Pemerintah Desa Koititi Salurkan BLT-DD Tahap I Tahun Anggaran 2023

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Koititi kecamatan Gane Barat, Kabupaten Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), sukses menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2023.

Kegiatan penyaluran tersebut berlangsung di Kantor Desa setempat, Juma’at (19/5/2023).

Ikut hadir, jajaran BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat serta seluruh warga Desa Koititi.

Kepala Desa (Kades) Koititi, Bunyamin K Wasahua kepada wartawan cerminnusnatara.co.id, Sabtu (20/5/2023)  menuturkan, penyaluran BLT-DD yang dilakukan pihaknya merupakan upaya Pemerintah Pusat, Daerah dan Desa dalam membantu meringankan perekonomian masyarakat.

“Pemerintah Daerah dan Pusat melalui Dana Desa telah menetapkan pemberian bantuan BLT-DD kepada warga kategori kurang mampu. Oleh dari itu Pemdes Koititi menyalurkan bantuan BLT ini kepada 26 Kepala Keluarga untuk tahap awal terhitung Januari hingga Maret,” jelas Bunyamin.

Tahun 2023 ini, kata Kades, sebanyak 26 Kepala Keluarga (KK) Penerima Manfaat BLT masuk dalam kriteria dan ditetapkan dalam Musdes Khusus (Musdesus).

“Dan yang menerima ini tentunya telah memenuhi syarat sesuai dengan Data yang diinput,” terang Bunyamin.

Kades Koititi itu berharap, dengan adanya bantuan yang telah disalurkannya itu dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Desa dan mewakili Pemerintah Kabupaten serta Pemerintah Pusat. Kami berharap agar bantuan yang telah diberikan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk keperluan sehari-hari,” tutupnya. (Hardin CN)

Pemdes Tawa Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Wanita Bagi Anak Usia Dini

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Tawa Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menggelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Wanita Bagi Anak Usia Dini.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi itu  berlangsung di Kantor Desa setempat, Jumat (19/5/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala UPTD Puskesmas Bibinoi, Kanit Binmas Polsek Bacan Timur AIPDA Tri Astuti dan Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Halsel.

Kepala Desa (Kades) Tawa Lonli Loleo kepada Wartawan cerminnusantara.co.id mengatakan, digelarnya kegiatan Sosialisasi kesehatan reproduksi dan bahaya seks pada Remaja bertujuan memberikan edukasi dan pencerahan kepada para remaja agar terhindar dari pergaulan bebas.

Lonli menyebut, dipilihnya Desa tawa sebagai sasaran sosialisasi dan edukasi dikarenakan Desa Tawa merupakan salah satu wilayah Kampung KB yang berada di Kecamatan Bacan Timur Tengah.

“Inilah, sebab kami menggelar penyuluhan dan sosialisasi pencegahan pernikahan anak usia dini serta memberikan edukasi akan bahaya narkotika bagi masyarakat dan remaja putra/putri. Materi reproduksi wanita disampaikan langsung Kapus Bibinoi dan sosialisasi KB di di bawakan oleh perwakilan DP3AKB serta Edukasi Narkotika sampaikan oleh Ibu Tri Astuti,” ucap Kades Tawa.

Kades Tawa itu dalam keterangannya menuturkan, Sosialisasi dan Edukasi itu dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan remaja tentang akan bahaya seks bebas yang tentunya dapat mengakibatkan pernikahan anak usia dini. juga kata dia agar masyarkat dan anak-anak bisa terhindar dari penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza).

Dia menambahkan, usai menggelar sosialisasi, pihaknya secara bersama-sama melakukan Kerja bakti dibeberapa tempat yang melibatkan seluruh warga.

“Usai kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan kerja bakti dilingkungan Gereja, dan Kantor Desa serta Polindes.Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan Desa Tawa. Dikesempatan ini juga saya ingin sampaikan terimakasih kepada semua instansi yang sudah terlibat memberikan edukasi dan bekerja sama dalam kegiatan pembersihan,” tutupnya. (Sain CN)

Pemdes Saketa Salurkan Insentif Kelembagaan Desa

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Saketa Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan ,(Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), menyalurkan insentif kelembagaan Desa.

Kegiatan pembagian insentif  berlangsung di Kantor Desa Saketa, Rabu (17/5/2023).

Turut hadir, Ketua dan anggota BPD, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta warga Desa Saketa.

