Giat Kunjungan Wadanlantamal VII Kupang Disambut Baik Komandan KN Ulara Laut 405

AMBON, CN – Kunjungan Wadanlantamal VII Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ke Kapal Negara (KN) Ulara Laut 405, di sambut baik Komandan KN Ulara Laut 405 dan anggotanya, di saat ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). (27/06/2021)

Kedatangan Bakamla RI Zomatim yang ke NTT itu menggunakan Kapal Patroli Bakamla KN Ular Laut 405, dan tiba di NTT Pada hari Sabtu tanggal 26 Juni 2021 pukul 08:30 WITA, KN Ular 405 langsung bersandar di Dermaga Wadanlantamal VII Kupang.

Tepat hari itu juga KN Ular Laut 405, menerima kedatangan Wadanlantamal VII Kupang Kolonel Marinir Djentaju Suprihandoko, S.H yang berkunjung ke Kapal Negara didampingi Aspotmar Lantamal VII Kupang dan para tamu lainya di sambut baik dengan penuh keakraban oleh Komandan KN Ular Laut 405 Letkol Bakamla Umar Dani beserta Anggotanya.

Dalam kegiatan kunjungan itu turut serta hadir, Wadan lantamal VII Kupang Kolonel Marinir Djentaju Suprihandoko, S.H. Aspotmar Lantamal VII Kupang beserta keluarga, Kepala BMKG Kupang, Kepala TVRI Kupang Beserta Keluarga, Kepala Pos Indonesia Kupang, Kepala Jasaraharja Kupang, GM ASDP Kupang beserta Keluarga, dan GM Garuda Indonesia Kupang, serta KSOP Kupang.

Sesuai persriliase Bakamla RI Zomatim Sabtu (26/06), Komandan KN Ular Laut 405 Letkol Umar Dani, dalam sambutannya menyampaikan.

“Yang terhormat Wadan Lantamal VII Kupang Kolonel Marinir Djentaju Suprihandoko, S.H., yang Kami hormati Aspotmar Lantamal VII Kupang beserta keluarga kepada Para Tamu yang saya cintai dan saya banggakan Sebelumnya saya sangat berterima kasih atas Bapak, Ibu di hari libur ini bisa mengunjungi Kami di tempat ini, pada kesempatan ini izinkan Kami menjelaskan tugas Kami Bakamla RI khusunya tugas Kami di bagian Kapal Patroli adalah Keamanan dan keselamatan laut Oleh karena itu keselamatan juga tugas dan tanggung jawab kita” Ungkapnya

Umar meminta kepada masyarakat Kupang NTT “Mohon ijin Para Tamu bapak, ibu sekalian yang saya hormati, menyampaikan untuk mengingatkan atau merefresh kembali kepada bapak, ibu mungkin di daerah Kupang NTT ini pastinya banyak masyarakat warga sini yang mata pencahariannya sebagai nelayan dan Bakamla ini juga sebagai sahabat nelayan jadi kalau ada Kapal putih milik Bakamla silahkan disapa jadi jangan takut Bapak-bapak, Ibu-ibu kalau di tengah laut silahkan langung mendekat” Pinta Umar.

Dia juga memberikan warning kepada masyarakat Kupang “Jadi saya diberi amanah untuk menyampaikan bahwa ahir-ahir ini situasi di laut ini tidak menentu terutama untuk Cuaca untuk bapak-bapak, ibu-ibu Bagaimana menghadapi cuaca tersebut, jadi ada tiga hal yang perlu kita siapkan yaitu, pertama Dari Manusia sendiri, kedua dari ABK sendiri, dan ketiga dari kapal ABK dan muatanya. Jika ke tiga hal ini Kita siapkan Insa Allah Kita terhindar dari cuaca buruk karena kita melaut itu pengenya kembali sebab di tunggu sama istri dan anak jangan sampai kita pulang tinggal nama” Ujar Umar

“Alhamdulilah untuk Seluruh Anggota KN Ular Laut 405 Di Silahkan SWAB Gratis di Lantamal Kupang VII Kupang Serta di Dukung dan di persilahkan bersandar di Dermaga Lantamal Kupang VII Kupang dan kami beserta seluru Anggota KN Ular Laut 405 mengucapkan terima Kasih Mohon ijin salam hormat dari kami” tutup Umar

