Bupati Halsel: Malam Ini Pelantikan Sekda 

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Usman Sidik, akan melantik Safiun Radjulan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif.

Pelantikan tersebut digelar di Rumah Dinas Bupati Halsel di Desa Papaloang, Bacan Selatan, Senin (9/10/2023) malam.

“Malam ini pelantikan Sekda. Tempat pelantikan di Pendopo Rumah Dinas Bupati,” kata Usman Sidik.

Menurutnya, pelantikan Sekda Definitif ini dilakukan setelah dirinya menerima Tiga nama yang dinyatakan memenuhi syarat oleh Komisi ASN. Ketiga nama itu, yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Safiun Radjulan, Kepala Dinas Penanaman Modal-PTSP Aswin Adam  dan Kepala Dinas P3KB dr. Vita Sangadji.

Setelah KASN memberi lampu hijau terhadap Tiga nama itu sebagai calon Sekda, Bupati lah yang selanjutnya memilih satu nama Sekda Definitif.

“Dari Tiga nama yang direkomendasikan tersebut, saya menilai Safiun Radjulan paling layak menduduki posisi Sekda,” pungkas Usman Sidik.

Safiun sebelumnya telah malang melintang di Dikbud. Ia bahkan pernah menjabat Sekretaris Dikbud Provinsi Malut.

Ketika mantan Sekda Halsel Saiful Turuy lengser beberapa waktu lalu, Safiun dipercayakan menjadi Plt Sekda Halsel.

Sedangkan untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Pendidikan, kabarnya, Bupati Halsel Usman Sidik menunjuk Sekretaris Dinas Pendidikan, Ikbal Hajiji sebagai Plt Kepala Dinas. (Hardin CN)

Usulkan Biaya Transportasi Pasien Rujukan BPJS Kesehatan, Direktur RSUD Labuha: Supaya Bisa Meringankan

HALSEL, CN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha akhirnya mengusulkan biaya transportasi bagi pasien rujukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Usulan ini disampaikan Direktur RSUD Labuha, dr. Ferdinan saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id diruang kerjanya, Selasa (3/10/2023).

“Tahun ini lagi diusulkan supaya bisa meringankan pasien,” aku Direktur RSUD Labuha, dr. Ferdinan.

Jika diakomodir biaya untuk pasien rujukan BPJS Kesehatan, maka pada Tahun 2024 mendatang, pasien tidak lagi dibebankan biaya transportasi rujukan terkecuali keluarga pasien. (Hardin CN)

Program Bobo Bersekolah, Kades: Saya Punya Tanggungjawab Moril

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Bobo, Kecamatan Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), mengadakan program Bobo Bersekolah yaitu pemberian beasiswa terhadap mahasiswa.

Kepala Desa (Kades) M Tarsan Abd Rahman Gosora mengatakan, program Bobo Sekolah itu merupakan Program spektakuler dalam rangka menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Bobo.

“Sebagai Kepala Desa, saya punya tanggungjawab moril dalam upaya meningkatkan SDM di Desa Bobo. Pendidikan adalah sektor paling penting yang perlu di bijaki, program Bobo Bersekolah adalah bagian integral dari visi-misi saya sebagai Kepala Desa yang perlu saya wujudkan,” ujar Kades Bobo M. Tarsan Abd Rahman Gosora, Selasa (3/10/23).

M. Tarsan Abd Rahman Gosora bilang, program peningkatan SDM melalui Bobo Bersekolah itu dianggarkan senilai Rp 20 juta serta konsentrasi pada program biaya kontrak asrama Mahasiswa di Kita Ternate.

“Untuk Asrama, bertempat di kelurahan Salahuddin Kecamatan Ternate Tengah. Komitmen Pemerintah Desa Bobo dalam mewujudkan peningkatan SDM akan terus dilaksanakan selama program Dana Desa masih berjalan 2 periode ini. Dan semoga adik-adik mahasiswa setelah menyelesaikan Studi, dapat kembali ke Daerah Halmahera Selatan untuk mengabdi mengambil peran positif dalam membangun Daerah Halmahera Selatan pada umumnya, dan desa Bobo Khususnya,” harapnya. (Hardin CN)

Tanam Pohon untuk Penghijauan Desa, Kades Tabamasa: Sudah Mencapai 80 Persen

HALSEL, CN – Unit Kegiatan Mahasiswa (Pemerintah Desa) Tabamasa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut),  melakukan penanaman pohon jenis Rambutan di Desa sebagai upaya untuk melakukan penghijauan di Desa.

