Dugaan Penampungan Ikan secara Ilegal, PSDP Halsel Tahan Kapal Asal Papua Barat

HALSEL,CN – Dugaan Penampungan Ikan secara Ilegal, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan (PSDKP) Halmahera Selatan Lakukan Penahan Kapal Nelayan Asal Papua Barat

Di Ketahui, KM Rahmat Abadi 05 Kapal Nelayan Asal Sorong, Provinsi Papu Barat yang beroprasi di perairan Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara di ketahui bertolak dari prlabuhan perikanan sorong dari tanggal 9 Agustus dan melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut halmahera selatan pada tanggal 12 Agustus dan melakukan Oprasi tampa Ijin

Kepada Awak Media Cerminnusantara co.id, Kordinator PSDKP Halmahera Selatan, Puji Winarno Menyampaikan bahwa Pada hari Kamis (13/08) Satwa PSDKP Bersama, TNI Angkatan laut melakukan patroli, Pasalnya ada keluhan dari masyarakat bahwa di perairan Halmahera Selatan banyak kapal dari luar melakukan aktivitas perikanan

Lanjut Puji Winarno “Setelah SPT nya keluar kami langsung melakukan oprasi dan melakukan penangkapan sebuah kapal asal Sorong yang melakukan pemuatan ikan di Desa kukupang Kec. Kasiruta Barat, Kab. Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Saat pihaknya melakukan pemeriksaan kapal, Puji menyampaikan bahwa kapal Nelayan Asal sorong tersebut melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan pelabuhan muat singgah yang berada di wilayah Halmahera selatan.

Sementara Terkait dengan hal ini, PSDKP Halsel sudah melaporka kepada pihak PSDKP ambon “Kami sudah Laporkan Ke Kepala Stasiun PSDKP ambon untuk menunggu perintah tindak lanjut,” Ungkapnya

Selain itu, Puji winarno juga mengungkapkan bahwa saat pihaknya melakukan Patroli Bersama Anggota Angkatan Laut di Desa Kukupang, Mereka menemukan 52 kapal pengangkut dengan ijin pusat melakukan kegiatan pemuatan ikan di KM Rahmat Abadi 05 dengan Pemiatan Sebanyak 4,5 Ton ikan telayang dan 450 ikan tongkol serta muatan es balok di dalam kapal sebanyak 300 balok atau 7,5 ton

Sementara, Kata Puji Bahwa Kapal-kapal Tersebut masih di tahan sambil menunggu arahan dari Stasiun PSDKP ambon selaku UPT yang membawahi PSDKP Halsel

“Sementara kita kordinasi dengan pihak Stasiun PSDK ambon untuk buat Berita Acaranya pelaporan,”Tandas Puji

Sedangkan, saat ditanyakan terkait langkah Hukum, ia menyampaikan bahwa kemungkinan Para Nelayan akan di lakukan pembinaan, setelah itu akan di pulangkan.(Red/CN)

Sambut HUT RI ke-75, Muspika Kecamatan Sultan Daulat Berjiarah ke Makam Kerajaan Pasir Belo

SubulussalamSultan Daulat, CN – Panitia HUT RI ke-75, bersama Mupika Kecamatan Sultan Daulat Perdana Berjiarah ke Makam Kerajaan Pasir Belo yang bernama Alm Raja Yusup Maha, di Desa Pasir Belo Kecamatan Sultan Daulat.

Cerita singkat mengenai sebutan Kerajaan yang sekarang biasa disebut Kepala Mukim terdapat dua Makam Kerajaan, yang pertama adalah Makam Kerajaan Sultan Daulat yang Alm SULTAN DAULAT SAMBO dan yang kedua adalah Makam Kerajaan Pasir Belo yang Alm YUSUF MAHA.