Pukul 10:00 WITA Kegiatan kunjungan selesai dalam keadaan aman dan lancar.(Red/CN)

Tingkatkan Vaksinasi Kecamatan Mangoli Timur Camat dan Pegawai Divaksin

SANANA, CN – Tingkatkan Vaksinasi Covid-19, Camat dan Seluruh Pegawai Kecamatan, serta Pemerintah Desa Kecamatan Mangoli Timur, Hari ini divaksin. Vaksin Sinovac yang disuntikan pada vaksinasi covid-19 di Kecamatan ini, merupakan vaksinasi tahap pertama, yang di laksanakan di Kantor Camat, atas kerja sama Polres Sula, dan Dinas Kesehatan Kepsul, yang di laksanakan secara serentak di seluruh Kecamatan, khususnya Kecamatan Mangoli Timur, Sabtu (26/6/2021).

“Khusus untuk pencanangan vaksin di Kecamatan Mangoli Timur, layanannya hanya 1 hari kerja, yang kita lakukan di kantor Camat, dan untuk hari selanjutnya, akan di laksanakan pada tanggal 24 Juli 2021, layanan di puskesmas atau Kantor Camat belum ada keputusan penetapan tempatnya,” ujar Camat, Sahjuan Umawaitina, S. Sos.

“Untuk Vaksinasi tahap pertama ini, mulai dari Camat sampai perangkatnya beserta seluruh staff yang ada di kantor camat, para Kepala Desa dan perangkat Desa yang ada di Kecamatan Mangoli Timur (MT) ini,” ulasnya ketika menerima vaksin pertama di Kecamatan.

Lebih lanjut, Camat Mangoli Timur ini mengungkapkan, tujuan vaksin adalah untuk menjaga dan menumbuhkan pertahanan imun tubuh, sehingga kita lebih terjaga akan penularan Covid-19 yang mewabah saat ini, serta dapat mencegah penularan terhadap masyarakat, karna kita sering berinteraksi dengan masyarakat,”ungkapnya.

Sahjuan Umawaitina, S. Sos. mengatakan, bahwa untuk target sasaran hari ini, pihaknya mewacanakan seluruh masyarakat harus di vaksin. Hanya saja yang baru di Vaksin sebanyak 80 orang yang terdiri dari ASN dan Non ASN se Kecamatan Mangoli Timur, Kepala Desa dan Kepala Dusun se Kecamatan.

“Hal ini kita lakukan guna memperlihatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di Kecamatan Mangoli Timur, bahwasanya Seluruh Aparatur Pemerintah Kecamatan dan Desa telah divaksin, jadi bagi masyarakat jangan takut untuk divaksin, dan ini akan menjadi contoh bagi mereka,” tukasnya.

Oleh sebab itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat yang telah berumur 18+, untuk bisa berpartisipasi dalam turut memutus mata rantai penyebaran Covid 19, sekaligus meningktakan capaian vaksinasi di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) yang dimana kerja Sama Polres Kepulauan Sula dan Dinkes.
Serbuan Vaksinasi Nasional Dalam Rangka menyambut Hut Bhayangkara ke – 75 tahun,”tuturnya.

“Namun dari hasil vaksin yang di sampaikan Camat Mangoli Timur Sajuan Umawaitina, bahwa petugas yang melakukan vaksin, baru sebanyak 80 orang yang bisa divaksin, yang berarti tidak sampai 50%. Karena itu, bagi yang tidak mau datang atau tidak mau divaksin tanpa alasan yang jelas, kita akan berikan teguran secara tertulis terlebih dahulu sampai ketindakan selanjutnya,”tutup. (Is/CN)

Pemdes Srikayu Imbau Warga Vaksin di Puskesmas Singkohor

Aceh Singkil, CN – Pemerintah Desa Srikayu Kecamatan Singkohor Kabupaten Aceh Singkil menghimbau seluruh masyarakat melaksanakan Vaksinasi di Puskesmas Kecamatan Singkohor, Sabtu (26/6/2021).

