Silaturahim di Desa Air Mangga, MK Sebut PDI-P Merapat ke Usman-Bassam

HALSEL, CN – Dalam mengahadapi momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Periode 2020-2025, Bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Halsel, Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba yang secara resmi di usung oleh Partai Keadilan Sejahterah (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Selain dari tiga Partai Politik tersebut yang suda memberika rekomendasi ke Usman-Bassam, juga masih ada Partai Politik lain yang di gadang-gadang akan turut memberikan rekomendasi ke Usman-Bassam sebagai calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Periode 2020-2025.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Wilda Indonesia Timur PKS DR. Muhammad Kasuba yang juga Mantan Bupati Kabupaten Halsel dua priode yang saat menyampaikan sambutan pada acara silaturahim keluarga sekaligus mohon Do’a restu dan dukungan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halsel yang di hadiri langsung oleh Calon Wakil Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba di Desa Air Mangga. Jumat, (21/02/2020) mengatakan, saya datang di Desa Air Mangga ini tujuannya adalah mengunjungi keluarga ini untuk selalu menjaga dan memelihara hubungan silaturahim yang kita bangun selama ini.

Saya juga sangat beterima kasih kepada Masyarakat Kepulauan Obi khusunya masyarakat Desa Air Mangga yang masih tetap konsisten menjaga perahu kita yakni Partai Keadilan Sejahterah yang di buktikan dengan setiap momentum politik Partai yang berlambangkan padi dan kapas, PKS Ini selalu di menangkan oleh masyarakat Desa Air Mangga, meski ada dua Nahkoda Partai ini pindah ke perahu yang lain, namun masyarakat Air Mangga masih memiliki komitmen dengan PKS, karena masyarakat lebih tahu bagaimana perahu yang kita miliki konsisten pada proses bagaiman awalnya dan bagimana akhirnya, karena PKS selalu memiliki tekad baik bersama dengan masyarakat Kabupaten Halsel khususnya masyarakat Desa Air Mangga selama komitmen politik dan keluarga ini selalu terjaga.

Selain menagajak Masyarakat Air Mangga untuk tetap solid pada momentum Pilkada Halsel 2020-2025 untuk tetap konsisten dan konsen untuk memenangkan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Halsel yang di Usung oleh PKS yakni Usman-Basam.

“Selain PKS, PKB dan PSI Calon Bupati Halsel Usman-Bassam juga turut di usung oleh Partai Demokrasi Indonesai Perjuangan (PDI-P), berdasarkan hasil komunikasih antara partai pengusung dan calon Bupati dan calon Wakil Bupati PDI-P di pastikan Bakal mengusung Usman-Bassam sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan periode 2020-2025,” Cetusnya

Semenetara itu, Calon Wakil Bupati Kabupaten Halsel periode 2020-2025 Hasan Ali Basam kasuba, dalam sambutannya mengatakan, dirinya mengakui di saat kepemimpinan ayahnya sebagai Bupati Halsel selama Dua Periode, ayahnya tidak pernah dan tidak mau melibatkan dirinya dalam kepentingan politik pada masa ayahnya memimpin Kabupaten Halsel agar masyarakat juga memiliki kesempatan yang sama dalam kebijakan dan pelayanan ayahnya sebagai pemimpin di Daerah ini selama Dua periode.

masa jabatan ayahnya berakhir, barulah masyarakat Halsel menginginkan kebijakan dan Program ayahnya butuh di teruskan untuk dapat diterapkan kembali karena dinilai sangat berpihak kepada masyarakat selama dua periode sebelumnya sehingga dirinya bertekad maju sebagai Calon Wakil Bupati bersama Calon Bupati Halsel Usman Sidik untuk menerapkan kembali misi dan kebijakan mendukung kebutuhan masyarakat Halsel bisa sejahterah dari sisi pendidikan dan kesehatan yang di jalankan sang ayahnya selama dua periode, olehnya itu dirinya memohon Do’a restu dan dukungan dari masyarakat Air Mangga, karena kehadiran Usman –Bassam kami hadir sebagai alternative. (Bur)

Cerdasnya Siswa Marikapal, Iswan Hasjim Apresiasi Kepala Sekolah SD 229 Halsel

HALSEL, CN – Saat kunjungan ke Desa Marikapal Kecamatan Kasiruta Barat, Kamis (20/02/2020). Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim mengapresiasi semangat dan kepandaian seluruh anak SD Negeri 229 Halmahera Selatan yang mampu membaca, menghitung, dan menulis.

