Bupati Halsel Serahkan Sembako Tahap Pertama Kepada Warga

HALSEL, CN – Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Halmahera Selatan, (Halsel) Maluku Utara (Malut) serahkan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada warga yang terkena dampak COVID-19 di Dua Kecamatan, yakni Kecamatan Bacan Selatan, dianatra Desa Kampung Makian, Papaloang, Mandaong,Tembal, Kupal,Gandasuli, Panamboang, dan Desa Swadai serta Kecamatan Bacan Timur, di Desa Babang, Sayoang dan Wayamiga.

Penyerahan Sembako Tahap Pertama kepada warga Halsel diserahkan langsung oleh Bupati Halsel, H. Bahrain Kasuba, selaku Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Halsel, pada Kamis, (23/2020).

Pada kasempatan ini, Bupati mengatakan bahwa bantuan Sembako yang diberikan untuk masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah dalam hal ini Satgas Penanganan COVID-19 bagi Warga yang terkena dampak COVID-19.

“Semoga dengan adanya bantuan Sembako ini dapat digunakan dalam menyambut Ramadhan nanti,” ungkap Bahrain.

Bupati Halsel menyampaikan bahwa warga yang menerima bantuan Sembako adalah warga yang tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH), sehingga dalam pembagian bantuan Sembako oleh Tim Gugus Tugas COVID-19 Halsel harus melihat data dari Dinsos Halsel, sebagai instansi yang memiliki data warga penerima bantuan.

Bupati berharap bagi Pemerintah Desa dalam hal ini Kepala Desa, jika nanti dalam pembagian ada masyarakat yang tidak menerima bantuan Sembako ini agar secepatnya dapat melakukan pendataan, sehingga masyarakat Desa dapat menerima bantuan Sembako untuk berikutnya karena menurutnya, pasti ada warga yang tidak menerima bantuan Sembako pada hari ini, disebabkan karena belum terdaftar di Dinas Sosial.

“Kepala-kepala Desa wajib mendata kembali warganya agar dapat terdaftar di Dinas Sosial, sehingga dapat menerima bantuan berikutnya,” kata Bupati.

Orang nomor 1 di Halsel ini juga menyampaikan bahwa bantuan Sembako akan terus diberikan sampai wabah virus COVID-19 ini berakhir.

“Bantuan akan diberikan kepada Masyarakat sampai bencana COVID-19 ini selesai,” jelasnya.

Dihadapan masyarakat disetiap Desa Bupati mengingatkan agar selalu mentaati peraturan Protokol Penanganan COVID-19 dengan tidak melakukan kerumunan, selalu memakai Masker, Jaga Jarak, dan selalu mencuci tangan. Ia juga berharap agar masyarakat dapat mentaati himbauan dari Kementerian Agama.

“Saya kembali mengingatkan kepada Bapak dan Ibu agar selalu mentaati Protokol COVID-19, untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Halsel,” ujar Bupati.

Hadir dalam penyerahan bantuan Sembako ini, Asisten 3 Bidang Infrastruktur Pembagunan Yusup Taudin, Kepala Dinas Koperasi Dan Perdagangan, Muhammad Nur, Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan Dan Prokoler, para Kepala Desa, serta Babinkamtibnas. (Red/CN)

Polres Halsel Gelar Syukuran Kenaikan Tipologi Polda Malut Dari Polda Tipe B Menjadi Tipe A

HALSEL, CN – Pagi tadi, Polres Halsel melaksanakan syukuran sebagai ucapan rasa syukur kenaikan Tipologi Polda Malut dari Polda Tipe B menjadi Tipe A, Rabu (22/4/2020).

Rasa sukur yang dilaksanakan Polres Halsel dengan mengundang PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kabupaten Halsel bersama Personel Polres untuk makan bersama di lapangan Voli Polres Halsel.

Kepada wartawan, Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., mengatakan Polres Halsel juga merupakan salah satu Polres Jajaran Polda Malut, sehingga dengan kenaikan Tipolgi Polda Malut menjadi Tipe A tentunya kami yang merupakan jajaran Polda Malut sangat merasa bersyukur.

Lanjut Kapolres Halsel, “Disamping Kenaikan Polda Malut menjadi Tipe A pelayanan kami akan terus kami mewujudkan rasa aman ditengah – tengah masyarakat” ujar Kapolres Halsel. (Hafik CN)

Demisioner HPMK Ingatkan Kades Koititi Cermati Surat Edaran Mendes PDTT

HALSEL, CN – Mantan Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Koititi (HPMK), Masdar S Hanafi ingatkan Kepala Desa Koititi Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) Musli Marasabessy untuk mencermati secara utuh. Isi Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai dan Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2020.

Pasalnya, Dalam upaya menekan penularan Covid-19. Beberapa Desa sudah melakukan sosialisai sesuai surat edaran Bupati Halsel Nomor 061.1/642/2020 Tentang Pencegahan dan Penangulangan Covid-19. Namun Hal ini tidak berlaku bagi Kades Koititi Musli Marasabessy. Hal ini disampaikan oleh Demisioner Ketua HPMK Masdar S Hanafi saat di konfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id Selasa (21/4/20).

Masdar menyampaikan bahwa Kades Koititi tidak melakukan sosialisai semenjak surat edaran di terbitkan, bahkan dari pelaksanaan Musawarah Desa (Musdes) sampai saat ini Musli tidak berada di Desa.

Pria Asla Gane Barat ini mengungkapkan bahwa sampai saat ini Kades Koititi, Musli Marasabessy belum menggunakan Dana Desa untuk Pencegahan dan Penanganan Covid-19.

