Terkait Pembatalan Haji, Ini Imbauan Kemenag Halsel

HALSEL, CN – Dalam rangka memantau perkembangan Pembatalan Keberangkatan Haji yang telah diatur dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara (Malut) H. Sarbin Sehe, S.Ag,M. Pd.I, menggelar rapat bersama Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah yang diikuti oleh Seluruh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten / Kota, Kasubag Tata Usaha dan Para Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah. Rapat yang dilaksanakan secara virtual dilaksanakan pada Hari Jum’at, (5/6/2020).

Usai mengikuti Rapat, Kakankemenag Drs. H. La Sengka La Dadu, M. Pd.I, menyampaikan bahwa sesuai himbauan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Prov. Maluku, agar seluruh Kakankemenag dan jajarannya agar mensososialisasikan Keputusan Menteri Agama RI, Nomor 494 Tahun 2020 kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan para Jemaah Calon haji. Yakni tentang alasan pembatalan maupun jaminan hak-hak calon Jemaah haji yang batal berangkat oleh Pemerintah.

Sementara, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Mizna Laila Albaar, S. Pd.I, saat dimintai informasi terkait dengan pelaksanaan Keputusan Menteri Agama RI, menyampaikan bahwa hasil dari Keputusan terkait Pembatalan keberangkatan Jemaah haji pada penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H / 2020 M. Sudah disampaikan ke Pemerintah Daerah yang diterima oleh Sekretaris Daerah Halmahera Selatan beberapa waktu kemarin. Untuk para calon Jemaah haji pun demikian, sudah disampaikan ada sebagian yang datang langsung ke Kantor ataupun melalui Telepon.

Kakankemenag Kab. Halsel, Drs. H. La Sengka La Dadu, M. Pd.I (Foto Redaksi Cermin Nusantara)

“Selanjutnya, bagi Jemaah calon haji yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan ingin mengambil agar membuat permohonan pengembalian namun kita akan menyampaikan manfaat atau keuntungan jika tidak mengambilnya, begitu juga bagi yang tidak mengambil kita harus menghargai keputusan mereka,” katanya.

Kasie PHU juga menjelaskan terkait dengan paspor haji, masih tersisa 35 jemaah haji regular ditamba dengan 8 calon jemaah haji cadangan yang belum membuat paspornya. Sedangkan yang sudah ada paspor akan dikembalikan ke masing-masing Kabupaten/Kota untuk menyimpannya yang mana sebelumnya paspor tersebut sudah terkumpul di Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara sebagai proses pemberangkatan calon Jemaah haji.

Lanjutnya, untuk pemberian vaksin akan tetap diberikan kepada calon Jemaah haji, mengingat sebelumnya telah diberitahukan kepada para calon Jemaah haji dan sebagian sudah ke Labuha. Walaupun batal berangkat namun pemberian vaksin tetap dilakukan karena vaksin tersebut dapat bertahan sampai dua Tahun, dan jika pada musim haji berikut sudah bisa berangkat maka mereka tidak akan di vaksin lagi.

“Selaku Kasie Penyelenggara Haji dan Umrah, Saya telah berkoordinasi dengan pihak kesehatan, dan mereka juga telah bersedia melayani dengan ketentuan hanya 10 sampai 15 orang saja perhari dengan mengikuti protokol kesehatan,” pungkas Mizna Laila. (Red/CN)

Bhayangkari Peduli, 100 Paket Tali Asih Dibagikan Kepada Personil Polres Halsel

HALSEL, CN – Di masa pandemi Covid-19, bertajuk ‘Bhayangkari Peduli’, menjadi Perhatian serius yang ditunjukkan Ketua Bhayangkari Cabang Halsel Ny. Ratih Faishal Aris dan Pengurus Bhayangkari cabang Halsel dengan memberikan ratusan paket tali asih kepada Personil Polres Halsel yang menjadi garda terdepan dalam pencegahan Covid – 19.

Sabtu (6/6/2020), Penyerahan Tali Asih berupa Masker, obat, dan suplemen kepada Personil Polres Halsel di serahkan langsung oleh Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M.

Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., mengatakan bantuan yang diberikan Bhayangkari Cabang Halsel ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari Cabang Halsel yang bertujuan untuk menunjang pelaksanaan tugas personil Polres Halsel sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di tengah pandemi Covid – 19.

Kapolres Halsel berharap pemberian tali asih dari Bhayangkari Cabang Halsel dapat mendukung pelaksanaan tugas personilnya dalam rangka mencegah penularan penyakit saat menjalankan tugas di lapangan yang sering berhadapan ataupun berinterkasi dengan Masyarakat. Selain itu pula, bertujuan untuk menambah imun dan menjaga stamina dan kebugaran tubuh personilnya.

Ucapan terimakasih kepada Ketua Bhayangkari cabang Halsel dan jajaran pun mengalir dari personil Polres Halsel yang sedang bertugas di lapangan setelah menerima tali asih berupa Masker, obat dan suplemen yang merupakan wujud kepedulian Bhayangkari kepada personil Polres Halsel. (Red/CN)

Demi selamatkan Perekomonian,Pemerintah wacanakan “New Normal”

Oleh: Wibisono

(Pengamat Militer dan pertahanan, pembina (LPKAN) Lembaga pengawas Kinerja Aparatur Negara)

Pekan ini pemerintah Indonesia mewacanakan kebijakan New Normal, kebijakan new normal adalah membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar kesehatan yang sebelumnya tidak ada sebelum pandemi. 

Apa kebijakan ini tidak terburu buru, disaat Kurva peningkatan Korban Covid-19 terus naik?

New Normal adalah upaya menyelamatkan hidup warga dan menjaga agar negara tetap bisa berdaya menjalankan fungsinya. New Normal adalah tahapan baru setelah kebijakan stay at home atau work from home atau pembatasan sosial diberlakukan untuk mencegah penyebaran massif wabah virus Corona. New Normal utamanya agar warga yang memerlukan aktivitas luar rumah dapat bekerja dengan menggunakan standar kesehatan yang ditetapkan. Jadi bukan sekadar bebas bergerombol atau keluyuran. 

Selanjutnya New Normal diberlakukan karena tidak mungkin warga terus menerus bersembunyi di rumah tanpa kepastian. Tidak mungkin seluruh aktivitas ekonomi berhenti tanpa kepastian yang menyebabkan kebangkrutan total, PHK massal dan kekacauan sosial.

Terminologi New Normal diciptakan oleh Roger Mcnamee pada 2004, seorang investor teknologi paling sukses belakangan ini. Dalam karyanya, ‘The New Normal: Great Oportunities in Time of Great Risk’, dia menjelaskan lima belas aturan dalam berinvestasi agar dalam kondisi krisis tetap bertahan.

Istilah New Normal ini menunjukkan sebuah situasi pasca-krisis ekonomi (2007-2008) dan resesi global (2008-2012), yang di saat seperti itu harus ada kesediaan untuk menggunakan aturan yang baru dalam jangka waktu panjang.

Dalam konteks COVID-19, New Normal (Tatanan Baru atau normal baru) menjadi suatu keniscayaan di Indonesia, baik pada aspek ekonomi untuk mencegah perekonomian yang semakin memburuk pasca-diberlakukannya PSBB maupun pada aspek sosial untuk mempertahankan dan meningkatkan imunitas kesehatan dan tubuh. 

Fase new normal tidak bisa dihindari sebagai konsekuensi mengembalikan roda perekonomian. jika sektor ekonomi tidak dijalankan, maka krisis akan semakin parah.
Ada beberapa prediksi jika virus ini bertahan hingga oktober 2020, itu diperkirakan bakal mengalami sosial ekonomi yang lebih parah lagi. Oleh karena itu mau tidak mau kita harus masuk ke dalam era baru atau new normal. Meski begitu, pro dan kontra terhadap era kenormalan baru ini cukup kuat. Tak sedikit masyarakat merasa pesimis terhadap kenormalan baru yang dianggap menjadi solusi untuk mengatasi krisis ekonomi.

