Ricuh PSU Pilkades Kurunga, Bupati Halsel akan Undang Panitia Kabupaten

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Usman Sidik menegaskan dirinya bakal mengundang Panitia Pilkades Kabupaten untuk diminta Penjelasan.

Permintaan penjelasan ini, terkait proses pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkades Desa Kurunga Kecamatan Kepulauan Joronga, saat terjadi ricuh pada Sabtu 25 Februari kemarin.

Pasalnya, tahapan PSU Pilkades berlangsung pada Sabtu (25/2/2023) sekitar pukul 08.30 WIT berjalan aman dan tertib tetapi pada pukul 10.30 WIT situasi kemudian dibuat ricuh oleh pendukung dan cakades inkumben nomor urut 03, Sahril Andilamo di Kantor Balai Desa.

“Jika informasi itu terbukti bahwa Kades inkumben benar benar melakukan kericuhan saat Pemungutan Suara Ulang, maka akan diberikan sanksi diskualifikasi dan di proses hukum,” kata Bupati Halsel Usman Sidik kepada wartawan, Senin (27/2/2023).

“Nanti kami pelajari dulu, penyebabnya apa sehingga terjadi kericuhan saat pencoblosan,” tambahnya.

Bupati Usman Sidik juga mengingatkan kepada Panitia Kabupaten, dalam hal ini DPMD Halsel.

“Nanti lihat saja setelah saya balik dari Jakarta akan mengundang Panitia Kabupaten dan para Calon Kades untuk dimintai penjelasan sedetail nya. Jika saya temukan ada skenario Panitia dan para Cakades, maka saya tidak segan-segan mengambil langka tegas,” tutupnya. (Hardin CN)

PSU Kurunga Ricuh, Cakades Incumbent Sesalkan Dituding Jadi Dalang

HALSEL, CN – Kericuhan yang terjadi disaat Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kecamatan Kepulauan Joronga Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang digelar pada Sabtu (25/2/2023), Calon Kepala Desa (Cakades) Incumbent Nomor Urut 3, Syahril Landoloma akhirnya angkat bicara.

Dimana, Cakades Incumbent, Syahril Landomola kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Senin (27/2), membantah keras bahwa kericuhan terjadi bukan karena dugaan setingan, tapi ada seorang oknum warga Desa Kakupang bernama Jamrud Jaid yang diduga kuat dengan sengaja mengintervensi saat Perhitungan Surat Suara dilakukan.

“Bagaimana tidak ricuh, Jamrud Jaid ini bukan warga Kurunga, tapi kenapa pada saat Perhitungan Suara, dia harus terobos masuk ke dalam ruangan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Itu maksud dan tujuannya apa?,” jelas Syahril Landoloma.

Padahal saat itu, kata Syahril, ia sedang melakukan koordinasi dengan Panitia Kabupaten bahwa ada warga yang tidak terdaftar dalam Data Pemilih Tetap (DPT) dipanggil untuk melakukan pencoblosan.

“Panitia Kabupaten memanggil seorang warga untuk melakukan pencoblosan, disitu saya langsung berkoordinasi dengan Panitia bahwa yang bersangkutan tidak terdaftar dalam DPT. Karena saya hafal betul orang itu. Hanya saja, Jamrud yang masuk dalam ruangan TPS yang membuat warga kesal dan langsung terjadi ricuh,” tutur Syahril.

Cakades Kurunga Nomor Urut 3 yang juga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ternate itu bilang, jika bukan karena kehadiran Jamrud Jaid yang bukan warga Kurunga itu, dipastikan PSU Kurunga berjalan lancar dan aman hingga selesai.

“Pendukung Cakades Nomor Urut 2, Azhar Sam Udin yang menjemput Jamrud dari Bacan pukul 09.00 malam, entah maksud mereka apa, setidaknya ada timbul pertanyaan disitu, kenapa Pendukung Cakades Nomor Urut 2 harus menghadirkan Jamrud sampai harus dibiarkan masuk dalam ruangan TPS saat pencoblosan berjalan. Itu artinya, massa pendukung saya tetap tidak menerima karena Jamrud bukan warga Kurunga. Jadi tidak perlu sampai yang bersangkutan dibiarkan masuk dalam ruangan TPS seperti itu,” kesalnya.

Oleh karena itu, ia sangat menyesalkan atas sikap yang dilontarkan Cakades Nomor Urut 1, Abd Gani Abubakar dan Cakades Nomor Urut 2, Azhar Sam Udin bahwa Cakades Petahana jadi dalang kericuhan.