“Maka saya atas nama mahasiswa dan warga masyarakat koititi meminta kepada Bupati Halmahera Selatan untuk segera mengevaluasi Kades Koititi,” harapnya. (Hafik CN)

Peringati Hari Kartini, Bhayangkari dan Persit Bantu Warga Dampak Covid-19

HALSEL, CN – Menperingati Hari Kartini 21 April, Bhayangkari PC. Halmahera Selatan dan Persit KCK Kodim 1509/Labuha menunjukan kepeduliannya untuk mmembantu warga yang terkena dampak Covid-19.

Selasa (21/4/2020), ditengah pandemi Covid-19, tidak hanya personil TNI – Polri ataupun Pemerintah yang peduli sosial, namun Bhayangkari dan Persit di Halsel ikut ambil bagian menunjukan kepeduliannya dengan membagikan ratusan makanan siap saji dan masker.

Sejak pagi, Kartini kartini tangguh ini berjibaku memasak untuk ratusan kotak makanan bagi warga yang terdampak Covid-19 seperti anak yatim, Tukang ojek, Becak dan warga lainnya.

Tak sampai disitu, siangnya bersama Polwan, mereka ikut membagikan ratusan makanan siap saji kepada warga serta masker kepada warga yang kedapatan tidak memakai masker di jalan maupun dirumah rumah warga.

Ketua Bhayangkari Cab. Halsel Ny. Ratih Fhaisal Aris mengungkapkan, ditengah wabah ini, para Kartini harus berperan menguatkan masyarakat dengan memberi edukasi pentingnya penggunaan masker serta harus harus saling berbagi untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat akibat dampak Covid – 19.

Selain itu, Ketua bhayangkari berharap kegiatan yang dilakukan Bhayangkari dan Persit ini, dapat membantu masyarakat yang terkena dampak Covid – 19, khususnya masyarakat yang kurang mampu. (Hafik CN)

Peduli Dampak Covid-19, Banom NU Se-Kabupaten Halsel Bagikan Sembako Gratis Kepada Warga

HALSEL, CN – Peduli dampak Covid-19, Banom Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) di Daerah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) membagikan sembako gratis kepada warga kurang mampu Per KK, berupa beras, mie instan, Kopi, Gula Pasir, Telur dan sebagainya, pada Sabtu (18/4/2020). Bakti sosial ini diadakan dalam rangka merespon dampak virus Corona atau Covid-19 terhadap perekonomian masyarakat bawah. 

Bakti sosial ini terselenggara atas kerja sama GP Ansor Halsel, IKA PMII Halsel, PMII Halsel dan PKC PMII Malut, pada perekonomian warga dampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan.

Ketua GP Ansor Halsel Adhi Hi. Adam kepada wartawan cerminnusantara.co.id menjelaskan bahwa hal tersebut di lakukan karena situasi dan kondisi yang saat ini masyarakat di batasi untuk beraktifitas seperti yang sebelumnya.

“Kegiatan sosial ini dilakukan bersama-sama untuk membantu masyarakat yang saat ini kena dampak Covid-19. Apalagi masyarakat bawah yang kurang mampu seperti Tukang Becak, dan Tukang Pasir. Mengingat sebentar lagi akan memasuki Bulan Ramadhan,” jelasnya.

Ketua GP Ansor Halsel itu juga menyampaikan, pembagian paket sembako merupakan langkah awal peduli dampak Covid-19.

“Ini adalah langkah awal dan insya Allah masih ada kegiatan selanjut di hari esok dan seterusnya,” ungkapnya.

Selain itu Adhi berharap, semoga dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat Halsel yang saat ini merasakan dampak Covid-19.

“Semoga hal ini membuat perhatian juga kepada pihak yang lain agar dapat berpartisipasi kepada masyarakat yang kurang mampu,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PC PMII Halsel, Muhlis Usman juga berharap, semoga dengan bantuan yang tak seberapa ini dapat meringankan beban masyarakat. (Red/CN)

Polres Halsel Melalui Humas Pasang Spanduk Imbauan Tunda Mudik

HALSEL, CN – Ditengah pandemi Covid – 19 di Indonesia, upaya pemerintah telah melakukan sosial distancing atau jaga jarak sosial kepada warga telah dilakukan salah satunya himbauan menunda mudik.

Sikap tegas juga diambil pihak Kepolisian, salah satunya di lakukan Subbag Humas Polres Halmahera Selatan (Halsel) melakukan pemasangan spanduk himbauan kepada warga untuk menunda mudik selama pandemi Covid – 19, Rabu (08/04/2020).

Terkait pemasangan spanduk, Kapolres Halsel menuturkan “Kita tahu bahwa di Indonesia sudah menjadi tradisi mudik di saat Hari Raya Idul Fitri. Namun dengan adanya pandemi Covid-19, maka pemerintah telah menegaskan agar masyarakat dapat menunda mudik, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKBP M. Faishal Aris S.I.K, menyampaikan agar masyarakat menaati setiap peraturan pemerintah selama masih ada wabah COVID-19.

“Harapan kami, warga masyarakat melaksanakan apa yang sudah menjadi kebijakan pemerintah, Semoga Covid-19 segera berlalu,” harap Kapolres Halsel.

Ia menambahkan, Himbauan menunda mudik telah di pasang melalui Humas Polres Halsel.

“Himabuan menunda mudik, kami pasang melalui Humas Polres Halsel yaitu di Pelabuhan Kapal penumpang Desa Kupal, Bandara Oesman Sadik Labuha, dan Pelabuhan Kapal Penumpang Desa Babang, hal ini yang sejalan dengan kebijakan pemerintah “Physical Distancing,” tuturnya. (Red/CN)