Kepala Inspektorat Halsel Beri Kesempatan Para Koruptor Kembalikan Uang Negara

HALSEL, CN – Jika terdapat dugaan kerugian negara di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), baik itu Anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Dana Desa (DD) dan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Kepala Inspektorat Halsel, Saiful Turuy menegaskan, pihaknya belum bisa menyerahkan ke pihak lain, baik itu Kepolisian maupun Kejaksaan. Sebab, Kepala Inspektorat Halsel memberikan kesempatan para koruptor untuk mengembalikan kerugian negara.

“Sesuai aturan, 60 hari setelah Laporan Hasil Pemeriksaan (LPH) itu diterbitkan, jika yang bersangkutan tidak mampu menindaklanjuti, baru kita serahkan ke Kepolisian maupun Kejaksaan, tapi selama 60 hari itu, kita berharap yang bersangkutan bisa mengembalikan kerugian negara,” cetus Saiful saat ditemui cerminnusantara.co.id, Senin (20/9/2021) kemarin di ruang kerjanya.

Pada prinsipnya, jelas Saiful, pihaknya menginginkan yang bersangkutan koperatif untuk menyelesaikan masalah, karena yang diutamakan hanya melakukan pengembalian kerugian negara.

“Kami inginkan uang itu dikembalikan untuk masyarakat agar masyarakat dapat menikmati, dari pada hukuman badan ke yang bersangkutan, tapi uangnya tidak ada, pasti masyarakat tidak akan menikmati,” katanya.

Oleh karena itu, ia berharap kepada semua OPD, Puskesmas, Kepala Desa dan Kepala Sekolah SD maupun SMP agar memperbaiki tata kelola keuangan, sehingga digunakan sesuai dengan aturan, jangan sampai terjadi penyalahgunaan anggaran untuk memperkaya diri sendiri.

“Karen hal itu nantinya berdampak buruk terhadap keluarga atau diri sendiri dari kerugian Daerah atau Negara,” tutupnya. (Red/CN)

Calon Ketua IKB Makayoa, Berkas Fahris Hi. Madan Dinyatakan Lengkap

HALSEL, CN – Bakal Calon Ketua Ikatan Keluarga Besar (IKB) Makayoa, Fahris Hi Madan mengembalikan berkas di Steering Comite (SC) atau Panitia Pelaksana Musyawarah, Senin (20/9/2021).

Saat pengembalian berkas, Fahris Hi Madan didampingi Ketua Tim, Mahdi Jasim atau biasa disapa Casus, Munjir Daeng Abdullah dan puluhan Kepala Desa yang memberikan dukungan rekomendasi.

Hamlek sapaan akrabnya, dari basecamp Buana Lipu menuju Sekretariat SC di Taman Budaya menggunakan Puluhan mobil. Setibanya Sekretariat SC, Fahris disambut dengan tarian Soya-soya. Setelah itu, diterima SC dipimpin Muhlas Ja’far, Fahri Husen, Almun Madi di Sekretariat SC.

Dihadapan Calon Ketua IKB Makayoa, Muhlas Ja’far mengatakan bahwa  pihaknya memberlakukan aturan sama terhadap seluruh calon yang sudah  mengambil formulir sampai pengembalian berkas.

“Jadi kalau ada informasi bahwa Panitia mengistimewakan kandidat tertentu, itu tidak benar. Kami Panitia tidak berpihak kepada siapa-siapa,” tegas Muhlas.

Setelah itu koordinator Steering, Almun Madi dan sejumlah Steering memeriksa berkas calon Ketua IKB Makayoa, Fahris Hi Madan dan seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat.

“Seluruh berkas dinyatakan memenuhi syarat dan berkas diterima oleh Steering Comite (SC),”ujar Almun.

Usai mendaftar, Ketua Tim Mahdi Jasim atau disapa Casus kepada Wartawan mengatakan, pihaknya optimis karena baru pengembalian berkas saja telah didukung puluhan rekomendasi Kepala Desa dan langsung dibuktikan pada saat verifikasi faktual dari Steering Comite.