Sebab, berdasarkan peraturan presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 atas perubahan peraturan presiden Nomor 99 tahun 2009 tentang pengadaan Vaksin dan pelaksanaan Bupati Aceh Singkil Nomor 440/1077 tentang pelaksanaan Vaksin dalam penanggulangan pandemi Virus Corona Disease (Covid-19) dan himbauan Camat Singkohor.

Dalam Surat Himbauan tersebut di mayoritas yang penerima Bantuan dari pemerintah yaitu :

1.BLT Dana Desa
2.PKH Sembako
3.Bantuan pemerintah Lainnya
Untuk mengikuti Suntik Vanksinasi yang di selenggarakan di puskesmas kecamatan Singkohor mulai pukul 09.00 s/d

“Kepada masyarakat yang di undang dapat hadir semua tentang pelaksanaan penyuntikan Vaksin dalam penanggulangan Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Singkohor. Dan selain itu, masyarakat yang pergi ke Puskesmas harus mematuhi protokol kesehatan memakai masker dan jaga jarak mencuci tangan “pungkas Kades Triono. (Muklis CN)

Soal Dugaan Kades Kurunga Pecat Guru dan Pengelola PAUD, Anggota DPRD : Dikbud Halsel Jangan Biarkan

HALSEL, CN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara (Halsel) Maluku Utara dari Partai Nasdem, Fadila Mahmud menyoroti kebijakan Kepala Desa Kurunga yang diduga kuat dengan sengaja mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pemecatan tanpa alasan terhadap Raiyyan Muhdar sebagai Tenaga Guru dan Walad Hi. Hasan sebagai Pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Alhijra.

Kepada cerminnusantara.co.id, Sabtu (26/6/2021), Fadila menjelaskan bahwa semestinya seorang Kepala Desa harus mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga guru untuk kepentingan masyarakat, bukan malah mengambil kebijakan yang ujung-ujungnya merugikan anak Usia Dini.

“Kalau saya berpendapat, atas dasar apa Kepala Desa memberhentikan pengelola dan guru-guru PAUD. Semestinya Kepala Desa mendorong peningkatan kesejahteraan guru PAUD di Desa dan fasilitas mainan. Baik ape dalam dan ape luar, karena dalam penggunaan Dana Desa juga diperuntukkan pendidikan PAUD yang berada di Desa,” sesalnya

Oleh karena itu, Politisi Partai Nasdem itu berharap, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel jangan biarkan masalah tersebut terjadi di setiap Desa.

“Saya juga sudah mendapatkan laporan dari Bidang Pendidikan Non Formal dan Informasi (PNFI) Halsel. Banyak sekali Kades-Kades yang menggunakan wewenang mereka karena mengurus kepentingan Desa ketika terpilih. Dan guru-guru tidak mendukung misalnya, ini sangat memprihatinkan. Harapan saya ke depan, Dinas Pendidikan Halsel terkhususnya Bidang PNFI untuk lebih tingkatkan perhatiannya pada pendidikan Anak Usia Dini di Halsel,” harapnya.

Sekedar diketahui, Kades Kurunga, Syahrir Landoloma menerbitkan SK Pemecatan dengan Nomor : 140/38/SK.DS/KR/I/2021 tentang penetapan tenaga guru PAUD Desa Kurunga Kecamatan Kepulauan Jouronga. (Red/CN)

Lakukan Perbaikan Pipa Induk yang Rusak, PLT Direktur PDAM Halsel Minta Warga Konsumen Sabar

HALSEL, CN – Terjadi ambruknya Jembatan Pipa induk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Halmahera Utara (Halsel) pada Jumat (26/6/2021) kemarin yang dikeluhkan masyarakat kepada Bupati Halsel, Usman Sidik langsung ditindaklanjuti Pelaksana Tugas (PLT) Direktur PDAM Halsel, Soleman Bobote pada Sabtu (26/6).

Ambruknya jembatan Pipa berdiameter 315mm itu dilakukan bersama dengan personil teknis untuk menyambungkannya kembali pada pipa yang rusak tersebut membutuhkan waktu selama 2 hari. Sebab, tempat Medan pada kerusakan Jembatan Pipa tersebut cukup ekstrim.

