Pemdes Nyonyifi Salurkan BLT-DD Tahap I 2023

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Nyonyifi kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) sukses menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2023.

Kegiatan penyaluran tersebut berlangsung di Kantor Desa, Rabu (10/5/2023).

Ikut hadir, Ketua BPD Jufri Lantuna, Wakil Ketua BPD Alfandi Stomer dan Tokoh Agama Hasan Samad serta seluruh warga Desa Nyonyifi.

Kepala Desa (Kades) Nyonyifi Hasim Hairun kepada media ini menyebutkan, penyaluran BLT-DD merupakan upaya Pemerintah dalam membantu perekonomian masyarakat.

“Penerima BLT-DD Tahun 2023 Desa Nyonyifi Bulan Januari-Maret ini adalah Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan melalui proses Musdes khusus (Musdesus) Tahun 2023 dan telah memenuhi syarat sesuai dengan Data yang diinput,” terang Hasim Hairun.

Kades terpilih Desa Nyonyifi itu berharap, dengan adanya bantuan yang telah disalurkannya itu dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Desa dan mewakili Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Pusat, kami berharap agar bantuan yang telah diberikan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk keperluan sehari-hari,” tutupnya. (Sain CN)

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Kadis P3AKB Halsel: Kami Sudah Konfirmasi dengan Polres 

HALSEL, CN – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), telah memberikan pendampingan kepada korban pencabulan salah satu Pondok Pesantren di Kecamatan Bacan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas P3AKB Halsel Karima Nasarudin saat dikonfirmasi Wartawan cerminnusantara.co.id. Via WhatsApp.

Menurutnya, DP3AKB Halsel telah konfirmasi dengan Polres terkait dugaan kasus pencabulan yang menimpa beberapa Santriwati dilingkungan Pondok Pesantren tersebut yang diduga pelaku merupakan Pengasuh Pondok Pesantren berinisial AU.

“Kami sudah konfirmasi dengan Polres pada Senin (8/5/2023) tadi siang. Saat Staf Psikologi kami Mariana oktaviani,.Psi dan Tim mendampingi korban dari Gane ke Polres,” jelasnya.

Kadis P3AKB Halsel itu menambahkan, pihaknya akan menerima pengaduan resmi dari keluarga korban pada Selasa (9/5) dini hari guna melakukan pendampingan dan selanjutnya untuk dimintai keterangan.

“Besok kami menerima pengaduan untuk pendampingan korban dari keluarga korban di Kantor DP3AKB Halsel untuk diminta keterangan lanjutan sebagai Resume dan setelah korban di visum di RSUD Labuha kami melakukan observasi dan tindak lanjut dengan 8 korban yang diduga mengalami hal yang sama dengan korban yang diberitakan,” ujarnya.

Lebih lanjut Karima bilang, pihaknya juga tengah mempertimbangkan agar korban bisa ditempatkan di Rumah Aman. Hal itu dilakukan kata dia, guna memudahkan penanganan psikologi korban sesuai dengan kondisi yang dialami korban.

“Setelah observasi, kami pertimbangkan korban agar sementara dapat menempati Rumah Aman untuk proses selanjutnya termasuk Penanganan Psikologi sesuai kondisi korban,” tutupnya. (Sain CN)

Pemdes Tawa Bacan Timur Tengah Salurkan Bantuan Beras Kepada 104 Pelaku UMKM

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Tawa Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menyalurkan ratusan bantuan Beras kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan  Menengah (UMKM).

Kegiatan penyaluran ratusan Sak Beras ini berlangsung di Kantor Desa Tawa. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua BPD  Tawa, Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama serta seluruh warga Desa setempat.

Kepala Desa (Kades) Tawa, Lonly Loleo kepada cerminnusantara.co.id  menuturkan, sebanyak 104 Kepala Keluarga (KK) pelaku UMKM Desa Tawa.

“Puji Tuhan, masyarakat Desa Tawa telah menerima bantuan Beras UMKM sebesar 10 Kg. Pembagian dilaksanakan selama Dua hari yaitu hari Sabtu dan Hari Senin,” jelasnya, Senin (8/5/2023).

Dalam kesempatan yang sama, Lonly berharap, Beras yang telah disalurkan pihaknya itu dapat membantu meringankan beban masyarakat Desa Tawa di Bidang Pangan.