“Saya secara pribadi sangat menyayangkan statemen mereka yang sudah menuding saya sampai segitunya. Bukannya gegara orang yang tidak terdaftar dalam DPT itu yang bikin sampai Pilkades Kurunga harus masuk dalam Gugatan hingga diputuskan Tim Penyelesaian Sengketa Pilkades bahwa Kurunga harus PSU. Terus hari ini sudah PSU, kenapa mereka kembali menuding saya lagi,” sesalnya.

Sementara soal Take Over, Syahril menegaskan, itu haknya Panitia Kabupaten. Sebab, jika bukan karena kehadiran Jamrud Jaid dalam ruangan TPS, sudah tentunya tidak terjadi kericuhan.

“Take Over terpaksa dilakukan Panitia Kabupaten karena kondisi sudah tidak normal. Jadi soal Take Over, nanti dikoordinasikan saja ke Panitia Kabupaten,” tutupnya mengakhiri. (Hardin CN)

Menang Murni di Liaro, Aliansi Masyarakat Halsel Desak Bupati Lantik Cakades Incumbent

HALSEL, CN – Puluhan warga Desa Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) mendesak Bupati Halsel Usman Sidik untuk melantik Calon Kepala Desa (Cakades) Incumbent yang di diskualifikasi.

Desakan ini disampaikan melalui aksi demonstrasi yang digelar didepan Kantor Inspektorat Halsel pada Senin (27/2/2023).

Saat berorasi, Koordinasi aksi Ahmad R Adam menyampaikan, massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Halsel (AMH) memiliki satu kepentingan yang baik yaitu Bupati Halsel Usman Sidik harus melantik Najarlis Hi. Mansyur sebagai Cakades Incumbent pemenang murni di Desa Liaro.

“Kami yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Halmahera Selatan adalah punya kepentingan yang Satu, yang benar tetap benar, yang menang tetap dilantik dan yang kalah jangan merasa diri menang,” teriak Koordintor Aksi.

Ahmad R Adam juga meminta agar tidak ada lagi gerakan tambahan yang pada akhirnya terciptanya konflik di Desa. Sebab, jika Cakades Incumbent yang diketahui publik sebagai pemenang, namun tidak dilantik, sudah tentunya bakal tidak diterima masyarakat Desa Liaro.

Bahkan dihadapan puluhan massa aksi, Ahmad R Adam juga dengan suara keras mempertanyakan kepada masyarakat, jika Cakades Pemenang tidak dilantik, apakah diterima atau tidak? Kemudian puluhan massa aksi itu dengan tegas menyampaikan, sampai kapan pun tidak akan menerima keputusan tersebut.

“Kenapa tidak mau? Karena tidak ada Undang-Undang satu pun di Negeri ini yang mengacu Cakades Pemenang kedua harus dilantik. Tapi nyatanya yang terjadi hanyalah di Kabupaten Halmahera Selatan. Makanya jangan biarkan hal ini terjadi terus menerus. Hari ini kita datang, bukan menentang kekuasaan, kita adalah pendukung murni Bapak Bupati Usman Sidik. Kami juga mendukung sepenuhnya kebijakan Bapak Bupati, tapi lagi-lagi ini semua terjadi karena bawahannya Bupati yang sudah memberikan pertimbangan yang tidak rasional kepada Bapak Bupati yang pada akhirnya membuat situasi tidak aman seperti yang terjadi sekarang ini,” teriak Alumni Aktivis Himpunan Islam (HMI) itu.

Mado sapaan akrab Ahamd R Adam itu mengaku, pihaknya tahu betul bahwa Bupati Halsel adalah sosok seorang pemimpin yang prof­esional, namun karena ulah dan sikap oknum-oknum terkait. Maka dirinya meminta Ketua Tim Penyelesaian Sengketa Pilkades, Rahim Yasin harus bertanggung atas konflik yang terjadi mengenai Pilkades Halsel.

“Kami tidak akan main-main, kami akan mengawal masalah ini hingga tuntas. Karena menyangkut dengan Pilkades atau pengangkatan seorang Kepala Desa, sudah tentunya diatur dalam Undang-Undang yang harus sesuai dengan mekanisme dan prosedural,” tegasnya.

Meski begitu, Mado kembali meminta kepada Bupati Halsel Usman Sidik agar melantik Najarlis Hi Mansyur sebagai Cakades pemenang dalam pertarungan Pilkades Liaro dengan selisih 46 Suara.

“Harapan besar kami kepada Bapak Bupati agar melantik Cakades Incumbent Liaro yang menang jauh dengan selisih mencapai puluhan suara. Jadi Cakades Liaro yang kalah harus tahu diri, kalau kalah tetap kalah,” tutupnya. (Hardin CN)

Maju di Dapil III, Sukardi Sidik: Kita Optimis Menambah Kursi

HALSEL, CN – Bakal Calon Legislatif (Legislatif), Sukardi Sidik optimis merahi lebih dari 1 Kursi di Dapil III Pemilihan Legislatif (Pileg) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) 2024 mendatang.