Kepala Desa (Kades) Saketa, Idjul M Kiat Kepada cerminnusantara.co.id mengatakan, pemberian insentif kepada kelembagaan Desa yang dilakukan pihaknya itu diserahkan selama 6 Bulan.

“Kelembagaan yang menerima insentif meliputi Badan Syara, Kader Posyandu, Guru TPQ, Guru PAUD, LPM dan Poldes  serta Petugas Kebersihan,” jelas Idjul.

Kades Saketa menambahkan, untuk penyerahan anggaran Kepemudaan dan PKK menunggu Rapat.

Setelah digelarnya rapat Kepemudaan dan PPK, kata dia bahwa barulah diserahkan anggaran tersebut.

“Adapun anggaran Stunting sudah diserahkan. Untuk anggaran Pemuda dan Ibu-ibu PKK menunggu Rapat, ” cetusnya.

Pengelola Anggaran Dana Desa Saketa itu berharap, insentif yang sudah diberikan itu bisa bermanfaat juga sebagai upah pengganti lelah bagi Lembaga Desa dalam membantu menjalankan Roda pemerintahan sesuai tupoksinya masing-masing.

“Mudah-mudahan, insentif ini bisa memotivasi Lembaga Desa untuk lebih meningkatkan kinerja mereka agar lebih baik lagi,” tutupnya. (Hardin CN)

Dugaan Pencabulan, 2 Keluarga Korban Kembali Polisikan Oknum Pengasuh Ponpes di Halsel

HALSEL, CN – Sangat disayangkan oknum Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), berinisial AU (60) kini terpaksa kembali dipolisikan atas dugaan pencabulan anak dibawah umur.

Mirisnya, AU dilaporkan 2 korban sekaligus di Polres Halmahera Selatan dini Hari Rabu, (17/5/2023) dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi Nomor: STPLP/67/V/2023/SPKT dan Laporan Polisi Nomor : STPLP/66/V/2023/SPKT.

Rustam Husen, warga Desa Sabatang Kecamatan Bacan Timur selaku ayah kandung korban menyebutkan, pihaknya merasa dirugikan atas dugaan tindakan pencabulan yang dilakukan AU pada Jumat Februari Tahun 2023 sekitar pukul 12:30 WIT.

“Selaku orang tua, saya melaporkan hal itu ke pihak berwajib. Yang bersangkutan kami laporkan karena diduga melakukan perbuatan tak wajar saat anak kami sedang tidur. Dan terduga pelaku masuk ke Kamar memegang buah dada anak kami. Untuk tanggal kejadian anak kami sudah lupa, namun yang pastinya terjadi di hari Jumat pada Bulan Februari lalu,” terangnya.

Dalam penuturannya, dia menambahkan bahwa dugaan tindakan pencabulan yang telah dilakukan oknum Pengasuh Pondok Pesantren terhadap anaknya itu dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Ada laporan korban dari Dua keluarga yang kami sampaikan. Pertama, saya sendiri dan kedua ibu dari teman anak saya yaitu Ibu Luwia Rada. Dia melaporkan hal itu karena anaknya juga diduga menjadi korban pencabulan. Atas nama orang tua, kami meminta agar laporan itu diproses,” harapnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Halsel IPTU Aryo Dwi Prabowo, saat dimintai keterangan via WhatsApp mengatakan, dirinya belum menerima atas laporan kasus dugaan pencabulan tersebut.

“Laporannya belum masuk di Meja saya,” singkatnya mengakhiri. (Sain CN)

Tersangka Penganiayaan di Desa Tawa Bacan Timur Tengah Bebas Berkeliaran, Keluarga Korban Bakal Demo Polres Halsel

HALSEL, CN – Keluarga korban dugaan Penganiayaan Kepala Desa Tawa Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Yance Loleo meminta Kepolisian Resort Halsel untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku, Megifen Hoga.

Desakan paman korban kepada kepolisian ini bukan tanpa alasan. Sebab, laporan korban penganiayaan Lonly Loleo itu sudah sejak 19 November 2022 lalu. Namun hingga saat ini, pelaku masih bebas berkeliaran.

“Penganiayaan itu terjadi usai Perhitungan Suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang pada saat itu dimenangkan Lonly Loleo. Bahkan korban sudah selesai divisum. Meski telah dilaporkan dan divisum, namun pelaku masih bebas berjalan-jalan kiri kanan di Kampung hingga saat ini,” terang, Yance Loleo, Selasa (16/5/2023).

