Ada 30 Kecamatan dan 249 Desa di Halsel, Ketua DPW PKB Malut Sebut Obi Layak Dimekarkan

HALSEL, CN – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mendukung lahirnya dua otonomi baru di wilayah Kabupaten Halsel.

Ketua DPW PKB Malut, Jasri Usman mengatakan, impian masyarakat Obi Kepulauan selama ini untuk Pulau Obi layak dimekarkan menjadi Kabupaten, maka PKB Malut secara tegas mendukung penuh. Sebab, menurutnya, Halsel dari letak geografis wilayah itu cukup besar.

Jasri menjelaskan, untuk Halsel ada 30 Kecamatan dan 249 Desa, sementara di Kota Ternate hanya 8 Kecamatan dan 78 Kelurahan. Sehingga dengan rentang kendali yang begitu besar Pulau Obi ini sudah wajar dimekarkan.

“Seperti yang disuarakan DPC PKB Halsel. Untuk itu, kita harus mendorong dan memekarkan Pulau Obi,” cetus Jasri usai DPC PKB Halsel menggelar Pra Musyawarah Cabang (Muscab) di Canga Matau Kecamatan Bacan Selatan.

Selain Pulau Obi, orang nomor 2 di Kota Ternate ini bilang, Pulau Gane juga perlu didorong untuk menjadi satu Kabupaten baru, sementara Labuha menjadi Kota.

“Halmahera Utara dengan rentang kendali yang begitu besar, maka pemekaran itu perlu kita dorong, agar supaya memutus rentang kendali, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Halsel, Muslim Hi. Rakib menyampaikan bahwa pada prinsipnya, PKB Halsel juga mendukung pemekaran Dua Kabupaten di Halsel.

“Kami sangat mendukung, apalagi kalau Ketua Wilayah sudah bilang begitu. Jadi kami sangat mendukung,” tandasnya. (Red/CN)

DPC PKB Halsel Gelar Pra Muscab, Muslim Hi Rakib: Berkat Perjuangan Ketua DPW Malut, Usman Sidik jadi Bupati

HALSEL, CN – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar Pra Musyawarah Cabang Konsolidasi Internal Penataan dan Penyegaran Masa Bakti Kepengurusan dengan Tema: “Mengembalikan Senyum Halmahera Selatan”, Sabtu (28/8/2021 di Canga Matau Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan.

Ketua DPC PKB Halsel, Muslim Hi. Rakib dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada semua Pengurus PKB Halsel atas semangat para Kader, kegiatan Pra Muscab dapat terlaksana.

“Saya juga sangat berterimakasih banyak kepada Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Maluku Utara (Malut) yang sudah meluangkan waktu untuk menghadiri agenda Pra Muscab DPC PKB Halsel di Tahun 2021 ini,” ucap Muslim.

Selain itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halsel itu juga menjelaskan bahwa saat ini, semua sayap PKB Halsel, telah terbentuk.

“Alhamdulillah, semua Sayap PKB Halsel dan dari 30 DPAC di 30 Kecamatan di Kabupaten Halmahera Selatan ini, semua struktur sudah terbentuk,” jelas Muslim.

Meski begitu, atas berkat perjuangan pengurus DPC PKB Halsel maupun DPW PKB Malut, Muslim menyebut, PKB menjadi Partai penguasa di Kabupaten Halsel.

“Berkat perjuangan beliau, Ketua DPW PKB Provinsi Maluku Utara, Bapak Usman Sidik menjadi Bupati Kabupaten Halmahera Selatan,” tutur Muslim.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Maluku Utara (Malut), Jasri Usman menegaskan dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama mengawal kinerja Pemerintah dimasa Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Usman Sidik dan Hassan Ali Bassam Kasuba.

“Saya sangat berharap, semua harus bersinergi untuk mengawal kinerja di masa pemerintahan Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hassan Ali Bassam Kasuba,” cetusnya.

Pria asal Desa Kusubibi Kecamatan Bacan Barat itu juga menegaskan bahwa saat ini, PKB merupakan salah satu partai penguasa di Kabupaten Halsel.

“Jadi saya berharap, suka tidak suka, mau tidak mau, saat ini, PKB adalah partai penguasa di Kabupaten Halmahera Selatan. Untuk itu, mari kita sama-sama mengawal dan mensukseskan program Bupati dan Wakil Bupati Halsel,” tutup Wakil Walikota Ternate itu. (Red/CN)

Kepala Kejari Halsel Kunjungi KRI Gulamah-869

HALSEL, CN – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menghadiri undangan Komandan KRI Gulamah-869 pada Jumat (27/8/2021).

Kepala Kejari Halsel, Fajar Haryowimbuko, SH, MH disambut langsung oleh Laksma TNI Singgih Sugiarto, Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada III dan Komandan KRI Gulamah-869 Mayor Laut (P) Salus Yustian Harin beserta jajarannya.

“Kunjungan ini dalam rangka silahturahmi antara Penyidik Angkatan Laut dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), sehingga apabila ke depan terdapat suatu perkara di wilayah Hukum Kejari Halsel, Penyidik Angkatan Laut dengan JPU akan segera berkoordinasi,” jelas Fajar.

