Lawan Virus Corona, Usman-Bassam Terjunkan Tim Relawan Anti Covid-19

HALSEL, CN – Mencegah penyebarannya virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut). Tim Relawan Usman-Bassam Devisi Anti Covid-19 melakukan aksi penyemprotan Disinfektan di wilayah sekitaran Labuha yakni Pelabuhan Habibi dan Pelabuhan Kupal. Dalam hal ini guna mengatasi terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Halsel.

Dari aksi tersebut, terlihat sejumlah Tim Relawan Usman-Bassam Devisi Anti Covid-19 melakukan aksi kemanusian itu yang di pimipin langsung oleh Chalik selaku Ketua Tim Relawan Usman-Bassam. Hal ini di pantau langsung oleh sejumlah awak media.

Penyomprotan Disinfektan di mulai dari Pelabuhan Habibi Sekira Pukul, 10:00 WIT hingga Pukul, 12:00 siang. Kemudian di lanjutkan di Pelabuhan Kupal pada Pukul, 04:10 s/d Pukul, 05:00 Sore (2/4/2020).

“Peduli masyarakat dan lawan virus Corona adalah tanggung jawab kita bersama, sebab antisipasi itu penting. Menjaga kesehatan ada di tangan kita. Jadi mari kita sama-sama bersatu dan lawan virus Corona untuk Indonesia bebas Covid-19,” kata Ketua Tim Relawan Usman-Bassam itu.

Lanjut Chalik, Tim Relawan Usman-Bassam Anti Covid-19 melakukan penyomprotan Disinfektan ini atas instruksi dari Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Halsel.

“Atas pedulinya Cabup dan Cawabup Halsel yakni Usman-Bassam terhadap kesehatan masyarakat. Mereka menginstruksikan kepada Tim Relawan Usman-Bassam turun langsung ke tiap-tiap Pelabuhan yaitu Pelabuhan Habibi dan Pelabuhan Kupal untuk melakukan penyomprotan Disinfektan ke seluruh Spied Boad dan motor len lainnya yang ada di ke dua Pelabuhan tersebut,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga berterima kasih dan mengapresiasi atas kegiatan sosial yang di lakukan oleh Tim Relawan Usman-Bassam Devisi Anti Covid-19.

“Kami dari masyarakat sangat berterima kasih sekali atas aksi kemanusiaan atau penyomprotan Disinifektan ini karena bagi kami hal ini sangat bermanfaat untuk orang banyak bagaimana untuk mencega terjadinya Covid-19. Sebab kami merasa sangat ketakutan atas penyebarannya virus Corona atau Covid-19,” kata ongen selaku pengurus Pangkalan Spied Boad Labuha. (Red/CN)

Relawan Tanggap Covid-19 Desa Bobo Larang Kapal Dari Surabaya Sandar di Dermaga

HALSEL, CN – Kepala Desa (Kades) Bobo, Kecamatan Mandioli Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) M.Tarsan Abd. Rahman bersama Jajaran Pemerintah Desa melakukan tindakan pencegahan Covid-19 dengan melarang Kapal KM. KAIYSEI MARU untuk bersandar langsung di Dermaga Desa Bobo, Selasa (31/3/2020) Malam.

Hal tersebut di ungkapkan oleh M Tarsan ketika di konfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id pada Rabu (01/4) mengatakan KM. KAIYSEI MARU Kapal barang dari Surabaya yang hendak menepi ke Pelabuhan Bobo terpaksa harus berlabuh 20 meter dari Dermaga Bobo.

“Tadi malam Kapal barang KM. KAIYSEI MARU dari Surabaya mau muat Kopra di Dermaga Bobo tapi relawan Desa tanggap Covid-19 Desa Bobo melarang Kapal tersebut sandar di Dermaga dan terpaksa harus berlabuh 20 meter dari pelabuhan,” ungkapnya.

Lanjut M Tarsan, sebagai Ketua Tim Relawan Desa Tanggap Covid-19 Desa Bobo telah bekerja sesuai arahan Pemerintah.

Sebelumnya, M.Tarsan Abd. rahman menyampaikan bahwa sejak terbitnya edaran Mentri Desa Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pembentukan Relawan Desa.

“Kami langsung membentuk Relawan Desa yang di Ketuai Kepala Desa, Sekertaris Relawan Ketua BPD dan anggota-angota Relawan yakni seluruh perangkat Desa dan Kaders Kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, Ia menambahkan, bahwa di Desa Bobo sudah menyiapkan Posko Relawan.

“Kami telah membuat Posko Relawan sebagai penyediaan sarana-prasarana pencegahan virus corona di Desa,” tambah M Tarsan. (Hafik CN)

Cegah Covid-19, Tim Satgas Bersama Polres Halsel Lakukan Penyomprotan Disinfektan

HALSEL, CN – Komitmen dalam pemberantasan penyebaran wabah Covid-19, Tim Satuan Tugas (Satgas) Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Terhadap Pencegahan dan Pengendalian Penularan Infeksi Covid-19 (Corona Virus) Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) bersama Polres Halsel gelar Giat Penyemprotan, (31/3/2020).