Yance mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Bacan Timur, namun upaya koordinasi itu tidak mendapat titik terang. Bahkan kata dia, pihak kepolisian tidak ada pergerakan penangkapan sama sekali.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak Polsek, namun dari kepolisian bilang nanti turun dan nanti turun. Akan tetapi, hingga saat ini, upaya penangkapan itu tidak pernah dilakukan,” kesalnya .

Dalam penuturannya, dia menambahkan bahwa akibat tidak ada kejelasan penangkapan. Pihaknya dalam waktu dekat, bakal menggelar aksi Demontrasi besar-besaran di Mapolres Halsel.

“Sejujurnya kami sangat kecewa terhadap kinerja Pihak Kepolisian. Jika pelaku tidak ditangkap. Dalam waktu dekat ini, kami akan demo di Polres Halsel. Puluhan keluarga kami akan menggelar Demo mendesak Pihak Polres agar segera menangkap pelaku,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolsek Bacan Timur
IPDA Tri Astuti, S.H., saat dikonfirmasi wartawan menyebutkan, pihaknya telah melimpahkan kasus penganiyaan itu ke Reskrim Polres Halsel.

Orang Nomor Dua dilingkup Polsek Bacan Timur itu mengaku telah menyarankan korban agar menginformasikan keberadaan pelaku kepada pihak Polres, jika keberadaan Pelaku telah diketahui.

“Kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres dan Reskrim sudah tangani. Kalau kami, tinggal menunggu petunjuk dari Polres.
Saya sudah sarankan Kades Tawa untuk kasih info ke Reskrim keberadaan si pelaku tersebut,” tuturnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Halsel IPTU Aryo Dwi Prabowo, S.T.K., S.I.K. saat dimintai keterangan via pesan WhatsApp dengan Nomor +6281266xxxx13 belum memberikan keterangan resmi. (Sain CN)

Hati-hati, Akun Palsu Facebook Mengaku Caleg Sukardi Sidik Gentayangan di Medsos Minta Uang

HALSEL, CN – Menghadapi momentum Politik pada Tahun 2024, sebuah Akun Palsu di Facebook bergentayangan di Media Sosial mengaku sebagai Calon Legislatif (Caleg) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) Sukardi Sidik.

Aksi Akun Palsu tersebut diduga untuk melakukan kejahatan penipuan.

Dimana, Akun Facebook atas nama Sukardi Haji Sidik meminta uang ke sejumlah Kepala Desa (Kades) dengan modus untuk turun survei di Wilayah Dapil III.

Akun Palsu mengatasnamakan adik Kandung Bupati Halsel, Sukardi Sidik dengan nama Facebook Sukardi Haji Sidik itu meminta uang dengan nilai Rp 2.500.00. Bahkan Akun Facebook palsu tersebut dengan nekat mengirim Nomor Rekeningnya serta meminta Nomor Telepon Kades.

Nomor Rekening yang dikirim merupakan Nomor Rekening Bank BRI atas nama M SAID.

Sukardi Sidik meminta, jika ada warga yang menjadi korban penipuan Akun palsu atas nama Sukardi Haji Sidik untuk segera melapor ke Polisi.

“Saya imbau berhati-hatilah untuk warga Halmahera Selatan khususnya warga Dapil III atau ada Pejabat dilingkup Pemerintah Daerah (Pemda) yang dihubungi oleh Akun tersebut. Tapi jika dihubungi, segera lapor ke pihak berwajib, dalam hal ini kepolisian terdekat,” imbuh Sukardi Sidik saat dihubungi wartawan cerminnusantara.co.id, Selasa (16/5/2023).

Calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halsel Dapil III itu memastikan bahwa Akun Facebook Sukardi Haji Sidik adalah Akun palsu.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengaku hanya memiliki Satu Akun Facebook yakni, Sukardi Sidik.

“Makanya Akun Facebook Sukardi Haji adalah akun Palsu yang bawa-bawa nama saya. Yang jelas itu bukan Akun saya,” tegasnya.

Lantas Caleg PKB DPRD Halsel dengan Nomor Urut 2 Dapil III itu mengatakan, jika penipuan tersebut terulang kembali, maka pihaknya tak segan mengambil tindakan hukum.

“Kalau kemudian terus dilakukan, itu mungkin upaya yang lain yaitu upaya hukum akan kita ambil,” ujar dia. (Hardin CN)