Pegawai Kecamatan Mandioli Utara Diduga Malas, Tali Bendera Merah Putih Diikat ke Tiang Listrik

HALSEL, CN – Kondisi Kantor Kecamatan Mandioli Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) sangat memperihatinkan. Dimana, pantauan cerminnusantara.co.id, nampak rumput liar tumbuh subur di lingkungan Kantor menjalar ke mana-mana. Padahal, tempat tersebut menjadi sentral pelayanan masyarakat setempat.

Selain ditumbuhi rumput liar dan tak terurus dengan baik, sampah dan kotoran Kambing juga berserakan di mana-mana menghiasi ruang Kantor tersebut.

Kantor Camat ini juga diduga ditinggalkan kurang lebih 3 bulan. Akibatnya, meteran listrik di Kantor  telah di cabut pihak PLN.

“Ada bekas meteran listrik yang diputuskan oleh pihak PLN, kotoran  Kambing pun ada di mana-mana, kemudian tali Tiang Bendera Merah Putih mereka ikatkan ke Tiang Listrik” ujar salah seorang warga yang namanya tidak disebutkan, Sabtu (13/8/2022).

Salah seorang warga setempat kepada media ini juga mengatakan bahwa pegawai di Kantor Camat Mandioli Utara jarang masuk Kantor. Hal tersebut, kata dia, sudah terjadi sejak beberapa Bulan, sehingga tidak sedikit warga yang mengeluh terhadap pelayanan administrasi.

“Kantor juga libur sudah 3 bulan lebih,” jelasnya.

Pria yang namanya tidak disebutkan itu juga menyayangkan sikap Pemerintah Kecamatan yang diduga mengabaikan memasang Bendera Pelangi dan Bendera Pusaka Merah Putih di Kantor Camat dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

“Suasana 17 Agustus tidak ada tanda-tanda, Bendera Pelangi dan Bendera Pusaka Merah Putih pun tidak ada, sementara Panitia peringatan 17 Agustus sudah di bentuk,” tutupnya.

Terpisah, Camat Mandioli Utara Badi Leangi saat mintai keterangan Via pesan singkat WhatsApp belum menanggapi meski pesan tersebut telah terkirim. (Red/CN)

Sejumlah Kades di Halsel Akui Tak Mampu Pertanggungjawabkan Biaya Stuban 2021

HALSEL, CN – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengaku tidak mampu mempertanggungjawabkan biaya Studi Banding (Stuban) yang digelar belum lama ini.

Mengapa tidak? Stuban Kades di Jawa Barat di Tahun 2021 lalu, saat itu setiap Kades diduga dipaksa pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel untuk menyetor senilai Rp 15 Juta.

Atas patokan biaya Stuban dari pihak DPMD Halsel yang mencapai belasan jutaan rupiah kepada puluhan Kades tersebut, kini sejumlah Kades yang enggan menyebutkan nama mengaku tak mampu mempertanggungjawabkan.

“Kami sekarang merasa bingung harus mengisi anggaran Stuban itu ke Pos mana, sementara anggaran Stuban saat itu bagi kami sangat besar. Karena ini bunyinya belasan Juta bukan 1 atau 2 Juta,” kesal sejumlah Kades saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Rabu (10/8/2022).

Sementara itu, Sekertaris DPMD Halsel, Faris Hi Madan ketika dikonfirmasi melalui via WhatsApp, dirinya meminta wartawan untuk menyebutkan nama Kades.

“Kades apa? Sebutkan nama, jangan cuma bilang sejumlah nama,” cetus Faris, Kamis (11/8).

Setelah itu, ditanya biaya Stuban yang disetor setiap Kades dan berapa banyak Kades yang diberangkatkan saat itu, Faris enggan menjawab hingga berita ini dikorankan. (Red/CN)

Polisi Amankan Seorang Pemuda di Ternate yang Bawa Ganja

TERNATE, CN – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara kembali meringkus seorang pemuda di Ternate berinisial EHD alis Ewin (19) karena kedapatan membawa narkotika jenis ganja.

