8 Tokoh Makayoa Berpotensi Maju Sebagai Calon Bupati Halsel 2024

HALSEL, CN – Ada 8 nama Tokoh Makian Kayoa (Makayoa) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) yang dianggap berpotensi maju sebagai Calon Bupati Halsel pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 mendatang.

Pantauan wartawan cerminnusantara.co.id pada Kamis (16/11/2023), nama-nama tersebut disebarkan masyarakat melalui berbagai Media Sosial (Medsos). Baik itu Facebook (FB) maupun WhatsApp (WA) dan lain-lainnya.

Adapun nama-nama Tokoh yang dianggap berpotensi maju sebagai Calon Bupati Halsel. Diantaranya Askan Naim, Rusihan Jafar, Rahmi Husen, Rusdi Somadayo, Walid Syukur, Asmar Hi. Daud, Kuntu Daud dan Jafar Umar.

Itulah 8 nama tokoh-tokoh Makayoa yang dianggap berpotensi maju sebagai Calon Bupati Halsel pada Pemilukada 2024 mendatang. (Hardin CN)

Bupati Halsel Hadiri HUT Korps Brimob Polri ke-78 Tahun

TERNATE, CN – Ptl. Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba menghadiri perayaan HUT Korps Brimob Polri ke-78 Tahun.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Korps Brimob Malut Jl. Sultan Babullah, Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Kamis (16/11/2023).

Plt. Bupati Halsel hadir bersama Kepala Daerah se-Malut untuk merayakan peringatan hari jadi yang mengusung tema, “Negara Aman Menuju Indonesia Maju”.

Disela-sela acara, Plt. Bupati Halsel Bassam Kasuba memberikan ucapan selamat dan berharap agar KORPS Brimob tetap menjadi mitra terbaik bagi Pemerintah Daerah (Pemda) dan terus bersama untuk membangun Negeri.

“Selamat ulang Tahun yang ke-78 untuk Korps Brimob Polri. Semoga tetap menjadi mitra terbaik untuk pemerintah dan masyarakat. Teruslah bekerja, teruslah berkarya bersama membangun negeri untuk Negara Aman Menuju Indonesia Maju,” ujarnya.

“Harapan kami kedepannya Brimob selalu menjadi garda terdepan dalam Pembangunan di Negeri ini. Kami berdoa agar para prajurit Brimob yang bertugas di daerah ini, selalu diberikan kesehatan dan setelah penugasan di sini, bisa kembali bertemu dengan keluarganya masing-masing”, tambah Plt. Bupati Halsel.

Meski begitu, Plt. Bupati Halsel kembali mengucapkan selamat ulang Tahun kepada Korps Brimob yang tak terlepas dari bagian sejarah perjuangan bangsa Indonesia dengan melalui berbagai tantangan dan peristiwa.

“Saya dan Kita semua berharap, Korps Brimob semakin solid, bersinergi, dan profesional dalam menghadapi tantangan tugas dan dinamika di masa mendatang, dan yang lebih utama adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan dan Maluku Utara pada umumnya,” tutup Plt. Bupati Halsel. (Hardin CN)

Bupati Halsel Lepas Atlet Bulutangkis

HALSEL, CN – Plt. Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, resmi melepas Satu atlet Bulutangkis di turnamen Wyse Active Internasional Age Group 2023 Singapore, Rabu (15/11) malam.

Pelepasan berlangsung di kediaman Plt Bupati Halsel di Desa Papaloang Kecamatan Bacan Selatan.

Kevin Emanuel, siswa SMP Negeri 6 Halsel ini diberangkatkan Pemda untuk mengikuti turnamen Bulutangkis tingkat internasional kategori Boys Single umur 15 Tahun di Negara Singapura.

Didampingi pelatih Takdir Arif, Kevin siap berlaga mewakili Negera Indonesia di tingkat internasional.

Plt Bupati Halsel, Bassam Kasuba pada kesempatan itu memberikan apresiasi kepada Kevin.

Menurutnya, mengikuti turnamen tingkat internasional ini prestasi yang sangat luar biasa karena bagaimana pun, hal ini jarang terjadi, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

“Olehnya itu, kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan men-support segala hal yang dibutuhkan. Sehingga atlet ini, bisa berangkat ke Singapura untuk mengikuti kompetisi. Apapun hasil yang didapatkan di sana, semoga menjadi motivasi bagi atlet,” ucapnya.

“Sekali lagi, ini menjadi pengalaman yang luar biasa yang didapatkan Kevin, belum tentu didapatkan anak lain yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan. Jadi manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga ini bisa menjadi bagian dari adik Kevin untuk menggapai cita-cita ke depan khususnya di bidang olahraga,” sambung Politikus PKS itu.

