Sebut 13 Milyar Serahkan ke SBY, Partai Demokrat Halsel Resmi Polisikan Akun Adi Ngelo

HALSEL, CN – Percakapan orang dekat Bupati Bahrain Kasuba melalui akun Facebook Adi Ngelo bersama Akun Yuyun di Media Sosial (Medsos) Facebook hingga beredar ke publik itu, akhirnya secara resmi, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Halmahera Selatan (Halsel) melaporkan akun Adi Ngelo (Adi Hi Adam) yang diduga kuat sengaja meyebarkan mahar Partai Demokrat di Media sosial (Medsos) melalui percakapan akun Facebook atau messenger di akun pribadinya, laporan tebusan itu ke SPKT Kantor Polres Halsel, jalan Kebun Karet Kampung Makeang Kecamatan Bacan Selatan, Senin (31/8/2020).

Akibat dari percakapan tersebut. Pengurus Partai Demokrat Halsel bergerak cepat dan melaporkan oknum akun Facebook milik Adi Ngelo alias Adi Hi Adam yang juga Sekertaris PKPI Halsel itu.

Diketahui, Percakapan akun Facebook atas nama Adi Ngelo lewat messenger itu mengatakan, “tenang saja tanggal 5 tetap tong mendaftar. Tapi badiam jang sampe bocor, karena BK dan AGK sudah bayar SBY 13 Milyar jadi sudah aman tinggal hari Selasa Penyerahan SK B1 KWK ke Bahrain-Muhlis”.

Percakapan orang dekat Bahrain Kasuba di Media Sosial Facebook

Hal tersebut disikapi Pengurus DPC Demokrat Halsel. Oleh karena itu, Wakil Ketua DPC Demokrat Halsel, M Kudri saat ditemui Wartawan cerminnusantara.co.id, Senin (31/8), menuturkan, demi menjaga marwah Partai dan membela nama baik Pimpinan Majelis DPP Demokrat, secara tegas ia meminta oknum akun atas nama Adi Ngelo harus dipolisikan.

“Memang benar SK B1 KWK Partai Demokrat belum diserahkan untuk Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, namun tidak se mena-mena ada klaim, bahkan umbar mahar Partai ke Publik seperti itu. Maka kami berharap kepada Polres Halsel mohon laporan ini diproses,” harapnya.

Selain itu, M Kudri, pengurus DPC Demokrat yakin DPP akan mempertimbangkan SK B1 KWK Partai Demokrat untuk Paslon ke siapa di Pemilukada Halmahera Selatan.

“Kami berharap DPP Demokrat akan mempertimbangkan itu, DPC Demokrat yakin SK B1 KWK Partai Demokrat untuk Paslon Usman-Bassam. Jika SK Demokrat diserahkan DPP ke Paslon lain, secara pribadi dan rekan-rekan lainya siap keluar dari DPC Demokrat,” tegasnya.

Laporan DPC Demokrat di ruang SPKT diterimah M. Said. Dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan. Nomor : STPLP/22/VIII/2020/SPKT. (Red/CN)

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran Tingkat Desa Pada Pemilihan Tahun 2020

HALSEL, CN – Hari ini 30/08/2020 Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Jikotamo, Kec. Obi, Kab. Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), mengadakan rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran tingkat Desa pada pemilihan tahun 2020.

Dalam rapat ini turut hadari Kepala Desa Jikotamo Hamid Ode Umar, anggota PPK Kecamatan Iksan Laher, Anggota PPS, TPS, PPL dan Para Tim Paslon masing-masing Kandidat.

Dalam sambutan Kepala Desa Hamid Ode Umar menyampaikan bahwa “saya sebagi pimpinan desa hanya mengingatkan kepada adik-adik PPS selaku penyelenggara pemilihan tingkat Desa agar bekerja yang lebih profesional agar jangan terjadi hal yang kita tidak menginginkan bersama. Kata Hamid

Lanjut Hamid “banyak kita lihat seperti di daerah-daerah lain terindikasi kerjasama dengan salah satu kandidat sehingga mereka di tuntut dengan hukum yang berlaku, jadi saya mohon kepada adik-adik yang ada di PPS Desa Jikotamo supaya jangan seperti itu” harap Hamid

Sedangkan Ketau PPS Desa Jikotamo Farniyanti La Awa dalam sambutannya menyampaikan “rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat desa jikotamo yang telah membantu kami saat survey ke rumah untuk melakukan pencoklitan data pemilih yang telah meluangkan waktunya kami untuk bertanya, sehingga tugas kami berjalan dengan lancar dan aman serta dapat terselesaikan tepat pada waktunya”

Sambung Farny “tugas kami sebagai PPS penyelenggara tingkat bawah kami berkewajiban mengawal suara dan bekerja semaksimal mungkin agar terciptanya demokrasi yang bersih jauh dari segala kepentingan serta bekerja sesui amanat dan Undang-Undang yang melakat di pundak kami” ucap Farny. (Red/CN)

Viral!! Demokrat ke Bahrain, Gubernur Malut Siapkan 13 Milyar Untuk SBY

HALSEL, CN – Setelah tak memenuhi syarat dukungan Parpol dan di kabarakan nundur dari konstestasi Pilkada Halsel, Kini Publik Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara digegerkan dengan kabar Mantan Presiden RI ke-6 terima uang dari Gubernur Malut 13 M untuk Rekomendasi Demokrat.