Siswa SD yang masih duduk dibangku kelas I (satu) membuat kejutan buat orang nomor dua di halmahera selatan ini. Bagaimana tidak ? Iswan dibuat terpukau saat seluruh siswa kelas I dicoba membaca dan menghitung dan seluruhnya mampu melakukannya dengan lancar. Bukan satu atau dua kata yang dibaca, akan tetapi kalimat yang begitu panjang pun mampu dibaca dengan lancar oleh seluruh siswa kelas I SDN 229 Halsel. Tidak sampai disitu saja, pada saat dicoba dengan hitungan, seluruh siswa mampu menjawab dengan cepat tanpa tersendat-sendat. Yang membuat Wabup terperangah lagi, adalah mereka sudah mampu menghafal perkalian, padahal masih kelas I SD.

Menurutnya, ini adalah salah satu prestasi yang sangat membanggakan bagi SDN 229 Halsel. Tidak semua sekolah yang dikunjunginya memiliki siswa yang dengan lancar membaca dan menghitung, apalagi siswa yang masih duduk dikelas I.

” Mereka sangat hebat, masih kecil namun sudah pintar ” Ujarnya

Iswan memberikan apresiasi kepada Kepala Sekolah SD Negeri 229 Halsel Muntaha Said yang juga sekaligus menjadi guru yang mengajar.

“Bapak layak mendapatkan penghargaan, terima kasih pak telah menjadi bagian dari masa depan anak – anak Desa Marikapal ini, terima kasih telah membuat mereka menjadi siswa yang pandai. Semoga Allah membalas jasa – jasa bapak,” Ucap Iswan dengan nada haru.

“Saya akan secepatnya perintahkan dinas terkait agar segera melakukan penambahan beberapa guru untuk SDN 299 Halmahera Selatan, Desa Marikapal,” Ucapnya. (Bur)

Sekolah Dipalang, Iswan Hasjim Sambangi Desa Lelei, Iswan : Mulai Besok Sekolah Harus Aktif Kembali

HALSEL, CN – Sempat viral di media sosial terkait pemalangan sekolah di Desa Lelei Kecamatan Kayoa baru- baru ini membuat Wakil Bupati (Wabup) Halmahera Selatan (Halsel) Iswan Hasjim harus turun tangan, guna menyelesaikan persoalan tersebut. Bukan hanya satu sekolah yang di palang warga, akan tetapi tiga sekolah sekaligus. Yaitu, SDN 190 Halsel, SMPN 27 Halsel, dan SMAN 18 Halsel. Ketiga sekolah tersebut mempunyai persoalan yang berbeda – beda sehingga harus dipalang oleh warga setempat.

Iswan Hasjim tiba di Desa Lelei pada Hari Selasa 18 Februari 2020 pukul 09:00 WIT. Setibanya, Wabup langsung memerintahkan Perangkat Desa Lelei mengumpulkan pihak sekolah dan seluruh warga Lelei guna melakukan pertemuan di Kantor Desa.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim dan dihadiri oleh Perangkat Desa Lelei, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Kepala Sekolah dan para guru SD, SMP, SMA Lelei, serta warga Desa.

Wabup mempersilahkan kepada warga terlebih dahulu menyampaikan akar permasalahannya sehingga sekolah dipalang. Hayati, salah satu warga yang juga istri dari penjaga sekolah di SDN 190 Halsel tersebut menuturkan satu per satu pokok permasalahannya.

Untuk Sekolah Dasar (SD), pertama Ia menyebutkan bahwa kepala sekolah meninggalkan tugas hingga 6 bulan lamanya. Kedua, kepala sekolah tidak transparan mengenai dan Bantuan Siswa Miskin (BSM), dan yang ketiga, kepala sekolah terlambat membagikan ijazah untuk para siswa selama 6 bulan.

 Untuk SMP, warga tidak mau ada pergantian kepala sekolah, mereka menginginkan kepala sekolah yang lama.

Kemudian untuk SMA, Kepala sekolahnya sering meninggal sekolah serta tidak transparan mengenai Dana BSM dan Iuran Partisipasi siswa.

Setelah mendengarkan seluruh paparan permasalahan dari perwakilan warga, Wabup sangat menyesalkan tindakan pemalangan sekolah di Desa Lelei tersebut. Menurutnya masalah seperti ini harusnya tidak terjadi, perkara tersebut dapat diselesaikan dengan duduk bersama tanpa harus mengorbankan masa depan anak – anak.

