Ops Pekat Kie Raha 1-2020, Polres Halsel Tangkap 3 Pelaku Judi

HALSEL, CN – Pada Selasa 17 Maret 2020 Pukul 10:30 WIT bertempat di Desa Babang Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) dalam Rangka Ops Pekat Kie Raha 1-2020.

Anggota yang terlibat dalam Ops Pekat Kie Raha 1-2020 Polres Halsel yang di pimpin langsung oleh Ipda A’sad berhasil menangkap pelaku Tindak Pidana Pejudian pasal 303 KUHP.

Sebelum melaksanakan Kegiatan pada Pukul 09:00 WIT. Anggota Ops Pekat Kie Raha I-2020 melaksanakan apel serta APP kepada anggota yang akan melaksanakan kegiatan Patroli dengan sasaran ke arah Desa Babang, kemudian salah satu anggota mendapatkan informasi bahwa di Daerah Pasar Baru Desa Babang ada beberapa pelaku yang diduga sedang bermain judi, Jenis judi (Kiu-Kiu) dan anggota langsung merapat ke tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil mengamankan barang bukti serta pelaku.

Barang bukti yang dimaksud berupa. Uang tunai sebesar Rp 1.670.000.00. 2 pack kartu domino. 1 Buah Handphone. 1 Buah Dompet warna hitam. 2 Unit kendaran Roda Dua.

Kemudian pelaku yang diamankan saat ini sebanyak 3 orang di antaranya. SRG (26) Agama Kristen Pekerjaan Perawat yang beralamat di Desa Tomori. RH (30) Agama Islam, Pekerjaan Wiraswasta, alamat Desa Babang. IH (47), agama Islam, pekerjaan Wiraswasta, alamat Desa Babang.

Sementara Pelaku yang melarikan diri belum di ketahui identitasnya yang berinisial. Sc, sopir mobil Penumpang. Oc, sopir mobil penumpang. I, sopir mobil penumpang.

Selanjutnya, pelaku dan barang bukti yang diamankan di bawah ke Polres Halsel untuk di tindak lanjuti. (Red/CN)

Corona Dan Wuhn Dalam Kajian Islam

Oleh: Sahib Munawar. S.Pd,I. M.Pd

Dunia di hebohkan dengan wabah yang mengerihkan serta mematikan dari Kota Wuhan, Cina itu. Banyak korban yang di temukan lebih dari 1000 di seluruh dunia, dengan adanya korban yang terinfeksi virus Corona dari angka korban tidak terus bertumbuh dan virus ini segera di cari solusi pencegahannya.

Secara historis dalam Islam, wabah virus semacam ini juga muncul pada zaman Nabi Muhammad Saw walaupun bukan virus Corona” wabah yang muncul saat itu adalah kusta,( lepra), yang sangat menular dan mematikan sebelum di ketahui obat mujarab-Nya. Dalam sebuah Hadits yang di riwayatkan oleh imam Bukhari Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya kurang lebih seperti ini:

“Jangan kamu Terus menerus melihat orang yang menghidap penyakit kusta” ( hadits ini Hasan) sesuai dengan wabah kusta yang merebak.

Dalam mencegah wabah virus. Nabi Muhammad SAW punya cara yang sangat efektif serta relevan dengan zaman modern ini. Nabi SAW bersabda( ” Artinya kurang lebih seperti ini: jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah maka jangan kalian memasuki-Nya’ tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada Maka jangan tinggalkan tempat itu”)  hadits yang disabdakan oleh Sang Tokoh revolusioner  yang berpengaruh di dunia ini mengabarkan metode karantina di abad 21 ini yang di gunakan untuk mencegah wabah virus yang sejenis kusta yakni Corona.

Menurut penulis sebenarnya banyak metode untuk mencegah terjadinya virus Corona seperti misalnya Do’a Qunut Nazilah ‘ karena kita sebagai hamba Allah SWT yang senantiasa tunduk kepada-Nya’ karena seluruh  kuasa di jagat raya ini berada dalam genggamannya. Do’a Qunut Nazilah ini senantiasa kita Baca dalam setiap sholat 5 waktu tidak hanya di waktu Subuh saja. Karena hemat penulis dan menurut Islam setiap penyakit itu ada obatnya’ Allah SWT yang memberikan penyakit/ obat dan dialah yang menghidupkan dan mematikan. Surat Al Fatihah juga obat penyembuh dari penyakit karena surat ini disebut sebagai Assifa ( penyembuh).

