDP) satu pasien, Positif dua orang, Negatif 4 orang, sembuh satu orang dan meninggal satu orang. (Red/CN)

Ringankan Beban Masyarakat, DPC PDI-P Berbagi Ditengah Ramadhan

Halsel,CN – Banyak cara positif yang dilakukan untuk mengisi kegiatan di bulan suci yang penuh ampunan ini

Salah satunya seperti yang dilakukan Dewan pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Halmahera Selatan (Halsel) dalam melakukan Pembagian sembako.

Kepada media Cerminnusantara.co.id Rabu (13/05/20) Bunyamin Hi. Daud, menyampaikan bahwa ini beyan kepedulian bagi sesama maka pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan dilakukan selama dua hari di beberapa desa yakni hidayat, marabose, tomori dan labuha.

“Dan besok akan dibagikan ke desa gandasuli, tokona, panamboang dan Desa Desa yang lain,” ucap Bunyamin

Lanjutnya, Sementar untuk persiapan paket sembako oleh DPC PDI Perjuangan Halsel sebanyak 400 paket Sembako untuk tahap pertama dibulan ini, dan tahap kedua dan ketiga di bulan berjalan selama mewabahnya virus covid 19,

Kami berharap dalam pembagian sembako ini harapan semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat yang menerima,” Harap Bunyamin

Di sela-sela kegiatan pembagian sembako Bapilu DPC PDI Perjuangan Halsel, La Jamra Hi. Zakaria menyampaikan bahwa Sasaran kami dalam pembagian sebako ini di khususkn kepada masyarakat yg layak dapat,

Lanjutnya, cara pendistribusinya melalui pengurus ranting kami di tingkat desa masing-masing karna merekahlah yang mengetahui masyarakt yangg layak terima,” Ucapnya.(Red-CN)

5 OTG Asal Laluin Yang Terkontak Langsung Dengan Pasien Positif Corona Bakal Dijemput

HALSEL,CN – Orang tampa gejala (OTG) di kabupaten Halmahera Selatan menjadi 20 orang dan itu semua dari Kayoa, 15 dari desa Bajo kecamatan Kayoa dan 5 dari desa Laluin kecamatan Kayoa Selatan

Sementara 5 orang Dari Desa Laluin yang reaktif hasil rapid test bahwa terkontak langsung dengan pasien positif corona (Covid-19) yang meninggal.

Kepada media Cerminnusantara.co.id Rabu (13/05/20) Sekertaris Satgus (Covid-19) Kabupaten Halmahera selatan, Daud Djubed menyampaikan bahawa orang yang positif terinfeksi virus corona Covid-19 tidak meski mengalami sakit dengan gejala demam, batuk, pilek, dan sesak napas. Sebagian di antaranya mereka juga ada yang terlihat sehat atau disebut sebagai orang tanpa gejala (OTG).

Sementara untuk lima warga dari Desa laluin yang reaktif hasil rapid test nya akan dijemput dari Kabupaten untuk menjalani isolasi

“karena tidak ada speed boat yang mau membawa para pasien tersebut ke Bacan untuk dikarantina maka speed dari Bacan yang jemput hari ini,” tutur Daud.

Sekedar diketahui,  update covid 19 Kabupaten Halmahera Selatan rabu (13/5) disebutkan, kabupaten Halmahera Selatan memiliki OTG 20 orang, Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 22 orang, Pasien dalam Pengawasan (PDP) satu pasien, Positif dua orang, Negatif 4 orang, sembuh 1 orang dan meninggal 1 orang.(Red-CN)

Satu Orang Warga Bajo Kayoa Meninggal Belum Lama ini Ternyata Positif Corona

HALSEL, CN – Setelah menunggu 14 hari hasil Swab Almarhum RMN (45) yang meninggal pada kamis (30/4/2020). Saat ini keluar hasil Swab Almarhum RMN positif Covid-19. Hasil Swab RMN diumumkan Rabu (13/5/2020) dini Hari.

Sementara itu, Sekretaris Satuan Gugus Tugas (Satgus) Kabupaten Halmahera Selatan Daud Djubedi ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, hasil Swab Almarhum RMN sudah ada dan hasilnya positif terjangkit virus Corona.

