Polres Halsel Didesak Usut Kasus Perusakan Kantor Desa Sum

HALSEL, CN – Dugaan Tindak Pidana pengerusakan yang dilakukan oleh Oknum warga Desa Sum Kecamatan Obi Timur terhadap Kantor Desa pada 25 Juni 2020. Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Desa Sum lewat Laporan Resmi ke Polres Halmahera Selatan pada Tanggal 2 Juli 2020.

“Berdasarkan hasil komunikasi dengan Kasat Reskrim melalui via Whatsaap yang menyatakan siap 86 Kami Tindak Lanjuti, akan tetapi Laporan tersebut hingga saat ini belum di tindak lanjuti, sesui Pasal 1 Ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan Bahwa Indonesia adalah negara hukum, ketentuan ini harus di pahami dan di laksanakan oleh setiap warga negara yang harus mematuhi dan menaati setiap aturan yang mengaturnya sehingga tidak ada hak-hak orang lain yang dilanggar dan atau dirugikan. Setiap orang melakukan suatu perbuatan pidana maka orang yang melanggar itu harus mempertanggung jawabkan setiap perbuatannya,” tegas Sekdes Sum Afril Tumutu.

Afril Tumutu itu juga mengaku bahwa sudah berulang kali ia berkoordinasi bahkan hampir empat kali mendatangi pihak Polres.

“Saya sangat menyesali atas Kenerja Polres Halsel yang motonya sebagai Pengayom dan Pelindung masyarakat dan sebagai keamanan Negara. Namun lambat dalam menangani kasus,” sesalnya.

Selain itu, ia beharap agar pihak Kepolisan segera menindaklanjuti kasus ini sehingga menjadi pembelajaran dan efek jerah bagi setiap Warga yang melakukan aksi Pengrusakan Kantor Desa yang sementara di bangun karena Kantor Desa adalah Aset Angara. (Red/CN)

Kades Sebatang: Pemerintah Kecamatan Kabupaten Terlibat Soal Dugaan Mark Up TA 2019

Aceh Singkil, CN – Pembangunan perkerasan jalan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) TA 2019 dengan anggaran Rp 118.368.300 sepanjang 400 meter Desa Kampung Sebatang belum selesai dugaan Mark’Up.

Dengan volume dan berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) ketebalan 25 cm dan lebar masih di ragukan, sehingga masih dalam proses dari Tim ahlinya tetap sekitar 200 meter belum ada perkerasan.

Dari jumlah dana Rp 118.368.300 anggaran biaya sesuai RAB untuk program pekerjaan perkerasan jalan tersebut sungguh sangat tidak pantas perbuatan yang dilakukan.

Js. warga Desa Kampung Sebatang ketika di temui sabtu (11/7/2020) menuturkan ada pekerjaan perkerasan jalan tersebut belum selesai di kerjakan awal dan akhir.

Lanjutnya lagi, Perencanaan Pekerjaan tersebut masih Penjabat Sementara (PJS/PLT) sesuai dengan gambar RABnya yang di keluarkan pada 29 April 2019 di tanda tangan Plt Supono.

“Tentang pekerjaan yang di bangun tahun anggaran 2019 itu sepengetahuan kami itu program dana aspirasi Dewan Tahun anggaran 2015 sepanjang 400 meter yang di tindih dengan Dana Desa Tahun anggaran 2019 lalu,” tegas Js.

Sementara itu, menurut Jinal saat di komfirmasi, (11/7) tentang pembangunan perkerasan jalan yang di kerjakan hanya sekitar lebih kurang Rp 30 jutaan karena di depan sedikit belakang juga di tengah sedikit itu pun masih mergukan ketebalannya.

Dia mengatakan, jikalau Pemerintah Desa atau Kecamatan juga Kabupaten tidak membenahi lagi tidak sesuai dengan RABnya ia akan laporkan semua nanti ada beberapa pekerjaan maraup dan fiktip seperti Gapura perbatasan sampai sekarang belum ada.

Supono selaku Plt Desa Sebatang pada Tahun 2019 tersebut di dalam penanda tanganan RAB di hubungi lewat via handphon nomor 08 21 65 28 XXXX mengenai program perkerasan jalan.

“Saya cuma terlibat perencanaan selanjutnya Radimin Bersama Sabirin yang mengerjakan ada pun kegiatan yang di duga tidak sesuai rab itu tanggung jawab mereka,” tegasnya 9 juli 2020.

Radimin Kades Kampung Sebatang Tahun 2019 ketika di komfirmasi lewat via watsshap dan sms pada 10 Juli 2020 dengan nomor contak 08216528XXXX membalas jawaban bahwa terkait pekerjaan tentang Dana Desa (DD) itu terlibat semua termasuk pihak Tim ahli dari Kabupaten Aceh Singkil.

