Pemda Halsel Serah Terima 40 Jama’ah Umroh

HALSEL, CN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menggelar Serah terima Jama’ah Umrah asal Halsel 1445 Hijriah/2023 Masehi dari Yayasan AD Dhuha Ternate.

Serah terima tersebut diterima langsung Plt. Bupati Halsel, Hasan Ali Hasan Kasuba di Hotel Buana Lipu pada Sabtu (18/11),

Turut Hadir, Sekertaris Daerah (Sekda) Halsel Safiun Radjulan, pihak yayasan AD Dhuhaa Ternate, Asisten-Asisten, Kepala-Kepala Dinas dan peserta Jama’ah Umroh.

Dalam sambutan Plt. Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba atas nama pribadi, masyarakat dan Pemkab Halsel  mengucapkan selamat datang kembali di Tanah air khususnya di Bumi Saruma bagi para dhuyufurrahman (Tamu–tamu Allah) yang Alhamdulillah dalam keadaan sehat wal afiat.

“Alhamdulillah. Dengan rahmat dan karunia Allah SWT, kita berkumpul di sini pada kesempatan yang istimewa ini untuk ikut serta dalam penyambutan para jama’ah umroh asal Halsel yang seluruh alam yang senantiasa nikmat kepada kita untuk tidak ada keraguan bahwa perjalanan Umroh adalah impian setiap muslim yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kita bisa melihat bagaimana umroh telah menjadi sumber inspirasi bagi umat Islam dalam menghadapi tantangan hidup,” terangnya.

Kata Plt. Bupati Halsel, Umroh bukan hanya tentang mengunjungi tempat-tempat suci, melainkan juga tentang mengunjungi hati kita sendiri.

“Mari bersama-sama merefleksikan hidup kita, memohon pengampunannya, dan memperdalam hubungan kita dengan sang pencipta. Jadikanlah perjalanan ini sebagai momentum untuk merenungkan diri dari dan melakukan introspeksi. Evaluasi kehidupan kita, perbaikilah diri kita dan tetaplah berusaha untuk menjadi hamba Allah yang lebih baik atas kenikmatan berkesempatan melaksanakan waktu-waktu sunnah di Masjidil Haram dan Masjidil Nabawi untuk berdoa, beribadah, dan meraih keberkahan,” imbuhnya.

Jama’ah Umroh yang diberangkatkan Tahun 2023 oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel berjumlah 40 Jama’ah. Sehingga Plt. Bupati Halsel juga berharap para Jama’ah Umroh mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada sang khalik dan dapat berperan menjadi tauladan masyarakat yang semakin baik guna bersama-sama membangun Halsel.

“Kami sampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan seluruh rangkaian baik persiapan, keberangkatan hingga kepulangan seluruh Jama’ah,” tutupnya. (Hardin CN)

Bupati Halsel Kampanyekan Sekolah Sehat 

HALSEL, CN – Plt Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, melepas peserta jalan sehat dalam Kampanye Sekolah Sehat dan Pendidikan Halsel Tahun 2023, Jumat (17/11). Kegiatan tersebut digelar di kawasan UMKM Milenial.

Peserta kegiatan terdiri dari berbagai tingkatan Sekolah, mulai dari PAUD, SD, dan SMP se-Pulau Bacan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Forkompimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Halsel, Safiun Radjulan, pimpinan SKPD dan ASN.

Dalam sambutannya, Bassam Kasuba menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Halsel dan Dinas Pendidikan Halsel yang telah memberikan dukungan terhadap implementasi gerakan Kampanye Sekolah Sehat.

Program itu sangat baik untuk mendorong sekolah-sekolah yang ada di Halsel agar dapat mengimplementasikan gerakan serupa.

Ia mengatakan, gerakan Sekolah sehat menjadi hal utama dan penting untuk memberikan edukasi kepada anak-anak terkait penerapan pola hidup yang bersih dan sehat, khususnya di lingkungan Sekolah.

“Saat ini banyak hal terkait kesehatan yang menjadi tantangan kita bersama. Pertama masalah stunting, kemudian demam berdarah, yang pada tahun ini sempat naik persentasenya di angka 40 kasus. Dan ini menjadi satu hal yang sangat penting menjadi perhatian kita semua, dimulai dengan melakukan langkah-langkah pencegahan,” ucapnya.

