Panwascam Gane Barat Utara Diduga Teruskan Pesan WhatsApp Orang Lain Klarifikasi Dugaan Kecurangan Pencoblosan di Desa Gumira

HALSEL, CN – Anggota Panwascam Gane Timur Utara, Mahdi melakukan klarifikasi terkait laporan dugaan kecurangan Pencoblosan di Desa Gumira, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Mahdi mengatakan, Panwaslu Kecamatan Gane Barat Utara intens melaksanakan tugas pengawasan, mulai dari monitoring hingga supervisi di seluruh Desa pada hari pungut hitung 14 Februari 2024. Hanya saja, tidak ada satupun ditemukan dugaan pelanggaran seperti yang diberitakan media online cerminnusantara.co.id terkait dengan surat suara yang dipakai habis di Desa Gumira.

Anggota Panwascam Gane Barat Utara itu juga memaparkan, sesuai berita acara atau model C Hasil Salinan terdapat sisa suara Desa Gumira yang dikembalikan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, jumlah surat suara yang tidak terpakai termasuk surat suara sisa sebanyak 14 surat suara.

Sementara di TPS 02, Mahdi bilang, terdapat 27 surat suara. Artinya, hal ini sangat rasional.

Sementara untuk informasi yang disampaikan salah seorang Saksi dari Partai Amanat Nasional (PAN), sudah selesainya Pleno Kecamatan dan itu hanya sebatas informasi dan tidak ada bukti.

“Sejauh ini tidak ada satupun laporan resmi yang diterima oleh Panwaslu Kecamatan Gane Barat Utara dan dari hasil pengawasan kami dari jajaran Kecamatan sampai tingkat TPS juga tidak menemukan adanya pelanggaran seperti informasi yang disampaikan salah satu Saksi tersebut,” demikian isi pesan WhatsApp dari Mahdi diduga meneruskan pesan orang lain ke wartawan.

Diberitakan sebelumnya, anggota Panwascam Gane Barat Utara, Mahdi membeberkan mendapat  laporan sementara dari salah satu Saksi PAN bahwa ada dugaan kecurangan dalam proses pencoblosan di TPS pada Rabu 14 Februari 2024 di Desa Gumira.

“Setelah penghitungan surat suara selesai, kami bawa Kotak ke atas (Kecamatan) baru mendapatkan laporan disini,” beber Mahdi saat dikonfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id melalui via telepon seluler, Kamis (22/2).

Meski begitu, Mahdi belum bisa memberi informasi lebih jauh terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024 secara terperinci. Namun laporan kecurangan yang terstruktur diduga terjadi di Desa Gumira itu adalah Surat Suara sisa dicoblos habis.

“Dilaporkan oleh Saksi. Jadi sampai selesai Pleno baru Saksi PAN di Kecamatan bernama Uhlas Jafar yang sampaikan itu,” ujar Mahdi.

Oleh karena itu, pihaknya mengaku bakal menindak lanjuti atas laporan tersebut.

“Kami mau turun untuk mengecek ulang karena pada saat selesai Pleno itu kan mereka diperintahkan mengisi Form Keberatan kemudian disampaikan,” tutup Mahdi mengakhiri. (Hardin CN)

Panwascam Gane Barat Utara Dapat Laporan Dugaan Kecurangan Pencoblosan di Desa Gumira

HALSEL, CN – Anggota Panwascam Gane Barat Utara, Mahdi membeberkan mendapat laporan sementara dari salah satu Saksi Partai Amanat Nasional (PAN) bahwa ada dugaan kecurangan dalam proses pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu 14 Februari 2024 di Desa Gumira, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut).

“Setelah penghitungan surat suara selesai. Kami bawa Kotak ke atas (Kecamatan) baru mendapat laporan disini,” beber Mahdi saat dikonfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id melalui via telepon seluler, Kamis (22/2).

Meski begitu, Mahdi belum bisa memberi informasi lebih jauh terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024 secara terperinci. Namun laporan kecurangan yang terstruktur itu, diduga terjadi di Desa Gumira adalah Surat Suara sisa dicoblos habis.

“Dilaporkan oleh Saksi. Jadi sampai selesai Pleno baru Saksi PAN di Kecamatan bernama Muhlis Jafar yang sampaikan itu,” ujar Mahdi.

Oleh karena itu, Mahdi mengaku, pihaknya bakal menindak lanjuti terkait laporan tersebut.

