Jilid 4 Penolakan Omnibus Law di Ternate, Polisi Bubarkan Paksa Massa Aksi

TERNATE, CN – Ribuan massa aksi yang datang dari berbagai kampus di Kota Ternate, Maluku Utara hari ini, Rabu (28/10/2020) kembali melakukan aksi Unjuk Rasa Penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah di sahkan DPR RI 5 oktober lalu.

Dengan semangat sumpah pemuda 28 oktober Mahasiswa Universitas se-Kota Ternate, melakukan unjuk rasa penolakan UU omnibus law yang bertempat di depan Kantor Walikota Ternate.

Pantauan media ini, Aksi tersebut dikawal oleh ratusan polisi yang melaksanakan pengamanan jalannya Unjuk rasa dalam aksi agar penyampaian aspirasi masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Unjuk rasa tersebut diawali dengan berjalan kaki dari Universitas di masing-masing kampus menuju ke lokasi fokus unjuk rasa yakni Kantor Walikota Ternate.

Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada, pada pukul 17.15 WIT memperingatkan kepada massa aksi agar membubarkan diri pada pukul 18.00 WIT sebelum massa aksi dibubarkan paksa oleh polisi.

Pada pukul 18.00 WIT massa aksi belum bubar dan masi melakukan orasi dan menyanyikan lagu indonesia raya.

Ketegangan pun terjadi saat aparat Kepolisian berseragam lengkap dengan tongkat dan tameng menyerbu massa aksi yang terus bertahan didepan kantor Walikota.

Merasa terdesak dengan dorongan Polisi, massa aksi akhirnya berhamburan berlari menyelamatkan diri.

Insiden itu tidak berlangsung lama. Usai memastikan para mahasiswa sudah berlari membubarkan diri, petugas yang mengejar massa aksi akhirnya kembali ke halaman apel kantor Walikota.

Meski demikian, sejumlah mahasiswa yang belum diketahui jumlahnya berapa, diamankan di Polres Ternate.

Meanggapi hal tersebut, Kapolres Ternate menyebut, 550 personel POLRI dibantu jajaran TNI 90 orang Yang melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa penolakan undang-undang omnibus Law dari pagi sampai dibubarkannya massa aksi sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sesuai dengan undang-undang pukul 18. Karena masih ada Elemen yang tidak mau membubarkan diri ya dengan sangat terpaksa kita laksanakan menertiban untuk dibubarkan,” katanya.

Hingga berita ini dipublish, belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian mengenai jumlah massa aksi yang ditangkap. (Ridal CN)

Diduga Gelapkan Gaji Penyuluh KB, Polisi Didesak Proses Ketua BKKBN Kecamatan Kasiruta Timur

HALSEL, CN – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Front Delik Anti Korupsi (FDAK) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) mendesak penegak Hukum agar memproses Ketua Badan Kesejahteraan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Kecamatan Kasiruta Timur, Iksan Sadik yang diduga kuat melakukan penggelapan Gaji Penyuluh KB yang berkisar 32 orang Penyuluh.

Melalui Devisi Investigasi FDAK Halsel, Muksin M. Hi. Jauhar, kepada cerminnusantara.co.id, Rabu (28/10/2020) menerangkan, berdasarkan Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Jabatan Fungsional. Maka terkait dengan anggaran, Iksan Sadik seharusnya transparansi kepada seluruh Penyuluh KB di 8 Desa Kecamatan Kasiruta Timur.

“Bukan malah melarang kepada Penyuluh KB untuk tidak bisa saling menanyakan terkait dengan gaji mereka setiap bulannya yang diterima. Itu artinya, Ada apa dibalik semua ini?,” cetus Muksin.

Muksin mengatakan, selain dari ketidak tranparansi, Iksan Sadik juga tidak sepenuhnya memberikan hak-hak penyuluh yang hampir 2 Tahun itu.

“Atas semua ini, kami menduga Pak Iksan Sadik selaku Ketua di Kecamatan tidak mematuhi Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 22 Tahun 2017 Tentang Pemberian Tunjangan Kinerja bagi Penyuluh Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga di
lingkungan Badan Kependudukan dan
Keluarga Berencana Nasional,” terangnya.

Lanjut Muksin, Penyuluh Lapangan menerima Gaji hanya 3 Bulan, padahal mereka bekerja hampir 2 Tahun.