Hal ini dipaparkan Sukardi Sidik saat diwawancarai Wartawan cerminnusantara.co.id usai mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Halsel, Selasa (21/2/2023).

“Kerja keras yang sudah dilakukan seluruh Pengurus DPC PKB Halsel selama masa persiapan pendaftaran menjadi formulasi ampuh dan perlu diapresiasi,” papar Sukardi Sidik.

Meskipun baru berkecimpung di Dunia Partai Politik (Parpol), namun karena maju di Dapil III, Sukardi Sidik yakin bisa merahi suara maksimal pada Pileg 2024 mendatang.

“Dapil III adalah Kecamatan Gane Barat Selatan, Kecamatan Gane Timur Selatan, Kecamatan Gane Timur Tengah, Kecamatan Gane Barat, Kecamatan Gane Timur, Kecamatan Kepulauan Jorongan dan Kecamatan Gane Barat Utara. Maka jika PKB menargetkan lebih dari 1 Kursi, insya Allah pasti bisa melalui perjuangan sahabat-sahabat DPC PKB Halsel,” kata Kardi sapaan akrab Sukardi Sidik.

Bermodalkan niat, adik kandung Bupati Halsel itu memastikan, Kursi Dapil III bakal bertambah yang sebelumnya hanya 1 Kursi.

“Kita optimis menambah Kursi di DPRD Halsel. Selebihnya kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa,” tutur Kardi. (Hardin CN)

Turnament Polsek Batim CUP I : Polwan Polres Halsel, Raih Juara 3 Volly Putri

HALSEL, CN – Dalam rangka memeriahkan turnament Polsek Bacan Timur (Batim) CUP I, Polisi Wanita (Polwan), Polres Halmahera Selatan (Halsel), sabet juara 3 Volly Putri.

Kegiatan yang berlokasi di lapangan Polsek Batim itu, berlangsung selama 4 hari dari tanggal 15 sampai dengan 18 Febuari 2023, dan keluar sebagai juara satu team LMC, juara dua team Bayangkari cabang Helsel dan juara ke tiga team Polwan Polres Halsel

Saat di konfirmasi di lapangan pertandingan, Kepada media ini Bripka Afriani Nurdin, SH. menyampaikan, kami sangat puas dengan hasil permainan kami. Walaupun keluar sebagai juara ke tiga, kami juga tidak menduga bahwa kami bisa meraup juara yang ke tiga pada turnament Polsek Bacan Timur (Batim) CUP I, akan tetapi pada kenyataannya berhasil membawa team Polwan Polres Halsel menjuarai Bola Volley putri pada turnament itu.

“Saya sangat senang team Polwan Polres Halsel bisa juarai turnament Bola Volley Putri pada Polsek Bacan Timur (Batim) CUP I, walaupun hanya juara ke tiga” ucapnya. (18/2/2023)

Mudah-mudahan team Polwan Polres Halsel pada turnament berikutnya bisa meraup hasil yang maksimal, kalau dengan kekompakan team seperti pada turnament Bola Volley Putri pada Polsek Bacan Timur (Batim) CUP I, saya yakin pasti membawa hasil yang baik.

“Mudahan team kami di Turnament berikut bisa membawa hasil bai, kalau dengan kekompakan team kami, saya yakin dan percaya tetap bisa mendapat hasil memuaskan” tutup Nani sapaan akrabnya. (Red/CN)

Pos Jaga Keamanan Zero Poin Labuha Akan Dibangun

HALSEL, CN – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) berencana akan membangun Pos Pengamanan di Zero Poin Labuha.

Kepala Dinas Perkim Halsel, Muksin Bendar bilang, Pos Jaga tersebut dibangun di bagian Utara Zero Poin.

“Pos Satpol PP dan Toilet disisi Utara Zero Poin dan akan dibangun Tahun ini juga,” jelasnya, Minggu (19/2/2023).

Pos Pengamanan yang akan dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) itu, guna memperkuat kemanan disekitar Tugu Zero Poin Labuha. Sebab, baru sehari diresmikan Tugu Zero Poin yang terletak di Swering Pantai Pasar Baru Labuha itu, sudah dihiasi coretan yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK).

Bahkan Lantai keramik Zero Poin juga pun ikut retak setelah diresmikan Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba pada Sabtu malam (18/2).

“Semalam juga ada beberapa Keramik Lantai yang dihancurkan sehingga siang tadi sampai sore ini dilakukan perbaikan,” tutup Muksin. (Hardin CN)