Berdayakan Nelayan dan Pemasaran Ikan Skala Kecil, Pj Bupati Halteng Serahkan Bantuan Sarana Perikanan ke Sejumlah Kelompok 

HALTENG, CN – Pejabat (Pj) Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), Ikram Malan Sangadji menyerahkan bantuan sarana perikanan untuk pemberdayaan nelayan dan pemasaran Ikan skala kecil kepada sejumlah kelompok di Weda.

Penyerahan berlangsung di halaman Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Halteng, Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Rabu (8/11/2023).

Pj Bupati, Ikram Malan Sangadji mengatakan, diserahkannya bantuan tersebut diharapkan digunakan sebaik-baiknya, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan memberikan kesejahteraan keluarga dan masyarakat penerima manfaat.

“Kami selaku Pemerintah Daerah berupaya serius memberikan pelayanan maksimal dengan harapan membangkitkan ekonomi. Untuk itu, bantuan ini dapat dipergunakan agar nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DKP Halteng, Mufti Abd. Murhum menyampaikan, bantuan moda tangkap yang diberikan pada tahap pertama itu adalah program pemda dalam upaya memperdayakan pelaku usaha perikanan.

Tujuannya, dapat meningkatkan kualitas produksi nelayan dan kelompok pemasar Ikan di Pasar Ikan Weda.

“Sarana yang akan kita berikan untuk tahap pertama ini adalah bantuan sarana untuk kelompok di Pasar Ikan Weda yang berjumlah 31 orang yang aktif berupa keranjang ikan, cool box ikan 100 liter, 60 liter, timbangan ikan, sepatu boots dan alat kebersihan,” jelasnya.

“Kemudian ada juga alat bantu penangkapan ikan berupa 13 unti rumpong pada kelompok nelayan Hi Sut, freezer 700 liter untuk 4 kelompok, Cs freezer 500 liter untuk 4 kelompok, dan 200 liter ada 5 kelompok,” tambahnya.

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut, tampak hadir sejumlah OPD diantaranya, Asisten I, Asisten II, Kaban Keuangan, Kadis Pertanian, Kabag Humas, Kadis Perhubungan, Kadis Kesehatan, Kaban Bappeda, Kadis Sosial, Kadis Ketahanan pangan dan Ibu Yopi beserta tim dari Institut Pertanian Bogor (IPB). (Abi CN)

Pj Bupati Halteng Hadiri Tanam Perdana Jagung Hybrida dan Java Long Pepper PT MPMG 

HALTENG, CN – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), Ikram M. Sangadji menghadiri penanaman perdana Jagung Hybrida dan Java Long Pepper PT Multi Pola Mahera Grup (MPMG), Minggu 5 November 2023.

Penanaman tanaman holtikultura itu dalam rangka pengelolaan kawasan pangan terpadu di Tilope, Weda Selatan.

Direktur Utama PT MPMG, H. Muchsin Saleh Abubakar mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Halteng yang telah memberikan dukungan dan support mengelola lokasi yang ditetapkan sebagai kawasan pangan terpadu.

“Terima kasih pak bupati yang telah memberikan support kepada PT MPMG sebagai mitra Pemda Halteng. Dan, hari ini kita memulai penanaman jagung dan java long pepper yang akan kita expor ke Tiongkok,” ungkapnya.

Selaku mitra Pemda yang sudah dipercayakan mengelola kawasan pangan terpadu Tilope, dirinya meminta kepada Bupati Halteng agar nanti ada sharing pendapat terkait objek vital berupa aliran listrik PLN dan fasilitas ketersediaan air.

“Ke depan pak Bupati, kami hanya minta dua saja paka bupati, yaitu aliran listrik PLN dan air. Muda-mudahan kedua objek vital itu bisa dikondisikan, sehingga bisa kita kembangkan untuk petani dan masyarakat. Mungkin itu saja keluhan dari kami dan kami bisa sharing pendapat,” harapnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Halteng, Ikram M. Sangaji juga meminta kepada PT MPMG sebagai mitra Pemda dan seluruh masyarakat, khususnya Weda Selatan untuk berpartisipasi menyukseskan program pemerintah di sektor ketahanan pangan. Itu semata untuk masa depan masyarakat Halteng.