Menurut dia, ada permasalahan seperti kurang volume atau bersifat penggelembungan atau pun maraup itu tanggung jawab Kecamatan Kasi KPMD dan Tim dari Kabupaten.

“Artinya hasil kompirmasi dari pak Radimin Kepala Desa Kampung Sebatang terkait perkerasan jalan atau yang menyangkut anggaran Dana Desa itu tanggung jawabecamatan dan Kabupaten sebab sebelum di Laporan Pertanggungjawaban sudah di priksa secara rinci di sahkan sehingga LPJ tersebut di terima dan untuk pencairan dana selanjutnya,” ujarnya lewat watsshap. (Muklis CN)

Peduli Kepada Warga Kurang Mampu, Brimob Sumut Berikan Bantuan Sembako

MEDAN, CN – Personil Satuan Brimob Polda Sumut kembali salurkan bantuan paket sembako ke warga kurang mampu, tepatnya di kawasan Jalan Ampera Lingkungan 13 dan 14 Kelurahan Sei Sekambing, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Senin ( 13/7/2020).

Pada pelaksanaan kegiatan kali ini di pimpin Kasubsi Yanum Yanma Sat Brimob Polda Sumut AKP Zulham, S.H., M.H. yang di ikuti 15 orang personil, dengan menyalurkan puluhan paket sembako ke warga kurang mampu yang ada di kawasan tersebut.

Melalui AKP Zulham, Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Abu Bakar Tertusi, S.I.K.,S.H. menjelaskan kepada awak media ini, terkait kegiatan yang di lakukan pihaknya.

“Kita semua tahu bagaimana dampak yang ditimbulkan dari Covid-19 ini, krisis ekonomi dimana mana, sehingga kita merespon hal tersebut dengan terjun ke daerah atau pun lokasi yang paling terasa dampak dan imbasnya untuk membantu masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi bantuan yang diberikan ke warganya, Lukman, selaku Kepala Lingkungan 13 Kelurahan Sei Sekambing menyambut baik atas kegiatan tersebut, pihaknya juga sangat berterima kasih kepada Satuan Brimob Polda Sumut yang telah peduli terhadap warganya.

“Saya selaku Kepala Lingkungan 13, sekaligus mewakili warga sangat berterima kasih dengan adanya bantuan ini. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, warga saya dapat sedikit terbantu,” ucap Lukman.

Saat disinggung terkait dengan kondisi saat ini, dirinya juga mengharapkan, agar pandemi Covid-19 dapat segera berakhir, dan masyarakat bisa hidup dengan normal kembali.

“Harapan saya yang pertama, mungkin yang paling utama adalah pandemi Covid-19 ini bisa cepat berakhir. Saya juga berharap, Brimob Polda Sumut bisa dapat lebih membantu lagi dan bisa menghentikan penyebaran Covid-19, khususnya di Kota Medan,” lanjut Lukman.

Warga lainnya juga berharap, agar kedepan, Satuan Brimob Polda Sumut dapat lebih peka dan lebih peduli lagi terhadap masyarakat, walaupun tidak di masa pandemi seperti saat ini. (Hendra CN)

Pemdes Laiwui Berikan 55 Paket Bantuan Ke Bumil dan Biaya PMT Rp 500,000

HALSEL, CN – Pos pelayanan keluarga berencana kesehatan terpadu (Posyandu), Desa Laiwui Kec. Obi, Kab. Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), kembali di buka Oleh Pemdes dan beraktifitas sekaligus memberikan 55 Paket bantuan kepada Ibu Hamil (Bumil) yang baru melahirkan dan Biaya Pemberian Makan Tambahan (PMT) Sebesar Rp. 500,000,- setiap bulan ke Posyandu.(13/07/2020)

Pos Pelayanan Keluarga Berencana – Kesehatan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Posyandu merupakan salah satu Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Jadi, Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa.

Pelayanan kesehatan terpadu (yandu) adalah suatu bentuk keterpaduan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di suatu wilayah kerja Puskesmas. Tempat pelaksanaan pelayanan program terpadu di balai dusun, kelurahan/desa, RW, dan sebagainya disebut dengan Pos pelayanan terpadu (Posyandu).

Konsep Posyandu berkaitan erat dengan keterpaduan. Keterpaduan yang dimaksud meliputi keterpaduan dalam aspek sasaran, aspek lokasi kegiatan, aspek petugas penyelenggara, aspek dana dan lain sebagainya. (Departemen kesehatan, 1987:10).

Tiga bulan lamanya tidak di buka Lantara adanya edaran Bupati Halsel terkait penangan dan pencegahan masalah Covid-19. Setelah diperbolehkan untuk kegiatan posyandu kembali di buka di tempat posyandu. Pemdes Laiwui bersama bidan desa dan kader posyandu memberikan bantuan 18 paket peralatan mandi bayi kepada ibu-ibu yang baru melahirkan di faskes yang sebelumnya ruting mengikuti kegiatan pemeriksaan di posyandu sampai melahirkan di faskes.