Agenda penyemprotan Disinfektan kali ini terlihat beda dari hari biasanya. Jelas saja, kali ini Tim Satgas bersama Polres Halsel tak tanggung-tanggung. Kendaraan berat seperti Watercanon dan Pemadam Kebakaran (Damkar) pun diturunkan untuk melakukan penyemprotan.

Kegiatan penyemprotan besar-besaran ini, dilakukan guna menetralisir sekaligus menunjukkan keseriusan dalam penanganan Covid-19 dan dipimpin langsung Oleh Bupati Halsel H. Bahrain Kasuba, Kapolres Halsel AKBP M. faisal aris, S.I.K, M.M dan Dandim dari Kodim 1509 Letkol. Inf. Imam Kanafi, S.Sos, M.M.

Sementara itu saat diwawancarai usai kegiatan, Bupati menjelaskan bahwa sampai saat ini Pemerintah melalui Tim Satgas akan terus melakukan pencegahan.

“Pemda Halsel sampai saat ini masih memfokuskan kegiatan Tim Satgas pada pencegahan karena kondisi khususnya di Halsel masih cukup aman,” jelas Bahrain, sapaan akrab orang nomor satu di Halsel itu.

Kapolres juga mengatakan kegiatan hari ini merupakan instruksi dari Kapolri. “Penyemprotan besar-besaran ini juga merupakan salah satu instruksi Kapolri dan kita akan terus melakukannya,” paparnya.

Sementara itu, Dandim menyatakan sikap akan selalu turut mengawal setiap kegiatan yang dilakukan.

“Kami dari TNI akan selalu ambil bagian mengawal setiap kegiatan yang mengedepankan kemaslahatan umat,” tegas Dandim.

Penyemprotan yang dilaksanakan dari pagi hingga siang hari itu dilakukan menyusuri jalan yang menjadi pusat keramaian wilayah Ibu Kota Kabupaten. Agenda hari ini, selain penyemprotan akan dilanjutkan dengan operasi penertiban bagi yang sengaja, melakukan kumpul-kumpul hingga mengakibatkan keramaian pada malam nanti. (Yon) (Red/CN)

GMKI Bacan Ajak Masyarakat Bantu Pemerintah Dan Aparat Keamanan Cegah Covid-19

HALSEL, CN – BPC Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara Khusunya di Kabupaten Halmahera Selatan, untuk bersama-sama membantu Pemerintah dan Aparat Keamanan, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19). Hal ini disampaikan di Sekretairat BPC GMKI oleh Sekretaris Cabang Bacan, Beatrich A. Nara. Senin (30/3/2020).

“Jaga jarak dengan orang lain, jangan dulu berselaman, tidak membuat acara keramaian, atau mendatangi seperti acara resepsi pernikahan pesta ronggeng, kurangi mobilisasi kemana pun, lebih berdiam diri di rumah bersama keluarga, hindari area publik, seperti taman, tempat berkreasi parawisata, caffe, swering dan sejenisnya, tajin mencuci tangan dengan sabun dari air yang mengalir, rajin berjemur diri dibawah terik matahari, kurang lebih 10-15 menit setiap hari, selalu membersihkan rumah dan membuka pintu jendela lalu biarkan sinar matahari masuk,” kata Beatrich

Selain itu, Beatrich menghimbau agar jangan membuat dan menyebarkan berita bohong atau hoaks.

“Mari bersatu memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona, dan lawan Covid-19 untuk Indonesia bebas Covid-19,” tutupnya. (Red/CN)

Jefri Ham Klarifikasi, Dump Trukc Tabrak Lari Bukan Milik Penginapan Borero

HALSEL, CN – Terjadi kecelakan di Desa Tomori kabupaten Halmahera Selatan. Salah seorang Sopir Dump Truck berwarna kuning dengan tiba-tiba muncul dari arah Babang menuju Labuha, dengan kecepatan tinggi menabrak pengendara Sepeda Motor tepat di Desa Tomori Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) pada, Kamis (26/3). sekira pukul, 03:00 WIT Siang.

Kepada wartawan Leha (30) menjelaskan kronologis kecelakaan tersebut.

Sebelumnya, mengenai dugaan pemilik Mobil Dump Truck berwarna kuning ialah milik Penginapan Borero Labuha.

Hal ini membuat Jefri Ham selaku pemilik Penginapan Borero angkat bicara terkait dengan pemberitaan sebelumnya yang telah di tayangkan pada Minggu (29/3/2020) berjudul, Tabrak Lari, Kasat Lantas Didesak Amankan Mobil Dump Truck milik Penginapan Borero.

