Anggota DPRD Dapil Gane Bersama PKB Halsel Sambangi Korban Tenggelam KM. Cahaya Arafah

HALSEL, CN – Tragedi tenggelamnya KM. Cahaya Arafah di perairan Gane Barat Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut)  mengundang keprihatinan dan kesedihan banyak pihak. Duka yang dirasakan bersama ini tidak luput dari perhatian dan rasa empati pengurus DPC PKB Halsel.

Pada Harlah PKB yang ke-24 Tahun 2022 ini, DPC PKB Halsel bersama anggota DPRD Dapil III Fraksi PKB Halsel, Alwan K. Hi Bode menyambangi korban tenggelamnya KM. Cahaya Arafah di Desa Dolik, Desa Tokaka dan Desa Fulai Kecamatan Gane Barat Utara.

Dalam kesempatan itu, Alwan menyampaikan, kunjungannya ke Desa Dolik bersama jajaran Pengurus DPC PKB Halsel, bukan semata-mata memperingati Harlah PKB, akan tetapi sikap berbagi duka, saling tolong-menolong.

Menurutnya, ini merupakan kewajiban bagi seluruh umat islam. Oleh karena itu, pihaknya hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai rasa kemanusiaan dan peduli terhadap sesama.

“Sebelumnya, kami jajaran Pengurus DPC dan saya secara pribadi mengucapkan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga seluruh korban yang selamat dan keluarga korban yang meninggal diberikan ketabahan dan keikhlasan, sedangkan korban yang meninggal semoga Khusnul khatimah dan dimasukkan ke surga Allah SWT,” ujar Alwan K.Hi Bode, Minggu (24/7).

Selepas mendoakan korban, DPC PKB Halsel bersama anggota DPRD Dapil III Fraksi PKB itu memberikan bantuan sembako kepada korban yang masih selamat dan keluarga korban yang telah meninggal.

Selain itu, DPC PKB Halsel juga berharap, semoga korban tenggelam KM. Cahaya Arafah yang selamat dan keluarga korban meninggal bisa senantiasa mendapat bantuan baik dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan ataupun dari pihak swasta lainya.

“Dikesempatan ini, saya mengajak kepada kita semua mari kita saling bahu-membahu membantu para korban, agar bisa meringankan beban mereka,” tutup anggota DPRD Halsel Dapil Gane itu. (Sain CN)

Rayakan Hari Anak Nasional, Pemda Halsel Realisasikan Ratusan KIA di Tahun 2022

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut)  melalui Dinas pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Halsel  melaksanakan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022.

Perayaan HAN Tahun 2022 ini dilaksanakan pada 22 Juli di Aula Palm Hotel Labuha dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dan dihadiri oleh Forum anak dan genre (Generasi berencana) Halsel.

Untuk pemenuhan hak anak di Bidang sipil yang merupakan bagian dari indikator Kabupaten Layak Anak (KLA) DP3AKB melalui Dinas Dukcapil Halsel  merealisasikan ratusan Kartu Identitas Anak (KIA) yakni 200 KIA yang diserahkan secara simbolis oleh Drs Khairuddin Abd Rahman asisten 3 Bidang pemerintahan kepada 13 anak.

Dalam sambutannya, Asisten 3 Bidang Pemerintahan, Drs Khairuddin Abd Rahman menegaskan, anak adalah generasi bangsa yang harus mendapatkan perhatian serius dari  Pemerintah untuk memberikan haknya.

“Gantungkan cita-citamu setinggi langit dan raihlah cita-citamu untuk kesuksesan kalian di masa mendatang. Forum anak dan genre harus memiliki nilai-nilai agama yang kuat. Shalat jangan ditinggalkan, harus bisa baca Qur’an yang muslim, yang Nasrani rajin ke gereja, fokus pada pendidikan dan tingkatkan ketrampilan agar dapat bersaing dengan anak-anak Indonesia di manapun anak-anak ku berada untuk menyongsong Indonesia emas 2045,” cetus Khairuddinn Abd Rahman, Minggu (24/7).

Perayaan HAn ini dirangkaikan dengan Talk Show menghadirkan Host dari Dinas Kesehatan, Kemenag dan DP3AKB sebagai penyelenggara dengan mengusung tema “Berani Bergerak Melawan Pernikahan Anak”.

Turut hadir, Kepala Dinas Dukcapil Halsel Saban Ali dan Kepala Kantor Urusan Agama Labuha serta Kementrian Agama Halsel.

Pada kesempatan ini, hadir pula Duta Genre Halsel Tahun 2018 Aqilatul Badliyah, satu-satunya putri terbaik Halsel yang lulus seleksi IPDN Tahun 2022 sekaligus memberikan motivasi kepada forum anak dan Genre agar selalu optimis dan berani bersaing dengan teman sebaya untuk implementasikan potensi diri menjadi anak yang sukses.