“Kami mau turun untuk mengecek ulang karena pada saat selesai Pleno itu kan mereka diperintahkan mengisi Form Keberatan kemudian disampaikan,” tutup Mahdi mengakhiri. (Hardin CN)

Bupati Halsel Hadiri Undangan Rapat Pansus GPM Klasis Pulau-Pulau Bacan di Desa Galala

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Tahun 2024 ini menggelontorkan Dana senilai Rp 6 Miliar untuk pembangunan Jalan Lapis Penetrasi Makadam (Lapen) di Desa Galala menuju Desa Bahu Kecamatan Mandioli Selatan.

Hal ini disampaikan Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba saat menghadiri undangan Rapat Pansus GPM Klasis Pulau-Pulau Bacan di Desa Galala pada Minggu, (18/02/2024).

“Kami Pemerintah Daerah telah berkomitmen di Tahun ini akan membangun jalan Lapen dengan anggaran sebesar Rp 6 Miliar,” kata Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba.

Menurutnya, infrastruktur jalan di Mandioli Selatan dinilai sangat penting karena menjadi pendukung akses warga dalam meningkatkan pendapatan ekonomi di Wilayah Kepulauan tersebut.

“Salah satu faktor utama dalam mendukung perputaran Ekonomi masyarakat adalah infrastruktur Jalan. Apalagi saat cuaca Laut tidak bagus. Maka dengan adanya pembangunan infrastruktur Jalan Lapen ini, masyarakat sudah tidak perlu khawatir dengan cuaca buruk lagi,” ujarnya.

Hasan Ali Bassam Kasuba berharap, Proyek pembangunan Jalan Lapen yang akan dibangun dalam waktu dekat ini dapat meningkatkan konektivitas dan memperbaiki akses transportasi bagi masyarakat.

“Serta mempercepat distribusi barang dan jasa di wilayah Mandioli Selatan,” tutupnya. (Hardin CN)

Bupati Hadiri FGD Percepatan Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan Tahun Anggaran 2022-2023

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba menghadiri Focuss Group Discussion (FGD) Percepatan Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan Tahun Anggaran 2022-2023 yang juga  dihadiri langsung Kepala Perwakilan BPK Malut, Marius Sirumapea S.E., M.Si., Ak bertempat di Aula Kantor Bupati, Kamis (15/2/2024).

Forum itu digelar dengan tujuan untuk mengedukasi para pengelola keuangan dan mengetahui permasalahan terkait penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2022-2023 dan sebagai upaya serta strategi Pemda dalam hal percepatan penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2022-2023.

FGD ini dihadiri pula Sekretaris Daerah (Sekda) Safiun Radjulan, Pimpinan OPD dan seluruh Pengelola Keuangan Badan, Dinas dan Bagian di Lingkup Pemda Halsel.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Malut juga menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam rangka penyusunan LKPD Tahun Anggaran 2022-2023.

“Saya tidak bosan-bosan mengingatkan bahwa kita di pemeriksan setiap tahunnya. Maka saya harapkan untuk berhati-hati dalam pengelolaan keuangan,” tukasnya.

Usai mengikuti FGD, Bupati Halsel beserta Kepala Perwakilan BPK Provinsi Malut kemudian meninjau Masjid Raya Halsel. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta masukan dari Kepala Perwakilan BPK terkait Pembangunan Masjid Raya Halsel tersebut.

“Alhamdulillah. Respon beliau positif, beliau juga mendorong untuk bagaimana agar Masjid ini bisa segera difungsikan,” aku Bupati usai melakukan peninjauan dengan Kalan BPK.

Lanjutnya, melalui peninjauan ini kita bisa mendapatkan include/masukan dari Kepala Perwakilan BPK Provinsi Maluku Utara untuk kedepannya bisa segera di fungsikan.

“Alhamdulillah. Kita dapatkan masukan dari beliau, pendekatannya seperti apa, jangan sampai kemudian pekerjaan yang dilaksanakan tumpang tindih dari yang sudah dilakukan sebelumnya, termasuk beliau menyarankan untuk turunkan ahli, pengujian beton dan lakukan pengecekan beberapa item yang sedang berjalan, belum lagi bagian yang terdampak bencana kemarin, satu persatu kita perbaiki untuk difungsikan segera,” tutupnya. (Hardin CN)

Pemilu 2024, Harita Nickel Buka TPS Khusus Karyawan 

HALSEL, CN – Puncak perayaan pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut), DPR-RI, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) serta Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029 disambut meriah dan antusias seluruh masyarakat Indonesia, Kamis (15/2/2024).