“Mereka bekerja dari Tahun 2018, tapi toh kenapa gaji hanya 3 Bulan saja yang diterima. Itupun bulan  pertama Rp 700.000, Bulan kedua Rp 800.000 dan Bulan ketiga Rp 900.000,” kesalnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mendesak kepada Polres Halsel untuk segera memproses atas dugaan penggelapan Gaji Penyuluh KB di Kecamatan Kasiruta Timur.

“Kami meminta kepada penegak hukum, yakni Polres Halsel untuk segera memroses yang bersangkutan, Pak Iksan Sadik atas dugaan penggelapan Gaji Penyuluh KB di Kecamatan Kasiruta Timur yang hampir 2 Tahun ini,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Iksan Sadik saat dikonfirmasi, Nomor Handphone tidak aktif. (Red/CN)

Sidang Kasus Penipuan, Terdakwa Adilan Zega Akui Perbuatannya

Gunungsitoli,Sumut, CN – Adilan Zega, terdakwa Sidang Kasus Penipuan, Terdakwa Akui Perbuatannya, terdakwa Kasus penipuan terhadap siswanya sendiri yang dilaporkan Maffawati Zendrate (Orang Tua siswa) akhirnya mengaku sideman Majelis Hakim padang persidangan Dakwaan Tanggal 13 Oktober 2020 di Minggu yang lalu, Ravi (28/10/2020).

Hal ini berdasarkan pantauan saat Jaksa membacakan Dakwaan Persidangan di hadapan Majelis Hakim bahwa Terdakwa mengakui Dakwaan yang didawakan terhadap dirinya atas perbuatanya terdakwa tidak mengajukan keberatan atas Dakwaan yang diberikan.

Namun hal ini sangat berbanding terbalik dengan pernyataan Soziduhu Gea, SH
Kuasa hukum Adilan Zega saat dikonfirmasi adanya pengakuan Klienya pada saat persidangan pembacaan Dakwaan mengatakan.

“Saya kurang tahu dan bingung menjawab bro, silahkan langsung saja kepada yang bersangkutan,” pinta Sozi saat dikonfirmasi lewat via seluler.

Selanjutnya, Edward Lahagu Sekretaris LSM PERKARA Kepulauan Nias berharap kasus ini dapat kepastian hukum.

“Kami berharap Hakim dengan Jaksa lebih serius menangani persoalan ini karena membahayakan bagi anak didik yang sedang duduk dibangku Sekolah,” harap ketua LSM PERKARA itu. (APL CN)

Tiga Puluh Tamtama Remaja Baru Jalani Tradisi Masuk Satuan di Kodim 1509/Labuha

HALSEL, CN – Kodim 1509/Labuha menggelar acara Tradisi Penerimaan dan kegiatan penjemputan Personil Baru dengan jumlah 30 orang Tamtama Remaja Kodim 1509/Labuha, pada Rabu (28/10/2020) dini hari pukul 05.20 WIT. Bertempat di Pelabuhan UPP Kelas II Babang Desa Babang Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Dalam penyambutan personil baru di Koordinator, Letda Inf Samuel Plh. Pasiops Dim 1509/Labuha, sementara Ketua Koordinator Tradisi Satuan, Kapten Czi Mustamin (Pasilog Dim 1509/Labuha).

Setelah pengecekan Personil dan materiil Pelaku Tradisi Satuan. Dilanjutkan dengan Sholat Subuh bagi yang beragama islam dan selanjutnya makan pagi. Setiap personil tidak luput dari pengecekan kondisi kesehatan,serta tensi (rapit) kemudian di lanjutkan dengan Briefing pelaku.

Acara Tradisi Satuan di lanjutkan dengan Senam pemanasan dan pengukuran denyut nadi, Melaksanakan gerakan lari dan jalan kaki sambil bernyanyi dengan rute : Pelabuhan Babang – Kompi A Yonif RK 732/Banau (Cek Point I) – Lapangan Sepak Bola Desa Marabose (Cek Point II) dan berakhir di Makodim 1509/Labuha.

Tiba di Makodim 1509/Labuha dilanjutkan istirahat sejenak dan pengecekan kembali kondisi pelaku Tradisi Satuan dan kemudian Acara Tradisi Masuk Satuan.

