Dalam Waktu Dekat, KNPI Halsel Bakal Bentuk Pengurus Kecamatan

HALSEL, CN – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), kini tengah mempersiapkan pelaksanaan musyawarah Pengurus Kecamatan (PK) untuk pemilihan Ketua dan pengurus KNPI Kecamatan se-Kabupaten Halsel  dalam waktu dekat.

Plt Ketua DPD KNPI Halsel, Irfan Abdurahim mengatakan, pemilihan Ketua pengurus Kecamatan atau disingkat PK akan segera dilakukan.

Hal itu tidak terlepas dari telah adanya SK Plt kepengurusan KNPI Halsel, sehingga pengurus tingkat Kecamatan juga segera dibentuk agar program kerja KNPI Halsel nantinya bisa berjalan maksimal.

“Agenda pertama yang akan kami lakukan adalah musyawarah di Kecamatan di wilayah Gane, Saya mengajak para pemuda Halsel untuk berpartisipasi bahkan mencalonkan diri untuk menjadi calon ketua KNPI Kecamatan ,” jelas Ivan Pers sapaan akrab Irfan Abdurhim.

Dikatakannya, adapun persyaratan terkait calon kandidat akan disampaikan Ketua steering komite yang akan dibuatkan SK oleh Ketua DPD KNPI Halsel. Ivan berharap, musyawarah di tingkat Kecamatan ini bisa berjalan dengan baik.

Hingga saat ini, pihaknya sementara menyusun jadwal pelaksanaan sesuai dengan AD/ART organisasi. Pihaknya juga tengah melakukan konsolidasi dengan stakeholder yang ada di Kecamatan agar pelaksanaan Musyawarah Kecamatan nantinya bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

“Untuk pendaftaran dan pelaksanaan akan kami laksanakan dalam waktu dekat karena Kecamatan di bagian Gane ini adalah, wilayah yang jadi priortias kami dan ini komitmen KNPI Halsel untuk menjadikan Gane yang pertama melaksanakan pemilihan ketua Kecamatan,” jelas Ivan.

“Jadi untuk pendaftaran calon Ketua PK nanti akan di buka di ibu kota kecamatan yang ada di Gane. Sementara ini kami juga sudah melakukan koordinasi dengan teman-teman karateker yang ada di Gane,” tambahnya.

Saat ditanya terkait jadwal pendaftaran, Direktur Media Liputan Malut itu  menegaskan, dalam waktu dekat dan akan disampaikan secara terbuka, sehingga siapapun boleh mendaftar untuk menjadi ketua pengurus kecamatan KNPI Kabupaten Halmahera Selatan

“Saat ini kami masih menyusun untuk wilayah kecamatan dan dalam satu dua hari ke depan akan kami buka pendaftaran kemudian selanjutnya akan dilakukan Musyarawah Kecamatan,” tutup Ivan. (Red/CN)

Diduga Oknum Kasatpol PP Halsel Ingin Tiduri Wanita Pemandu Lagu, jika tak Mau, Ancam Gelar Razia

HALSEL, CN – Oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) diduga sering mengancam para Wanita Malam.

Oknum Satpol PP itu berinisial SY, ia saat ini menjabat sebagai Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Halsel. SY diduga kuat memanfaatkan jabatannya sebagai Kasatpol PP untuk melakukan pengancaman terhadap salah seorang pemandu lagu di salah satu tempat hiburan malam music Room di Halsel berinisial N.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Rabu, (6/10/2021), N menceritakan bahwa SY nekat ingin menidurinya, jika wanita Pemandu lagu itu tidak mau, SY mengancam tak segan-segan akan melakukan razia malam.

“Pak Kasatpol PP minta tidur dengan saya, tapi saya tidak mau, jadi dia sering ancam mau razia kepada kami,” demikian pengakuan N.

Sementara itu, oknum Kasat Satpol PP, SY ketika dihubungi melalui via telepon seluler mengaku tidak pernah melakukan pengancaman. SY kaget dan  mengaku baru mengetahui, jika ada informasi terkait dirinya mengancam wanita Pemandu lagu.

“Saya tidak tahu informasi itu, tapi kalau mau informasi itu, kami sekarang lewat satu pintu. Jadi kalau mau minta klarifikasi, langsung ke Staf Ahli,” pintanya, Kamis (7/10).

