Oknum Anggota DPRD Halsel dari PKS Diduga Terlibat Tukar Nama Kelompok Proyek Swakelola

HALSEL, CN – Proyek 2 Unit Bak Air di Desa Liaro, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), dikeluhkan Kelompok Tani.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan cerminnusantara.co.id, Proyek 2 unit Bak Air tersebut melekat pada Dinas Pertanian Halsel dengan nama Kelompok Tunas Harapan senilai Rp 285. 000.000 juta dan Liaro Mandiri senilai Rp 285.000.000 juta.

Ketua Kelompok Liaro Mandiri, Sarif Laidi saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Kamis (9/5/2024) mengatakan, 2 unit Bak Air tersebut adalah proyek Swakelola.

Kata Sarif Laidi, 2 unit Bak Air diusulkan pada Tahun 2023 dan kini telah diverifikasi di Tahun 2024 dengan nama Kelompok Tani Tunas Harapan dan Liaro Mandiri. Namun kenyataannya, Kelompok Tunas Harapan dan Liaro Mandiri diduga kuat sengaja ditukar dengan nama Kelompok Tani lain yang dilakukan Dinas Pertanian atas perintah oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), inisial MK.

“Usulan Kelompok Tani inikan kami yang usul. Jadi ketika nama kami ini (Kelompok) sudah keluar (lolos), itu MK perintah ganti nama Kelompok yang merupakan keluarganya. Padahal ini Swakelola. Ini DAK bukan Tender,” geram Ketua Kelompok Liaro Mandiri, Sarif Laidi.

Sarif Laidi mengaku kaget ketika mengetahui bahwa 2 nama Kelompok Tani yang sudah terverifikasi tersebut telah ditukar dengan nama Kelompok lain. Bahkan pihaknya telah menemui langsung dengan pihak Dinas Pertanian Halsel Bagian Perencanaan, namun kata pihak Dinas bahwa itu semua atas perintah anggota DPRD Halsel, inisial MK.

“Kemarin kami pernah ketemu dengan anggota DPRD itu, setelah adanya informasi ini. Kami bilang, kalau bisa hal ini kan kami yang usul, jika tidak, maka Desa Liaro tidak akan dapat. Bahkan kami sampai sampaikan di anggota DPRD Halsel bahwa ini ada 2 Kelompok. Jadi ada 2 Unit Proyek Swakelola, maka yang 1 berikan saja ke keluarga kalian dan yang 1 untuk kami. Karena biar bagaimanapun ini adalah usulan dari kami. Tapi anggota DPRD inisial MK ini tetap tidak mau,” kata Sarif Laidi menjelaskan kepada wartawan saat menemui anggota DPRD Halsel yang diduga terlibat tukar nama Kelompok Tani di beberapa hari kemarin.

Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak respon. Sementara anggota DPRD Halsel dari PKS, MK belum konfirmasi. (Hardin CN)

Rusdi Somadayo Diundang DPP PAN ke Jakarta 

HALSEL, CN – Rusdi Somadayo diundang Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemenangan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Jakarta.

Dalam Surat yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekertaris DPP PAN Nomor : PAN/Und.B/KU-SJ/657/V/2014 itu, Rusdi Somadayo diundang sebagai Bakal Calon Kepala Daerah Halsel.

Rakornas Pemenangan Pilkada Serentak PAN, akan digelar pada Jumat 10 Mei 2024 pukul : 14.30 WIB di Hotel JS Luwansa, Jalan H. R. Rasuna Said Nomor 22 Kav. C, RT.2/RW.5, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Ko Edy sapaan akrab Rusdi Somadayo menyatakan sikap bertarung pada Pilkada sebagai Calon Bupati Halsel 2024. Ini dibuktikan melalui pendaftaran Bacabup pada Rabu (1/5) di Kantor DPD PAN Halsel di Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan. (Hardin CN)

Rusdi Somadayo: Kriteria yang Diisyaratkan PKB Itu, Saya Yakin dan Optimis Mendapatkan Rekom

HALSEL, CN – Bakal Calon Bupati (Balon) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), H. Rusdi Somadayo, M.Si  menepati janjinya, memenuhi undangan ta’aruf Calon Kepala Daerah (Cakada) oleh DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Makassar, Jl. Somba OPU No. 297, Losari, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, 5 Mei 2024.

Acara Taaruf Cakada itu, dihadiri langsung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan dengan seluruh Bacalon Kepala Daerah zona Maluku, Malut, Papua dan Makassar.

“Kehadiran saya pada kegiatan ta’aruf Cakada DPP PKB di Makassar sebagai bentuk keseriusan maju pada kontestasi Pilkada Halsel 2024. Insya Allah, Halmahera Selatan, Maju, Sejahtera dan Bahagia ke depan,” kata Rusdi Somadayo itu saat dihubungi media ini, Minggu (5/5).

Mantan Kadis pertambangan Halsel ini menuturkan, ada banyak hal yang diperoleh pada pertemuan, termasuk paparan kriteria Calon Bupati.