Sekedar diketahui, KRI Gulamah-869  saat ini sedang bersandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Ternate dalam rangka Operasi rutin TNI AL di wilayah kerja Koarmada III (Indonesia Timur).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Danposal Bacan Letda Aris, Kasi Intel Fardana Kusumah SH, Kasi Pidum Kejari Halsel Alfian Jauhari Hanif SH, Kasi Pidsus Eko Wahyudi SH dan Kasi Barang Bukti Barang Rampasan Eko Setiawan SH. (Red/CN)

Para Mantan Kades di Halsel Diminta Segera Kembalikan Aset Desa

HALSEL, CN – Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Faris Hi. Madam meminta kepada para Kepala Desa (Kades) yang telah dinonaktifkan akibat dugaan korupsi anggaran Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) untuk segera mengembalikan Aset Desa yang saat ini masih digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Yang namanya Aset Desa berarti menggunakan anggaran Dana Desa, jadi harus dikembalikan,” tutur Faris Hi. Madam saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id diruang kerjanya, Jumat (27/8/2021).

Faris menegaskan, tidak ada alasan lain, jika kedapatan para mantan Kades ada yang tidak mau mengembalikan Aset Desa, maka DPMD Halsel yang akan menyurati yang bersangkutan.

“Jadi yang namanya Aset Desa, walaupun telah terjadi kerusakan sekalipun, harus dikembalikan. Kalau tidak, DPMD akan turun langsung dan ambil karena itu Aset Pemerintah Desa,” tutupnya. (Red/CN)

Kepada Muhlis Ibrahim, Asosiasi Kades Kecamatan Obi: Orang Diluar Jangan Ikut Campur soal Jalan Lingkar

HALSEL, CN – Mewakili Asosiasi Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Obi dan seluruh masyarakat Obi Kepulauan, Abdul Kahfi menyampaikan terimakasih kepada Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik.

Yang mana? Sebelumnya Usman Sidik telah menyampaikan janjinya dihadapan massa aksi demonstrasi yang dilakukan masyarakat Obi terakait penolakan usulan perubahan Jalan Lingkar Obi oleh anak Perusahaan PT. Harita Grup yakni PT. Trimega Bangun Persada bahwa ia selaku Bupati Halsel tetap mengawal untuk menyelesaikan Jalan Lingkar Obi Kepulauan sesuai dengan tuntutan masyarakat.

“Kami sangat berterimakasih kepada Bapak Bupati Usman Sidik yang telah berhasil memperjuangkan aspirasi masyarakat Obi, sehingga pekerjaan Jalan Lingkar Obi tetap dilanjutkan pekerjaannya,” ucap Abdul Kahfi Nusin melalui siaran persnya, Jumat (27/8/2021).

Abdul bilang, melalui rapat bersama PT. Harita Grup, Dandim 1509/Labuha, Kapolres Halsel dan PUPR balai dan Jembatan, akhirnya mendapat kesimpulan bahwa Jalan Lingkar Obi tetap dilanjutkan sesuai perencanaan awal yang sudah ditetapkan Dinas PUPR Balai dan jembatan Provinsi Maluku Utara (Malut).

“Oleh karena itu, saya meminta kepada saudara Muhlis Ibrahim agar tidak membuat pernyataan yang terkesan tendensius dan sembarang yang dapat memicu kemarahan masyarakat Obi. Karena apa yang disampaikan oleh saudra Muhlis Ibrahim tidak tahu dan tidak menyentuh substansi pemasalahan atas surat yang dilayangkan oleh PT. Trimega Bangun Persada kepada Direktorat Jendral Bina Marga, Kementrian Pekerjaan Umum,” pintanya.

Menurutnya, bagi masyarakat untuk Jalan Lingkar Obi adalah harga mati yang tidak dapat ditawar menawar. Sebab, Jalan Lingkar Obi merupakan kebutuhan dasar masyarakat Obi.

“Jadi orang lain diluar dari Obi itu, jangan ikut campur soal Jalan Lingkar. Sebab anda (Muhlis-red) tidak tahu dan tidak pernah merasakan jerit tangis dan penderitaan masyarakat yang ada di Pulau Obi,” tegasnya. (Red/CN)

Selesaikan Jalan Lingkar Obi, Bupati Halsel Minta Masyarakat Dukung Program Pemerintah

HALSEL, CN – Polemik jalan lingkar Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) akhirnya menuai titik terang.

Sehingga warga Obi Kepulauan, kini tak perlu khawatir. Sebab, pembangunan Jalan Lingkar Pulau Obi tidak berubah dan tetap pada perencanaan awal sesuai keinginan dan janji Politik Bupati Halsel, Usman Sidik. Keputusan ini diambil usai pertemuan dengan pihak managemen PT. Harita Group.

“Dalam pertemuan itu saya didampingi Kapolres Halsel dan Dandim 1509/Labuha, dan sudah ada kesepakatan antara pemda dengan Harita Group bahwa pembangunan jalan lingkar Obi tidak ada perubahan dan tetap pada perencanaan awal,” ucap Bupati Usman Sidik saat melakukan konferensi pers di Ruang Rapat Kantor Bupati Halsel, Rabu, (25/8/2021).

“Kita tetap bertahan sesuai keinginan masyarakat, akhirnya Harita Group legowo dan kita sepakat mengikuti keinginan masyarakat. Jadi ruas jalan lingkar Obi tetap sesuai rencana awal yang saat ini sedang dikerjakan,” tambah Usman.

Meski sesuai rencana awal, kata Bupati Halsel itu, hanya ada sedikit perubahan di dekat site perusahaan. Tapi pihaknya menjamin hal itu tidak menjadi masalah. Karena permintaan awal Harita Group soal pengalihan ruas jalan itu sudah dibatalkan.

“Jadi saya berharap kepada masyarakat Obi agar jangan lagi melakukan aksi demo untuk mendukung program Pemerintah karena apa yang menjadi keinginan masyarakat sudah diikuti dan saya bersikeras sesuai keinginan masyarakat. Tinggal kita kawal sama-sama pembangunan jalan lingkar ini” serunya. (Red/CN)