Ditempat terpisah, Kepala DP3AKB Halsel Apt. Karima Nasaruddin, S.Si.M.Kes saat diwawancara menyampaikan bahwa perayaan HAN merupakan momentum yang dirayakan setiap Tahun sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah atas partisipasi dan peran aktif dari anak-anak dalam mengembangkan minat dan bakat yg dimiliki sebagai modal generasi hebat menuju Indonesia Emas 2045.

“Forum anak dan Genre harus bisa menjadi panutan bagi rekan sebaya dalam mencegah pernikahan dini dan berbagai pengaruh buruk yang merugikan anak anak itu sendiri” ungkap Karima Nasarudin.

Kepala DPA3KB, anak-anak merupakan aset bangsa yang harus dibimbing dan penuhi hak-haknya, sehingga mereka berkembang dengan baik dan bebas berinspirasi yang positif untuk tingkatkan kualitas diri sehingga mampu menjadi generasi hebat yang taqwa di masa depan.

“Saya berharap dengan peran forum anak dan genre tingkat pernikahan anak di Kabupaten Halmahera Selatan dapat di tekan,” tutup Karimah. (Red/CN)

Dugaan Korupsi Dana Desa Marabose Masih dalam Tahap Penyidikan

HALSEL, CN – Proses penyelidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi penggunaan Dana Desa Marabose sudah naik ke Tahap penyidikan. Hal ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Fajar Haryowimbuko saat dikonfirmasi wartawan cerminnusantara.co.id melalui via WhatsApp, Sabtu (23/7/2022).

“Masih dalam Tahap Penyidikan,” ungkap Fajar.

Sedangkan proses penyelidikan perkara dugaan korupsi Dana Desa Tahun anggaran 2019-2022 sudah selesai dilakukan Penyidik Kejari Halsel. Sehingga dari hasil perhitungan kerugian negara diduga mencapai Rp 1 miliar lebih.

Bahkan belum lama ini, Tim Penyidik Kejari Halsel juga melakukan penggeledahan di Kantor Desa Marabose, Rumah Mantan Kades dan Bendahara Desa Marabose. Pasalnya, penggeledahan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti lain seperti yang ditargetkan untuk mempermudah proses Penyidikan.

Sedangkan pemeriksaan Saksi-saksi, Kejari Halsel juga sudah memeriksa sejumlah Saksi. Namun pihak Penyidik Kejari Halsel hingga saat ini masih memeriksa saksi-saksi lain.

“Ya kan masih ada saksi-saksi yang harus diperiksa,” tegas Kajari Halsel.

Meski begitu, ketika ditanya terkait penetapan tersangka, Fajar menjawab bakal kembali meminta perhitungan kerugian negara dari Inspektorat Halsel.

“Ya nanti kita minta perhitungan kerugian negara ke Inspektorat dulu,” tutupnya. (Red/CN)

Harlah ke-24, PKB Halsel Salurkan Ratusan Sembako ke Janda dan Anak Yatim

HALSEL, CN – Dalam rangka memperingati Hari lahir ke-24, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) membagikan Ratusan sembako kepada Janda, Lansia dan anak yatim.

Dalam Rangkaian perayaan Harlah PKB ke-24 di Tahun 2022 ini, jajaran DPC PKB Halsel  menyalurkan paket sembako kepada 65 Penerima dengan menyasar para Janda dan anak yatim di Desa Wayamiga dan Desa Babang Kecamatan Bacan Timur, Desa Wayaua Kecamatan Bacan Timur Selatan dan Desa Panambuang Kecamatan Bacan Selatan serta Desa lainnya.

Ketua DPC PKB Halsel, Muslim Hi. Rakib mengungkapkan, Harlah PKB ini dilakukan secara berbeda, tidak lagi dengan mengumpulkan atau mengundang Kader. Akan tetapi, dilakukan dengan cara jemput bola hadir ditengah masyarakat secara langsung.

“PKB selaku Partai Religius dan Nasionalis akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat dan senantiasa berbaur dengan masyarakat lapisan bawah dalam keadaan susah maupun senang. Kami tidak akan pernah merasa lelah untuk terus melayani umat dan rakyat,” ucap Muslim Hi Rakib, Sabtu (23/7).

pembagian bantuan tersebut, kata Wakil Ketua DPRD Halsel, ini dilakukan sebagai bukti kepedulian PKB Halsel terhadap masyarakat khususnya para Janda dan anak yatim.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Halsel, M Yunus Najar yang juga selaku koordinator pembagian sembako menyebutkan, pembagian sembako pada Harlah PKB tidak hanya menyasar bagi para Janda dan anak Yatim, tapi sebagai wujud empati dan berbelasungkawa duka yang mendalam terhadap Kecelakaan laut beberapa hari lalu di Desa Tokaka, pihaknya bakal memberikan bantuan paket Sembako kepada keluarga korban tenggelamnya KM. Cahaya Arafah.