Panitia HUT Ri ke-75 sengaja berJiarah Kubur perdana ke Makam Kerajaan Pasir Belo untuk bersih-bersih makam dan dilanjutkan dengan Berdoa yang dipimpin oleh Imam Pasir Belo sambil mengibarkan Bendera Merah Putih di Makam tersebut.

Tim HUT RI berangkat dari Kecamatan menempuh perjalanan dengan jalan darat sampai ke Desa Pasir Belo, kemudian dilanjutkan perjalanan melalui kendaraan angkutan air dengan menempuh perjalanan kurang lebih Satu Jam menuju lokasi. Berangkat sekitar Jam 09:00 pagi sampai dilokasi sekitar pukul 12:30 WIB. Siang.

Rangkaian kegiatan Panitia HUT RI ke 75 bersama Kecamatan Sultan Daulat akan mengadakan Zikir dan Doa bersama di Kantor Camat Sultan Daulat pada Malam 17-an dan pada Tanggal 17 ke esokan harinya melaksanakan Upacara Bendera mengikuti Instruksi dari Mensesnek menyikapi Keadaan Covid yang akan dilakukan secara sederhana mengikuti Protokol Kesehatan.

Kemudian setelah selesai Pengibaran Bendera Merah Putih, akan diadakan Ziarah kembali ke Makam Kerajaan Sultan Daulat.

Pj Kepala Mukim Pasir Belo Ramli S.PdI senang dengan kedatangan Tim Panitia HUT RI ke 75, ia juga mengatakan semboyan bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawan pendahulu kita.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir
Camat Sultan Daulat Rahmat Fatdeli SE.
Kapolsek Sultan Daulat Iptu Dikik SH.
Danramil Sultan Daulat Kapten Ipan Teri Samsul Bari.
Pj Kepala Mukim Pasir Belo.Ramli S.PdI.
Kepala Mukim Batu Batu Harisman Sambo
dan Kepala Desa se-Kecamatan Sultan Daulat. (Mha CN)

Kena Dampak Abrasi, Puluhan Warga Kampung Cipatuguran Datangi Gedung DPRD Sukabumi

Sukabumi, CN – Puluhan warga kampung Cipatuguran Kelurahan atau Kecamatan Palabuhanratu mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi dan ditanggapi oleh Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Eji Aziz Ismail, kamis (13/8/2020).

Eji menyambut puluhan masyarakat Cipatuguran dan menerimanya dalam audiensi terkait abrasi pantai yang terjadi beberapa waktu lalu.

Eji juga menyampaikan kepada masyarakat yang terkena dampak abrasi Pantai di Cipatuguran akan di bawa ke komisi II agar segera ditindak lanjuti karena sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat.

“Usulan dari masyarakat mengenai penanggulangan abrasi pantai dengan pembuatan tanggul sementara hingga nantinya dengan tanggul permanen segera di rencanakan dan di laksanakan dan nanti akan berkoordinasi dengan PT Indonesia Power di PLTU untuk berperan besar melalui CSR dalam penanganan ini, aspirasi dan keluhan masyarakat akan segera ditindak lanjuti,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kampung Cipatuguran Ade Supriyadi, mengatakan sampai saat ini belum ada penanganan dari Pemerintah, dan berharap segera d tindak lanjuti

“Abrasi yang terjadi di kampung Cipatuguran ini sangat besar, sekarang bibir pantai ke pemukiman kurang lebih tinggal 10 meter, pohon-pohon kelapa yang di tanam sejak 10 tahun lalu semua tumbang,” jelasnya.

Sementara itu, Ade manambahkan kejadian alam itu juga mengancam warga empat ke-RW-an, yaitu RW 05, 06 20, dan 21. Hal itu sudah terjadi sejak adanya pembangunan dermaga Batubara PLTU Jawa Barat 2 Palabuhanratu pada 2007 lalu, pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak PLTU dan kelurahan, tapi masih menunggu keputusan yang pasti.

