Pemda Halsel Terus Laksanakan Program RTLH

HALSEL, CN – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), terus berupaya melaksanakan program Rumah Tak Layak Huni (RTLH) guna merehabilitasi rumah-rumah yang dianggap tidak layak dihuni.

Kepala Disperkim Halsel, Fadli Hi. Kader, Saat dikonfirmasi media pada Sabtu (20/01/2023), dalam rangka menindaklanjuti program RTLH sesuai arahan Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) turun langsung ke Desa untuk mengkroscek kondisi rumah di Desa Galala Kecamatan Mandioli Selatan yang kondisinya sangat memperihatinkan.

Dimana, Rumah tersebut ditempati keluarga nelayan dengan 3 anak dan 1 istri.

“Terdapat kesepakatan bahwa rumah baru akan dibangun ini, di atas tanah mereka sendiri,” ucapnya.

Kondisi Rumah Tak Layak Huni di Desa Galala.

Kadis Perkim Halsel bilang, pemilik Rumah tersebut telah memiliki Kartu Keluarga (KK). Namun belum memiliki KTP. Oleh karena itu, pada Senin esok akan dilakukan pembuatan KTP dan pembahasan final pembangunan rumah di Kantor Disperkim yang melibatkan keluarga dan Tim Teknis dari Disperkim sendiri.

“Pemilik rumah sudah memiliki KK, tapi belum memiliki KTP. Insya Allah Senin besok akan dilakukan pembuatan KTP sekaligus pembahasan dengan keluarga dan Tim Teknis dari Disperkim guna memfinalkan,” ujarnya.

Program RTLH adalah salah satu cara yang dilakukan Pemda Halsel untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat kurang mampu dengan memberikan bantuan dalam hal perbaikan rumah yang layak huni.

“Diharapkan program ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan,” harapnya. (Hardin CN)

Bawaslu Halsel Akan Telusuri Oknum Kades Diduga Bagikan Foto Caleg di Group WhatsApp 

HALSEL, CN – Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), akan mengusut dugaan pelanggaran netralitas Kepala Desa (Kades).

Pasalnya, ada salah seorang oknum Kades di Kecamatan Makian Barat diduga kuat membagikan foto Calon Legislatif (Caleg) di Group WhatsApp.

Ketua Bawaslu Halsel, Rais Kahar menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran awal terkait informasi tersebut.

“Itu informasi awal, nanti kita lakukan penulusuran, tapi kami bawa ke rapat dulu. Jadi nanti Pleno, baru kami turun untuk cari informasi awal itu,” jelas Rais Kahar saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id diruang kerjanya, Jumat (19/1/2024).

Bawaslu juga akan melakukan pemanggilan terhadap Calon Legislatif (Caleg) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Halsel dari Partai Perindo Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Irwan Adam jika dibutuhkan.

“Hasil dari informasi awal itu, lalu kita tuangkan secara format. Jadi ada dilibatkan dan melibatkan. Tapi nanti kita lihat dari hasil penulusuran,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu WhatsApp Group dengan nama “TODOKU LLJAYA” yang berisi 84 anggota mendadak heboh. Dimana, salah seorang oknum Kades di Kecamatan Makian Barat, berinisial L diduga kuat kedapatan membagikan banner Caleg DPRD Halsel dari Partai Perindo Dapil 1 Irwan Adam pada Rabu (16/1/2024). (Hardin CN)

Hasil Sementara Polling Balon Bupati Halsel 2024, Rusdi Somadayo Diposisi Kedua 

HALSEL, CN – Sejumlah nama mencuat sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Nama-nama tersebut muncul dalam survei melalui Platform Polingkita.com yang dibuat warga Halsel.

Sejumlah nama yang muncul diperkirakan akan bertanding di pesta demokrasi Tahun 2024.

Dari sejumlah nama tersebut, merupakan politisi senior dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) hingga mantan anggota DPRD dan bahkan ada juga Bupati aktif dan mantan Bupati Halsel.

Namun menariknya, dari sejumlah nama politisi senior itu, muncul nama pendatang baru yaitu Rusdi Somadayo.

Pantauan wartawan cerminnusantara.co.id pada Jumat (19/1), hasil sementara, Rusdi Somadayo mendapatkan vote terbanyak diposisi kedua dibandingkan nama-nama lain.

Berikut Hasil Polling sementara Balon Bupati Halsel 2024-2029.

