Anak Disabilitas di Marelan Dapat Bantuan dan Tali Asih Dari Bobby Nasution

MEDAN, CN – Bobby Nasution, yang juga sekaligus bakal calon Walikota Medan kunjungi serta santuni salah satu anak penyandang disabilitas yang ada di Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (03/7/2020).

Nabila Al Zahro (14), anak dari pasangan Hendra Purwanto (40) dan Rahmawati (37) memiliki kelainan mental dan fisik sejak lahir.

Hal inilah yang mendasari Bobby Nasution bersama tim maupun stafnya mengunjungi anak tersebut, sembari membawakan bingkisan sembako dan tali asih untuk Nabila Al Zahro dan keluarga.

Dalam dialog singkat dengan Rahmawati, ibu dari Nabila Al Zahro, perihal kondisi yang di derita Nabila Al Zahro, Bobby bertanya asal muasal hingga kondisi Nabila seperti ini.

“Emangnya si Nabila kenapa ini bu, kok kondisinya seperti ini. Berapa usianya sekarang?,” tanya Bobby.

Bobby melanjutkan, “apakah selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah?,” lanjutnya.

Menjawab pertanyaan dari Bobby Nasution, ibu dari Nabila Al Zahro, Rahmawati mengatakan, dirinya dan juga suami tidak menyangka dengan kondisi yang di derita anaknya. Pasalnya, di waktu hamil tidak ada menunjukkan tanda-tanda kelainan pada janin si Nabila.

“Kami juga tidak tahu jika lahirnya seperti ini. Karena, waktu masih dalam kandungan tidak ada tanda-tanda kelainan padanya. Kalau bantuan dari pemerintah, alhamdulillah kami dapat PKH dari Presiden Jokowi,” jawab Rahmawati.

Selanjutnya Rahmawati juga mengatakan, bahwa selama ini dirinya dan suami juga sudah berupaya membawa berobat kesana kemari, baik ke dokter maupun pengobatan tradisional, serta pengobatan dengan cara terapi pada syaraf.

“Dari usianya satu bulan, kami sudah bawa dia berobat, dan terus berlanjut hingga di usianya beranjak 8 tahun. Namun, karena masalah ekonomi, selama 6 tahun kedepan kami sudah tidak bawa dia berobat lagi,” ucapnya.

Mengakhiri kunjungan, Bobby mengatakan kepada Rahmawati dan keluarga, bahwa dirinya sangat prihatin dengan kondisi yang di derita Nabila. Dirinya juga memberikan sedikit tali asih untuk Rahmawati dan Nabila, agar bisa membantu untuk pengobatan dan buat modal usaha kecil-kecilan di rumah.

“Saya prihatin dengan kondisi si Nabila. Semoga, dengan bantuan sedikit ini dapat membantu pengobatannya, dan buat tambahan modal usaha di rumah,” tutur Bobby Nasution.

Sementara itu, selain memberikan bingkisan dan tali asih untuk Nabila, Bobby Nasution juga membagikan sembako ke warga kurang mampu yang ada di sekitar lokasi kunjungan. ( Hendra CN )

Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Desa Doro Desak Kades Pecat Sekdes

HALSEL, CN – Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Desa Doro (IPPMADO) Mendesak Kepala Desa Doro Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Idris Umsohi Segera Mencopot Sekertaris Desa Doro Manaf Dahlan.

“Sebelumnya IPPMADO pernah melakukan Unjuk rasa di depan kantor Desa, dengan hasil kesepakatan adalah pecat Manaf Dahlan sebagai Sekretaris Desa, karena ketika diangkat oleh kepala Desa sebagai Sekretaris Desa, Manaf Jarang berada di Desa,” Kata Alvian M. Ali Kepada Media cerminnusantara.co.id Jum’at (3/7/2020).

Mahasiswa Asal Desa Doro yang menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan IPPMADO ini, juga menjelaskan bahwa dalam UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa dalam Pasal 48 tentang perangkat Desa, serta pasal 49 ayat 1 : perangkat Desa sebagaimana dimaksud dalam pasal 48 bahwa perangkat Desa bertugas membantu kepala Desa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.

“Dengan dasar hukum inilah Kepala Desa Doro seharusnya melakukan pemecatan kepada Manaf Dahlan karna jarang berada di Desa,”Tandasnya

Alvian juga menyampaikan bahwa Kepala Desa Doro, Idris Umsohi seharusnya tegas dan tampa ragu-ragu untuk melakukan pemecatan, karena itu adalah hak legitimasi Kepala Desa

Itu sebabnya, Mahasiswa Prodi Geografi FKIP Unkhair Ternate ini menyampaikan bahawa, Sebagai Kepala Desa Idris Umsohi Harus paham bahwa kepemimpinan itu bukan cuma ada follower dan punya power serta konsep semata, tetapi juga eksekusinya.