Oleh karena itu, Ketua RW 21 Ujang Sudira mengharapkan penanganan abrasi kampung Cipatuguran segera dilakukan, dan kepada DPRD supaya mendorong lembaga yang bisa menangani abrasi ini. (Novita CN)

Tiga Kasat dan Satu Kapolsek Polres Halsel Berganti

HALSEL, CN – Sebanyak Tiga Penjabat Kasat dan Kapolsek di wilayah Hukum Polres Halsel resmi berganti usai Halsel, AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., memimpin serah terima jabatan (Sertijab), Kamis (13/8/2020).

Pada Upacara Serah Terima Jabatan yang dilaksanakan di lapangan Apel Polres Halsel dihadiri oleh Wakapolres Kompol Andreanaldo Ademi, S.H., S.I.K, para Kabag, Kasat, Kapolsek, dan personel Polres Halsel.

Tiga kasat yang diganti itu yakni, Kasat Binmas yang sebelumnya dijabat oleh AKP La Ode Arfan digantikan oleh AKP Abdurrahman Adam yang sebelumnya menjabat PS. Kaur Lipproduk Subbid Pid Bidhumas Polda Malut sedangkan AKP Laode Arfan mendapat tugas baru sebagai Pama Polres Halsel, untuk Jabatan Kasat Reskrim yang sebelumnya dijabat oleh AKP Dwi Gastimur Wanto, S.I.K., di promosikan menjadi Panit I Subdit 4 Ditreskrimum Polda Malut digantikan oleh AKP Said Aslam, S.I.K. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Taliabu Barat Polres Kepulauan Sula, Jabatan Kasat Lantas yang di jabat IPTU Zaeni A. Bahtiar, S.I.K., di promosikan menjadi PS. Panit I Subditgakkum Ditlantas Polda Malut di ganti oleh IPTU Rachman Ashari, S.T.K., S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Panit I Subditgakkum Ditlantas Polda Malut.

Sedangkan jabatan Kapolsek Kayoa yang dijabat oleh IPDA Heryadi mendapat tugas baru sebagai Pama Polres Halsel digantikan oleh IPTU Mardiyono yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Pulau Ternate Polres Ternate.

Kapolres Halsel dalam amanatnya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang menjalani proses sertijab, serah terima jabatan merupakan dinamika organisasi sebagai bagian dari pembinaan yang senantiasa berlangsung secara sistematis dan berkelanjutan, serta dilaksanakan secara konsisten pada lingkup internal Polri yang dilaksanakan sebagai wujud pengembangan sebuah organisasi.

Kapolres Halsel juga mengucapkan rasa Terimakasih dan penghargaan yang setinggi–tingginya atas kinerja dan dedikasinya Pejabat lama selama bertugas di Polres Halsel.

“Untuk pejabat baru, selamat bergabung di Polres Halsel,” ucapnya. (Red/CN)

IMM dan GP Ansor Sebut Bawaslu Halsel Tidak Efektif Awasi Keterlibatan ASN Berpolitik Praktis

HALSEL, CN – Gerakan Pemuda Ansor Halmahera Selatan (GP Ansor Halsel) mendesak Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) agar menindak tegas oknun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telibat politik praktis. Terkait beredarnya dukungan kepada petahana di Group Ikatan Keluarga Togale.

Keterlibatan ASN berpolitik praktis menjadi perhatian. Sebab hal demikian terjadi, maka akan ada penekanan dari berbagai petinggi di lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terhadap bawahan. Hal itu membuat GP Ansor Halsel mendesak Bawaslu untuk ditindak tegas sehingga ada efek jera bagi petinggi di SKPD.

“Bawaslu Halsel dianggap lalai dalam pengawasan ASN. Sebab, sudah sejauh ini belum begitu ada pengawasan yang efektif,” kata Ibnu Lamoro salah satu pengurus GP Ansor Halsel kepada media ini, Kamis (13/8/2020).