“Mari sama-sama berpartisipasi agar menjaga keamanan guna menyukseskan program-program pemerintah untuk masa depan masyarakat Halteng ke depannya,” ucapnya.

Lanjut Ikram, terobosan dilakoninya untuk menggenjot sektor pertanian ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat. Dan, Halteng ini tidak hanya dikenal dengan industrialisasi nikel, tetapi juga dikenal dengan hasil pangan atau food estate.

“Dalam strategi pengembangan kawasan di Halteng itu ada dua wilayah, yaitu Weda Tengah, Timur dan Utara yang dikenal sebagai kawasan pertambangan. Sementara Weda Selatan kita jadikan kawasan penyangga pangan, agar Halteng tidak hanya dikenal dengan pertambangan nikel tapi juga dikenal dengan kawasan lumbung pangan atau food estate,” bebernya

Dengan adanya kerjasama ini, pemda berkomitmen dalam ketersediaan pangan. Mengingat ada peningkatan jumlah penduduk, sehingga kebutuhan pangan juga ikut meningkat.

“Jadi memang ke depan, kita harus menyiapkan pangan, karena semakin meningkatnya jumlah penduduk, semakin meningkatnya kebutuhan pangan,” tukasnya.

Khusus dalam kerja sama ini, kata bupati, pemda siapkan kawasan pangan yang direncanakan 100 hektar untuk penanaman Jagung Hybrida dan Java Long Papper.

“Ini nanti adalah bagian dari inovasi kita untuk mengintegrasikan antara jagung, java long papper dan peternakan Sapi,” pungkasnya. (Abi CN)

Polres Halsel Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pencabulan 2 Anak Dibawa Umur, Keluarga Korban Takut Pelaku Kabur

HALSEL, CN – Keluarga korban pencabulan kecewa dengan pihak penegak hukum khususnya Jajaran Kepolisian Polres Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), yang dinilai lamban dalam penanganan kasus pencabulan yang menimpa Dua (2) anak dibawah umur yang telah dilaporkan pada Selasa (31/10/2023), dengan Nomor: STPLP/167/X/2023/SPKT.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Sabtu (4/11/), keluarga korban mengaku kecewa dengan perkembangan kasus yang dinilainya kurang signifikan dalam proses Penyidikan dan Penyelidikan kasus.

“Kami menilai demikian (lambat) kasus pencabulan ini. Sebab saat ini, pihak kepolisian kembali memanggil korban untuk menghadap di hari Senin Tanggal 6 November lagi guna melengkapi adminstrasi. Padahal proses visumnya sudah dilakukan dan hasilnya pun sudah di ada di tangan Polisi,” ungkap keluarga korban yang identitasnya tidak disebutkan.

Ia menyebutkan, penanganan kasus pelecahan seksual yang menimpa 2 anak dibawah umur yang saat ini masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), Kelas 3 itu, semestinya diseriusi pihak penegak hukum agar tidak terkesan lambat.

“Sebagai bukti keseriusan, pihak kepolisian semestinya sudah mengamankan terduga pelaku. Hal ini, seharusnya dilakukan pihak penegak hukum karena terduga pelaku bukan warga Halmahera Selatan (Halsel) melainkan warga dari luar Provinsi Maluku Utara,” terangnya.

Menurutnya, kasus pelecehan seksual ini bukan kasus pidana biasa. Sehingga pelaku dibiarkan begitu saja dan belum diamankan.

“Kasus ini bukan semacam kasus pencurian. Sehingga harus biasa-biasa saja dalam penanganan. Kasus ini pelecehan seksual anak dibawa umur. Jika pelaku tidak diamankan, ditakutkan ruang untuk melarikan diri atau kabur bagi pelaku semakin terbuka,” cetusnya.