Ucapan selamat datang dan selamat bergabung dengan keluarga besar Kodim 1509/Labuha. Yang di sampaikan oleh Dandim Letkol inf Untung prayitno S.IP., M.Han bahwa Tradisi Satuan mempunyai makna yang sangat penting bagi prajurit guna menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebanggaan terhadap Satuan, TNI AD dan NKRI. Tingkatkan terus semangat pada diri prajurit sekalian, tingkatkan juga ilmu dan keterampilan, Junjung tinggi martabat dan kehormatan satuan serta selalu bersyukur atas apa yang sudah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Saat dilantik, para Prajurit TNI sudah bersumpah dan berjanji untuk melaksanakan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. Oleh karena itu, tepati janji dan sumpah anda sebagaimana alam semesta ini bersumpah kepada Tuhan Yang Maha Esa hingga saat ini. Matahari tidak pernah ingkar janji untuk selalu terbit di sebelah timur dan terbenam di sebelah barat. Air tidak pernah ingkar janji untuk menumbuhkan tanaman di bumi ini.

“Angin tidak pernah ingkar janji untuk memberikan udara dan kesejukan kepada semua makhluk hidup. Jadi, tepatilah janji kalian sebagaimana alam berjanji kepada Sang Pencipta. tujuan diselenggarakanya kegiatan tradisi satuan ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta, rasa bangga, dan jiwa korsa prajurit terhadap satuan,” ata Dandim 1509/Labuha Letkol inf Untung Prayitno. S.IP., M.Han. (Red/CN)

Polemik Galian C, GMNI Ternate Dukung DPRD Gunakan Hak Angket

TERNATE, CN – Polemik galian C nampaknya belum berakhir. Pasalnya rekomendasi DPRD kota Ternate sampai saat ini tidak ditindaklanjuti oleh pemkot.

Kepada Wartawan, Selasa (27/10/2020) Ketua GMNI Ternate, Ayatullah Sifati menyebut, rekomendasi penghentian sementara aktifitas galian C sampai rampungnya IUP oleh pengusaha tambang galian C tidak diseriusi Pemkot Ternate.

“Kami menduga pemkot abai dan tidak tegas terhadap pelaku usaha pertambangan galian C yang belum atau tidak mengurus IUP dimana itu telah di rekomendasikan oleh DPRD,” ungkapnya.

Pihaknya sangat mendukung jika DPRD menggunakan hak angket.

“Kami DPC GMNI Ternate mendukung DPRD Kota Ternate, jika diperlukan untuk menggunakan hak angket DPRD terhadap persoalan galian C ini,” ujarnya sembari menyebut, keselamatan masyarakat menjadi dasar agar secepatnya hak angket ini di eksekusi. (Ridal CN)

Kegiatan Diseminasi Hasil Assesment Eliminasi Malaria Resmi Dibuka di Halsel

HALSEL, CN – Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Iswan Hasjim membuka kegiatan Diseminasi Hasil Assesment Eliminasi Malaria di Hotel Buana Lipu, Selasa (27/10/2020).

Kegiatan yang diselenggarakan United Nations Children’s Fun (UNICEF) Provinsi Maluku Utara (Malut) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan ini menindaklanjuti Surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Nomor 443/498-05/2020 tentang kegiatan Pra Assement Eliminasi Malaria di Kabupaten Halsel. Yang dihadiri, Kasie P2P Dinkes Provinsi Malut Hesty Elvianty Masry, Kepala Dinas Kesehatan Halsel Hasna Muhammad, Kadis DPMD serta Para Peserta yang terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia Cab. Halsel, Kepala Puskesmas, dan Para Camat.

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim mengucapkan terima kasih kepada Pihak UNICEF dan Dinkes Provinsi Malut yang telah hadir dan juga memfasilitasi kegiatan Desiminasi Hasil Asesmen Eliminasi Malaria di Halsel.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Kasie P2P Dinkes Provinsi Malut yang telah hadir di Halsel, Semoga upaya pengendalian malaria yang kita lakukan ini dapat memberikan hasil yang menggembirakan dalam menurunkan kasus malaria,” pungkasnya.

Wabup juga mengatakan bahwa dirinya yakin dengan menjalin kerjasama lintas sektor mampu membawa Kabupaten Halsel bebas malaria.

“Saya yakin dengan adanya kerja sama ini, Kabupaten Halsel dapat terbebas dari Malaria,”ungkapnya. (Red/CN)