Ewin diringkus oleh Tim Opsnal Unit I Subdit I Distresnarkoba Polda Malut di Jalan Raya Kelurahan Bastiong, Ternate Selatan pada Senin (1/8).

Direktur Ditresnarkoba Polda Malut Kombes Pol. Tri Setyadi Artono mengatakan, dari tangan tersangka ditemukan barang bukti berupa 3 sachet kecil jenis ganja dengan berat bruto 2,30 gram.

“Tak hanya itu, satu buah handphone dan satu bekas bungkus rokok yang dipakai pelaku untuk menyembunyikan barang haram tersebut juga diamankan,” ungkapnya.

Penangkapan terhadap Ewin, berawal dari informasi masyarakat bahwa ada proses transaksi narkotika, mengetahui informasi itu sekitar pukul 21.15 WIT Tim Opsnal Unit l Subdit I lalu bergerak menuju lokasi dan melakukan monitoring dan pemantauan.

“Saat lakukan pemantauan petugas melihat laki-laki (Ewin) menggunakan motor berboncengan dengan 1 rekannya mengambil sesuatu benda atau barang yang dicurigai, tim opsnal langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan, saat pengeledahan petugas mendapati bungkusan rokok surya yang berada dalam saku celana sebelah kiri depan,” ungkap Tri Setyadi Artono. Kamis (4/8/2022).

Katanya, tersangka lalu dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Malut guna dilakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan. Saat dilakukan pemeriksaan tersangka positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil test urine.

“Hasil test urine yang bersangkutan positif menggunakan ganja,” ujarnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka bakal dijerat dengan Pasal 111 jo 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. (Ridal CN)

Mahasiswa Kubermas Unkhair Ternate Gelar Perkenalan dengan Masyarakat Desa Hidayat

HALSEL, CN – Mahasiswa Kuliah Bersama Masyarakat (Kubermas) Unkhair Tahap 1 menggelar silaturahim perkenalan bersama Pemuda Pemudi, dan Pemerintah Desa Hidayat Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Silaturrahmi ini bertujuan untuk lebih saling mengenal antara masyarakat dan Mahasiswa Kubermas. Kegiatan silaturahim digelar pada kamis, (28/7/2022) Pukul 20:30 WIT malam.

Kepala Desa (Kades) Hidayat, Hi. Al hajri K Marsoly kepada Media ini menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya karena bisa menggelar silaturahmi perkenalan bersama Mahasiswa Kubermas Unkahir Ternate. Dalam sambutanya, Kades Hidayat menyebutkan mahasiswa Kubermas Unkhair Ternate sebelumnya telah beberapa kali masuk ke Desa Hidayat.

“Melalui anak-anak Kubermas ini mungkin pemuda dan pemudi, remaja-remaja bisa mengambil ilmu pengetahuan melalui kakak-kakak Kubermas ini. Marilah bersama-sama kita bekerja sama dalam mengikuti kegiatan Kubermas ini, mungkin kita bisa mempelajari keunggulan-keunggulan dari Desanya masing-masing dan intinya sama-sama kita suport dan kita dorong bersama kegiatan Kubermas ini,” cetus Kades Hidayat Hi. Al hajri K Marsoly.

Sementara itu, Koordinator Umum Kubermas Halsel (Korum Halsel) Asri S mengatakan, program yang direncanakan pihaknya baik program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat Desa hidayat. Sebab, kata Asri, Kubermas yang digelar kali ini  diperhadapkan dengan momentum menyambut peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-80.

“Kita akan mengawal dan memaksimalkan waktu 1 Bulan ke depan. Sebab, Program yang kita melaksanakan rencananya akan di sesuaikan dengan situasi dan kondisi,” jelas Asri.

Koodinator Desa (Kordes), Mullah Zulfaqar di kesempatan yang sama berharap agar segala program yang di jalankan dapat berjalan dengan lancar.