“Kami Tim Fahris Hi Madan yakni dan percaya siap menang dalam musyawarah IKB Makayoa pada tanggal 26 September 2021 nanti, karena suara mayoritas sesuai syarat yang ditetapkan yakni usulan rekomendasi kepala desa sudah dikantongi kandidat kami. Saya mengajak kepada kandidat lain yang tidak ada bayangan untuk segera bergabung dengan FM biar kita sama-sama urus organisasi IKB Makayoa ini secara baik,” imbuh Casus. (Red/CN)

Camat Kasiruta Barat Terus Gencarkan Edukasi Vaksinasi Covid-19 Kepada Warga Desa

HALSEL –  Dalam rangka upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di sepuluh Desa dalam wilayah Kecamatan Kasiruta Barat Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara, Pemerintah Kecamatan terus lakukan edukasi kepada warga desa, akan penting vaksinasi guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada warga desa tersebut dilakukan lansung oleh Camat Kasiruta Barat, Halifat W. Barnabas di dampingi oleh Kepala Desa setempat.

Target sosialisasi dan edukasi kali ini di lakukan oleh Camat Halifat kepada Warga Desa Arumamang Kecamatan.Kasiruta Barat Kabupaten Halsel.

Dihadapan puluhan warga desa, Camat menjelaskan bahwa pentingnya kita melakukan vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh, agar kita tidak mudah diserang oleh Virus Corona (covid-19), ia juga mengatakan obat vaksin yang disuntikkan kepada manusia itu sudah melalui uji klinis yang ketat sehingga masyarakat tidak perlu ragu apalagi takut untuk di vaksin.

“Obat Vaksin itu aman dan halal, karena sudah melalui uji klinis sebelum digunakan pada manusia, jadi jangan takut dan jangan percaya pada berita atau informasi hoax,” ujar Camat. Selasa, (21/09/2021).

Melalui gerakan sosialisasi dan edukasi ini kata Camat, diharapkan vaksinasi Covid-19 bagi warga di setiap desa dalam wilayah kerjanya dapat rampung sesuai yang di targetkan.

Lanjut Camat, kegiatan edukasi Vaksin yang dilakukan kali ini belum melibatkan pihak puskesmas sehingga kegiatan berikutnya akan turun bersama petugas tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas.

“Kegiatan berikutnya akan melibatkan petugas Nakes, untuk dilakukan edukasi sekaligus vaksinasi,” tandas Camat.

Dikatakan Camat, pihaknya akan membangun koordinasi dengan pihak Puskesmas untuk menentukan jadwal vaksinasi di masing-masing desa dalam wilayah Kecamatan Kasiruta Barat.

Sambungnya, untuk percepatan vaksinasi Covid-19, maka Camat mengimbau kepada jajarannya di kecamatan dan Pemerintah desa untuk berkolaborasi melaksanakan sosialisasi dan edukasi secara masif pada setiap warga desa agar mereka ikut melakukan Vaksinasi. imbuh Camat.

“Saya menghimbau kepada masing-masing Kades beserta staf desa, BPD beserta anggotanya, untuk melakukan sosialisasi secara terus-menerus pada warganya, agar mereka bisa ikut melakukan vaksinasi,” tutup Camat Halifat W. Barnabas. (Red-01)

Dugaan Anggaran Fiktif di BPKAD Halsel, Kepala Inspektorat: Sudah Ditindaklanjuti

HALSEL, CN – Dugaan anggaran fiktif  senilai 2 miliar lebih di Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) sudah ditindaklanjuti.

Hal itu ditegaskan Kepala Inspektorat Halsel, Saiful Turuy saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Senin (20/9/2021) di ruang kerjanya.

Saiful bilang, untuk temuan anggaran senilai Rp 2.529.074.613,24 di BPKAD Halsel tersebut hanya kesalahan administrasi.

“Waktu itu hanya administrasi saja yang tidak lengkap, sehingga perlu dilengkapi. Itu saja,” ujar Saiful.

Kata Saiful, menyangkut dengan hasil temuan sementara, jika pihak Audit bisa memberikan tambahan data yang bisa melengkapi dan bisa meyakinkan, maka pihaknya akan menerima. Karena menurutnya, temuan tersebut hanya temuan Inspektorat.

“Karena ini sifatnya hanya temuan Inspektorat, jadi mungkin karena ada yang tercecer atau yang belum dibuat, namun jika sudah dilengkapi secara keseluruhan, berarti sudah tidak ada masalah lagi,” terang Saiful.

Sebelumnya, Kepala BPKAD Halsel, Aswin Adam saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp juga mengatakan bahwa sudah ditindaklanjuti.