1. Abdurrahman Hi. Usman 29.0%

2. Rusdi Somadayo 23.2%

3. Bassam Kasuba 18.5%

4. Bahrain Kasuba 8.3%

5. Rosihan Jafar 7.0%

6. Asmar Bani 2.7%

7. Jasri Usman 2.0%

8. Karman Lanan 1.4%

9. Iksan Subur 1.4%

10. Rivai Umar 1.4%

11. Hi. Ibrahim Moloku 1.3%

12. Jaya Lamusu 0.7%

13. Jusman Arifin 0.5%

14. Sahrani Somadayo 0.4%

15. Rahmi Husen 0.4%

16. Muhammad Yunus Nijar (La Rudi) 0.2%

17. Galban Hi. Jainal 0.0% (Hardin CN)

Oknum Kades Diduga Kirim Foto Caleg DPRD Halsel di Group WhatsApp, Sambil Bilang Buktikan 14 Februari 2024

HALSEL, CN – Salah satu WhatsApp Group dengan nama “TODOKU LLJAYA” yang berisi 84 anggota mendadak heboh. Pasalnya, salah seorang oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), berinisial L diduga kuat kedapatan membagikan banner salah satu Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halsel, Rabu (16/1/2024).

Foto yang dibagikan oknum Kades itu adalah milik Caleg bernama Irwan Adam. Irwan Adam diketahui merupakan Caleg DPRD Halsel Daerah Pemilihan (Dapil) I dari Partai Perindo Nomor Urut 2.

“Agar jangan orang lain yg janji, mari tonk buktikan 14 februari 2024 putra Kastim sebagai wakil rakyat di Hal-Sel,” demikian narasi yang sengaja ditulis oknum Kades sambil memposting banner Caleg di Group WhatsApp TODUKU LLJAYA.

Tak lama berselang, salah seorang anggota group sempat berkomentar, “kalu kt p kponakan th jelas tra deng lai2,” tulis anggota Group WhatsApp TODUKU LLJAYA, Wahidin A Bangsa.

Sementara itu, oknum Kades dikonfirmasi wartawan dengan nomor 08534288**** tidak ada jawaban hingga berita ditayangkan. (Hardin CN)

MTQ XXX Dipusatkan di Masjid Raya Halsel

HALSEL, CN – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menggelar rapat persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXX, Senin (15/1/2024).

Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua LPTQ, Safiun Rajulan menyampaikan bahwa sesuai arahan Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba, MTQ XXX yang akan dilaksanakan pada Maret dipusatkan di Masjid Raya Halsel.

“Untuk acara pembukaan dan penutupan MTQ, akan dipusatkan di Masjid Raya. Karena ini merupakan Aset Daerah yang harus diaktifkan kembali fungsinya melalui momentum MTQ yang akan berlangsung nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemda Halsel Yudi Eka Prasetya menyampaikan, MTQ tersebut akan berlangsung selama 6 hari yaitu pembukaan 1 Maret 2024 dan penutupan pada 7 Maret 2024.

“Adapun cabang mata lomba yang akan dilombakan antara lain Cabang Seni Baca Alquran, Cabang Qira’at Alquran, Cabang Hafalan Alquran, Cabang Tafsir Alquran, Cabang Fahmil Alquran, Cabang Syarhil Alquran, Cabang Seni Kaligrafi dan Karya Tulis Ilmiah Alquran,” tukasnya. (Hardin CN)

Diduga Selewengkan DD Loleo, Inspektorat Halsel Didesak Audit Khusus

HALSEL, CN – Kebijakan pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), semakin menuai sorotan tajam dari warga.

Pasalnya, pengelolaan DD Loleo dinilai warga kurang transparan. Sehingga muncul dugaan indikasi penyelewengan DD.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Senin (15/1/2024), salah seorang warga Desa setempat menyebutkan, dugaan penyelewengan DD ini disinyalir terjadi pada beberapa item kegiatan.

“Diantaranya gaji fiktif 2 orang Guru PAUD yang sudah tidak aktif lagi mengajar. Guru PAUD sebelumnya diketahui sebanyak 4 orang. Namun yang duanya tidak lagi menjadi guru, sementara dalam laporan pertanggung jawaban ada 4 orang,” ungkap warga Desa Loleo yang namanya tidak mau dipublish.

Kemudian kata dia, di Tahun 2023, ada biaya pemeliharaan Kantor Desa Loleo dan Pembelanjaan Kursi PKK. Namun pada kenyataanya, barang tersebut diduga fiktif.

“Biaya pemeliharaan Kantor Desa itu dalam Laporan ada, kemudian pengadaan Kursi PKK juga ada dalam laporan. Tapi dalam realisasi tidak ada sama sekali,” jelasnya.

Akibatnya, warga setempat mendesak Inspektorat Halsel untuk melakukan Audit Khusus terkait kebijakan pengelolaan DD Loleo.

“Kami mendesak agar Kades Edi Amus yang diduga menyelewengkan anggaran tersebut segera diperiksa Inspektorat  dan jika terbukti melakukan kesalahan dalam pengelolaan Dana Desa agar diberikan sanksi tegas,” pintanya.

Hingga berita ini ditayangkan Inspektur Inspektorat Halsel, Asbur Somadayo dalam upaya konfirmasi. (Shain CN)