IKA PMII Halsel Segera Gelar Musyawarah ke-II, Buka Pendaftaran Calon Ketua Baru

HALSEL, CN – Panitia Musyawarah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), bersiap menggelar Musyawarah ke-II pada 28 Oktober Tahun 2025.

Musyawarah tersebut dilaksanakan menyusul berakhirnya masa jabatan pengurus IKA PMII Halsel periode sebelumnya, serta diterbitkannya Surat Keputusan Pengurus Besar (PB) IKA PMII Nomor: 130/A-1/PB IKA-PMII/X/2025 tentang Penunjukan dan Pengesahan Karateker Pengurus Cabang IKA PMII Kabupaten Halmahera Selatan.

Dalam surat keputusan yang ditandatangani oleh Ketua Umum PB IKA PMII, Drs. Fathan Subchi, MAP, dan Sekretaris Jenderal, Muhammad Nur Purnamasidi, M.Si, tertanggal 7 Oktober 2025, PB IKA PMII secara resmi menunjuk dan mengesahkan kepengurusan karateker IKA PMII Halsel yang diketuai oleh Ady Hi. Adam, S.Sos, dengan Muhlis Usman, S.Hut sebagai sekretaris.

SK tersebut juga menugaskan karateker untuk membentuk sedikitnya 25 anggota cabang, menyelenggarakan Musyawarah Cabang sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi, serta mewakili PB IKA PMII di Halsel hingga terbentuk kepengurusan baru secara definitif.

Ketua Panitia Musyawarah, Usman, mengatakan bahwa keputusan untuk membentuk panitia pelaksana Musyawarah Besar (Mubes) ke-II diambil dalam pertemuan para alumni dan pengurus di Warung Kopi Fatimah Cafe, Desa Tomori, Kecamatan Bacan, pada Jumat (10/10).

“Dari hasil rapat disepakati pembentukan panitia pelaksanaan Musyawarah ke-II IKA PMII Halsel 2025 untuk menyiapkan sejumlah agenda, termasuk pemilihan ketua dan penyusunan pengurus,” ujar Usman.

Sementara itu, Karateker Ketua IKA PMII Halsel, Ady Hi. Adam, menyampaikan bahwa setelah pemilihan ketua dilakukan, panitia akan melanjutkan dengan proses penyusunan kabinet serta pelantikan pengurus baru.

“kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh alumni untuk mendaftarkan diri menjadi Ketua IKA PMII Halsel,” tutur Ady.

Ady menjelaskan, pendaftaran calon ketua dapat dilakukan langsung di Sekretariat Panitia di Penginapan Buana Seki, Desa Tomori. Ia juga menegaskan bahwa musyawarah ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar alumni serta menumbuhkan kembali semangat kekeluargaan dan keilmuan di kalangan kader PMII.

“Kami mengajak semua alumni untuk hadir dan berpartisipasi dalam mensukseskan Musyawarah IKA PMII Halsel 2025,” tutup Ady penuh semangat. (Hardin CN)

Kades Talimau Dukung Program Agromaritim, Salurkan 15 Body Fiber untuk Petani dan Nelayan

HALSEL, CN – Kepala Desa (Kades) Talimau, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Chatab M. Sanaky, menyatakan dukungan penuh terhadap program Agromaritim yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Mukhsin.

Dukungan tersebut disampaikan dalam acara pembagian bantuan body fiber pada 16 September 2025.

Dalam kesempatan itu, Kades Talimau menegaskan bahwa program Agromaritim memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani dan nelayan di desanya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Talimau menyalurkan 15 unit body fiber kepada masyarakat. Bantuan ini bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2025.

Masyarakat menyambut dengan penuh syukur bantuan tersebut, yang dinilai sangat membantu aktivitas ekonomi sehari-hari, baik di sektor pertanian maupun perikanan.

“Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Chatab M. Sanaky. (Hardin CN)

Pemdes Dolik Gelar Jumat Bersih, Warga Antusias Jaga Kebersihan Lingkungan

HALSEL, CN – Mentari baru saja menyingkap kabut di ufuk timur ketika derap langkah warga Desa Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), mulai terdengar menyatu dalam irama kebersamaan. Jumat pagi, 10 Oktober 2025, bukan sekadar hari biasa, tapi hari di mana semangat gotong royong kembali hidup di tanah Dolik yang subur.

Dipimpin langsung oleh Kepala Desa (Kades) Dolik Iswadi Ishak, kegiatan Jumat Bersih yang digelar Pemerintah Desa (Pemdes), menggugah rasa cinta akan lingkungan. Perangkat desa, ketua RT/RW, hingga masyarakat turun tangan, menyapu jalan, memangkas rumput, dan membersihkan setiap sudut desa dengan senyum yang tulus.

“Ini bukan hanya tentang bersih-bersih. Tapi Ini tentang menjaga rumah kita bersama, bumi Dolik yang memberi napas bagi anak cucu kita. Lingkungan yang bersih adalah berkah, dan penyakit menjauh bila hati serta bumi kita dijaga,” iujar Wadi sapaan akrab Iswadi kepada wartawan cerminnusantara.co.id.

Di bawah langit yang mulai cerah, keringat bercampur tawa menjadi saksi kebersamaan itu. Tidak ada yang lebih indah dari pemandangan warga yang saling bergandeng tangan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan mereka.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan disambut hangat oleh masyarakat,” tutur Wadi dengan mata berbinar, bangga atas semangat perangkat desa dan warga yang berbaur dalam harmoni Jumat yang penuh berkah itu. (Hardin CN)

BPBD Halsel Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem di Maluku Utara

HALSEL, CN – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Aswin Adam mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Maluku Utara.