Selain itu, SY bilang akan melakukan pengecekan, sementara hal ini merupakan dugaan dirinya melakukan pengancaman terhadap seorang wanita Pemandu lagu.

“Nanti baru saya cek, saya belum tahu, ini baru saya tahu. Saya tidak pernah dengar, saya baru dengar informasi ini. Sekarang ini tidak ada aktivitas untuk Cafe, karena untuk sementara lagi ditutup,” cetusnya. (Red/CN)

Putra Ketua IKB Makayoa Resmi Ditunjuk Pimpinan DPD KNPI Halsel

HALSEL, CN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara (Malut) dibawah kepimpinan Rusdi Yusuf dan Sekretaris, F. Imanullah Muhammad resmi memberikan Surat Keputusan (SK) kepada Irfan Abdurrahim sebagai Ketua Karakter dan  Rizky Raya Perdana Sidik sebagai Sekertaris DPD KNPI Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel)

Penunjukan Ketua dan Sekertaris Karateker DPD KNPI Halsel melalui SK  DPD KNPI Maluku Utara Nomor : KEP. 11/DPD/KNPI-MU/IX/2021 yang ditanda tangani Rusdi Yusuf dan Imanullah Muhammad tertanggal 16 September 2021.

SK tersebut diserahkan langsung
oleh Kordinator Daerah (Korda) Halsel, Muhammad Natsir Silia didampingi Sekretaris KNPI Malut, Imanulah Muhammad dan Ketua Bidang Organisasi Samir Jahum dan diterima oleh Karateker Sekretaris KNPI Halmahera Selatan, Ananta Rizky Raya Perdana Sidik atau biasa disapa Abang.

Usai penyerahan SK, Sekretaris DPD KNPI Halsel, Ananta Rizky Raya Perdana Sidik mengatakan, hal ini merupakan  amanah yang diberikan kepada dirinya bersama Ketua DPD KNPI untuk menjalankan organisasi di Kabupaten Halsel dan selanjutnya akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda).

“Abang sudah terima surat keputusan dan ada beberapa amanah yang disampaikan oleh DPD Provinsi kita akan dilaksanakan,” cetus Ananta.

Ananta Rizky Perdana Sidik diketahui putra Ketua Ikatan Keluarga Besar (IKB) Makian-Kayoa, Hi. Usman Sidik yang juga selaku Bupati Halsel. (Red/CN)

Warga Halsel Antusias Ikut Serbuan Vaksinasi HUT TNI ke-76

HALSEL, CN – Pelaksanaan serbuan vaksinasi di lapangan Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) di hari kedua, warga Halsel antusias berdatangan untuk mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan Kodim 1509/Labuha dalam rangka HUT TNI ke-76 yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Halsel, Rabu (6/10/2021).

Dinkes menyediakan vaksin Astrazaneca dan Sinovac untuk digunakan warga Halsel, terlihat ada 3 Stan yang terdiri dari Stan Dinkes, Stan RSUD dan Puskesmas Labuha dalam kegiatan vaksinasi tersebut.

Dandim 1509/Labuha yang berada di lokasi vaksinasi mengatakan, kegiatan serbuan vaksinasi ini kelanjutan dari vaksinasi kemarin, karena mengingat antusias masyarakat Halsel untuk mengikuti kegiatan vaksinasi, maka Kodim 1509/Labuha bersama beberapa pihak mengadakan serbuan vaksinasi sampai hari ketiga Kamis Besok.

“Saya selaku Dandim 1509/Labuha mengucapkan rasa terimakasih atas kesediaan Dinas Kesehatan terutama, Tenaga Medis yang melakukan vaksinasi. Saya juga menghimbau warga Halsel untuk mengikuti kegiatan serbuan vaksinasi, Karena dengan vaksinasi, kita ikut membantu dan menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga serta kita membantu Pemerintah untuk menciptakan Herb Imunity atau ketahan Imun,” imbuh Letkol Info Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han.

Selain serbuan Vaksinasi, Kodim 1509/Labuha juga membagikan Baksos Sembako untuk peserta vaksinasi. (Red/CN)

Ketua IKB Makayoa Halsel Siap Biayai Pasien Jantung Bocor

JAKARTA, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Usman Sidik siap  menanggung seluruh biaya perawatan Maskur Gani (41 Tahun), penderita jantung bocor. Sehingga pihak keluarga tidak akan dikenakan biaya lagi selama perawatan Maskur di Jakarta.

