Ibu-ibu PKK Desa Pasir Putih Obi Utara Keluhkan Tak Ada Anggaran

HALSEL, CN – Salah seorang ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pasir Putih, Kecamatan Obi Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), mengeluhkan anggaran untuk kegiatan PKK.

Menurutnya, ketidak adanya anggaran PKK Desa Pasir Putih ini, diduga kuat disalahgunakan Kepala Desa Pasir Putih, Sunarjo Lanihu.

“Selama ini, torang Ibu-ibu PKK tidak pernah dapat anggaran PKK. jangankan anggaran, Rapat pun tidak perna dilakukan,” kesal anggota PKK Desa Pasir Putih yang tidak disebutkan namanya itu kepada wartawan, Rabu (16/10/2024).

Sehingga itu, ia mengaku kecewa dan pertanyakan anggaran PKK Desa Pasir Putih selama ini dikemanakan.

“Kami dari anggota kecewa dengan Pemerintah Kabupaten. Kenapa kami di bagian PKK tidak punya anggaran sama sekali,” pungkasnya.

Sementara itu, Kades Pasir Putih, Sunarjo Lanihu dikonfirmasi melalui via telepon tidak aktif hingga berita ini ditayangkan. (Hardin CN)

Kampanye Bassam-Helmi di Desa Bahu Libatkan Siswa SD, Rais Kahar: Bawaslu Punya Kewenangan

HALSEL, CN – Kampanye Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muhcsin (Bassam-Helmi), di Desa Bahu, Kecamatan Mandioli Selatan pada Sabtu (11/10/2024) kemarin, membuat heboh. Kegiatan politik itu diduga melibatkan siswa Sekolah Dasar (SD).

Sejumlah foto yang beredar, tampak para siswa menggunakan Seragam Sekolah melakukan penjemputan Paslon Bassam-Helmi. Selain itu, ada juga didepan Tenda Kampanye, ada foto Banner Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Malut Muhammad Kasuba dan Basri Salama bersama dengan foto Paslon Bassam-Helmi. Sementara dalam panggung, tergantung sejumlah Bendera Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halsel Rais Kahar menegaskan bahwa prinsipnya, Bawaslu secara kelembagaan akan menjadikan sebagai informasi awal untuk melakukan penelusuran.

“Prinsipnya Bawaslu secara kelembagaan, kami akan jadikan itu sebagai informasi awal untuk melakukan penelusuran terkait dengan kampanye yang melibatkan anak-anak Sekolah,” tegas Rais Kahar saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Rabu (16/10).

Meski begitu, Rais mengatakan, karena masalah tersebut bukan pengawasan langsung dari Bawaslu, maka pihaknya akan melakukan penelusuran untuk meminta keterangan kepada pihak-pihak yang terlibat.

“Kita tidak melakukan pengawasan secara langsung atas kejadian yang dimaksud. Oleh karena itu, nanti kita akan melakukan penelusuran dan berbagai pihak yang akan dimintai keterangan. Kalau Undang-undang Pemilu dalam pasal 280 itu jelas. Tapi Bawaslu punya kewenangan, ada undang-undang lain soal perlindungan anak dan seterusnya,” tutupnya. (Hardin CN)

Bawaslu Halsel Telusuri Siswa SD Dilibatkan dalam Kampanye Bassam-Helmi di Desa Bahu

HALSEL, CN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), bakal menindaklanjuti dugaan kuat siswa Sekolah Dasar Negeri 178 (SDN 178 Halsel) di Desa Bahu, Kecamatan Mandioli Selatan, yang dilibatkan dalam kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muhcsin (Bassam-Helmi).

Koordinator Divisi Hukum Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2H) Bawaslu Halsel Hans William Kurama, mengatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait dengan anak Sekolah dilibatkan dalam Kampanye Pasangan Calon (Paslon) Bassam-Helmi di Desa Bahu.

“Kami menerima Laporan ini melalui pemberitaan Media. Oleh sebab itu, kami sedang mengumpulkan bukti-bukti kaitan dengan kejadian ini. Kemudian secara kelembagaan, Bawaslu akan melakukan penelusuran untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan kaitan dengan dugaan keterlibatan anak-anak Sekolah,” ujar Hans William Kurama, saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Selasa (15/10/2024).

Sesuai dengan prosedur, Hans William Kurama bilang, Bawaslu harus melakukan penelusuran secara menyeluruh kepada semua pihak-pihak yang dianggap perlu untuk diambil keterangannya.

“Sebelum kami masuk ke tahap selanjutnya, berdasarkan bukti yang di kumpulkan dari hasil penelusuran kami.
Yang pasti, kami tetap normatif dalam menjalankan tugas kami sebagai pengawas pemilu/Pemilihan,” tegasnya. (Hardin CN)

Hasan Ali Bassam Kasuba Buka Turnamen Bupati Cup III 2024

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassan Kasuba, secara resmi membuka Turnamen Piala Bupati Cup III 2024 di Lapangan Pasir Emas, Desa Sambiki, Kecamatan Obi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Halsel, Ikbal Hi Mustafa, menyampaikan bahwa turnamen ini akan diadakan serentak di 7 zona, mulai 15 September dan akan diikuti oleh 229 Tim. Putaran pertama akan berlangsung hingga 12 Oktober 2024. Setelah itu, 4 Tim terbaik dari setiap zona akan melanjutkan ke putaran kedua yang akan berlangsung di Lapangan GOR Tuwokona, Kecamatan Bacan Selatan, pada 16 Oktober 2024. Total 28 Tim akan berlaga di babak ini, yang akan menggunakan sistem setengah kompetisi.

Ikbal menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini merupakan hasil kerja keras panitia. Baik di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan serta dukungan dari PT Harita Nickel, PT Wanatiara Persada dan perbankan di Halsel.

