Rayakan HUT Ke-15, LSM LIRA Halsel Santuni Yatim Piatu dan Fakir Miskin

HALSEL, CN – LSM Lumbung informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Propinsi Maluku Utara (Malut). Pada Jum’at, (19/06/2020) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) LSM LIRA ke 15 Tahun. Sebagai LSM terbesar di Indonesia dengan rekor MURI sejak Tahun 2009 yang lalu.

Untuk menyambut ulang tahun tersebut. DPD LSM Lira Halsel menggelar kegiatan sosial yakni Santunan Yatim Piatu “di Panti Asuhan Al-Ma’un desa Kampung Makian Kecamatan Bacan dan Pondok pesantren Alkafi desa Hidayat Kecamatan Bacan serta santunan Beras kepada warga Miskin, penyaluran Beras kepada penerima manfaat dilakukan pada kantor DPD LSM LIRA Halsel.

Nampak terlihat hadir dalam Pembagian Sembako tersebut. Penasehat LIRA, Manaf Saleh dan Pembina Said Alkatir serta Bupati LSM LIRA Halsel Samsudin Kalam didampingi Sekretaris, Nasarudin Kausaha S.Ip dan Personil LIRA lainnya.

Disaat pembagian Sembako, Pengasuh Pondok pesantren Alkafi Ustadz Agus Usman, menyambut baik kedatangan LSM LIRA di pondoknya.

“Kami sangat berterima kasih kepada DPD LSM LIRA Halsel untuk dapat berbagi menyantuni Pondok pesantren-Nya di saat Kegiatan HUT Ke-15 LSM LIRA, semoga Kedepan LSM bersama Pengurus nya sehat, sukses dan Jaya selalu,” harapnya.

Setelah pembagian Sembako di Ponpes Al-Kafi dilanjutkan menyantuni anak-anak ke Panti Asuhan Al-Ma’un Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan.

Disela-sela kehadiran Pengurus DPD LSM LIRA Halsel tersebut disambut Positif oleh pengasuh Panti Asuhan Al-Ma’un, Mahdi Sagaf.

“Kami Pengasuh Panti asuhan Al-Ma’un sangat berterima kasih kepada LSM LIRA Halsel telah menyalurkan sembakonya, semoga di Ulang tahun yang Ke-15 ini Pengurus Lira Halsel selalu sehat, bangkit dan menjadi LSM yang sukses,” ucap Mahdi.

Sementara itu, Bupati LSM LIRA Halsel, Samsudin Kalam menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan acara rutin yang dilakukan LIRA se-Indonesia dan kebetulan LIRA di Kabupaten Halmahera Selatan Baru terbentuk sejak Tahun 2020.

“Dengan perayaan Ulang Tahun LIRA yang ke 15 “maka momen ini kami gunakan dengan baik, seraya berbagi dengan Fakir miskin dan yatim piatu,” ujar Samsudin.

Dikatakan Sam, sapaan akrabnya, 15 Tahun Kiprah LSM Lira telah berlalu kini Memasuki masa keemasan baru di 19 Juni tahun 2020, Lanjutnya bahwa bagi Kami LSM LIRA Halsel masih Terbentuk seumur jagung di Kab. Halsel.

“Semoga LIRA kedepan dapat memberikan sumbangsih positif bagi bangsa dan negara (indonesia)di usia yang ke 15 Tahun ini,” harapnya.

Terpisa, Penasehat LIRA Halsel, Hi Muchsin S.Abubakar SH.MH. melalui Ponsel seluler-Nya kepada media ini, Sembari turut mengucapkan HUT Ke-15 Tahun LSM LIRA.

Muchsin yang juga ketua DPW DMI (Dewan Mesjid Indonesia) Prov. Malut ini, berharap kedepan DPD LSM Lira Halsel semakin maju dan tumbuh menjadi LSM yang Kuat, Kritis dan mandiri serta terbuka dan Profesional. (Red/CN)

Komnas Perlindungan Anak Bagi Kasih Dengan Anak Berkebutuhan Khusus

JAKARTA, CN – Pada Jumat, (19/06/20) untuk meringankan beban sosial dan kebutuhan spesifik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) akibat dari Virus Corona, Komisi Nasional Perlindungan Anak bersama EZY Pratama Foundation dan Komnas Anak TV “BERBAGI KASIH” dan solidaritas dengan 40 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari keluarga tidak mampu dan non panti ditengah-tengah Indonesia sedang bergerak menghadapi Pandemi Covid 19 dan dalam menempuh hidup kebiasaan baru.