Kepala Desa Laiwui Kec. Obi Abdul Kahfi Nusin, S.Pd. saat di konfirmasi Kepada Wartawan cerminnusantara.co.id, mengatakan “pada sebelum itu kami telah membagikan 12 paket peralatan mandi kepada ibu-ibu hamil yang telah melahirkan sehingga di tahun 2020 ini total bantuan itu sebanyak 30 paket peralatan mandi untuk bayi yang kami berikan. Selain paket peralatan mandi untuk bayi, kami juga berikan 25 paket susu kepada 25 orang ibu hamil telah melahirkan di saat mereka ke posyandu” kata dia

Menurut Kahfi “hal ini dilakukan kami membantu masyarakat agar bisa kerja sama untuk mecega stunting, gizi buruk dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dengan cara ini Kahfi berharap agar ibu hamil serta bayi dan balita secara rutin ke posyandu untuk adakan pemeriksaan kesehatan”cetus dia

Sambung Kahfi “Selain dari itu kami juga memberikan bantuan berupa biaya tambahan PMT kepada kader posyandu sebesar Rp 500.000,- per bulan atau pada saat kegiatan posyandu berjalan. Ini kami lakukan agar untuk penambahan gizi pada para bayi dan anak agar tetap sehat dimasa pandemi Covid19. Jadi untuk itu semoga dengan adanya kebijakan kami ini saya juga berharap bisa dapat membantu warga, agar tetap menjaga kesehatan ibu hamil, bayi dan balita.Tutur Kahfi.

JKN-KIS Non Aktif, Warga Miskin di Belawan Harap Perhatian Pemerintah

MEDAN, CN – Pengguna Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), mengeluh setelah mengetahui kartunya tidak bisa digunakan saat berobat.

Hal ini terjadi pada salah satu warga, Isnaini (40), warga Lingkungan 23 Lorong Dermawan Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan, mengaku kebingungan dan kecewa lantaran kartu KIS miliknya non aktif.

Istri dari Sofyan ini kepada pewarta Cerminnusantara.co.id menyampaikan, bahwa dirinya sedang menderita kanker payudara dan ingin mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

“Saat saya ingin berobat ke rumah sakit, pihak rumah sakit meminta membereskan persyaratan. Dari situ saya tahu jika kartu KIS milik saya tidak aktif,” ujar Isnaini, Senin (13/7/2020).

Dia berharap, agar kartu KIS bantuan kesehatan dari pemerintah tersebut secepatnya diaktifkan.

“Saya ini warga tidak mampu yang saat ini sedang sakit, berharap agar pemerintah lebih perhatian kepada kami ini warga miskin,” harap Isnaini.

Lain halnya dengan Irmaya (21), warga lingkungan 27 lorong Kenanga Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan, juga mengeluhkan JKN-KIS miliknya tidak aktif lagi.

Irmaya mengemukakan, ketika dia memeriksakan kesehatan kandungannya di Puskesmas dengan menggunakan kartu KIS, pihak Puskesmas memberitahu bahwa kartu KIS miliknya non aktif.

“Saya dalam waktu dekat ini akan segera melahirkan. Warga miskin seperti saya ini, jangankan biaya untuk berobat, untuk makan sehari-hari juga kami masih terbilang pas-pasan,” ungkapnya. (Hendra CN)

11 Pemuda Malut Dinyatakan Lolos Seleksi Akademi Militer Sub-Panda Korem 152/Babullah

TERNATE, CN – Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan memimpin sidang parade calon taruna Akademi Militer T.A. 2020 Sub Panda Ternate Korem 152/Babullah, bertempat di Aula Makorem Jl. A.M. Kamarudin No. 1 Kel. Sangaji Ternate Utara, senin, (13/7/2020).

Sidang tersebut dihadiri oleh Kasrem 152/Babullah Kolonel Inf Wawan Subarjo, S.Sos., M.Si., Para Kasi Korem dan Para Ketua Tim pemeriksa.

Kegiatan yang diikuti oleh 44 peserta dalam sidang parade dilakukan pemeriksaan ulang hasil tes sebelumnya guna memastikan calon yang dikirimkan untuk seleksi selanjutnya memenuhi persyaratan.

Berdasarkan hasil parade 11 orang putra Maluku Utara dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahap seleksi Panitia Daerah Kodam XVI/Pattimura yang akan dilaksanakan di Ambon.

Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan bahwa dalam sidang parade ini pihaknya akan memilih calon-calon pemimpin Angkatan Darat di masa depan hingga melaksanakan pemeriksaan ulang secara teliti dengan mengkroscek hasil tes.

“Harapannya pemuda terbaik dari Maluku Utara ini dapat lolos hingga tingkat pusat dan mengikuti pendidikan di Akademi Militer,” harapnya. (Ridal CN)