Pemda Halsel, kata Bassam Kasuba, mendukung semaksimal mungkin agar ke depan ada lagi atlet-atlet PBSI yang bisa berkiprah sebagaimana Kevin saat ini.

“Harapan kita pemerintah daerah ini tidak mematahkan semangat adik-adik lainnya,” harapnya.

Bassam Kasuba juga mengharapkan bakat generasi muda yang ada di Halsel  bisa ikut terlibat dalam ajang event internasional seperti ini yang sifatnya positif.

Ia lantas mendoakan agar perjalanan Kevin mengikuti turnamen bulutangkis tingkat internasional ini sampai dengan selamat pada tempat tujuan.

Hadir pada pelepasan atlet tersebut, Ketua Umum PBSI Halsel, Sagaf Hi Taha dan Ketua Bidang Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga, Suhdan Kasuba. (Hardin CN)

Kaca Jendela SDN 192 Halsel Dirusak Pemuda Desa Bori, Kepsek: Sudah Saya Laporkan ke Polsek Bacan Timur

HALSEL, CN – Sekolah Dasar Negeri 192 Kabupaten Halmahera Selatan (SDN 192 Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) di Desa Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur dirusak oleh sekelompok oknum pemuda Desa Bori.

Akibatnya, beberapa Kaca Jendela di ruangan belajar siswa pecah dan serpihan Kaca tersebut berantakan dilantai hingga menganggu proses belajar mengajar di Sekolah tersebut.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, salah seorang warga setempat menyebutkan, kejadian pengrusakan kaca sekolah ini terjadi pada Kamis (16/11/2023) sekitar pukul 03:00 WIT malam.

“Pengrusakan terjadi sekitar jam 3 malam, saat anak-anak pemuda Bori pulang. Beberapa pemuda bori ini datang ke Desa Nyoynifi menghadiri acara pesta pernikahan, namun karna membuat keributan para pemuda Desa Bori itu disuruh pulang dan saat beranjak pulang langsung melakukan aksi pengrusakan kaca sekolah itu,” ungkap warga Desa Nyoynifi yang identitasnya tidak disebutkan.

Kejadian pengrusakan Aset Negara ini dibenarkan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 192 Halsel, Tjitjiati Luhu. Menurutnya, sebanyak 6 buah Kaca Jendela telah dirusak beberapa oknum Pemuda Desa Bori.

“Ada 6 Buah Kaca Jendela diruang belajar rusak total. Kejadian ini sudah saya laporkan ke Polsek Bacan Timur dan pihak Polsek bilang nanti telepon Kades Bori terlebih dahulu agar buat penyelesaian,” ku Kepsek SDN 192 Halsel.

Terpisah, Kanit Binmas Polsek Bacan Timur, Aipda Tri Astuti saat dikonfirmasi menegaskan akan melakukan pemanggilan terhadap beberapa Pemuda yang diduga telah melakukan pengrusakan Sekolah.

“Pasti ada panggilan untuk masyarakatnya. Jadi tunggu saja prosesnya,” cetus Tri Astuti mengakhiri. (Shain CN)

Pasar Murah yang Diselenggarakan Disperindagkop Halteng Tuai Protes 

HALTENG, CN – Upaya Pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), menekan lajunya inflasi perlu dioptimalkan untuk menjaga ketersediaan pasokan pangan masyarakat.

Pasalnya, pasar murah yang diselenggarakan Pemda Halteng melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Perindagkop) dalam rangka pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan di Kota Weda dan Weda Selatan menuai protes warga dan netizen.

Salah satu warga yang enggan namanya dipublis mengatakan, upaya Pemda Halteng menekan lajunya inflasi melalui program kegiatan pasar murah perlu melakukan survei terlebih dahulu dan melakukan seleksi. Dalam hal ini, memperhatikan apa yang paling dibutuhkan masyarakat dan siapa yang akan membeli.

“Tidak bisa dipungkiri karena lemahnya pengawasan. Ada beberapa bahan pokok dari pasar murah itu dijual kembali ke masyarakat oleh pembeli siluman (Pedagang). Lah kalau seperti ini, apakah itu yang disebut dengan tujuan Pemerintah dalam menggelar pasar murah bisa tercapai dan sesuai dengan sasaran,” ujarnya, Rabu (15/11/2023).

