oleh

Gelar Aksi Damai, Bupati Halsel Diminta Percepat Pelantikan Kepala Desa

HALSEL, CN – Dalam rangka mendukung keputusan penyelesaian Sengketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), ribuan masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang tergabung dalam Aliansi Saruma Bersatu menggelar aksi damai didepan Polres Halsel.

Aksi damai yang digelar ribuan masyarakat Halsel ini bertujuan mendukung keputusan Bupati Halsel, Usman Sidik terkait Hasil Putusan penyelesaian sengketa Pilkades yang telah ditetapkan beberapa pekan lalu yang menimbulkan berbagai protes serta kegaduhan dari sejumlah kalangan.

Kordinator aksi, Irfan Djalil dalam keteranganya menyebutkan, Polemik kegaduhan atas putusan tersebut diduga kuat ada oknum-oknum petinggi Partai  dan elit politik lainnya melakukan provokasi kepada masyarakat, sehingga terjadi kericuhan dimana-mana hingga  mengakibatkan sejumlah fasilitas Pemerintah dirusak.

“Mencermati dinamika protes atau unjuk rasa yang dilakukan oleh sekelompok orang, paska putusan Sengketa penyelesaian Pilkades oleh Bupati Kabupaten Halmahera Selatan yang menurut hemat kami sudah tidak lagi sesuai dengan ketentuan sebagaimana di atur dalam undang-undang nomor 9 tahun 1998, yaitu menyampaikan pendapat didepan umum merupakan perwujudan Demokrasi dalam tatanan kehidupan bermasyarakat yang aman, tertib dan damai,” cetus Rustam, Kamis (19/1/2023).

Irfan bilang, pihaknya menghargai penyampaian pendapat didepan umum bagi siapa saja sepanjang tidak menimbulkan cara-cara kekerasan dan pengrusakan terhadap fasilitas Pemerintah.

Karena lata dia, Daerah ini dibangun dengan upaya dan kerja keras. Olehnya itu, wajib untuk dijaga, dirawat dan dipelihara.

“Maka dari itu, kami atas nama Masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan yang hari ini tergabung dalam Aliansi Saruma Bersatu melakukan aksi damai untuk mendukung keputusan Bupati Halsel terkait dengan Sengketa Pilkades. Selain itu, kami juga mendesak pihak kepolisian untuk bertindak tegas kepada oknum-oknum yang menyampaikan pendapat dimuka umum dengan cara-cara provokatif dan merusak fasilitas pemerintah,” tegasnya.

Aksi Damai yang dilakukan disejumlah titik di pusat Pemerintahan Halsel itu, diikuti ribuan warga yang berasal dari ratusan Desa dan di puluhan Kecamatan.

Adapun tuntutan aksi penolakan yang disampaikan didepan umum. Diantaranya.

1. Menolak dan mengutuk secara tegas cara-cara kekerasan dan pengrusakan Fasilitas Pemerintah oleh Kelompok-kelompok yang yang menyampaikan pendapat di muka umum.

2. Menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan ajakan oknum-oknum yang tidak bermoral yang sengaja mengadu domba untuk membuat kekacauan di Negeri Saruma.

3. Mendukung keputusan Bapak Bupati Kabupaten Halmahera Selatan dalam penetapan Cakades terpilih dan meminta dengan hormat kepada Bapak Bupati Kabupaten Halmahera Selatan untuk mempercepat proses pelantikan Kepala Desa.

4. Mengajak kepada masyarakat Halsel untuk menjaga kerukunan, ketentraman dan menciptakan rasa nyaman dan damai di Kabupaten Halmahera Selatan.

5. Meminta kepada Polres Halsel untuk menangkap dan memproses Oknum-oknum yang merusak Fasilitas umum Pemerintah. (Sain CN)

banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250 banner 650250

Komentar