Bassam Kasuba menambahkan, Pemerintah Daerah (Pemda) selalu mendorong masyarakat hidup sehat dalam lingkungan masyarakat.

“Karena bagaimana pun juga, lingkungan yang sehat menjadi salah satu hal yang utama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” tutupnya. (Hardin CN)

Warga Sujud Syukur Terharu Kemenangan Cakades Liaro di PTUN Ambon

HALSEL, CN – Kemenangan Calon Kepala Desa (Cakades) Liaro, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Najarlis Hi. Mansur melalui Sengeketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon, mendapat sambutan hangat.

Dimana, warga Desa Liaro melakukan sujud syukur terharu setelah mendapat informasi atas kemenangan Cakades Liaro, Najarlis Hi Mansur di PTUN Ambon.

Tokoh Agama, Hairun Salasa mengatakan, kemenangan Najarlis Hi Mansur  diharapkan bisa membawa momentum positif untuk Desa Liaro khususnya dan juga Halsel pada umumnya.

“Alhamdulillah, itu semua dari Allah SWT. Masyakarat sini sangat mendukung dan terharu atas kemenangan ini,” kata Hairun Salasa kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Jumat (17/11/2023).

Hairun Salasa menambahkan, warga melakukan sujud syukur, itu merupakan kemenangan murni Najarlis Hi Mansur di Desa saat momentum Pilkades Tahun 2022 dan juga kembali menang di PTUN Ambon.

“Tadi usai Sholat Ashar, kita sama-sama sujud syukur. Semoga Desa Liaro lebih baik lagi ke depannya,” harapnya.

Sementara itu, Najarlis Hi Mansur menerangkan, dengan dikabulkan gugatannya, selaku Penggugat dan dibatalkan keputusan Bupati Halmahera Selatan Nomor 250 Tahun 2023 Tentang Pelantikan Kepala Desa Terpilih pada 4 (Empat) Kecamatan dalam Wilayah Kabupaten Halmahera Selatan, Tanggal 28 Maret 2023, khusus lampiran 1 nomor urut 2 Desa Liaro atas nama Ansar, maka kemenangan ini, bukan semata-mata atas diri pribadi, namun kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Desa Liaro.

“Masyarakat melakukan sujud syukur karena yang mereka tahu kemenangan ini adalah kemenangan murni dari perjuangan masyarakat Desa Liaro sendiri,” tutup Najarlis Hi Mansur. (Hardin CN)

Menang Sengketa di PTUN Ambon, Cakades Liaro: Alhamdulillah

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), kembali kalah dalam sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon terkait Sengketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan yang digelar Tahun 2022 Lalu.

Kemenangan Calon Kades (Cakades) Liaro, Najarlis Hi Mansur dalam sidang pembacaan putusan ini, disampaikan Kuasa Hukum, Bambang Joisangadji.

Dalam keterangannya, Bambang menyebutkan, Hakim yang mengadili Perkara Nomor: 40/G/2023/PTUN.ABN menyatakan Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

“Alhamdulillah, sudah ada pembacaan putusan tadi, Jumat ( 17/11)2023). Dalam pembacaan putusan, klien saya Najarlis Hi. Mansur yang menang dalam perkara tersebut,” aku Kuasa Hukum Najarlis Hi. Mansur.

Bambang menuturkan, Hakim yang mengadili perkara tersebut menyatakan batal Keputusan Bupati Halmahera Selatan Nomor 250 Tahun 2023 Tentang Pelantikan Kepala Desa Terpilih Pada 4 (Empat) Kecamatan Dalam Wilayah Kabupaten Halmahera Selatan, Tanggal 28 Maret 2023, khusus lampiran I Cakades Nomor urut 01 Desa Liaro atas nama Ansar.

Selanjutnya, mewajibkan kepada Tergugat, kata Bambang, untuk mencabut Keputusan Bupati Halmahera Selatan Nomor 250 Tahun 2023 Tentang Pelantikan Kepala Desa Terpilih Pada 4 (Empat) Kecamatan Dalam Wilayah Kabupaten Halmahera Selatan, Tanggal 28 Maret 2023, khusus lampiran I nomor urut 01 Desa Liaro atas nama Ansar.

“Dan menghukum Tergugat untuk membayar biaya dalam perkara ini sejumlah Rp 1.140.000,00 (Satu juta seratus empat puluh ribu rupiah,” terangnya.