“Hasil Swab Almarhum RMN sudah ada dan hasilnya positif,” ucap Daud

Daud juga menjelaskan, dengan hasil swab almarhum RMN yang positif Corona maka Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Halmahera Selatan yang sehari sebelumnya nol menjadi 20 OTG.

“OTG di Kabupaten Halmahera Selatan menjadi 20 orang dan itu semua dari Kayoa, 15 dari Desa Bajo Kecamatan Kayoa dan 5 dari Desa Laluin Kecamatan Kayoa Selatan,” ucap Daud lagi.

Mantan Kepala bagian Humas Setda Kabupaten Halmahera Selatan ini juga menjelaskan, untuk lima warga yang reaktif hasil rapid test nya akan dijemput dari Kabupaten untuk menjalani isolasi.

“Karena tidak ada speed boat yang mau membawa para pasien tersebut ke Bacan untuk dikarantina maka speed dari Bacan yang jemput hari ini,” tutur Daud.

Sekedar diketahui,  update Covid-19 Kabupaten Halmahera Selatan Rabu (13/5) disebutkan, kabupaten Halmahera Selatan memiliki OTG 20 orang, Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 22 orang, Pasien dalam Pengawasan (PDP) satu pasien, Positif dua orang, Negatif 4 orang, sembuh satu orang dan meninggal 1 orang (Red/CN)

Warga Penganiayaan Pelaku Hingga Meninggal Bakal Diproses Hukum

HALSEL, CN – Ikbal Ode Antara Alias La Iki (23) tahun pelaku pembunuhan keji yang tewas di hakimi puluhan orang pada (12/5/2020) malam hari 22.36 WIT. Di Pantai Jikotamo Obi.

La Iki, satu dari dua Pelaku pembunuhan keji terhadap yuliana (16) Siswi SMK Taruna Obi, yang mencoba melarikan diri dengan katinting dan di kejar oleh warga menggunakan 2 unit perahu motor Jonson warna biru dan berhasil di amankan oleh warga dan di naikkan kembali ke atas perahu motor Jonson,

Kemudian kaki dan tangan pelaku di ikat oleh warga dan di bawa ke pantai Jikotamo. Setibanya di pantai, pelaku disambut puluhan warga dan di hakimi hingga tewas mengenaskan.

Kepada media cerminnusantara.co.id Rabu (13/5/2020) Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M menyampaikan bahwa terkait tindakan penganiayaan warga terhadap terduga pelaku pembunuhan terhadap siswa SMK di Obi hingga pelaku meninggal dunia akan di tindak lanjuti

“Sebagaimana negara kita adalah negara hukum. Jadi kita semua wajib melaksanakan proses perlindungan dan penegakkan hukum kepada seluruh warga negara,” pungkas Kapolres. (Red/CN)

Pelaku Pembunuhan Sekaligus Korban Amukan Masa Kini Dimakamkan

HALSEL, CN – Ikibal Ode Antara alias La Iky (23) pelaku sekaligus korban pengeroyokan yang ditemukan warga dan di hakimi hingga tewas Saat ini di makamkan di TPU Jikotamo, Rabu (13/05/20).

Warga bersama sejumlah anggota polsek Obi mengantarkan jenajah La Iki hingga ke peristirahatan terakhirnya.

Ikibal Ode Antara Alias La Iki (23) tewas di hakimi puluhan orang pada 22.36 WIT malam. Pantai Jikotamo Obi.

Pelaku yang mencoba melarikan diri dengan katinting dan di kejar oleh warga menggunakan 2 unit perahu motor Jonson warna biru dan berhasil di amankan oleh warga dan di naikkan kembali ke atas perahu motor Jonson.

Kemudian kaki dan tangan pelaku di ikat oleh warga dan di bawa ke pantai Jikotamo. Setibanya di pantai, pelaku disambut puluhan warga dan di hakimi hingga tewas.

Hingga berita ini tayangkan, media cerminnusantara.co.id masih menunggu konfirmasi selanjutnya dari berbagai pihak. (Red/CN)