“Terkait dengan Kubermas kali ini yah saya berharap semoga program kerja yang telah disepakati bisa berjalan dengan lancar dengan adanya partisipasi dari masyarakat maupun pemuda setempat,” tuturnya.

Tak cukup di situ, dalam kesempatan ini, Ketua Pemuda Desa Hidayat, Rudi Kasim menambahkan, kehadiran pemuda yang tidak seberapa banyak dalam rapat silaturahim diakibatkan banyak yang bekerja diluar. Namun meskipun dengan keterbatasan pemuda, pihaknya tetap bekerjasama secara bersama bersama dengan mahasiswa Kubermas.

“Kami siap membantu di setiap program dari adik-adik Kubermas baik itu melalui pemuda dan pemudi maupun remaja,” pungkasnya. (CN/Red)

Ngeri! Seorang Oknum Akui Nama Ozy di Halsel Ancam Wartawan Cerminnusantara

HALSEL, CN – Siapa sangka, tidak tahu sebab, secara tiba-tiba sekitar pada pukul 10.30 Waktu Indonesia Timur (WIT) pada Kamis (25/7/2022) malam, Wartawan Media Online Cerminnusantara.co.id bernama Hardin Hi. Idris mendapat pengancaman melalui pesan via WhatsApp.

Dalam pesan tersebut menuding kepada wartawan tidak beretika dan secara tegas bakal mencari tahu keberadaan wartawan. Namun oknum tersebut tidak menyampaikan tujuan dan maksud dari pesan tersebut.

“Ngni pe’urusan politik Jang Bicara deng saya P’Pribadi , Tra etika sama skali, Ngn sambunyi di lobang batu saya akan cari pa ngn…,” tulis oknum yang diduga mengancam wartawan melalui pesan via WhatsApp dengan nomor +628135511****.

Pesan lainnya, oknum itu kembali mengirimkan pesan singkat menyampaikan nama dan mengaku bernama Ozy.

“Ini saya ozy,” singkatnya.

Karena merasa bingung dan terancam, Hardin langsung menanggapi pesan yang bertuliskan dugaan pengancaman tersebut.

Jurnalis Cerminnusantara.co.id Kepala Biro (Kabiro) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) itu menyampaikan permohonan maaf dan menanyakan ini dengan siapa?. Namun setelah pesan wartawan terbaca dengan kode centang 2 biru. Oknum tersebut langsung memblokir nomor wartawan. Bahkan ketika dihubungi melalui via telepon seluler pun tidak merespon. (Red/CN)

Incumbent Desa Akelamo Kembali Bertarung Pilkades 2022

HALSEL, CN – Berbagai dukungan dari banyak pihak terus mengalir, Incumbent Kepala Desa Akelamo Kecamatan Gane Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Herdi Raupasi  kembali bertarung di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2022-2027.

“Memimpin sebuah Desa tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, pastinya semua berawal dari keinginan masyarakat yang menginginkan sosok Kepala Desa yang berwibawa dan bermasyarakat,” kata Herdi Raupasi saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id didepan Kantor Inspektorat Halsel usai melakukan kepengurusan berkas pencalonan Kades pada Rabu (27/7/2022).

Herdi bilang, seorang Kepala Desa harus menjadi teladan yang baik bagi masyarakatnya. Sehingga sebagai Kepala Desa Akelamo, dirinya mengklaim telah sukses memimpin dan optimis kembali terpilih menjadi Kades Tahun 2022 ini.

“Jika masyarakat menilai pantas dan saya diharapkan kembali memimpin Desa Akelamo untuk periode 2022-2027, mengapa tidak,” katanya sambil tersenyum.

Sosok Kades yang dikenal ramah, santun dan sangat mengedepankan kepentingan masyarakatnya ini, kepemimpinan Herdi selama 6 Tahun telah membawa Desa Akelamo dalam berbagai kemajuan.

“Secara pribadi, saya masih tetap mempunyai keinginan untuk memimpin Desa dan ini bukan kepentingan pribadi semata, tapi ini kepentingan bersama untuk masyarakat kita,” tutupnya. (Red/CN)