“Pembagian beberapa paket sembako untuk Janda dan Yatim Piatu telah dilakukan. Dan Alhamdulillah berjalan lancar. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang sedang terkena musibah, DPC PKB Halsel pada hari Minggu besok akan menyalurkan bantuan beberapa paket Sembako kepada korban tenggelamnya KM. Cahaya Arafah,

Menurut Sekretaris DPC PKB Halsel bahwa hal ini sebagai bentuk kepedulian PKB Halsel terhadap warga yang sedang mengalami ujian dari Allah SWT.

“Kecelakaan ini menjadi pelajaran berharga terutama bagi para pengguna Kapal laut yang hendak melakukan perjalanan,” tutup mantan anggota DPRD Halsel 2 periode itu. (Sain CN)

DKC Garda Bangsa : Minta Pemda Halsel Subsidi Kapal, Untuk Transportasi Laut Pesisir Gane Lebih Layak

HALSEL, CN – Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Asbur Abu meminta Pemerintah Daerah memikirkan solusi transportasi kapal laut di daratan Gane.

Asbur menilai sejumlah kapal dengan rute Ternate tujuan pesisir Gane tidak layak dioperasikan disebakan kondisi dan fisik kapal yang tidak seimbang dengan kondisi wilayah laut Gane.

Untuk itu, Ia meminta Pemda Halsel sudah seharusnya memikirkan solusi bagaimana menghadirkan transportasi Kapal laut di pesisir Gane, mengingat insiden KM Cahaya Arafah dan sejumlah kapal lainya yang banyak memakan korban.

“Kapal rute Gene Barat, Gane Timur, Gane Luar harus kapal yang lebih layak dan jika pengusaha kapal keberatan pihak Pemda diminta subsidi untuk mendatangkan kapal lebih layak lagi pasca bencana tenggelamnya Kapal cahaya Arfah dan Lasaidi yang juga memiliki rute yang sama juga ikut tenggelam,” tuturnya.

Ia mengatakan, jika pengusaha beralasan dan keberatan menghadirkan kapal yang layak untuk beroperasi di pesisir Gane maka Pemda sudah seharusnya subsidi untuk mendatangkan kapal lebih layak.

“Pemda harus membicarakan subsidi kapal jika pengusaha keberatan karena BBM yang di gunakan tidak berbanding dengan penumpang dan muatan maka Pemda harus subsidi mendatangkan kapal yang lebih layak lagi,”ujar Asbur. (22/7/2022)

Asbur mengatakan, solusi kapal yang layak bagi masyarakat di pesisir Gane agar masyarakat merasa aman dan nyaman menggunakan jasa transportasi laut. Ia juga mengucapkan ucapan belasungkawa sedalam-dalamnya atas tragedi KM Cahaya Arafah.

“Tentunya Kami berharap Pemda Halsel segera memikirkan solusi kapal yang layak bagi masyarakat di pesisir Gane. Selanjutnya, mewakili DKC Garda Bangsa turut berduka atas insiden KM Cahaya Arafah, semoga keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan,” ucap Asbur. (Red/CN)

KM Cahaya Arafah Tenggelam, Garda Bangsa Minta Pemda Halsel Siapkan Kapal Baru

HALSEL, CN – Setelah tenggelamnya Kapal KM. Cahaya Arafah di perairan Desa Tokaka Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), sudah tentunya, Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel wajib mencari solusi untuk transportasi laut yang baru.

Ini dijelaskan Ketua Garda Bangsa Halsel, Asbur Abu saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id di Sekretariat Garda Bangsa di Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan, Jumat (22/7/2022).

“Pemkab Halsel harus cari solusi transportasi Kapal di Kecamatan Gane Barat dan Gane Luar untuk Kapal yang lebih layak lagi demi kenyamanan dan keselamatan penumpang,” cetus Asbur.

Pria yang disapa Haji itu bilang, jika para pengusaha Kapal merasa keberatan, Pemda Halsel harus subsidi Kapal yang lebih layak dari Kapal yang sebelumnya mengalami bencana tenggelam di Perairan Gane Barat.

“Karena sekarang, Kapal Lasa Idi Rute yang sama juga ikut tenggelam di lokasi berbeda,” tuturnya.

Oleh karena itu, Ketua Garda Bangsa Halsel kembali menegaskan kepada Pemda Halsel mendatangkan Kapal yang lebih layak untuk beroperasi di pesisir Gane.

“Maksudnya kami disini, agar supaya masyarakat Gane merasa aman dan nyaman menggunakan jasa transportasi laut,” tutup Asbur. (Red/CN)