“Penanaman dilakukan sepanjang Jalan, dan tahapan kegiatan sudah 40 persen, Tahap Dua penanaman Rambutan Binjai untuk penghijauan Desa sementara berjalan sudah  mencapai 80 Persen,” kata Kades Tabamasa, Salmin Ismail, Senin (2/10/2023).

Kades Tabamasa bilang, juga akan melakukan pelatihan tentang peningkatan kapasitas Pemdes dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Tujuan pelatihan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Tupoksi Pemdes dan BPD.

“Kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas Pemdes dan BPD yang akan dilaksanakan di Desa Tabamasa ini akan diikutkan oleh Dua Desa yaitu Desa Papaceda dan Desa Lemo Lemo. Kegiatan dijadwalkan pada Hari Rabu Lusa,” Kades Tabamasa, Salmin Ismail.

“Kegiatan pelatihan ini juga dibuat oleh Pendamping Desa di Kecamatan Gane Barat,” tutupnya. (Hardin CN)

Kapus Jiko Bilang Oknum Perawat Suka Bentak Dokter dan Bahkan Keluarga Pasien Saat Berobat 

HALSEL, CN – Perlakuan kasar oknum Perawat di Puskesmas Jiko Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), ternyata sering terjadi. Betapa tidak, bukannya mendapatkan pelayanan yang ramah, justru sebaliknya. Perkataan kasar disertai nada suara yang tinggi dari oknum perawat berinisial N itu, dialami Dokter dan bahkan salah satu keluarga Pasien asal Desa Bahu saat berobat sebelum pasien meninggal Dunia.

Hal itu diakui Kepala Puskesmas (Kapus) Jiko, Safrudin Yahya dihadapan oknum Perawat bersama salah seorang pegawai Dinas Kesehatan Halsel bagian penanggung jawab tentang Kusta, Minggu (28/8/2023).

“Yang namanya orang sakit ini pasti lagi stres juga. Cuma Ibu Ning (oknum Perawat) ini kan bicara kalau tidak berobat, lebih baik tidak usah kemari sudah. Itu yang mereka (keluarga pasien) tersinggung,” aku Kapus Jiko, Safrudin Yahya.

Bahkan Kapus Jiko itu bilang, oknum Perawat tersebut juga suka bentak ke Dokter saat mengadakan rapat internal Puskesmas Jiko.

“Ke Dokter juga Ibu Ning suka suara besar saat torang (Kami) lagi rapat internal,” ujar Safrudin Yahya.

Sekedar diketahui, pelayanan buruk oknum perawat di Puskesmas Jiko itu terkuak saat keluarga pasien tak terima atas beredarnya  informasi dilingkungan masyarakat bahwa ada pasien atas nama RM meninggal Dunia pada Rabu (26/8) karena menderita Kusta. (Hardin CN)

Kapus Jiko Benarkan Pasien asal Desa Bahu Meninggal Dunia Karena Kusta

HALSEL, CN – Safrudin Yahya, Kepala Puskesmas (Kapus) Jiko membenarkan pasien atas nama RM asal Desa Bahu, Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), meninggal Dunia karena menderita penyakit Kusta.

Dimana, menurut Safrudin Yahya, itu dibuktikan dengan hasil Lab pertama saat almarhum RM dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha.

“Kebetulan mereka (Bidan) juga sudah terlatih, jadi memang pada saat pemeriksaan dari hasil Laboratorium itu positif. Setelah itu, dari Rumah Sakit kirim ke Puskesmas. Disitu juga ada catatan dari Dokter untuk lanjutkan obat program,” singkat Kapus Jiko, Safrudin Yahya kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Jumat (29/9).

Sekedar diketahui, seperti yang dibeberkan Zena, kakak kandung Almarhum RM mengatakan bahwa dengan adanya kabar dari oknum Bidan di Puskesmas Jiko berinisial N yang mengatakan almarhum RM menderita Kusta, membuat warga di Desa Bahu merasa takut melaksanakan penguburan jenazah lantaran tak mau tertular Kusta. (Hardin CN)