Maka dari itu pemerintah perlu membangun optimisme di tengah masyarakat untuk menghadapi new normal.

Sedangkan presiden Jokowi bahkan sudah menginstruksikan pemulihan ekonomi secara tepat dan cepat. Hal ini dia sampaikan pada saat memimpin rapat terbatas penetapan program pemulihan ekonomi nasional dan perubahan postur APBN tahun 2020 di Istana Merdeka kamis (4/5/2020).

“Tantangan terbesar kita saat ini adalah bagaimana menyiapkan program pemulihan ekonomi yang tepat, dieksekusi dengan cepat, dengan kecepatan, agar laju pertumbuhan ekonomi negara kita tidak terkoreksi lebih dalam lagi,” kata Jokowi dikutip dari situs resmi Sekretariat Presiden.

Terakhir untuk memastikan New Normal bisa berjalan baik maka pemerintah harus melakukan upaya yang sistematis, terkoordinasi dan konsisten dalam melakukan pengawasan publik dan law enforcement. Di dalamnya juga termasuk memperbesar kapasitas sektor kesehatan kita untuk mengantisipasi lonjakan penderita Covid-19,selanjutnya Pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi untuk memastikan pemeriksaan kesehatan yang massif, tersedianya sarana perawatan,vitamin dan peralatan medis, mudah dijangkau,serta melindungi masyarakat yang paling rentan melalui penyiapan pengamanan sosial yang tepat sasaran dan perlindungan kesehatan diseluruh wilayah Indonesia. 

Penutupan Pembinaan Bintara Remaja Dipimpin Langsung Dansat Brimob Polda Sumut

DELI SERDANG, CN – Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, S.I.K., S.H. pimpin langsung Upacara Penutupan Pembinaan Tradisi Bintara Remaja Sat Brimob Polda Sumut. Bertempat di Puslat Martabe Brimob Polda Sumut, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (6/6/2020).

Pada pelaksanaan kegiatan Pembinaan Tradisi Bintara Remaja Sat Brimob Polda Sumut, kali ini di ikuti sebanyak 35 orang Bintara Lulusan dari SPN Hinai Tahun 2020.

Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, S.I.K., S.H mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan pembinaan seperti ini, agar Bintara Remaja dapat menerapkan sikap loyalitas, serta membiasakan hidup disiplin, baik di dalam kesatuannya maupun di kehidupan sehari-hari.

“Tunjukkan loyalitas kita kepada negara, pimpinan maupun kesatuan, dimanapun kita bertugas. Lalu, tingkatkan kedisiplinan dan latihan serta tidak apatis dalam berdinas. Penutupan kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari penugasan yang akan datang,” pesan Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi.

Kegiatan yang di mulai pukul 15.00 wib tersebut, di laksanakan dengan penuh hikmad oleh semua peserta maupun para pelatih dan juga instruktur. Di lanjutkan dengan pembaretan, yang di lakukan oleh Dansat Brimob Polda Sumut kepada para peserta pelatihan. (Hendra CN)

Personil Sat Brimob Berikan Kejutan Kepada Ps. Kabag Ops Kompol Heriyono Dihari Ultahnya

MEDAN, CN – Menjelang pelaksanaan tugas penyemprotan Disinfektan, Ps. Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut Kompol Heriyono mendapat kejutan di Hari Ulang Tahun yang ke-54 dari anggotanya, di Kesatuan Brimob Polda Sumut.

Menurut pengakuan yang di sampaikan dari Humas Sat Brimob Polda Sumut Brigadir Rizki, SN, S.H., momen tersebut sengaja di lakukan oleh beberapa anggota personil Sat Brimob, dengan tujuan memberikan surprise maupun kejutan kepada Kompol Heriyono.

“Bener bang, hari ini tepat di Hari Ulang Tahun Kabag Ops Pak Heriyono. Hal ini juga, untuk membuktikan kesolidan kami di kesatuan,” ungkap Brigadir Rizki, SN.

Terlihat juga, satu persatu anggota Sat Brimob Polda Sumut memberikan ucapan Selamat Ulang Tahun serta saling bergantian menyuapin Kompol Heriyono Bolu Tart, yakni makanan yang menjadi ciri khas untuk orang yang berulang tahun.