Acara “berbagi kasih” dengan ABK yang diselenggarakan di markas Komnas Perlindungan Anak sebagai rumah anak Indonesia didasari karena orientasi bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat dampak dari Pandemi Covid 19 dan untuk menempu hidup norma masih berorientasi pada kebutuhan orang dewasa, melupakan kebutuhan spesifik anak berkebutuhan khusus dan Balita didalam keluarga Indonesia menghadapi serangan virus corona.

Paket bantuan kebutuhan spesifik untuk ABK yang disiapkan Ezy Pratama Foundation berupa penyediaan Pempers, Underware, pembalut, Handuk, sabun, pasta dan sikat gigi, minyak gosok, minyak kayu putih, alat pendengaran serts alat-alat sekolah.

“Apa yang kami siapkan hari ini adalah sebagai tanda dan wujud berbagi kasih dan solidaritas Ezy Foundation untuk adik-adikku semua,” ungkapnya.

“Terimalah bantuan sosial ini dengan senang hati, mudah-mudahan dapat meringankan beban dan membuat anak-anak bisa bergembira,” demikian sambutan Ezra Ketua Ezy Pratama Foundation.

Sementara itu, untuk meringankan beban orangtua menyiapkan kebutuhan dasar makan dalam keluarga ABK, Komnas Perlindungan Anak menyiapkan dan membagikan 40 paket bantuan sosial berupa sembako terdiri dari beras, gula, kopi, sabun dan mi instan

Dengan diselenggarakannya
kegiatan bagi kasih ini diharapkan dapat menggugah masyarakat untuk berdonasi meringankan beban ABK non panti dari keluarga miskin baru dampak dari belum berlalunya virus covid 19 melalui Komnas Perlindungan Anak.

Acara yang dimulai dengan ucapan selamat datang yang disampaikan Arist Merdeka Sirait mewakili Dewan Komisioner Komnas Perlindungan Anak dilanjutkan dengan menyampaikan pesan moral Komnas Perlindungan Anak kepada anak-anak berkebutuhan khusus dan untuk para orangtua dan pendamping ABK.

“Dalam menempuh tatanan hidup normal baru menghadapi pandemi Covid 19, orangtua harus menjadi teladan dan contoh dalam menjalankan Protokol Kesehatan Covid 19,” katanya.

“Anak-anak kita harus diajarkan hidup normal baru dan kebiasaan hidup bersih, sehat, dan pakai masker dan taat pada protokol kesehatan secara spesifik dan khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus,” tambahnya.

Karena fakta menunjukkan Indonesia belum bebas dari virus corona dan Indonesia juga belum bisa menemukan faksi Covid 19 sehingga ribuan orang meninggal termasuk usia anak-anak dan Balita, oleh karenanya anak-anak ABK harus terjaga dari virus corona. “Dan daya tahan serta dan imunitas tubuh ABK harus dipastikan terjaga.

Orangtua sebagai pengasuh dan pendamping, didik dan tanamkanlah agar ABK yang ada dirumah kita bisa hidup mandiri, sehinga di masa depan ABK dapat mengurus dirinya sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain termasuk kepada keluarga.

Kehadiran ABK dirumah kita jangan dianggap sebagai beban dan masalah yang harus disembunyikan keluarga tetapi ABK justru harus dijadikan sebagai kehadira berkat dan titipan Tuhan dalam keluarga”, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam acara bagi kasih dengan ABK di kantor Komnas Perlindungan Anak di bilangan Jakarta Timur Jumat 19 Juni 2020.

“Anak-anak kita harus dipastikan terjaga dan terlindungi dirinya dengan memberikan perhatian extra karena kekhususannya dan secara sprsifik dalam menghadapi Pandemi covid 19”.

“Apapun yng terjadi, orangtua tidak diperkenankan meninggalkan dan membiarkan anak ABK tak terurus, kata Arist mengakhiri sambutannya.

Hadir untuk berbagi kasih dengan ABK dan menyerahkan bantuan, Roestin Ilyas selaku Dewan Komisioner, Dhanang Sasongko sebagai Sekjen Komnas Perlindungan Anak serta Lia Latifah Komisioner Sumberdaya Komnas Perlindungan Anak.