Dalam sejarah Islam seperti yang di ceritakan bahwa ada sebuah penyakit yang sangat berbahaya dari penyakit apapun di dunia ini termasuk virus Corona yaitu penyakit Wahn” dan ini tidak ada dalam kamus kedokteran.  Dalam satu riwayat di ceritakan” Bahwa Nabi Muhammad SAW pernah di tanya tentang penyakit wuhn  wahai Rasulullah SAW apa itu penyakit wuhn?. Beliau yang mulia menjawab! Wuhn itu adalah Cinta Dunia dan Takut akan mati)
Ini adalah dua penyakit dalam satu nama cinta dunia dan takut terhadap kematian, orang yang tergiur dengan pekerjaan dunia serta kenikmatan nya sehingga melupakan kehidupan akhirat sehingga orang orang berlomba-lomba untuk menikmati kebahagiaan di dunia sehingga tidak berpikir lagi bahwa dunia hanya sebuah permainan dan panggung sandiwara saja, menurut penulis mungkin dengan adanya virus Corona yang berasal dari kota Wuhan China ini mungkin skanario dan konspirasi global antara Amerika dan China sebagai peranannya ini hanya sekedar asumsi saja mudah mudahan ini tidak meleset dari analisa penulis. China dan Amerika sebagai negara adidaya di dunia mungkin juga adikuasa untuk menggenggam dunia,  berbagai konspirasi yang di mainkan mulai dari isu Radikalisme Atas nama agama, perang dunia, Irak/ Amerika, Israel dan Palestina, munculnya ISIS di Taliban, dan lain lain. Semua adalah Amerika tambah dengan China yang bermain di belakang layar. Israel sebagai negara belahan As, Taliban, Irak, China termasuk Indonesia semuanya tunduk kepada Amerika sebagai negara kapitalis dunia hampir semua negara berhutang di Amerika, invasi Amerika terhadap Irak dengan peristiwa hancurnya gedung WTC 11 September 2001 itu itu karena minyak. Singkatnya dalam Al Qur’an sudah jelas di gambarkan bahwa:

“ Orang orang Yahudi dan Nasrani mereka tidak akan senang kepada kamu sampai kamu masuk dalam agama mereka( QS Al-Baqarah.  Jus, 1. Ayat 120 )  yang penulis maksudkan disini adalah orang-orang yang berbuat kerusakan dan permusuhan dengan menggunakan alat agama dan hati mereka sedikit pun tidak tersentuh  terhadap agama Nya.

Firman Allah SWT: artinya kurang lebih seperti ini: “Sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang berbuat kerusakan tetapi mereka tidak sadar” ( QS Al-Baqarah. Jus.1. Ayat 21.)

Cinta dunia dan takut akan mati seperti ini:  mereka yang suka berbuat kerusakan dengan berbagai konspirasi yang di lakukan. Mereka inilah yang tidak yakin terhadap kehidupan akhirat. Karena hati mereka dibutakan oleh kehidupan dunia. Firman Allah SWT; seperti ini: 

“mereka itu tuli, bisu dan buta’ maka tidaklah mereka kembali ke jalan yang benar” (QS Al-Baqarah jus 1. Ayat: 18). 

Mereka terlalu cinta dunia dan melupakan kehidupan akhirat. Firman Allah SWT artinya kurang lebih seperti ini:

“Kehidupan dunia di jadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir dan mereka memandang hingga di hadapan orang-orang beriman. Padahal orang-orang bertakwa itu lebih mulia dari pada mereka di hari kiamat” ( QS Al-Baqarah: jus 2. Ayat.212.)

Dalam sebuah Hadits disebut nabi Muhammad Saw bersabda: artinya kurang lebih seperti ini:

“Kehidupan dunia ini adalah penjara bagi orang-orang yang beriman dan neraka bagi orang-orang kafir ( Al hadits).
Oleh sebab itu virus Corona dianggap virus yang mematikan’tapi yang mematikan’ itu adalah kematian itu sendiri. Corona istilah yang tren yang di hebohkan Dan menggoncangkan dunia kita seperti zombie kalau zombie juga mungkin konspirasi seperti di film horor Amerika.

Orang yang cinta dunia nasibnya sebatang kara terombang-ambing oleh badai.  Demikian sekilas dari saya.

Wallahul muwafieq IllaAqwamit Thorieq’  Wassalamualaikum Wr’Wb

(OpiniTernate 19 Maret 2020

Jelang Musda Ke VI KNPI Halsel, Irfan Abdurahim Ajak Semua Calon Dan Panitia Hindari Money Politik

HALSEL, CN – Jelang Musyarawah Daerah (Musda) ke VI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) Calon Ketua DPD KNPI Halsel, Irfan Abdurrahim mengajak kepada semua Calon dan pemilik suara agar hindari politik praktis.

Menurut Irfan, KNPI adalah wadah berhimpun yang ke depan bisa berinovasi dan berkreasi dalam mewujudkan visinya.

“KNPI harus mandiri maka saya mengajak kepada semua Calon Ketua dan Panitia agar kita menghindari money politik dalam Musda ke VI sehingga tidak terkesan siapa yang terpilih jadi Ketua KNPI karena ditunggangi oleh penguasa atau pengusaha,” tandas Irfan.

Lanjut Irfan, dia memastikan dalam pertarungan di Musda ke VI tidak akan mengeluarkan uang untuk membayar suara Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) atau sayap partai agar memilih dirinya sebagai Ketua KNPI Halsel.