Saat di wawancara oleh awak media ini, suasana gembira sekaligus haru tampak dari sosok Kabag Ops Kompol Heriyono. Dirinya mengatakan, bahwa kejutan yang di berikan dari anggotanya adalah suatu motivasi diri untuk pribadinya, agar dapat mengayomi lebih baik lagi kepada junior maupun anggotanya di kesatuan.

“Yang pertama, saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga buat mereka. Ini suatu hal yang tidak saya sangka. Namun, dari peristiwa tersebut, ini bisa memotivasi diri saya sendiri, agar kedepannya dapat lebih mengayomi maupun menghargai mereka, selaku junior maupun anggota saya,” tutur Kompol Heriyono.

Guna memupuk keakraban antara pimpinan dan bawahan, acara di lanjutkan dengan makan bolu bersama, di barengi canda tawa seluruh personil yang ada di ruangan tersebut. (Hendra CN)

Heboh!! Sat Brimob Semprotkan Disinfektan di Sepanjang Jalan Medan

MEDAN, CN – Menjelang penerapan New Normal (Kehidupan Normal Baru) di Sumut, upaya pencegahan terhadap virus Corona gencar di lakukan oleh instusi Polri, khususnya Sat Brimob Polda Sumut.

Sepanjang jalanan Kota Medan mau pun tempat berkumpulnya orang, serta Halte Bus tidak luput dari penyemprotan cairan Disinfektan.

Dengan mengerahkan 30 orang perasonil serta 2 unit Mobil Water Canon, penyemprotan Disinfektan di mulai dari Jalan Diponegoro, lanjut melalui Jalan T. Imam Bonjol. Selain itu, Lapangan Merdeka, Galeri ATM, serta Stasiun Kereta Api yang berada di Jalan Stasiun Kereta Api, Kota Medan, juga turut di sterilkan dengan cairan Disinfektan, Sabtu, (6/6/2020).

Setelah di bukanya kembali Lapangan Merdeka Medan untuk kegiatan berolah raga bagi masyarakat, personil Sat Brimob Polda Sumut turut mengatensi serta menyisir semua fasilitas umum yang berada di kawasan tersebut, untuk di lakukannya penyemprotan.

Berdasarkan keterangan dari Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, S.I.K., S.H. melalui Ps. Kabag Ops Kompol Heriyono, pihaknya akan terus merutinkan penyemprotan Disinfektan. Mengingat, semakin meningkatnya grafik dari orang yang terjangkit Covid-19 di Sumut.

“Kegiatan ini untuk menindaklanjuti perintah langsung Kapolri, terkait penyemprotan Disinfektan massal seluruh Indonesia. Selain itu, kita juga mendapat info telah di bukanya kembali fasilitas umum yang ada di Lapangan Merdeka ini. Makanya, semua fasilitas umum yang ada di sekitaran Lapangan ini kita semprot,” jelas Kompol Heriyono saat di wawancara langsung oleh awak media.

Selain fasilitas umum yang ada di Lapangan Merdeka, kegiatan penyemprotan juga di lanjutkan dengan melalui Jalan Pandu dan menyusuri bahu jalan di sepanjang jalanan SM. Raja Medan.

“Kita mengambil rute dari Mako Sat Brimob Polda Sumut, lalu melewati depan Kantor Gubernur. Selanjutnya, kita sisir sepanjang Jalan SM. Raja,” jelasnya kembali.

Di sela-sela penyemprotan Disinfektan, terlihat juga, personil Sat Brimob Polda Sumut terus lakukan himbauan kepada masyarakat di sepanjang jalan yang di lalui, terkait bahaya maupun penyebaran virus Corona.

“Beberapa hari lagi, kita menghadapi kehidupan normal baru, atau yang di sebut juga New Normal. Kami berharap, semua kalangan, baik perkantoran, semua instansi pemerintah dan swasta, serta masyarakat umum harus disiplin dan terus ikuti protokol kesehatan,” tutupnya. (Hendra CN)