Sementara itu, Direktur Komnas Anak TV Maya Agustin yang ikut berpartisipasi menyediakan bantuan transportasi kepada keluarga ABK menyampaikan pesannya kepada para orangtua ABK agar dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus para orangtua dan atau keluarga dapat menjauhi segala bentuk kekerasan terhadap ABK, dan sangat penting mentaati protokol kesehatan Covid 19 dengan pola menempu hidup dengan tatanan normal baru, ABK yang bersih dan sehat, jaga jarak dan selalu menggunakan masker. (Dody CN)

KSP Indosurya Harus Kembalikan Dana Nasabah Atau Berhadapan Dengan Hukum

JAKARTA, CN – Sejumlah Advokat yang merupakan kuasa hukum dari para nasabah Koperasi Indosurya bergabung memperjuangkan pembayaran para kliennya yang merupakan para nasabah Koperasi Indosurnya Cipta.

Hal tersebut dilakukan karena para advokat tersebut merasa terpanggil akibat banyaknya jumlah korban investasi dari Koperasi Indosurya yang saat ini sedang dalam kondisi PKPU sejak tanggal 29 April 2020 pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan perkara No. 66/Pdt.Sus PKPU/ZOZO/PNNiaga. Jakarta pusaat. Demikian kata, Leonard Pitara Guru Simanjutak dari kantor Hukum Leonard Prihantono dan Associates.

Para advokat dari Forum advokat Perjuangan nasabah KSP Indosurya yang sebagian besar juga berprofesi sebagai kurator tersebut prihatin melihat ribuan korban investasi yang sebagian besar merupakan orang tua yang sudah berusia lanjut, dimana berdasarkan informasi yang diterima dari nasabah bahwa dana yang ditempatkan pada koperasi merupakan uang yang dikumpulkan sepanjang hidupnya untuk bekal hari tua.
Para advokat yang mewakili sekitar Rp. 1.7 Trilyun dana simpanan berpendapat bahwa. “Kasus KSP Indosurya ini merupakan kasus yang menjadi perhatian skala nasional, karena kerugian yang diderita oleh seluruh para nasabah hingga triliunan Rupiah tersebut dapat menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan Indonesia khususnya nama besar Koperasi secara umum, dimana kita semua tahu bahwa Koperasi adalah soko guru ekonomi Indonesia, ” Ujar Leonard Pitara.SH saat ditemui di kopi prend kemang, Kamis(18/6/2020).

Menurutnya, selain hal tersebut keterpanggilan para advokat tersebut juga didorong karena mereka melihat pemerintah melakukan tebang pilih dalam menangani kasus sejenis. Sudah banyak koperasi yang bermasalah, namun hingga saat ini peranan Kementrian Koperasi dan UKM tidak mampu mengawasi kinerja koperasi yang ada khususnya KSP Indosurya.

“Para advokat sudah mempersiapkan dokumen dan seluruh bukti pendukung untuk melakukan gugatan perbuatan melawan hukum dan pelaporan Pidana terhadap siapapun juga yang terlibat mulai dari tingkat cabang, marketing, Kantor Pusat hingga Man behind the scene yang dlduga mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap Koperasi Simpan Pinjam |ndosurya,” jelasnya.

“Kami juga ingatkan bahwa upaya hukum ini dilakukan bukan hanya untuk Pengurus Baru KSP Indosurya tetapi termasuk Pengurus-Pengurus sebelumnya yang turut bertanggung Jawab terhadap dana milik Nasabah Koperasi. Segala upaya hukum akan dilakukan, dan kami meminta Juga kepada Kepolisian RI agar bertindak secara professional, taktis tanpa tebang pilih terhadap laporan pidana sehubungan
Dana simpanan nasabah KSP Indosurya.
Kami Advokat merupakan kuasa hukum Forum advokat Perjuangan Nasabah KSP Indosurya yang merupakan para nasabah Koperasi Indosurya mewakili kurang lebih Rp. 1.7 Trilyun dana simpanan nasabah, yaitu Leonard Pitara Guru Simanjutak SH, MH , Nuzul Hakim SH.MH , Raja besar Arefa SH , Jonggo siallagan SH, Bona Sitanggang SH, Johanes Eduard SH.Sukamto Lubis SH. Johanes Memory SH,” tutupnya. (Dody CN)

Personil Polsek Rundeng Bagikan Sembako Kepada Kaum Jompok

Subulussalam RundengAceh, CN – Kapolsek Rundeng IPTU Abdul Malik SH,di damping Personil Polsek Rundeng pembagian sembako ini adalah Pergoram Kapolri Untuk di salurkan kepada masyarakat kurang mampu (miski) yang terdapak Cavid-19, Jumat (19/6/2020).

“Pada hari ini kami bagikan 30 paket sembako kepada masyarakat di sekitaran Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam sesuai apa yang di intruksikan Kapolri,” jelasnya.