Untuk itu, dengan kriteria yang disyaratkan PKB, tentu dirinya sangat siap dan optimis mendapat rekomendasi dari PKB.

“Dengan adanya kriteria yang diisyaratkan PKB itu, saya yakin dan optimis mendapatkan Rekom dari PKB,” jelas Mantan Kepala KSOP kelas I Bitung Sulawesi Utara itu.

Kendati demikian, pria yang sering disapa ko Edy ini menyatakan terus melakukan konsolidasi untuk menghadapi survei ke depan.

“Saya kira kalau soal pengalaman, tidak diragukan lagi dan saatnya fokus konsolidasi,” tutupnya. (Hardin CN)

Baliho Bacalon Bupati Halsel Rusdi Somadayo Akan Disebarkan di 249 Desa

HALSEL, CN – Tokoh Makian Kayoa (Makayoa) Rusdi Somadayo semakin menunjukkan keseriusannya, maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) 2024.

Pasalnya, Baliho dan Spanduk berbagai ukuran yang memajang foto putra kelahiran Desa Orimakurunga, Kecamatan Kayoa Selatan itu, sudah bertebaran di pusat Kota di Bumi Saruma.

Ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Minggu (5/5) dilapangan, terlihat Relawan Rusdi Somadayo yang menjadi pendukung setia, sedang bekerja memasang beberapa Baliho dan Spanduk.

“Kami akan memasang Baliho maupun Spanduk di setiap titik di Pusat Kota Bacan,” kata seorang Relawan Rusdi Somadayo saat memasang Baliho di Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan.

Sementara itu, Bakal Calon Bupati (Bacabup) Halsel, Rusdi Somadayo dikonfirmasi via telepon, ia berharap bisa semakin mendekatkan diri untuk lebih dikenal masyarakat.

Rusdi Somadayo mengatakan, Baliho, Banner dan Spanduknya, akan disebarkan di 249 Desa yang tersebar di 30 Kecamatan.

“Saya tidak sendiri, Alhamdulillah, ini benar-benar Relawan yang bergerak. Pada beberapa titik strategis. Malah saya gak tahu, tiba-tiba sudah ada yang masang sendiri. Saya berterimakasih banyak pada seluruh Relawan yang luar biasa bekerja siang dan malam. Saya anggap ini gerakan massif masyarakat Halsel,” kata Ko Edi sapaan akrab Rusdi Somadayo.

Mantan Dosen Unkhair Ternate dan STP Labuha itu, saat ditanya siapa Calon Pendampingnya, pria kelahiran di Pulau Waidoba Kayoa Selatan itu tidak banyak berkomentar. Namun dirinya menyebut, masih fokus konsolidasi.

“Hal ini masih jauh. Kita kerja saja dulu agar semakin dikenal dan disayang rakyat Halsel karena tahapan sedang berjalan,” kata mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang juga tercatat sebagai mantan Kepala Dinas Pertambangan Halsel itu.

Diketahui, Bacalon Bupati Halsel Rusdi Somadayo merupakan pendatang baru dikancah politik praktis yang bakal bertarung di Pilkada Halsel 2024. Sebab, selama 29 Tahun lebih, pria Alumni Universitas Gajah Mada (UGM) ini, berkarir di birokrasi, baik di Daerah maupun di Pusat. (Hardin CN)

Camat dan Kapus Kayoa Ajak Masyarakat Jalin Sinergitas Dukung Program Pembangunan yang Dicanangkan Bupati Halsel

HALSEL, CN – Dalam rangka mendukung dan menciptakan kondusifitas terhadap pelaksanaan pembangunan Daerah, Pemerintah Kecamatan Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menyatakan konsistensinya dalam mendukung program pembangunan yang dicanangkan Bupati Halsel Hassan Ali Bassam Kasuba.

Kepada Media cerminnusantara.co.id, Camat Kayoa Taha Muhamad SE mengatakan, menjalin sinergi antara Camat, Kepala Puskesmas (Kapus) dan Kepala Desa (Kades) serta unsur masyarakat menjadi hal penting dalam mendukung segala bentuk program yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel.

“Sinergi ini, bertujuan untuk merumuskan dan menopang segala bentuk rancangan pembangunan di Kabupaten yang digalakkan Bupati Hassan Ali Bassam Kasuba,” ujar Camat Kayoa, Sabtu (27/4/2024).

Dirinya tak luput mengajak masyarakat untuk bersama menguatkan tekad untuk membantu percepatan pembangunan di Halsel dan khususnya Kecamatan Kayoa.

“Mari kita solidkan barisan, kuatkan tekad untuk membantu Bapak Bupati dalam menjalankan Pemerintahan di Kabupaten Halsel untuk percepatan membangun sebagai mana yang di inginkan Bapak Bupati,” pintanya.

Hal senada juga diutarakan Kapus Kayoa Fahrudin U. Sabtu SKM. Menurutnya, kerja sama antara Pemkab dan Pemerintah Kecamatan serta pemerintahan di tingkat Desa menjadi kunci keberhasilan suatu Daerah.