Kemeriahan pesta Demokrasi 5 tahunan ini juga turut dirasakan Perusahaan Pertambangan dan Industrialisasi Nikel terintegrasi berkelanjutan, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Berdasarkan data yang didapatkan dari KPUD Halsel, data pemilih terdaftar di TPS Khusus diarea Perusahaan berjumlah 12.841 orang yang terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 12.185 dan pemilih perempuan sebanyak 656.

Sebagai bentuk peran aktif Perusahaan dalam mendukung pemerintah untuk menyukseskan gelaran Pemilu 2024, Harita Nickel mendukung penuh program KPUD Halsel dalam menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus sebanyak 44 TPS yang tersebar didalam area Perusahaan.

Sejak pukul 07.00 WIT, ribuan karyawan dari berbagai unit kerja mulai berdatangan ke TPS untuk menyalurkan hak pilih mereka.

Samsul Baharudin, seorang karyawan yang ditemui di TPS mengaku senang karena sebagai warga negara dapat difasilitasi Perusahaan untuk menyalurkan hak suaranya di lokasi kerjanya.

Menurutnya, pelayanan yang diberikan pihak penyelenggara juga sangat bagus, dengan fasilitas TPS yang nyaman serta pengelolaan kegiatan yang berlangsung dengan sangat baik.

“Ada TPS khusus yang disediakan untuk kami, bahkan tahun ini TPS sangat banyak, namun tetap terorganisir dengan aman. Waktu pencoblosan juga sesuai harapan kami, sehingga kami masih bisa kerja di site masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pemilu 2024 di area Perusahaan.

“Terima kasih kepada perusahaan dan pihak penyelenggara yakni KPUD dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan yang telah menyediakan TPS lokasi khusus untuk kami,” ungkap Samsul.

Sejalan dengan itu, anggota KPUD Halsel yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPUD Halsel, Yaret Colling, S,Pi., mengapresiasi langkah yang dilakukan Harita Nickel dengan menyediakan ruang TPS Khusus di area operasinya.

“TPS khusus ada 44 di Harita Nickel. Itu artinya sosialisasi kena sasaran. Otomatis antusias pemilih juga tinggi. Ini sebuah apresiasi untuk pihak Harita Nickel karena telah ikut menyukseskan hajatan negara melalui Pemilu,” ucapnya saat ditemui wartawan di area TPS Khusus Harita Nickel di Pulau Obi, Rabu (14/2).

Anggota Bawaslu Halsel yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Hans William Kurama, menjelaskan bahwa pada Pemilu Tahun 2024 ini, jumlah TPS lokasi khusus di Harita Nickel mengalami peningkatan dari pelaksanaan Pemilu tahun 2019 yang hanya 8 TPS lokasi Khusus dan pada Tahun ini meningkat menjadi 44 TPS.

“Sehingga kami memberikan apresiasi kepada pihak Perusahaan atas penyelenggaraan Pemilu Tahun ini,” tukasnya.

Baik Bawaslu maupun KPU juga memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah mengizinkan karyawan untuk menjadi bagian dari petugas penyelenggara Pemilu di lokasi TPS. Seluruh karyawan yang bertugas sebagai pengawas TPS maupun KPPS sebelumnya telah mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek) dari Lembaga terkait. (Hardin CN)

Bongkar Dugaan Gaji Honorer Guru PAUD Ditahan, Kades Nyonyifi Malah Sindir Warga 

HALSEL, CN – Kepala Desa (Kades) Nyonyifi, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menyindir warganya melalui via WhatsApp.

Kades Nyonyifi Hasim Hairun, menyindir warganya sendiri diduga atas terbongkarnya pada Jumat (26/2/2024) terkait Kades Nyonyifi diduga kuat menahan gaji Honorer Pengelola Anak Usia Dini (PAUD) selama setengah Tahun lebih.

“Tinggal asal dong kuwat bage yg penting dong kuwat,” tulis Kades Nyonyifi, Hasim Hairun via WhatsApp yang tersebar disejumlah Grub WhatsApp belum lama ini.

Sindiran Kades Nyonyifi tersebut, lantas terkesan menantang warganya sendiri.

Sehingga, sikap pembangkang Kades Nyonyifi tersebut membuat warga meminta agar Kades Nyonyifi Hasim Hairun segera dievaluasi.

“Itu Kades Nyonyifi bilang asal dong saja..Kades ini perlu dievaluasi,” pinta Hayagani menanggapi pesan WhatsApp Kades Nyonyifi. (Hardin CN)