“Saya berharap agar warga disetiap zona dapat memberikan dukungan positif dan menjaga keamanan selama turnamen berlangsung yang akan memperebutkan piala bergilir, piala tetap serta hadiah uang tunai ratusan juta rupiah,” harapnya.

Sementara itu, alam sambutan Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, menekankan pentingnya turnamen Bupati Cup III 2024 sebagai agenda tahunan untuk mengembangkan potensi olahraga di Halsel. Khususnya di cabang sepak bola yang sangat diminati masyarakat.

Menurutnya, pengembangan sepak bola membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak terkait.

“Pemkab berkomitmen untuk mendorong potensi generasi muda di desa-desa yang tersebar di wilayah Halmahera Selatan agar bakat mereka tersalurkan dengan baik,” tukasnya.

Bupati Halsel juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen diberbagai zona merupakan upaya untuk memperluas partisipasi generasi muda yang sebelumnya kesulitan mengikuti turnamen di ibu Kota Kabupaten.

Selain itu, turnamen ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat selama pertandingan berlangsung.

“Kami berpesan kepada para Tim, suporter, ofisial dan penonton untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kebersamaan dan menjadikan turnamen ini sebagai ajang silaturahmi,” ujarnya.

Kegiatan tema: “Junjung Tinggi Sportivitas, Raih Prestasi untuk Senyum Halmahera Selatan” itu, Bupati berharap, turnamen ini dapat menciptakan harmoni di antara seluruh elemen masyarakat.

Sebagai penutup, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan turnamen dan mengajak seluruh warga untuk mendukung visi dan misi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mewujudkan Halsel yang lebih baik dan berkelanjutan. (Hardin CN)

Paslon Bassam-Helmi dan Oknum Kepala Sekolah di Mandioli Selatan Diduga Libatkan Siswa dalam Kampanye Politik

HALSEL, CN – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muhcsin, diduga kuat melibatkan siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) saat melakukan kampanye politik di Desa Bahu, Kecamatan Mandioli Selatan.

Dimana, sejumlah foto yang diterima wartawan cerminnusantara.co.id, Senin (14/10/2024), terlihat para siswa mengenakan seragam Sekolah, ikut hadir dalam kampanye politik yang dilaksanakan Paslon Bassam-Helmi.

Padahal, dilansir AntaraNews.com, melalui Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Nahar, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kepada para peserta Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Gubernur dan Bupati/wali Kota tidak melibatkan anak dalam kampanye, kecuali bagi anak yang sudah mempunyai hak pilih.

Itu artinya, permintaan yang disampaikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu, maka Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halsel Bassam-Helmi, seharusnya menegaskan kepada Kepala Sekolah maupun para Guru untuk tidak melibatkan siswa dalam kampanye politik.

Selain permintaan larangan anak terlibat dalam kampanye, Aparatur Sipil Negara (ASN) juga dilarang terlibat dalam kampanye politik. Namun hal itu, rupanya diabaikan Kepala Sekolah inisial RR dan para Guru Sekolah yang ada di Desa Bahu terkait larangan ASN terlibat politik praktis. Sedangkan Paslon Bassam-Helmi, mengabaikan permintaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengenai anak-anak dilarang dilibatkan dalam kampanye Pemilu dan Pilkada.

Hingga berita ini ditayangkan, oknum Kepsek dan Paslon Bassam-Helmi masih dalam upaya konfirmasi. (Hardin CN)

PJs Bupati Halsel Dorong Program Pengembangan Pertanian Modern Berskala Rumah Tangga yang Dicanangkan Presiden Prabowo Subianto

HALSEL, CN – Pejabat Sementara (PJs) Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut),  Kadri La Etje, mendorong program pengembangan pertanian modern berskala rumah tangga.

Program ini bertujuan untuk menjawab program makan bergizi gratis, yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Ke depan, siapapun Bupati terpilihnya, dia harus melaksanakan program ini, yaitu makan bergizi gratis. Kita sudah siapkan lokasinya, ” katanya, Rabu (13/10/2024).

Kadri La Etje mengatakan, lokasi pengembangan pertanian modern bersakala rumah tangga terletak di belakang kawasan Pasar Modern dan Mall Saruma di Desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan.

Dikatakan, lokasi tersebut luasnya diperkirakan mencapai 10 hektare persegi.

Dimana, para petani akan dibina untuk menanam sayuran yang menjadi kebutuhan harian masyarakat.

“Jadi dibentuk lagi Badan Gizi di daerah. Badan ini akan membeli setiap hasil tanaman petani, peternakan dan hasil tangkap nelayan untuk memenuhi kebutuhan program yang dimaksud, “jelasnya.

PJs Bupati Halsel itu menyebut, lokasi pertanian modern yang dipusatkan dibelakang kawasan Pasar Modern dan Mall Saruma adalah sebagai langkah awal menjawab program makan bergizi gratis.

Karena menurutnya, masih banyak lahan tidur di Halsel yang harus dikembangkan Pemerintah Daerah (Pemda) melalui kepemimpinan berikutnya.

“Jadi masyarakat kita yang mayoritasnya petani, ke depan didorong bertani secara modern. Ini yang harus dikembangkan,” ungkapnya.

Kadri La Etje meyakini, jika program pertanian modern ini dilaksanakan, maka Halmahera Selatan bisa menjadi supplier bahan dapur di setiap Daerah.

Disisi lain, perputaran uang tidak ke luar, karena semua kebutuhan telah tersedia.

“Jadi akan terbalik, kita tidak lagi dapat sayur-mayur dari Manado maupun Ternate. Tapi kita yang suplai ulang ke Manado dan Ternate, ” tutupnya. (Hardin CN)