“Apa yang telah disalurkan ini semoga bisa terbantu. Tentunya bantuan ini sangat menyentuh bagi seluruh warga dan semoga apa yang telah diterima dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dalam menunjang kebutuhan sehari-hari,” tutupnya. (Hardin CN)

Diduga Cabuli Santriwati Dibawah Umur, Oknum Pengasuh Pondok Pesantren di Halsel Dipolisikan

HALSEL, CN – Oknum Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), terpaksa dipolisikan atas dugaan tindakan pencabulan terhadap Santriwati yang masih di bawah umur.

Pelaku berinisial AU (60) dilaporkan orang Tua Korban Nurbaya Muhammad warga Desa Balitata pada Senin, (8/5/2023) di Polres Halmahera Selatan dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor : STPLP /56/V/2023/SPKT.

Informasi yang berhasil dihimpun Media ini, aksi pencabulan itu terjadi di lingkungan Pondok Pesantren yang  diduga kuat dilakukan berulang kali oleh pelaku terhadap 8 Santriwati yang masih berusia dibawa usia 17 Tahun.

Dalam sebuah video berdurasi 2 Menit 51 Detik, seorang korban inisial LA  membeberkan perbuatan pelaku. Menurutnya, AU memegang hingga memeras bagian terlarang korban saat Korban berada di Kamar.

“Disaat saya ba kaca (bercermin) dorang (pelaku) langsung poloso saya pe buah dada (memeras dada saya) dan berikan saya uang sebesar Rp 50 Ribu. Lalu saya bilang nggak usah ustadz, dia (pelaku) bilang ambil saja buat beli Kue,” ungkap LA menceritakan kronologis kejadian.

Mirisnya lagi, korban bahkan dituduh oleh menantu pelaku sebagai perempuan penghibur. Padahal status korban sebagai Santriwati dan tiap saat berada dilingkungan Pondok Pesantren yang terletak di salah Satu Desa di Kecamatan Bacan itu.

“Disaat saya memperbaiki Konfor, saya di suru oleh Ka Lis untuk ambil makanan yang diantar seseorang. Namun karena tangan bau minyak Tanah, saya tidak bisa ambil dan dia bilang perempuan Lonte jadi pemalas,” akunya.

Tak cukup sampai disitu, berdasarkan pengakuan beberapa korban lainnya, modus yang sering dilakukan AU saat  membangunkan Santriwati yang sedang tidur. Saat dibangunkan, pelaku malah memegang bagian Dada peserta didiknya itu.

Sementara itu, orang tua Korban meminta agar dugaan tindakan pencabulan yang telah dilakukan oknum Pengasuh Pondok Pesantren itu dapat di proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Atas nama orang tua, kami minta pihak berwajib agar bisa diproses hukum sebagaimana mestinya,” harap orang tua korban. (Sain CN)

Desa Nyonyifi Gelar Pemilihan Ketua Pemuda

HALSEL, CN – Tak hanya BPD dan Kepala Desa (Kades), Ketua Pemuda Desa Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) pun kini dipilih melalui proses pemilihan langsung.

Pemilihan Ketua pemuda secara demokratis yang dilaksanakan Pemerintah Desa, BPD dan seluruh lapisan masyarakat ini berlangsung di Aula Kantor Desa Nyonyifi, Senin (8/5/2023).

Ikut hadir, Kades Nyonyifi Hasim Hairun, Ketua BPD Jufri Lantuna, Tokoh Agama Hasan Samad dan Tokoh Masyarakat Impo Miraji serta seluruh warga Desa setempat.

Ketua Pelaksana Pemilihan Darwis Yusuf mengatakan, Pemilihan Ketua Pemuda Desa Nyonyifi ini diikuti Empat Kandidat.

“Peserta yang mendaftar sebagai calon kepala Pemuda sebanyak 4 orang. Diantaranya Asri Arifin, Dandi Sardi,  Abd Kader Bombay dan Adegar Hamzah,” cetusnya.

Darwis menyebut, pelaksanaan pemilihan Ketua Pemuda berlangsung secara demokratis. Dimulai dari pengenalan Calon, pencabutan Nomor Undian, pemungutan suara dan penghitungan suara hingga penetapan Calon terpilih.