Sebagai wujud kerja sama, kata dia, Pemerintah Kecamatan Kayoa belum lama ini turut mendukung dan menyukseskan kegiatan pelayanan KB Gratis dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2024.

“Kegiatan yang kami gelar tersebut merupakan bagian dari rangkaian sinergitas antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah kecamatan. Kegiatan tesebut juga sebagai upaya untuk meningkatkan peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan pelayanan KB gratis itu, ujarnya, pihak DPA3KB Halsel yang dilaksanakan penyuluh KB dari DPA3KB dalam kegiatan Pelayanan KB gratis yang dilaksanakan di Kecamatan Kayoa telah melibatkan pihak Camat dan Puskesmas. Sehingga sukses terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami meminta kepada masyarakat agar dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan stage holder, Pemerintah Kecamatan dan semua pihak terkait terutama TP PKK agar pemberdayaan perempuan di Kecamatan Kayoa menjadi lebih efektif,” tutupnya. (Hardin CN)

Pagelaran Lagu Daerah Yang Diselenggarakan Kami Saruma Akan Diramaikan 21 Etnis di Halsel

HALSEL, CN – Komunitas Anak Seni Musisi Saruma (KAMI SARUMA) sebuah komunitas yang di Prakarsai oleh Rifa’at Al Sa’adah.S.Sos.M.I.Kom sebagai Dewan Pembina, dalam waktu dekat akan menyelenggarakan kegiatan Pagelaran Lagu Daerah.

Sebuah Even besar yang di Sponsori Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) l, Provinsi Maluku Utara (Malut) ini, diselenggarakan dalam rangka menyongsong Festival Marabose Tahun 2024.

Kegiatan itu juga di gadang-gadang menjadi Pra Event Festival Marabose Tahun 2024.

Ketua Kami Saruma, Alkani Ruslan dalam keterangannya mengatakan, pagelaran Lagu Daerah 2024 yang digelar pihaknya itu, bertujuan memperkenalkan Lagu-lagu Daerah dari 21 Etnis, Suku dan Paguyuban yang berada di Halsel.

“Peserta akan membawakan Masing masing satu lagu daerahnya, dengan menggunakan Pakai Adatnya, ” terang Alkani Ruslan, Selasa (30/4).

Dalam kegiatan nantinya, kata Ketua Kami Saruma, peserta diberikan kebebasan untuk jumlah dan umur penyanyi, Bisa Solo, Duo ataupun Group dengan jumlah Maksimal sebanyak 20 Orang peserta dengan ciri khas alat musiknya masing-masing.

Diharapkan, tuturnya lagi, dengan adanya event ini dapat memberikan edukasi kepada generasi muda tentang adanya Lagu-lagu daerah.

“Beberapa harapan kami menyelenggarakan event ini, yaitu Lagu Daerah dapat lebih dikenal oleh kalangan masyarakat terutama Generasi Muda, dengan begitu mereka dapat melestarikannya,
mengembangkan lagu daerah di zaman modern ini agar tidak redup dimakan zaman,” harapnya.

Adapun waktu penyelenggaraanya tambah, Alkani, 1 Minggu sebelum Acara puncak Festival Marabose 2024 di Venue Utama.

“Dan untuk Dinas Pariwisata dan Kebudayan KAMI SARUMA mengucapakan terimakasih telah mendukung dan mensuport event ini. Sehingga dapat diselenggarakan,” ucapnya.

Sementara itu, Dewan Pembina Kami Saruma, Rifa’at Al Sa’adah.S.Sos.M.I.Kom merasa bangga dan bersyukur dapat menjadi pembina forum musik dalam kegiatan pagelaran festival lagu daerah.

Menurutnya, musik merupakan bahasa universal yang dapat menyatukan berbagai elemen masyarakat. Sehingga sangat penting untuk terus memperkaya dan melestarikannya.

“Saya atas nama PKK kabupaten Halmahera Selatan sekaligus Dewan Pembina Kami Saruma merasa bangga dan bersyukur dapat menjadi pembina untuk forum musik dalam kegiatan pagelaran festival lagu daerah ini,” cetus Ketua TP-PKK Halsel.F,

Festival lagu daerah ini, merupakan bentuk apresiasi bagi para musisi lokal yang telah berkontribusi dalam melestarikan budaya Daerah melalui musik.

“Dengan adanya forum musik, kita dapat menjalin kerjasama antar musisi untuk saling mendukung dan mengembangkan potensi musik daerah kita,” ujarnya.

Dirinya berharap, festival lagu daerah ini akan menjadi ajang yang inspiratif bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya daerah melalui musik.

“Mari bersama-sama kita dukung acara ini agar dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam menyelenggarakan festival lagu daerah ini. Mari kita jaga kebersamaan dan semangat kebersamaan kita untuk terus menghidupkan musik daerah kita,” pintanya mengakhiri. (Hardin CN)