Beredarnya percakapan orang dekat Bahrain Kasuba di Media Sosial Facebook (FB) itu sontak menggegerkan Publik. Pasalnya, orang Nomor satu Provinsi Maluku Utara itu sampai nekat membondong Rekomendasi Partai sampai menghabiskan anggaran belasan miliyar.

Sementara dalam Percakapan itu bahwa, untuk merebut Rekomendasi dukungan dan (SK) B1 KWK Partai Demokrat, maka Gubernur Maluku Utara, Abd Gani Kasuba dan Bupati Halsel, Bahrain Kasuba harus nekat mengeluarkan uang 13 milyar untuk menyerahkan ke mantan Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam percakapan melalui masengger atau inbox terungkap, akun Facebook Yuyun menanyakan perkembangan kepada orang dekat Bupati, Adi Ngelo alias Adin Hi Adam soal Partai Demokrat karena dia melihat Tim Usman-Bassam telah memasang bendera Partai berlambang Mercy itu untuk kegiatan penjemputan dan deklarasi pasangan Usman-Bassam Tanggal 3 September 2020.

Lalu akun Adi Ngelo yang diketahui milik orng dekat Bahrain Kasuba ini langsung merespon pertanyaan dan mengatakan “Tenag saja Tanggal 5 tetap torang mendaftar tapi jangan sampai bocor Karena BK) dan AGK sudah bayar SBY untuk Demokrat 13 milyar jadi sudah aman. Tinggal hari Selasa penyerahan B1KWK ke Bahrain Muhlis,”balas Adi Ngelo dalam percakapan di Masangger itu.

Saat percakapan orang dekat Calon Petahana ini tersebar luas di Media Sosial Facebook dan menggegerkan Publik Maluku Utara, Adi pun mengelak dan mengatakan bahwa akunnya di Hacker.

Setelahnya, Adi Hi Adam melalui akun Facebooknya “Adi Ngelo” dengan tegas membantahnya dia mengatakan dalam tulisan Klarifikasi, “maaf Yuyun F ini siapa ee, saya kurang lebih tiga bulan tidak aktifkan facebook dan massenger, trus bagaimana so baku mesenger dng Yuyun F, Jin atau tuyul ini dan ini bukan saya, mungkin dorang bajak atau editan foto saja”.

“Akun palsu juga hebat lagi, kalian bikin sudah asal mampu, Sadis ee edit baru seakan butul. Astagfirullah dan saya juga tidak masuk dalam group Halsel Memilih bagiamana bisa begitu,” bantah Adi Hi. Adam yang ditulis dalam akun Adi Ngelo. (Red/CN)

Rawat Semangat Perjuangan, PMII Komisariat Se-Kota Ternate Gelar Diskusi

TERNATE, CN – Untuk menginternalisasi basis pengetahaun diseluruh Anggota maupun Kader, Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Se-Kota Ternate, menggelar diskusi, Jumat (28/8/2020) malam.

Pengurus Komisariat PMII Se-Kota Ternate yang dimaksud adalah, Komisariat IAIN Ternate, Komisariat Unkhair Ternate, Komisariat STIKIP Kieraha ternate, dan Komisariat 45 UMMU.

Diskusi yang bertajuk “Memaknai kembali NDP sebagai Ruh Perjuangan PMII” tersebut dilaksanakan di Sekretariat Ikatan Alumni (IKA) PMII Maluku Utara.

Kegiatan yang selesai pada pukul 03.00 WIT ini, menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya, Ketua Komisariat IAIN Ternate, Rizkiyawan Hasan, Ketua Komisariat Unkhair Ternate, Firman Jafar, Ketua Kopri Komisariat STIKIP kieraha Ternate, Dahlia Mudar, serta Ketua Kaderisasi Komisariat 45 UMMU, Husnaidi Juma.

“Bagi saya, poin penting dalam memaknai NDP kita tidak boleh terjebak dalam aspek teoritis, tetapi harus di barengi dengan aktualisasi yang itu mewakili sifat dasar manusia sebagai Ibadatulah (Peribadatan Kepada Allah) dan Imaratul Ard’l(Fungsi manusia untuk mengelola, melestarikan dan menjaga seluruh ciptaan Allah) dan semua itu dapat dilakukan dengan sikap responsif yang dimiliki oleh seluruh sahabt2 PMII,” ucap Ketua Komisariat IAIN ternate dalam menyampaikan materinya.