Ia juga menyampaikan “Kami berikan kesempatan Kepada Idris Umsohi sebagai Kepala Desa dalam minggu ini harus melakukan pemecatan, jika tidak kami akan melakukan gerakan yang lebih berbahaya,” tegasnya. (Hafik CN)

Diduga Korupsi DD, Kades Lata-Lata Dilaporkan ke Kejati Malut

TERNATE, CN – Kepala Desa (Kades) Lata-Lata, Kecamatan kasiruta Barat, Kabupaten Hamahera Selatan (Halsel), Abdul Malik Jama, pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIT, jumat (3/7/2020) resmi dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Provinisi Maluku Utara.

Kades dilaporkan oleh warganya sendiri atas dugaan tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) selama empat tahun yakni 2016, 2017, 2018, 2019 senilai kurang lebih 3 Miliar.

Usai membuat laporan, Arnol Faijin selaku Kordinator Masyarakat menyampaikan, program kegiatan desa selama 4 tahun di desa lata-lata tidak berjalan. namun laporan pertanggungjawaban anggaran setiap tahunnya terrealisasi 100 Persen.

Arnol menjabarkan, Untuk program kegiatan pembangunan fisik yang tidak dilakukan oleh kades yang pertama tahun 2016 sebanyak 6 Item perkejaan,Tahun 2017 sebanyak 4 Item, tahun 2018 dan 2019 pun sama hanya tidak trelealisasi.

“Untuk program non fisik di sub pendidikan yakni pengadaan fasilitas Sekolah Pendidikan anak Usia Dini (PAUD), Olah Raga dan anggaran ke Agamaan,” Ungkap Arnol.

Sementara itu, Aldy Abas menambahkan, semua program yang bersumber dari ADD dan DD sampai saat ini kedes tidak ada transaparansi terhadap masyarakat. bahkan program Fisik maupun non fisik tidak terlaksana sejak 4 tahun.

“Anehnya, program desa baik fisik maupun non fisik yang tidak terlaksana itu, didalam laporan pertanggungjawaban APBDesa tercamtum 100 persen terlaksana,” imbuh Aldy Abas.

Kasih pengkum kejati malut Richard Sinaga saat dikonfirmasi Wartawan membenarkan adanya laporan pengaduan tersebut.

“Iya benar, ada laporan dugaan korupsi dana ADD dan DD selama 4 tahun dari masyarakat desa lata-lata Halsel. Masyarakat bilang nilai kerugiaannya sekitar 3 Miliar” jelas Richard.

Richard bilang, laporan pengaduan itu tinggal menunggu disposisi dari pimpinan untuk diproses.

“Kita baru terima laporan tadi pagi, Selanjutnya kita tunggu disposisi pimpinan,” tutur Richard. (Ridal CN)

Selain Bagi-bagi Masker di Pasar, DPD PSI Halsel Sumbang APD di Puskesmas Gandasuli

HALSEL, CN – Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Halmahera Selatan (halsel) Menyerahkan Alat pelindung Diri (APD) dan Alat penyemprotan serta masker ke puskesmas gandasuli, Jumat (03/07/20)

Penyerahan Alat Pelindung Diri (APD), Alat Penyemprotan dan Masker di lakukan langsung oleh anggota DPRD ABDul lubis I Noh dan Sekertaris Bro Zamrud Zaid serta pengurus DPD PSI lainnya.

Selanjutnya DPD PSI Halsel
melakukan pembagian masker di pasar tembal melibatkan pengurus DPC Kecamatan Bacan selatan.

Ketua DPD PSI Halsel Adnan Wahid Kepada Media Cerminnusantara.co.id Menyampaikan bahwa pembagian APD, Alat penyemprotan Desinfektan dan masker yang di lakukan oleh DPD PSI Halsel adalah bentuk peduli PSI terhadap penangan dan Pencegahan Covid-19 di Kabupaten Halmahera Selatan.

Lanjut Adnan, Penyerahan APD dan alat penyemprotan ke puskesmas Gandasuli, Karna puskesmas adalah garda terdepan dalam memutus mata rantai covid-19.

Adnan juga mengungkapkan bahwa sebelumnya, DPD PSI Halsel juga telah melakukan kegiatan pembagian masker di beberapa Daerah yakni makian dan kayoa

Kemudian pada hari ini DPD PSI selain melakukan penyerahan Alat APD dan Alat Penyemprotan, DPD PSI juga lakukan pembagian Masker di pasar Tembal,” Tandasnya.