Sementara itu, Briptu Andi Asni, Penyidik Polres Halsel dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya laporan dugaan kasus pencabulan anak dibawah umur tersebut.

“Kasus baru dilaporkan 4 hari yang lalu dan saat ini masih Lidik, untuk yang lain nanti tanyakan di Kasat saja pak karena saya tidak ada kapasitas untuk jawab pertanyaan Bapak,” tandasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Halsel IPTU Ray Sobar mengatakan bahwa pihaknya masih melengkapi bukti-bukti.

“Bukti-bukti masih dilengkapi untuk pelaku bisa ditangkap. Pembuktian tidak hanya murni dari visum, korban dipanggil lagi karena ada keterangan yang harus dilengkapi agar bukti semakin kuat,” tegasnya. (Shain CN)

Wabup Halsel Hadiri Pengukuhan TPAKD 

TERNATE, CN – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba menghadiri kegiatan Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten/Kota se- Provinsi Malut (Malut).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hote Amara, Kota Ternate, Kamis 02 November 2023.

Turut Hadir dalam kegiatan TPAKD Kabupaten/Kota se- Malut. Diantaranya Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi, Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara Bpk Winter Marbun, dan Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, serta Pimpinan OPD Kab/Kota Se- Malut.

Pantauan media ini, Wakil Bupati Halsel dan seluruh Bupati/Walikota se-Malut, Sekda se-Malut, selanjutnya dikukuhkan oleh Gubernur Malut sebagai TPAKD.

Wabup Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba berharap melalui Pengukuhan TPAKD  ini, harapannya ada PLPercepatan Akses Keuangan di Daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

“Harapannya setelah kegiatan ini, semoga Pemerintah Daerah dapat mengembangkan ketersediaan akses yang seluas-luasnya bagi masyarakat. Mendorong peningkatan peran industri jasa leuangan terhadap literasi keuangan kepada masyarakat untuk pertumbuhan ekonomi di Daerah,” harapnya.

“Kita mencari terobosan dalam membuka akses Keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat kita di Halmahera Selatan,” tambahan Wabup Halsel. (Hardin CN)

Wabup Halsel Hadiri HUT IDI ke-75

HALSEL, CN – Wakil Bupati (Wabup), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-73, Rabu (1/11).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan seminar kesehatan ini digelar IDI Halsel di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha.

Dalam sambutan Wabup Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba menyampaikan, atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel mengucapkan selamat kepada seluruh Dokter Indonesia pada umumnya dan para Dokter di Halsel  khususnya.

“Sesuai dengan tema peringatan HUT IDI kali ini, yakni “Memperkuat Ikatan Tradisi Luhur Bersatu dan Mengabdi untuk Rakyat Indonesia”. Tema ini mengandung makna yang mendalam yang menuntut keprofesionalan sebagai Dokter untuk peningkatan nilai intelektualitas dalam menghadapi tantangan kesehatan bangsa,” tutur Hasan Ali Bassam Kasuba.

Setiap tantangan yang ada, sambungnya, tidaklah dijadikan sebagai suatu penghambat untuk maju. Akan tetapi, jadikanlah setiap tantangan yang dihadapi menjadi sebuah peluang bagi para Dokter.

“Jika telah terbentuk karakteristik yang akuntabel dan bekerja dengan standar profesi serta kode etik yang telah ditetapkan. Tentunya ini akan menjadi modal berharga bagi para dokter sebagai pelayan kesehatan, khususnya dalam membantu program pemerintah dalam membangun dan mengangkat derajat kesehatan masyarakat di Halsel,” ujarnya.

Ia menyatakan, peringatan HUT IDI ibarat menancapkan tonggak yang menunjukkan jauhnya perjalanan yang telah ditempuh selama ini, baik mengenai keberhasilan dalam meraih sukses maupun kegagalan yang telah dialami.