Saat dikonfirmasi wartawan, Rizkiyawan Hasan selaku ketua komisariat IAIN ternate menyebut, Kegiatan Diskusi itu merupakan program lanjutan dari Bidang Kaderisasi Komisariat Se-Kota Ternate, untuk mempertemukan seluruh komisariat Se-Kota Ternate.

“Kegiatan ini dilakukan untuk menginternalisasi basis pengetahaun seluruh sahabat dan sahabati,” ujarnya.

Kata dia, tema tersebut sengaja diangkat karena arah gerak PMII di Komisariat seakan mengalami Disorientasi gerakan.

“Bagi kami salah satu problemnya adalah karena selama ini sahabat dan sahabati PMII hanya mengilhami NDP (Nilai Dasar Pergerakan) hanya dalam tataran nilai semata, dan tidak ada upaya untuk meradikalisasi pengetahuan nilai itu untuk menyentuh realitas hari ini yang dipenuhi ketimpangan sosial,” tegas pria yang biasa disapa Wawan itu. (Ridal CN)

Giliran PKB Serahkan Surat Model B.1-KWK ke Usman-Bassam

HALSEL, CN – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga telah menyerahkan surat model B1KWK kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba.

Dalam surat Model B1KWK Parpol itu tertulis secara jelas keputusan dewan pimpinan pusat (DPP) PKB Nomor : 3788//DPP/01/VIII/2020 tentang persetujuan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Dijelaskan juga bahwa dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halsel maka berdasarkan usulan Dewan Pimpinan Cabang Halmahera Selatan maka Dewan Pimpinan Pusat memberikan persetujuan kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba.

Surat tersebut ditanda tangani pada tanggal 27 Agustus 2020 oleh Ketua Umum DPP PKB, A Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal, M. Hasanuddin Wahid.

Calon Bupati Halsel Usman Sidik kepada media ini, Sabtu (29/08/2020) mengatakan dirinya bersama Hasan Ali Bassam Kasuba berterima kasih kepada Ketum dan Sekjen karena telah memberikan amanah kepada mereka untuk maju dalam Pilkada Halsel.

“Dengan amanah ini, saya yakin pasangan Usman-Bassam akan bisa memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Halmahera Selatan. Sangat optimis untuk memenangkan Pilkada Halsel 9 Desember 2020,” pungkasnya.

Diketahui, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun sudah resmi menyerahkan surat B1KWK kepada calon Bupati dan wakil Bupati Halsel, Usman-Bassam periode 2020-2025 ini. (Red/CN)

PKS Serahkan B.1-KWK ke Usman-Bassam

TERNATE, CN – Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan wakil Bupati, Hi. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba kembali bertambah karena satu lagi Partai pengusung  H. Usman Sidik dan Bassam Kasuba mengakhiri tahapan administrasi pendaftaran pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel) dengan menyerahkan surat jenis BW1-KWK Partai Pilitik.

Melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai pengusung Usman-Bassam ini telah menyerahkan surat B.1-KWK Parpol kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel H. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba. Penyerahan tersebut menandakan dukungan penuh terhadap H. Usman Sidik dan Ali Hasan Bassam Kasuba di Pikada Halsel Tahun 2020.

SK B1KWK Parpol diserahkan langsung oleh Ketua DPW PKS, Ridwan Husen kepada calon Wakil Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba di Kantor DPW PKS Maluku Utara.

Dalam surat Model B1KWK Parpol itu tertulis secara jelas bahwa keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Nomor : 043.8/SKEP/DPP-PKS/2020 tentang persetujuan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Dijelaskan bahwa dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara dan berdasarkan usulan Dewan Pimpinan Daerah partai keadilan sejahtera (PKS) Kabupaten Halmahera Selatan, dewan pimpinan tingkat pusat memberikan persetujuan kepada H.Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Provisi Maluku Utara.

Surat model B1KWK ditanda tangani tanggal 28 Juli 2020 oleh Presiden PKS, Mohammad Sohibul Iman dan Sekretaris Jenderal, Mustafa Kamal.

Ketua Wilda PKS Indonesia Timur, DR Muhammad Kasuba ketika dikonfirmasi para media ini, membenarkan penyerahan surat keputusan (SK) B1KWK Parpol yang merupakan tahapan paling akhir  di PKS.

“PKS sudah selesai dan kalau ada yang klaim silahkan saja karena itu memang hoby mereka. Prinsipnya PKS tuntas dan saatnya melakukan konsolidasi kemenangan Usman-Bassam di 249 Desa,” tegasnya (Red/CN)