“Saya sudah telepon dia (Maskur), saya sampaikan hari Selasa besok saya jenguk dia dan semua biaya operasinya akan saya tanggung,” kata Usman melalui pesan WhatsApp, Senin malam (4/10/2021).

Menurut Usman, keluarga tidak akan lagi terbeban dengan biaya perawatan Maskur. Oleh karena itu, seluruh biaya akan ditanggung pribadi Usman.

“Saya akan menjamin pembiayaannya, apapun opsinya. Saya harap Maskur dapat segera pulih dan bisa menjalani aktivitas kembali,” janji Usman.

Maskur Gani (41 Tahun), penderita jantung bocor.

Usman Sidik yang juga Ketua IKB Makayoa Halsel itu bilang bahwa saat ini, Maskur sendiri sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, karena terkonfirmasi positif Covid-19. Ia dibawa ke Jakarta oleh istrinya, Sunarti Syahber, sejak 9 September 2021 lalu.

“Saat ini (Maskur) di Rumah Sakit Harapan Kita, karena terkonfirmasi positif Corona, berangkat hari Kamis tanggal 9 September kemarin didampingi langsung istrinya,” ujarnya.

Maskur yang merupakan warga Desa Sagawele, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, itu kini hanya bisa tergolek tak berdaya. Jantungnya bocor membuat Maskur harus berhenti bekerja di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), karena sering kesakitan. Ayah dua anak itu saat ini butuh biaya untuk menjalani operasi.

Setelah sempat beberapa kali pindah rumah sakit, Maskur akhirnya dibawa ke Jakarta oleh istrinya dan tinggal di kamar kos yang berdekatan dengan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Dia sedang menunggu biaya untuk dioperasi. Kondisinya kini makin memburuk ditambah kondisi positif Corona yang dideritanya.

Bagi Anda yang hendak memberikan bantuan bisa menghubungi Sunarti Syahber di nomor 082334694646 atau transfer ke rekening BRI atas nama Sunarti Syahber 3636-01-021749-53-8. (Red/CN)

Bidan Desa Pelita Bantah Terlibat Aksi Demo

HALSEL, CN – Bidan Desa Pelita, Wahyuni Barmawi Amd.keb membantah atas dugaan keterlibatan dirinya dalam aksi demonstrasi hingga diduga terjadi pengerusakan Baliho Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) dan Pagar Kantor Desa Pelita Kecamatan Mandioli Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang digelar pada Rabu (29/9/2021) kemarin.

“Memang di saat situasi demo, saya sedang bertugas Vaksinasi,” akunya kepada cerminnusantara.co.id, Senin (4/10).

Wahyuni bilang, Kantor Desa adalah Pustu Covid-19, namun karena bertepatan dengan adanya aksi demonstrasi, maka ia bersama teman-teman Puskesmas lainnya turun di sebelah Sekolah Al-Khairat Desa Pelita.

“Jadi ketika saya ke Pustu, tetap saja harus lewat di depan Kantor Desa,” jelas  Wahyuni.

Oleh karena itu, Wahyuni menegaskan, hanya melakukan apa yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya sebagai Bidan Desa.

Ia bahkan mengaku bahwa di saat aksi demonstrasi berlangsung, dirinya sedang sibuk melaksanakan kegiatan Vaksinasi.

“Memang saya tahu ada Demo, tapi saya benar-benar tidak ikut serta dalam Demo,” tegasnya.

Selain itu, Wahyuni menjelaskan bahwa dirinya berasal dari Desa Pelita dan menjadi bagian dari masyarkat Desa Pelita.

“Soal postingan di Facebook itu memang saya posting, tapi itu dari cerita masyarakat dan saya juga punya hak sebagai orang Pelita di luar dari ASN. Kemudian soal foto yang di lingkar itu masyarakat, bukan saya,” ujarnya.

Di tanya soal penerapan Protokol Kesehatan dalam aksi demonstrasi tersebut, Wahyuni mengaku massa aksi  Demonstrasi tidak menerapkan Protokol Kesehatan.

“Bagaimana kita mau terapkan, sedangkan mereka sudah duluan demo. Mereka teriak di megafon, jadi tidak tahu lagi bagaimana,” tutupnya. (Red/CN)