Kata Adnan, Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan dan selanjutnya DPD PSI akan lakukan kegiatan seperti ini di beberapa DPC di Bacan, Gane Barat dan kepulauan Joronga.

Sehingga dengan adanya kegiatan seperti ini, Kita bersama-sama memutus mata rantai covid-19 di Kabupaten halmahera selatan khususnya dan umumnya di maluku utara,” harapnya. (Red/CN)

Aksi Demo Menolak RUU HIP di DPRD Sumut Mendapat Pengawalan Ketat Brimob Sumut

MEDAN, CN – Ratusan personil Sat Brimob Polda Sumut diturunkan ke lokasi unjuk rasa dari beberapa gabungan ormas yang menolak RUU HIP. Aksi demo di lakukan di Depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (03/07/2020).

Sejumlah ormas yang ikut tergabung dalam aksi demo tersebut yakni Front Pembela Islam (FPI), Forum Ulama Islam (FUI), Majelis Mujahidin Indonesia, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Garuda Muda Indonesia, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Pancasila dan sejumlah ormas lainnya.

Pantauan di lokasi, massa aksi yang berjumlah sekitar seribuan ini mulai berkumpul sejak Jumat siang di Masjid Raya Al Mashun Medan. Kemudian, peserta aksi demo konvoi menuju kantor DPRD Sumut sambil membawa bendera ormas, serta membentangkan spanduk yang bertuliskan penolakan terhadap RUU HIP.

Setibanya di depan kantor DPRD Sumut sekitar pukul 15.00 WIB, massa aksi langsung membentuk barisan tepat di depan gerbang kantor DPRD Sumut, sembari mengumandangkan takbir.

Guna mengawal aksi massa tersebut, ratusan personel Brimob dibawah kendali Komandan Kompi 4 Yon A Sat Brimob Polda Sumut AKP Sardi, S.E., M.H., tampak melakukan penjagaan di balik pagar jeruji besi Kantor DPRD Sumut.

Tampak juga dalam pemantauan aksi demo, orang nomor satu di Kesatuan Brimob Polda Sumut yakni Dansat Brimob Kombes Pol Abu Bakar Tertusi, S.I.K.,S.H., dengan di dampingi Ps. Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut Kompol Heriyono hadir di lokasi.

“Sumatera Utara bersatu menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila. Pancasila adalah harga mati, kami siap jihad melawan orang-orang yang mau merubah kedudukan Pancasila di bawah undangan-undang,” kata seorang orator di atas mobil komando.

Hingga berita ini di terbitkan, yakni pada Jumat Sore, aksi unjuk rasa masih terus berlangsung. Namun, tetap dengan pengawasan ketat dari pihak kepolisian. (Medan CN)

Sterilisasi Masjid Agung Medan, Sat Brimob Siapkan Keamanan Menkopolhukam dan Mendagri

MEDAN, CN – Personil Subden Jibom Sat Brimob Polda Sumut lakukan sterilisasi terhadap Masjid Agung Medan, yang nantinya akan di pakai Menkopolhukam dan Mendagri untuk pelaksanaan Sholat Jumat. Jumat (3/7/2020) sekira pukul 10.00 wib pagi.

Hal ini di lakukan guna menindaklanjuti Surat Perintah Dansat Brimob Polda Sumut Nomor Pol : SPRIN / 734 / VII / PAM.2.1 / 2020, perihal sterilisasi dan pengamanan saat kunjungan kerja Menkopolhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian ke Sumut.

Terlihat di lokasi, Tim dari Subden Jibom yang di pimpin AKP Daud Pelawi menyisir semua areal Masjid dengan menggunakan alat pendeteksi bom maupun Metal Detector, guna mendeteksi keberadaan bahan maupun benda berbahaya di sekitar lokasi Masjid.

“Masjid ini akan di gunakan Menkopolhukam dan Mendagri untuk Sholat Jumat hari ini. Maka dari itu, pengamanan kita lakukan sesuai SOP,” ucap Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, S.I.K., S.H., melalui AKP Daud Pelawi.

Selain dari Subden Jibom, satu Tim dari Subden KBR Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut yang di komandoi Iptu Joko Siswoyo juga melakukan hal yang sama, yakni dengan cara melakukan penyemprotan cairan Disinfektan di seputaran areal Masjid Agung Medan.

Kegiatan ini juga bertujuan, agar para jamaah Masjid maupun kedua Menteri Negara tersebut merasa aman dan nyaman, serta tidak di hantui rasa takut akan virus, saat melakukan ibadah Sholat Jumat di Masjid Agung Medan. (Hendra CN)