“Insha Allah saya maju bertarung hanya dengan membawa misi KNPI Halsel untuk semua pemuda bukan menang karena bertransaksi alias money politik,” pungkasnya mengakhiri. (Red/CN)

Peringati Hari Bhakti Rimbawan Ke-37, Brimob Polda Malut Dan Dinas Kehutanan Bersama Warga Kaiysaha Tanam Pohon Mangrove

SOFIFI, CN – Brimob Polda Maluku Utara Batalyon A pelopor, melaksanakan giat penanaman pohon Mangrove Bersama Dinas Kehutanan dan Masyarakat Desa Kaiyasa dalam rangka memperingati Hari Bhakti Rimbawan Ke-37 Tahun 2020 Provinsi Maluku Utara (Malut), Jum’at (13/3/2020).

Turut Hadir dalam giat tersebut Pimpinan Komandan Regu Batalyon A Pelopor Brigpol Risno Lagalante, Sekretaris Dinas Kehutanan Ahmad Jaki, Kepala BPDASHL Akemalamo Ibu Asih, Kepala Taman Aketajawe Bapak Heri Wibowo dan Kepala Desa Kaiyasa HibArifin Husen, serta Masyarakat Desa Kaiyasa.

Kemudian ucapan terimakasih yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kehutanan provinsi malut Ahmad Jaki, mengucapkan banyak terimahkasih atas kehadiran dan kerja sama oleh Personil Brimob Batalyon A Pelopor, dalam Giat tersebut. Ucapan Terimakasih juga disampaikan oleh Kepala Desa Kaiyasa Hi. Arifin Husen atas Kehadiran Personil Brimob Batalyon A Pelopor.

Sebelumnya, Kepada Media, Brigpol Risno Lagalante menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan penanaman pohon mangrove di Desa Kaiyasa, karena Desa Kaiyasa itu sebagai Desa binaan yang di programkan oleh Komandan Satuan Brimob kepada seluruh pers Brimob Malut, dengan nama Brimob Berkamtibmas.

Pasalnya, Giat Penanaman Pohon Mangrove yang di laksanakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Malut dan Batalyon A Pelopor serta Masyarakat Desa Kaiyasa Kecamatan Oba Utara, dalam rangka memperingati Hari Bhakti Rimbawan ke-37 dengan Tema “Hutan Untuk Kesejahteraan Rakyat dan Lingkungan Sehat.” (Red/CN)

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Personel Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Malut Laksanakan Do’a Selamat

SOFIFI, CN – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah. Personel Batalyon A Pelopor bersama Bhayangkari melaksanakan Do’a selamat dengan tema “Sucikan Diri Bersihkan Jiwa Menuju Ridha Ilahi”. Kegiatan di laksanakan di Mako Batalyon A pelopor Sofifi, Rabu (18/3/2020).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wadanyon A pelopor Akp Sirajuddin, S.H, Pasi Ops Batalyon A Pelopor, Iptu Safie Haimia dan para Danki Jajaran Batalyon A Pelopor.

Kegiatan di mulai dari pukul 19:10 WIT dan di awali dengan sambutan dari Danyon A Pelopor Akbp Priyo Utomo Teguh Santoso, S.H., S.I.K., M.Si

Dalam sambutannya Danyon menyampaikan, bahwa kegiatan itu di lakukan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah yang kurang lebih 1 bulan lagi sudah masuk Bulan Ramadhan.

Setelah itu, Kegiatan di lanjutkan dengan Tausiah oleh Ketua MUI Tidore Kepulauan Ustad Musa yang mengajak kepada seluruh personel Batalyon A Pelopor agar tetap mejaga fisik dan mental untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan yang akan datang.

“Mengingat saat ini lagi marak tentang virus Corona atau Covid-19 untuk itu, marilah sama-sama menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” Pungkasnya.

Selain itu, Kegiatan di tutup dengan Do’a dan di lanjutkan makan serta Foto bersama. (Red/CN)

Alien Mus Kembali Pimpin DPD I Partai Golkar Malut

TERNATE, CN – Alien Mus ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Maluku Utara (Malut) sekaligus Kandidat Calon Ketua Umum DPD I Golkar pada Musyawarah Daerah (Musda) ke Lima yang di Gelar di Hotel Grand Dafam kota Ternate Pada Rabu, (18/3/2020).

Sebelumnya, Alien di ketahui bertarung dengan Edi Langkara (Elang) namun, sejauh Musda berlangsung Elang justru tidak ikut memasukan berkasnya. Sehingga Alien terpilih secara Aklamasi dengan 13 Suara.

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Rizal Malarange mengatakan, mewakilih DPP secara jelas Musda di lakukan secara Demokratis, sesuai dengan mekanisme Partai dan hasilnya Alien Mus terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar Malut Periode 2020-2025.

Selanjutnya, Rizal menegaskan, Partai Golkar tidak pernah mengenal Musdah tandingan.

“Tidak ada Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang di sebut dengan Musdah Tandingan,” tegasnya.

Kata Rizal, Partai Golkar adalah Partai besar, Partai yang tertua di Indonesia.

“karena itu kami kerja bukan berdasarkan subjektifitas tetapi tata kerja organisasi. Sebab partai Golkar bukan Partai kaleng-kaleng,” tutupnya (Andre CN)