“Sekarang kalau sekolah ditutup, siapa yang korban ?
Apakah kepala sekolah ?, ataukah para guru – guru ?, bukan ! yang korban dan rugi adalah anak-anak kita semua yang harus dan wajib mendapatkan pendidikan yang layak” Tegas Iswan.

Iswan  menegaskan bahwa, masalah ini bukan lagi kalian berurusan dengan Pemerintah Daerah akan tetapi kalian sudah berurusan dengan negara. Kalian secara tidak langsung telah melanggar undang – undang.

“Saya tegaskan, apapun yang terjadi, mulai besok sekolah  harus tetap terbuka dan proses belajar mengajar tetap berjalan, mengenai masalah – masalah tersebut kita selesaikan dalam pertemuan ini, pokoknya besok sekolah harus dibuka kembali,” Tegasnya lagi

Wabup mengajak seluruh masyarakat agar setiap masalah sekecil apapun yang muncul di Desa Lelei dapat diselesaikan dengan duduk bersama Tokoh Agama, para Imam, dan perangkat desa guna mencari solusinya. Dengan begitu akan tidak ada lagi yang dikorbankan, kita semua akan menjadikan desa ini sebagai desa yang damai tanpa ada pertikaian lagi.

Akhir pertemuam, seluruh warga Desa Lelei sepakat mau membuka kembali palang sekolah demi keberlangsungan masa depan anak-anak Desa Lelei kedepan.

“Terima kasih Pak Wakil sudah mau datang ke desa kami, sudah mau peduli kepada kami, Alhamdulillah berkat keberadaan Pak Wakil disini membuat sekolah kembali dibuka,” Ucap salah satu warga Lelei sambil memeluk Wabup. (Red)

Tidak Pernah Jalankan Tugas Selama 9 Tahun, Bupati Didesak Pecat Mafud Kasuba Dari ASN

HALSEL, CN – Sikap tak terpuji di tunjukan oleh adik sepupuh Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain kasuba, Mahfud Kasuba yang di ketahui masih tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada SMA Alkhairat Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah Kabupaten Halsel, meski bersatatus sebagai ASN namun yang bersangkutan selama 9 Tahun tidak pernah menjalankan tugas pokoknya sebagai ASN di kabupaten Halsel.


Mahfud Kasuba di ketahui tidak menjalankan tugas sebagai ASN sejak Tahun 2012 hingga Tahun 2019, Mahfud Kasuba juga sebelumnya di ketahui bertugas pada SMA Alkairat Labuha pada Tahun 2012 setelah itu yang bersangkutan di mutasikan ke SMA Alkhairat Labuha namun di ketahui tidak pernah menjalankan bertugas sebagai tenaga pengajar pada SMA Alkhairat Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halsel.


Meski tidak menjalankan tugas sebagai ASN di lingkup Pemda Halsel, namun Mahfud Kasuba di ketahui tetap mengambil gaji pokok sebagai haknya pada guru SMA Alkhairat Labuha selama 9 Tahun. Olehnya itu, Bupati Halsel Bahrain Kasuba di Desak Pecat Mahfud Kasuba dari statusnya sebagai ASN di Halsel, jika Bupati tidak melakukan pemecatan yang bersangkutan dari ASN, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Front Delik Anti Korupsi (FDAK) mengancam melaporkan Mahfud Kasuba ke BKN pusat.


Desakan ini di sampaikan oleh Ketua Devisi Infestigasi LSM Front Delik Anti Korupsi (FDAK) Kabupaten Halmahera Selatan, Idhar, kepada cerminnusantara.co.id melalui saluran telponnya mendesak Bupati Halsel Bahrain Kasuba segera memecat Mahfud Kasuba dari satatus ASN karena yang bersangkutan diketahui selama 9 Tahun tidak pernah menjalankan tugas sebagai ASN di Kabupaten Halsel.


Sementara itu Mahfud Kasuba, saat di konfirmasi wartawan melalui saluran Teleponnya, (19/02/2020) nomor Hendphone nya tidak aktif. (Red)

Kampanyekan Petahana, 3 Pejabat ASN Hadiri Undangan Klarifikasi Bawaslu Halsel

HALSEL, CN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) telah menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah Kepala Dinas dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Halsel, saat mengikuti kunjungan kerja Bupati Bahrain Kasuba ke Desa Soa Sangaji, Kecamatan Obi Barat pada. Sabtu, (15/02/2020) lalu.