Hal senada juga disampaikan salah satu pemilik Akun Facebook (FB) di Grub FB Nuansa Halmahera Tengah. Dalam ciumannya, ia mengatakan bahwa bahan pokok dalam pasar murah ini diprioritaskan untuk masyarakat kalangan menengah kebawah.

“Yang jualan Kios-kios tuh jangan ambe banyak-banyak baru jual ulang, pasar murah itu biarlah torang masyarakat biasa beli untuk makan hari-hari, kong kios-kios ngoni angkat sampe baru jual ulang itu seee” cuitannya.

Terpisah, Ketua Umum Pengurus Besar Form Mahasiswa Maluku Utara Sejabodetabek (PB-FORMMALUT) Hamdan Halil mengatakan, titik lokasi operasi pasar murah harusnya diperbanyak pada Daerah-daerah terpencil yang lebih terdampak inflasi.

Dia menilai, program pasar murah tersebut cukup membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Apalagi disaat harga sejumlah bahan pokok mulai naik saat ini. Lalu, bagaimana dengan Daerah-daerah terpencil yang ada di Halteng, khususnya di wilayah Patani, Gebe dan lainnya.

“Kami berharap program kreatif ini bisa dinikmati seluruh rakyat Halmahera Tengah tanpa terkecuali,” harapnya.

Hamdan menambahkan, problem inflasi ini tidak semata kenaikan harga terus menerus, namun menjadi masalah krusial adalah pendapatan perkapita yang berdampak pada daya beli masyarakat. Apalagi Halteng masih menyandang kabupaten termiskin di tengah pengelolaan kekayaan sumber daya alam.

“Tak dapat dipungkiri, inflasi juga bertemali dengan problem kemiskinan. Sehingga perlu dipikirkan pengorganisasian pekerjaan berbasis komoditas unggulan yang terintegrasi dengan skema industri serat rumah tangga melalui UMKM/Koperasi,” tutupnya. (Abi CN)

Penurunan Stunting, Pemkab Halsel Gandeng Harita Nickel Gelar Lokakarya dan Pelatihan

HALSEL, CN – Tim Penurunan Stunting Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), gandeng PT. Harita Nickel Group melakukan kerjasama dalam rangka mencegah Penurunan Stunting di Kecamatan Obi Selatan Desa Wayaloar, Selasa (14/11/2023).

Kegiatan yang bertema
Lokakarya dan Pelatihan Menuju “Obi Zero Stunting” adalah
Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel dalam hal ini Gabungan Tim penurunan Stunting bersama Harita Nickel.

Dalam Sambutan Ketua TPPS yang diwakilkan Sekretaris Tim TPPS yang juga selaku Kadis DP3KB Halsel, Vita Sangadji bahwa Satu dari Tiga balita Indonesia yang mengalami Stunting adalah masalah serius dan harus benar-benar fokus atas Persoalan ini karena menyangkut dengan persoalan generasi Bangsa Indonesia, maka wajib mendukung penuh untuk mendorong generasi penerus bangsa dan visi Indonesia Emas di 2045 dalam Percepatan Penurunan Stunting.

“Halsel mencapai 30,1 persen permasalahan Stunting di Halsel dan pada Bulan Desember 2023, Pemkab Halsel Target 14 persen dari percepatan penurunan Stunting. Sehingga Obi Selatan menjadi role model terhadap Kecamatan lainnya untuk Zero Stunting. Oleh karena itu, menjadi perhatian dan kerja sama antara lintas Sektor dalam percepatan penurunan Stunting di 2024 dan semoga Obi Selatan bebas dari stunting dan mampu mencapai Zero Stunting,” jelas Vita Sangaji.

Terpisah, Superintendent Comdev Harita Nickel Group, Suryo Aji saat diwawancara awak media menyampaikan bahwa mendukung seluruh Program-program Pemerintah Pusat maupun Daerah dan Kecamatan.

“Kami mendukung seluruh Program Pemerintah Pusat maupun Daerah. Sehingga menjadi tanggung jawab bersama agar Stunting khususnya di Desa Wayaloar bisa turun di angka 0 persen dan menjadi percontohan Obi sebagai Zero Stunting,” ujarnya.

Diketahui, Kecamatan Obi Selatan dengan angka Stunting di Desa Wayaloar termasuk pada peringkat ke 4 dari 30 Kecamatan. Kegiatan tersebut digelar selama Tiga hari ke depan yang diikuti 8 Desa se-kecamatan Obi Selatan yaitu Desa Wayaloar, Desa Bobo, Desa Fluk, Desa Gambaru, Desa Oci, Desa Mano Desa Soligi dan Desa Loleo dengan jumlah peserta 54 orang. (Hardin CN)