“Yang ada hanya temuan administrasi dan sudah ditindaklanjuti,” singkat Aswin belum lama ini. (Red/CN)

Satgas TMMD 112 Kodim 1509/Labuha dengan Masyarakat Buat Talaud di Desa Kokotu

HALSEL, CN – Satgas TMMD 112 Kodim 1509/Labuha bersama masyarakat bahu-membahu membuat pengecoran Talaud di Desa Kokotu Kecamatan Bacan Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Minggu (19/9/2021).

Pengecoran Talaud di Desa Kokotu merupakan salah satu sasaran TMMD 112 Kodim 1509/Labuha yang digelar Tahun 2021.

Dalam kegiatan yang digelar ini turut hadir beberapa Pemerintah Desa yakni  Sekdes, Hasbi Hasan , Kaur Desa,  Nurdin Jalal dan seluruh masyarakat Desa Kokotu.

Sekdes Kokotu, Hasbi Hasan menyampaikan ucapan terimakasih yang tiada terkira kepada anggota TNI karena telah hadir ditengah-tengah masyarakat melalui Satgas TMMD 112 Kodim 1509/Labuha untuk membantu masyarakat Desa Kokotu dengan adanya pembangunan Talaud.

“Pembangunan Talaud ini sudah dari lama kami impikan, guna mencegah erosi pada bibir pantai di Desa kami akibat dari terpaan ombak laut yang selalu menerpa bibir pantai di Desa kami,” terangnya.

Sementara itu, di sela-sela kegiatan, Sertu Wem Mangune selaku anggota Satgas TMMD 112 Kodim 1509/Labuha menyatakan bahwa pihaknya turut berterimakasih atas antusiasme dari  masyarakat.

Semua yang kami lakukan sudah merupakan tugas dan tanggung jawab TNI untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat disekelilingnya. Kami berharap agar rasa kebersamaan dan kegotongroyongan di Desa Kokotu ini jangan pernah luntur sampai kapan pun, bahkan harus dibudayakan sejak dini,” tuturnya. (Red/CN)

Kedatangan Tim Asistensi Polda Malut, Kapolres : Memantau Kendalanya Penanganan Vaksinasi di Halsel

HALSEL – Terkait kedatangan tim Asistensi Polda malaku Utara (Malut) dalam rangka untuk meninjau pencepatan penanganan Vaksinasi Covid di Halmahera Selatan.

Hal itu disampaikan langsung Kapolres Halmahera Selatan AKBP Muhammad Irvan ketika ditemui wartawan usai rapat bersama dengan tim satgas Penanganan Covid-19.

“Jadi masalah pencepatan penanganan vaksinasi ini, tadi kita suda adakan pembahasan bersama dengan tim satgas,” Katanya.

Dijelaskan Kapolres, Untuk secara nasional dalam percepatan penanganan Vaksinasi dari 24 provis di Indonesia, Maluku Utara masuk pada rengkik paling rendah.

“Penanganan pencepatan vaksin Maluku Utara paling renda dan baru sampai pada 20 %. Sementara dari provinsi lain ada yang mencapai 80%, 50 %,”Jelasnya.

Olehnya itu, Polda Maluku telah menginterfensi dengan menurunkan seluruh pejabat utama di wilayah-wilayah untuk memantau kendala-kendala di lapangan dalam penanganan pencepatan Vaksinasi.

“Kendalanya memang sebagian masyarakat Masi banyak belum paham tentang pentingnya vaksinasi, karena masyarakat masih termakan dengan isu-isu hoaks dan lain-lain. Padahal vaksin ini kedepan nanti seperti imunisasi,” Ucapnya.

Irvan (Kapolres) menuturkan, Untuk stok vaksinasi di kabupaten Halmahera Selatan Masi tetap aman dan masi kurang lebih 1000 stok Vaksin.

“Sesuai hasil rapat bahwa stok vaksi masih tetap aman, jika dengan 1000 stok ini kurang, nanti akan di Kordinasikan ke pihak provinsi untuk melakukan penambahan stok vaksin di Halmahera Selatan,”Pungkasnya.

Dia menyampaikan, Untuk stok vaksin ini, akan dibagi menjadi tiga titik, yakni di Dinas – Dinas, sekola dan pelabuhan.

“Jadi diwaktu tiga hari ini, masi tahap sosialisasi, namun kedepan disetiap pelabuhan-pelabuhan atau pintu masuk, wajib harus menunjukan kartu vaksin jika keluar daerah,” Cetusnya Kapolres. (Red)