“Hasil pemungutan suara dimenangkan oleh calon nomor urut 4 yakni Adegar Hamzah dengan perolehan suara sebanyak 45 suara, sedangkan perolehan suara terbanyak kedua atas Nama Asri Arifin dan perolehan suara terbanyak ke tiga Saudara Abd Kader Bombay serta yang terkahir Dandi Sardi,” jelasnya.

Sementara itu, Kades Nyonyifi Hasim Hairun menuturkan, pemilihan Ketua Pemuda yang telah dilaksanakan Panitia sangat demokratis dan penuh kebersamaan.

Hal itu dilakukan, kata dia, agar seluruh warga dapat memilih langsung Calon Ketua Pemuda sesuai dengan hati nurani masyarakat.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Panitia, pemuda-pemudi serta masyarakat Desa Nyonyifi atas suksesnya pemilihan yang dilaksanakan secara demokratis ini. Semoga dengan terpilihnya Ketua Pemuda yang baru, kegiatan kepemudaan di Desa Nyonyifi makin aktif,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pemuda terpilih Adegar menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemuda pemudi, Perangkat Desa dan masyarakat serta seluruh Panitia pemilihan yang telah melaksanakan pemilihan secara demokratis.

“Terima Kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan kepada saya. Selanjutnya saya mengajak seluruh Pemuda Pemudi agar bergandeng tangan bahu membahu dalam melihat Desa Nyonyifi ini,” tutupnya  (Sain CN)

PLN Cabang Bacan Diminta Perbaiki Meteran Warga dan Kantor Desa Nyonyifi yang Dicabut Seenaknya 

HALSEL, CN – Kepala Desa (Kades) Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasim Khairun menyesalkan tindakan petugas PLN Cabang Bacan yang dianggap tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Pasalnya, tindakan pencabutan meteran Listrik milik Kantor Desa Nyonyifi dan beberapa meteran lainnya yang dilakukan sepihak, tanpa izin dan surat pemberitahuan, dinilai merugikan Pemerintah Desa (Pemdes) dan Warga setempat.

“Tanpa surat pemberitahuan, pihak PLN langsung melakukan pencabutan. Tentunya ini tidak sesuai dengan SOP, Meteran Listrik Kantor Desa dan beberapa lainnya itu sebelumnya rusak dan saya sudah sampaikan hal itu ke Kantor PLN Bacan langsung di Bulan Januari lalu. Akan tetapi, tidak diperbaiki malah dilakukan pencabutan,” kesal Kades Nyonyifi, Hasim Khairun saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Sabtu (6/5/2023).

Hal ini kemudian membuat Kades Nyonyifi dan warga geram. Dimana, pembongkaran tersebut dianggap perbuatan yang sewenang-wenang terhadap pelanggan.

“KWH milik Kantor Desa dan beberapa warga lainnya ini sistem pembayarannya menggunakan Pulsa Lampu, bukan dengan tagihan bulanan. Jadi ketika ada aduan meteran rusak harus diperbaiki jangan seenaknya langsung dicabut. Sebab perbuatan sewenang-wenang yang telah dilakukan pihak PLN Bacan ini sangat merugikan kami,” akunya.

Tak hanya itu, Acim sapaan akrabnya itu juga sangat menyayangkan sikap penanggung jawab PLN Wilayah Bacan Timur yang dinilai acuh dengan segala bentuk keluhan.

“Keluhan demi keluhan yang kami sampaikan kepada petugas perwakilan PLN Wilayah Bacan Timur juga tidak pernah diindahkan meskipun telah berulang kali. Padahal semestinya ketika ada laporan semacam itu, petugas yang bersangkutan langsung berkoordinasi ke Kantor tanpa harus masyarakat yang langsung mendatangi Kantor Cabang di Labuha,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama, Hasim berharap ke depan PLN bisa bekerja sesuai SOP saat ingin melaksanakan tugas dan lebih menyikapi segala bentuk laporan dan keluhan pelanggan serta lebih mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya pihak PLN secepatnya memperbaiki Meteran Kantor Desa dan beberapa lainnya juga PLN mampu bekerja sesuai SOP yang berlaku dan tidak mengulang perbuatan yang merugikan,” harapnya.

Terpisah, Kepala PLN Cabang Bacan dikonfimasi  melalui pesan WhatsApp dengan Nomor 085145xxxx99 enggan berkomentar hingga berita ini ditayangkan. (Sain CN)