“Mobil Dump Truck tabrak lari bukan punya kami dari Penginapan Borero,” kata Jefri Ham pada Senin (23/3/2020). (Red/CN)

Sultan Serukan Untuk Karantina Halsel Sebelum Terlambat

HALSEL, CN – Senin (23/2/2020), merupakan hari yang kelam dalam dunia kesehatan Maluku Utara, dimana salah seorang warga Maluku Utara dinyatakan positif Covid 19. Sebuah penyakit yang sudah menjadi, pandemi dunia, kini sudah ada di tengah-tengah kita. Penyakit ini menjadi momok, selain tingkat penyebarannya yang cepat, sampai hari ini belum ada anti virusnya.

Hal ini, disikapi serius oleh Kesultanan Bacan dengan menggelar Rapat khusus pada 28 Maret 2020 (malam hari) melalui teleconference yang untuk mengantisipasi wabah Corona tidak terjadi di Halmahera Selatan. Setelah sebelumnya Kesultanan Bacan juga mengadakan Do’a Tolak Bala di Masjid Kesultanan Bacan. Rapat yang dipimpin langsung oleh Paduka Yang Mulia Ompu Sultan Bacan, yang biasa dipanggil Ou Gary, ini dihadiri oleh Jogugu, (Mochdar Gani Arif) Juru Tulis Ra (Tufail Iskandar Alam) wakil Juru Tulis Ra (M. Syakir Ali Kamarullah) , Ketua Gema Suba, (Muhammad Husni Muslim), Wakil Juru Bicara Kesultanan (Revli Ibrahim Iskandar) dan beberapa perangkat lainnya seperti Junaedi Hamzah, Husein M Tamkin, Hamka Jufri dan Fajri Ali. Hadir pula Bapak Rasyid Hanafiah sebagai fasilitator serta pengamat dari London.

Untuk memperkaya informasi tentang Corona dan bahayanya dihadirkan juga Dr Roswin Rosnim Djaafar, MARS yang pernah bertugas di Halmahera Selatan 2008, Kini beliau sebagai Chief Executive Officer (CEO) Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) Jakarta memberikan masukan dari sisi medis tentang bahaya dari penyakit Covid 19, disamping beliau menjelaskan bagaimana permasalahan di Jakarta, yang hari ini sudah masuk zona merah, agar tidak terjadi di Maluku Utara khususnya Halmahera Selatan.

M. Delmi Iskandar Alam sebagai Ompu Anak-anak juga hadir. Beliau yang sekarang bekerja Kementrian Sosial sebagai Kepala Seksi Pemanfaatan Logistik memberikan informasi yang dilakukan kementrian Sosial terkait dengan penangan masalah Corona ini.

Dalam Rapat Tersebut Ou Gary menyampaikan beberapa point :

  1. Himbauan kepada Pemerintah Halmahera Selatan utk lockdown (karantina) keluar dan masuk Halmahera Selatan seperti yang dilakukan Pemda kabupaten Morotai.
    Termasuk menghentikan sementara perjalanan dinas ke luar Halmahera Selatan oleh ASN dan Anggota Dewan. Karena baik jalur Bandara maupun Pelabuhan merupakan tempat yang rentan terjadinya penyebaran Virus Corona.
  2. Pendatang harus isolasi-mandiri, termasuk TKA yang ada di perusahaan-perusahaan tambang khususnya di Obi.
  3. Hendaknya masyarakat tidak melakukan kegiatan atau kerumunan apapun dalam masa isolasi atau melakukan aktivitas di dalam rumah kecuali untuk aktivitas yang esensial seperti membeli bahan makanan, berobat/beli obat atau aktivitas yang mendesak bagi keselamatan/kesehatan tentunya dibekali masker.
  4. Menjalankan pola hidup sehat dan bersih seperti yang diajarkan Rasulullah SAW, menjaga wudhu, serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer setiap awal dan akhir dari aktivitas luar rumah.
  5. Tentunya yang tak kalah pentingnya senantiasa berdo’a dan berzikir kepada Allah SWT, serta membaca qunut Nazilah dalam setiap waktu-waktu sholat.

Disela – sela rapat terbatas tersebut, Ompu Sultan Bacan juga menyetujui usulan dari Ompu Jogugu kesultanan Bacan Hi. Mochdar Gani Arif, SH, M.Si kedepannya Kesultanan akan membetuk Tim Relawan Kemanusiaan untuk membantu Pemerintah dan Institusi Kemanusiaan lainnya dalam penanganan-penanganan Kemanusiaan pada kondisi Darurat atau Bencana Kemanusiaan, para relawan tersebut harus dilengkapi perlindungan yang memadai, juga melakukannya dengan cara yang benar sehingga tidak menambah resiko tertular/menularkan si virus.

“Kita lakukan (proses ikhtiar ini) dengan kesadaran dan keyakinan serta diiringi dengan do’a, karena Insyaa Allah ujian ini akan ada akhirnya. Dan Allah akan memberikan kabar gembira bagi orang-orang yang Sabar,” tegas Ou Gary. (Red/CN)