“Pengerjaannya kita mulai hari ini, baik penggaliannya, pemesanan pipa ke Medan, hingga proses instalasinya,” katanya.

Menurut Soleman, kerusakan Pipa induk PDAM dekat Rutan Kelas III Labuha Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan di bangun oleh Balai pada Tahun 2011 silam.

Untuk itu, ia berharap kepada warga sekitar yang terkena dampak agar dapat bersabar selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat baik yang kekurangan suplai air maupun yang tidak mendapat suplai air PDAM sama sekali. Insiden ini tidak kita inginkan bersama, mohon pengertian dari masyarakat. Saya dan Tim akan mengawal langsung proses perbaikannya hingga selesai,” imbuh Soleman seraya menjelaskan zona terdampak pelayanan pada wilayah ketinggian sekitar yakni wilayah Perkantoran, wilayah Desa Hidayat dan Kampung Makian. (Red/CN)

Anggaran Habis Pembagunan PAMSIMAS Desa Baru Kecamatan Obi Terbangkalai

HALSEL, CN – Anggaran Proyek pembangunan Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Dusun Tabuji, Desa Baru, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut). Sebesar Rp. 392.857,143 Habis, proyek Terbengkalai. masyarakat minta Bupati Halsel Hi. Usman Sidik segera copot Kepala Desa Baru sekarang juga. (26/06/202)

Pekerjaan PAMSIMAS Desa Baru yang berlokasi di Dusun Tabuji, menggunakan anggaran APBD, APBDes serta Dana In Cash dan In Kind tahun 2020, jangka waktu 120 hari kalender berjalan.

Proyek Pekerjaan PAMSIMAS yang menelan anggaran Sebesar Rp. 392.857,143,- itu berasal dari APBD sebesar Rp. 275.000.000, APBDes Rp. 39.285,715,-, Dana In Cash Rp. 15.714,286,- dan Dana In Kind sebesar Rp. 62.857,143,-. pekerjaannya tidak selesai, namun anggaran tersebut habis terpakai.

Sedangkan dalam dokumen APBDes Desa Baru tahun anggaran 2020, anggaran penyediaan Air Bersih diploting sebesar Rp. 100.000,000,- rupiah, akan tetapi pada saat dikroscek dilokasi pekerjaan berbeda halnya diploting sesui APBDes, karena di papan proyek dianggarkan sebesar Rp. 39.285,715,-  untuk proyek PAMSIMAS, maka ini diduga ada indikasi Koropsi, sebab di rinci secara detail anggaran tersebut direalisasikan sekitar Rp. 40.000,000,- setelah di bayar pajak, pertanyaanya kemana sisa uang Rp. 60.000,000,- itu.? Apalagi proyek tersebut tidak selesai.

Pembangun PAMSIMAS Dusun Tabuji itu direncanakan dua Bak air oleh Kepala Desa Baru namun pembangunan yang di target 4 bulan kalender berjalan itu tidak Selesai tepat pada waktunya dan anggaran tersebut raib entah kemana.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id warga dusun tabuji yang tidak mau namanya di publikasi ini membenarkan bahwa pekerjaan proyek PAMSIMAS itu di kerjakan secara swadaya oleh masyarakat Dusun Tabuji mulai dari pekerjaan pengecoran bak hingga selesai, ada juga sebagian lewat pembayaran upah Kerja.

“Bak Air dua yang torang karja itu torang baku panggel pemuda tamba deng orang tua mulai dari pandasi sampe cor dia pe bak itu torang yang bantu, karena torang bapikir ini torang pe hidup maka torang bantu biar dorang tara bayar” pungkasnya

Olehnya itu masyarakat Dusun Tabuji Desa Baru berharap pembangunan pebyediaan air  bersih dapat cepat diselesaikan.

Sampai berita ini di tanyangkan Kepala Desa Baru sudah di konfirmasi lewat pesan WhatsApp terkirim dan masuk, namun tidak pernah di balas. (Red/CN)