Menurut Ibnu, struktur Bawaslu Halsel pada bagian pengawasan, Rais Kahar terkesan tidak bekerja. Sebab, sudah secara nyata oknum-oknum ASN yang terlibat praktis pada Pilkada Halsel sangat banyak, akan tetapi kinerjanya seakan-seakan hanya duduk dan diam.

“Struktur yang telah dibentuk bagian pengawasan saudara Raisa Kahar kerja apa sih karena hanya terkesan duduk dan diam,” tanya Ibnu.

Dirinya menambahkan, padahal berbagai keterlibatan berpolitik praktis ASN itu sangat banyak dan terang-terang misalkan beredarnya di media sosial Facebook dan WhatsApp itu jelas pelanggaran pemilu karena keterlibatan ASN Kenapa tidak diproses.

Padahal tugas seorang Bawaslu itu pengawasan dan kewenangan seorang Komisioner Bawaslu itu bisa dijadikan itu sebagai temuan.

“Tugas pokok pengawasan itu yang bisa dijadikan temuan,” tegas Ibnu. Sembari menyebut paling tidak bekerja secara masif yaitu bagian pengawasan.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Ketua Ikatam Mahasiswa Muhammadia Halsel Harmain Rusli. Harmin menegaskan perbandingan soal pengawasan rektrut penyelengggara tingkat bawah itu sangat ketat karena ada kepentingan penyelenggara masing-masing.

Lanjut, sebab sebagian Komusioner Bawaslu yang memberikan Rekomendasi untuk meloloskan calon penyelenggara pemilu yang bermasalah.

“Ada titipan berupa rekomendasi untuk meloloskan calon penyelenggara yang bermasalah,” kata Harmin.

Hal-hal demikian, Harmin bilang hasilnya seperti saat ini yaitu dengan keterlibatan ASN berpolitik praktis tetapi pengawasannya tidak begitu terjangkau alias kinerja tidak efektif.

“ASN berpolitik praktis tetapi pengawasannya tidak begitu terjangkau alias tidak evektif bekerja,” sesal Harmin.

Dirinya menambahkan Bawaslu juga sebahgian dari pengguna medsos yang sudah melihat namun tidak menjadikan itu sebagai sebua temuan padahal itu sangat jelas kewenangan bawaslu untuk jadikan sebagai temuan.

“Tugas bawaslu menindak laporan masyarakat dan ada kewenangannya yaitu temuan juga wajib di tindak,” tutupnya.(Red/CN)

Polres Ternate Kembali Salurkan Bantuan Beras Tahap III Sebanyak 10 Ton Dari Mabes Polri

TERNATE, CN – Polres Ternate mendapat bantuan 10 Ton beras dari Mabes Polri. Bantuan ini akan disalurkan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Ternate yang sudah terdata oleh para Bhabinkamtibmas Polsek jajaran, bertempat di halaman Mapolres Ternate Kamis (13/8/2020).

Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksimada S.I.K , menyerahkan paket beras secara simbolis kepada para Kapolsek Jajaran yang akan menyalurkan paket beras bantuan dari Mabes Polri.

Kapolres mengatakan, ditengah wabah Pandemi Covid-19 ini, Mabes Polri kembali memberikan bantuan berupa beras sebanyak 10 Ton kepada Polres Ternate untuk disalurkan kemasyarakat yang sudah terdata oleh para Bhabinkamtibmas Polsek jajaran.

“Dalam penyaluran bantuan paket beras tersebut, diharapkan para Bhabinkamtibmas menyalurkan tepat sasaran guna membantu dan meringkan beban hidup yang terdampak Covid-19,” ucap Kapolres.

Sebab, tambah Kapolres bahwa dampak adanya wabah Covid-19 sudah mengganggu perekonomian yang ada di masyarakat.

“Untuk di Polsek yang menyalurkan para Bhabinkamtibmas. Semoga paket beras tersebut bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak Covid-19,” tutup Kapolres. (Ridal CN)