Sementara itu, Najarlis Hi Mansur saat dimintai keterangan perihal kemenangan di PTUN Ambon mengatakan, kemenangan yang diraih pihaknya itu adalah murni kemenangan warga Desa Liaro.

“Kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Desa Liaro. Saya berharap, semoga dengan Hasil Putusan PTUN Ambon telah ini, Pak Bupati Halmahera Selatan dapat melantik agar dapat mengembalikan senyum masyarakat Desa Liaro,” harapnya mengakhiri. (Shain CN)

Stok BBM Menipis, PLN Padamkan Listrik Total di Weda

HALTENG, CN – PT. PLN Cabang Weda, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), kembali padamkan Listrik total karena stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar menipis.

Pemadaman dilakukan sejak pukul 22.00 WIT hingga BBM tiba itu membuat Daerah produsen Nikel gelap gulita.

Layanan Pengaduan PLN melalui petugas Dinas Gangguan saat dikonfirmasi mengatakan, pemadaman Listrik total tersebut disebabkan minimnya stok Solar untuk menghidupkan pembangkit Diesel PLN.

Tong tara bisa pastikan sampe Jam berapa. Sampe skrang, stok BBM terlambat masok. Blum bisa pastikan,” kata petugas di Dinas gangguan kepada wartawan melalui via Whatsapp, Kamis (16/11/2023).

Ditanya soal berapa jumlah Kiloliter jatah solar untuk PLN Weda per-harinya? Layanan Pengaduan melalui Dinas Gangguan tidak bisa menjawab dan mematikan sambungan telepon WhatsApp-Nya.

Sementara pantauan media ini, kondisi di Kota Weda sangat minim penerangan. Sehingga Warga dengan terpaksa menggunakan Genset untuk penerangan Rumah dan Jalan sekitar. (Abi CN)

Proyek Jalan Produksi di Desa Sibenpopo Diduga Serobot Lahan Warga Tanpa Izin

HALTENG, CN – Proyek yang dikerjakan CV. Halmahera Energi dengan nilai kontrak Rp. 119.900.000, Volume Pekerjaan 350 meter yang berlokasi di Desa Sibenpopo menyerobot lahan warga tanpa izin pemilik Muhammad Muhiddin, warga Desa Bobane Indah, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Hal ini disampaikan langsung Muhammad Muhidin, saat ditemui media ini pada Kamis (16/11/2023).

Muhammad Muhidin mengungkapkan kekesalan terkait pelaksanaan Proyek Jalan Produksi yang mengakibatkan ratusan pohon Sagunya digusur tanpa ganti rugi dan bahkan tanpa pemberitahuan yang baik dari pihak Kontraktor pelaksana yaitu PT. CV. Halmahera Energi.

“Proyek ini tidak ada pemberitahuan ke saya, mereka (Kontraktor) langsung gusur pohon Sagu dan sama sekali tidak beri ganti rugi apapun,” ungkap Muhammad Muhidin.

Lelaki Tua berusia 57 Tahun ini juga mengungkapkan bahwa dirinya yang hanya petani biasa dengan kondisi ekonomi yang lemah sama sekali tidak tahu harus mengadu ke siapa.

“Saya ini hanya petani biasa, ekonomi juga lemah. Jadi tidak tahu mau mengadu ke siapa. Saya sudah mengadu ke Pemerintah Desa juga tidak ada yang perduli. Jadi saya datang ke Weda dengan Motor busuk ini mau mengadu langsung ke Bupati,” akunya.

Sementara itu, Gabriel Matahari selaku pengelolah Jalan Produksi tersebut dikonfirmasi mengatakan bahwa lahan tersebut bukan milik Muhammad Muhidin, tapi milik Tan, warga Desa Moreala.

“Untuk penjelasannya yang kami tahu bahwa Dusun tersebut dong Tan punya,” jelasnya.

Terpisah, Hamdan Halil, Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara (PB FORMMALUT) Jabodetabek,  dikonfirmasi media ini mengaku sangat menyayangkan dan mengecam keras penyerobotan lahan atas nama pembangunan Jalan Tani tanpa pembicaraan terlebih dahulu dengan pemilik lahan tersebut.

“Kami meminta kepada Pj Bupati Halmahera Tengah segera melakukan mediasi penyelesaian masalah. Sembari melalukan evaluasi menyeluruh kepada Dinas terkait dan para Kontraktor. Sehingga kejadian semacam ini tidak kembali terulang lagi,” pintanya. (Abi CN)