Melalui himbauan resmi BPBD Halsel, Rabu (8/10/2025), Aswin menyampaikan agar masyarakat mengenali potensi ancaman bencana di lingkungan masing-masing dan segera melakukan evakuasi ke tempat aman apabila terdapat tanda-tanda bahaya.

BPBD Halsel juga meminta warga untuk membatasi aktivitas di wilayah pesisir pantai, area perbukitan, dan sungai selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung. Selain itu, masyarakat diminta menghindari pepohonan besar atau rapuh yang berisiko tumbang akibat angin kencang.

“Selalu periksa prakiraan cuaca sebelum bepergian, baik menggunakan transportasi darat, laut, maupun udara. Gunakan informasi resmi dari BMKG dan BPBD agar langkah antisipasi bisa dilakukan dengan tepat,” ujar Aswin Adam.

Himbauan ini dikeluarkan sebagai langkah pencegahan dini untuk mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada keselamatan masyarakat. (Hardin CN)

PWI Laporkan Media Online Jurnal Halsel ke Polisi

HALSEL, CN – Media online Jurnal Halsel resmi dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), pada Senin (6/10/2025).

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Samsudin Chalil selaku pelapor melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Halsel, dan diterima oleh Banit 3 SPKT, Muhammad La Impi, dengan nomor laporan: STPL/627/X/2025/SPKT.

Menurut Samsudin, berita yang diterbitkan oleh Jurnal Halsel dinilai tidak memenuhi kaidah jurnalistik. Ia menyoroti pemberitaan berjudul “Bawa Nama Bupati Sembilan Naga Dapat Fasilitas Caffe Bungalow 2 dan 3” yang dianggap tidak relevan dengan foto yang ditampilkan.

“Yang jadi pertanyaan, Sembilan Naga itu siapa? Kemudian, kenapa foto kami yang digunakan dalam berita tersebut?” ungkap Samsudin.

Ketua PWI Halsel itu menegaskan, setiap pemberitaan harus menggunakan foto yang menggambarkan isi berita, atau setidaknya foto ilustrasi yang sesuai agar tidak menimbulkan salah tafsir. Namun, dalam berita Jurnal Halsel, foto yang digunakan justru tidak memiliki keterkaitan dengan isi berita.

“Dalam berita disebutkan bahwa ‘Sembilan Naga’ membawa nama Bupati untuk mendapatkan fasilitas di kafe, tapi tidak dijelaskan siapa orangnya dan di mana keberadaannya. Justru foto yang digunakan adalah orang lain yang tidak ada hubungannya dengan berita tersebut,” jelasnya.

Samsudin menilai tindakan wartawan yang menulis berita itu sebagai bentuk ketidaktahuan terhadap konstruksi jurnalistik.

“Seharusnya wartawan memahami dasar penulisan berita, bukan menyimpulkan sendiri dan menggunakan foto orang lain tanpa izin,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut, Samsudin memutuskan untuk melapor ke pihak kepolisian agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap wartawan yang menulis dan pihak-pihak yang turut menyebarkan berita tersebut.

“Saya berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan ini. Bahkan, orang-orang yang menyebarkan berita itu melalui media sosial dan grup WhatsApp juga sudah saya lampirkan dalam laporan, agar bisa menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (Hardin CN)

Nahkodai HPM Halsel 2025–2027, Sahjid: Menciptakan Masa Depan yang Hijau

HALSEL, CN — Semangat baru tengah menyala di Kabupaten Halmahera Selatan, (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut). Sosok muda penuh inspirasi, Sahjid H. Ajudin, resmi terpilih sebagai Formatur Himpunan Petani Milenial (HPM) Halsel, periode 2025–2027 beberapa hari lalu. Terpilihnya Sahjid menjadi titik awal kebangkitan generasi muda tani di Bumi Saruma.

Dengan semangat pantang menyerah dan visi besar membangun kemandirian pangan daerah, Sahjid bertekad menjadikan HPM-Halsel sebagai wadah produktif bagi anak-anak muda untuk kembali mencintai dunia pertanian.

Ia menegaskan bahwa pertanian bukan profesi kuno, melainkan masa depan yang menjanjikan jika dikelola dengan inovasi dan teknologi modern.

“Anak muda Halsel harus bangga menjadi petani! Kita bukan hanya menanam, tapi juga menciptakan masa depan yang hijau, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Sahjid penuh semangat, Minggu (5/10).

Pemilihan Sahjid H. Ajudin disambut antusias oleh berbagai kalangan. Para petani muda menilai kehadirannya akan membawa perubahan besar, terutama dalam mengembangkan pertanian berbasis teknologi, kewirausahaan, dan nilai-nilai kemandirian ekonomi.

Sehingga itu, setelah resmi menahkodai HPM Halsel, Sahjid bilang, langka awal kepemimpinannya akan difokuskan pada pelatihan digitalisasi pertanian, penguatan koperasi milenial, serta pengembangan komoditas unggulan lokal yang mampu menembus pasar nasional.

“Himpunan Petani Milenial Halsel kini bersiap menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Insya Allah, pertanian Halsel menuju masa keemasan baru!,” tukas Sahjid, sembari mengatakan bahwa kehadiran HPM di Halsel akan mampu melahirkan generasi petani modern yang bukan hanya bekerja di ladang, tetapi juga berpikir global dan bertindak inovatif. (Hardin CN)