Tiga Pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) telah menghadiri undangan klarifikasi yang dilakukan oleh Bawaslu pada Selasa (19/02/2020) Sore.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Asman Jamel, SH selaku Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan, saat ditemui diruang kerjanya usai melakukan klarifikasi.


“Kami telah mengeluarkan surat undangan klarifikasi kepada ketiga ASN dan Alhamdulilah semua hadir untuk memenuhi undangan klarifikasi,” Ujarnya

Tiga pejabat yang menghadiri undangan Klarifikasi Bawaslu Halsel diantaranya Aisa Badaruni, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Adriani Radjiloen, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian, serta Fahri Nahar, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja.

Hari ini, (19/02/2020) juga di jadwalkan akan dilakukan klarifikasi terhadap 6 oknum ASN yang diduga ikut mengkampanyekan Bupati Bahrain Kasuba pada saat kunjungan kerja di Desa Soa Sangaji sebagaimana terlihat pada video yang beredar di media sosial. Enam ASN tersebut berinisial MR, NK, AL, AH, BS, dan DJ di lingkup Pemkab Halsel.

Asman Jamel SH menjelaskan, para ASN yang diundang untuk dimintai klarifikasi dugaan pelanggaran kode etik ASN. Sebagaimana diatur dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sesuai pasal 2 huruf (f), setiap ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada siapapun. Serta pasal 9 ayat 2 UU, ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik,” Jelasnya

Bawaslu akan bekerja secara profesional dalam menindak segala bentuk dugaan pelanggaran yang terjadi pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.

“Yang jelas kami dari Bawaslu Halsel akan mengawal dan melakukan pemeriksaan terkait dengan pelanggaran yang dilakukan ASN tersebut. Proses awal mulai hari ini sampai seterusnya,” Tegas Asman.

Selain itu Anggota Bawaslu Rais Kahar, S.Pd, M.Si yang membidangi Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Halmahera Selatan, ditemui diruang kerjanya berharap kepada masyarakat yang mengetahui setiap dugaan pelanggaran yang terjadi agar selalu melaporkan kepada Bawaslu Halsel. Dan akan kami proses setiap dugaan pelanggaran yang terjadi. (Red)

Melalui Program Populis 212, Kapolres Halsel Berikan Donasi di Panti Asuhan

HALSEL, CN – Program kerja Kapolres Halsel Populis ( Polisi Peduli Lingkungan Sosial ) 212 yang merupakan salah satu program dengan tujuan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan menerapkan keikhlasan mengumpulkan donasi dua ribu Rupiah dalam satu hari untuk satu Personel Polres Halsel dan dua kebaikan untuk masyarakat dan kebaikan untuk keluarga besar Polres Halmahera Selatan.

Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., menyebutkan selain meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, Program Populis 212 juga dapat menjadi ladang ibadah bagi tiap Personel Polres Halsel yang dengan ikhlas memberikan Donasi.

Pagi tadi, Selasa (18/02/2020), Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., yang di dampingi Kabag Ops AKP Sinar Syamsu, S.H., Kasat Samapta AKP Tamrin, Kasiwas IPTU Muh. Arsad, KBO Intel IPDA Fahrul, S.H., Kasi Propam AIPTU M. Nur Pelupessy, dan Personel Gabungan Polres Halmahera Selatan menyambangi dan memberikan donasi di Panti Asuhan Al – Maa’uun desa Kampung Makean Kec. Bacan Kab. Halsel diterima langsung oleh pengurus Panti Asuhan Bapak Mahdi Sagaf.

Kapolres Halsel mengatakan, kegiatan ini juga bentuk kepedulian dan rasa ingin berbagi kepada sesama yang membutuhkan maupun yang kurang mampu. Selain itu untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

“Memberikan bukan berarti lebih, namun karena ada rasa kepedulian terhadap sesama dengan merajut tali kasih bersama anak yatim piatu,” Kata AKBP M. Faishal Aris S.I.K., M.M.

Dalam kegiatan ini, pihaknya membagikan donasi berupa sembako dengan harapan agar bantuan yang diberikan dapat terpenuhi sesuai kebutuhan serta bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan.

“Mudah-mudahan dengan ikhtiar kami seluruh anggota Polres Halsel meski dengan nilai yang tidak seberapa namun dengan rutin program ini akan terus dijalankan untuk tetap memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” Tegas Kapolres Halsel

“Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus panti yang telah menerima kami dengan baik atas kunjungan Polres Halsel serta kami berharap kebutuhan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan,” Ucapnya (Red)