“Kesemuanya itu mengandung arti untuk terus dikaji dan dievaluasi secara arif dan bijaksana sekaligus menganalisis secara objektif sebagai indikator untuk menjalankan program kerja yang efektif dan efisien ke arah pencapaian tujuan yang lebih baik dari sebelumnya,” papar Bassam.

Oleh karena itu, IDI sebagai wadah para Dokter harus siap mengoptimalkan peran dan kiprahnya untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan kesehatan. Pemda Halsel berharap IDI terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan segenap sektor kesehatan.

“Serta kesatuan visi misi kita sangat diperlukan untuk mewujudkan pembangunan di bidang kesehatan secara menyeluruh dengan memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat,” harapnya.

“Saya memberikan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada seluruh dokter yang hadir di sini atas kerja keras yang tanpa lelah mengabdikan waktu dan dirinya untuk menjadi benteng pertahanan kesehatan masyarakat. Saya ucapkan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus dan seluruh dokter di Kabupaten Halmahera Selatan. Mudah- mudahan Allah SWT memberkahi dan meridhoi apa yang telah dilakukan. Semoga dalam menapaki kehidupan yang berada di depan kita akan lebih mudah, lebih sukses dan lebih berdayaguna dan berhasil,” tandas Bassam. (Hardin CN)

Pj Bupati Halteng Letakkan Batu Pertama Pembangunan Sarana Air Bersih di Desa Fidi Jaya

HALTENG, CN – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), Ikram Malan Sangadji meletakkan Batu pertama pembangunan sarana air bersih di Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda, Rabu (1/11/2023).

Kadis Perkim Halteng, Abdullah Yusuf menyampaikan Pemda sukses menjadi fasilitator bagi PT IWIP dan PT PLN dalam pembelian kelebihan daya listrik. Bersama PT IWIP dalam rangka menyukseskan program Pj bupati tentang pengentasan pemiskinan dengan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu di Halteng.

“Hari ini telah sukses dilaksanakan, dan telah dinikmati masyarakat kita di Weda Tengah sampai di Weda Timur. Muda-mudahan nanti ke depan kita lanjut ke Patani Barat. Juga bersama PT IWIP, kami telah membangun 31 rumah layak huni di tiga kecamatan, yakni Patani, Patani Utara dan Weda Selatan, hari ini juga sudah dinikmati masyarakat,” bebernya.

“Tepatnya pada tanggal 29 Desember Tahun 2022, bersama Pj bupati kami bertandang ke PT IWIP dan diterima Pak Kevin. Dipertemuan tersebut, disepakati bahwa akan dilakukan kerjasama antara Pemda dan PT IWIP untuk penanganan air bersih Kota Weda,” ungkapnya.

Pemda Halteng dalam perjanjian kerjasama ini, adalah pembebasan lahan seluas 8 hektar, land clearing, kemanan, dokumen lingkungan, izin penggunaan air baku, dan jaringan distribusi sambungan rumah. Sementara untuk tanggung jawab PT WBN adalah menyiapkan DID, land clearing pada lokasi WTP. Dan, membangun water inteka, jaringan transmisi WTP sampai di dalamnya.

“Akan hanya, waktu pembangunan, izinkan kami menyampaikan paling lambat Insha Allah akhir semester 1 pada 2024, mudah-mudahan seperti itu atau pun melorot kurang dari Desember,” pintanya.

Sementara Pj. Bupati Halteng, Ikram Malan Sangadji mengaku bangga karena dukungan masyarakat. Dirinya dapat memberikan kado kepada masyarakat.

Terkait dengan kebutuhan masyarakat, IMS meminta kepada pihak perusahaan, tidak terlalu lama pembangunan WTP ini agar dapat dinikmati masyarakat.

“Target pembangunan WTP ini dikasih maju lagi supaya bulan puasa masyarakat sudah bisa menikmati karena ini bukan bikin nuklir atau pesawat. Dan kado yang kedua dari saya, masyarakat akan menikmati listrik tanpa padam jadi nanti sebelum IdulFitri masyarakat sudah bisa menikmati,” pintanya. (Abi CN)