“Kami juga berharap kepada kaum dan saudara kami Jompo yang menerima paket sembako ini semoga bermanfaat dan berkah,” tambahnya.

IPTU Abdul Malik juga mengaku tidak bosan-bosannya selalu inggatkan kepada masyarakat.

“Supaya tetap mematuhi aturan sesui protokol kesehatan selalu cuci tangan dan hindari di tempat yang ramai apa bila keluar dari rumah selalu gunakan Masker,” ucap Kapolsek.

Sementara itu, Kepala Desa Sibungke Maulidin menyampaikan kepada Media ini, kami sangat senang dengan adanya program Kapolri yang telah membantu masyarakat.

“Kami Kaum Jompo (Miskin) berupa sembako ini saya sangat terharu kepada Polri yang telah memperhatikan masyarakat saya di dalam setuasi Covid-19,” ujarnya. (Mha CN)

Desa Tonjong Laksanakan Penyemprotan Disinfektan dan Bagikan 1000 Masker Untuk Cegah Covid-19

SUKABUMI, CN – Pemdes Tonjong beserta satgas covid 19 melaksanakan kegiatan pembagian masker dan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran covid19 di wilayah yang berada di Desa Tonjong,kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2020).

Babinsa dan Bhabinkamtibmas ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Kades Tonjong, Herman jaya kusumah mengatakan bahwa hari ini di Desa melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan untuk mencegah Covid-19 yang ke beberapa kalinya.

“Alhamdulilah di Desa kami tidak ada yang terkena Covid-19,” ungkapnya.

Herman pun menjelaskan, kegiatan hari ini bukan hanya penyemprotan disinfektan.

“Tetapi kami pun membagikan 1000 masker kepada masyarakat desa tonjong,” jelasnya.

Herman pun menghimbau kepada Masyarakat agar selalu mengikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker bila keluar rumah dan mencuci tangan.

Warga sangat mengapresiasi langkah pemdes tonjong dan satgas covid19 untuk mencegah penyebaran virus covid19.

Lokasi yang direncanakan oleh Desa Tonjong untuk kegiatan tersebut adalah kedusunan tonjong,babakan dan kedusunan bantarenca. (Irwan CN)

Alumni STAIA Labuha Angkatan 2019 Belum Dapatkan Ijazah, Rektor Terancam Dipolisikan

HALSEL, CN – Sejumlah Mahasiswa Alumi Sekolah Tinggi Agama Islam Alkhairat (STAIA) Labuha Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) keluhkan Ijazah yang sampai saat ini belum mendapatkan.

Padahal mahasiswa yang gelar S1 itu sudah seharusnya memiliki ijazah karena dari Tahun 2019.

“Jadi mahasiswa yang sudah wisuda itu dari Tahun 2019 hingga saat ini pada Tahun 2020 yang sudah memasuki 1 Tahun 3 bulan ini belum mendapatkan ijazahnya,” ungkap sejumlah mahasiswa yang namanya tidak mau dipublish, Jumat (19/6/2020).

Bahkan para mahasiswa yang sudah wisuda itu pun datang di pihak Kampus untuk mempertanyakan soal Ijazah. Namun tanggapan dari pihak Kampus masih seperti biasa yakni hanya bisa memberikan janji.

“Pihak Kampus mengatakan Insya Allah, dan janji yang mereka berikan kepada para wisudawan itu akhir Tahun 2019. Setelah itu mereka datang lagi di pihak Kampus mempertanyakan kembali soal ijazah, tapi yang terjadi hanya ada blangko dan belum ditulis dan masih menunggu hingga saat ini belum diterima itu Ijasah,”

Selain itu, sejumlah mahasiswa itu juga membeberkan bahwa sikap dari Rektor pada saat itu mengatakan lebih baik wisuda dulu walaupun Ijazahnya dari belakang.

“Namun dampak yang diterima oleh teman-teman sini juga cukup besar. Kenapa? kasihan mereka sudah wisuda mau kerja juga sangat sulit karena ijasanya belum ada. Apalagi ada yang mau ikut Tes PNS,” katanya.

Oleh karena itu, sejumlah mahasiswa tersebut meminta kepada pihak Kampus dalam waktu dekat ini ijazah itu harus diadakan.

“Jika tidak kami akan memproses di Kepolisian karena merasa selama ini telah di rugikan,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan cerminnusantara.co.id berusaha konfirmasi Rektor STAIA Labuha, Mahfud Kasuba melalui via seluler sebanyak 3x panggilan sedang menunggu atau nomor Handphone sedang sibuk. (Red/CN)