Pimpin Pakta Integritas, Wakapolda Malut: Persiapkan Diri Sebaik Mungkin

TERNATE, CN – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Brigjen Pol. Lukas Akbar Abriari, S.I.K., M.H, bertempat di Aula Polres Ternate membuka secara langsung dan memimpin pelaksanaan pembacaan Pakta Integritas dan pengambilan Sumpah Panitia dan Peserta dalam rangka Penerimaan Bintara Polri T.A 2020 Panda Polda Maluku Utara, Rabu (19/8/2020).

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Irwasda Polda Malut, para Ketua tim, pengawas Internal dan Eksternal, Perwakilan peserta dan orang tua peserta.

Adapun Jumlah keseluruhan peserta yang akan mengikuti seleksi penerimaan Bintara Polri T.A 2020 Panda Polda Maluku Utara sebanyak 2.097 Orang yang terdiri dari 1.925 Bintara PTU, 29 Bintara Pelayaran, 6 Bintara Agama, 6 Bintara Penyidik Pembantu, 2 Bintara Olahraga, dan 9 Bintara Rekpro.

Dalam sambutanya Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Lukas Akbar Abriari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan “ceremonial” semata namun ini merupaka fakta atau perjanjian dalam diri masing-masing individu untuk mengikuti aturan yang berlaku saat pelaksanaan Seleksi.

“Polri ingin mendapatkan calon anggota-anggota Polri yang betul-betul kavabel, betul-betul memenuhi syarat dan nantinya dituntut secara optimal melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya oleh karena itu harus benar-benar kita seleksi dengan baik agar mendapatkan hasil yang baik, dan kita mengawalinya dengan kegiatan ini agar para Peserta, orang tua dan juga panitia menjalankan tugas masing-masing dengan sebaik-baiknya,” Ucap Wakapolda.

Wakapolda berpesan kepada para peserta seleksi agar mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan mengasah dan melatih kemampuan masing-masing peserta karena yang bisa menolong anda menjadi anggota Polri adalah diri anda sendiri tentunya atas Ridho Tuhan Yang Maha Esa.

Ia menambahkan, jumlah Kuota didik untuk Maluku Utara nantinya juga terbatas karena disesuaikan dengan keuangan Negara, namun untuk Polda Malut nantinya akan diputuskan lebih lanjut diperkirakan 200 Kuota didik bisa lebih bisa Kurang ini Masih belum Final, terlepas dari itu kepada peserta silahkan bersaing secara terbuka dan transparan.

“Dalam penerimaan Anggota Polri biasanya ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang menjanjikan dapat meluluskan putra ataupun Putri anda sekalian untuk itu saya menghimbau kepada Para Orang tua untuk tidak melayani atau menanggapi apabila ada yang menjanjikan bisa meluluskan putra/putri anda sekalian,” Tutup Wakapolda.

Dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Bintara Polri T.A 2020 Panda Polda Malut, Polri Khususnya Polda malut selalu menerpakan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) serta menerpakan Protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Covid-19. (Ridal CN)

Sebelum Mendaftar ke KPUD, Calon Wakil Bupati Halsel Lutfi Mahmud Tutup Usia

HALSEL, CN – Direktur Bangun Utama Mandiri Nusa (BUMN) Ir. Lutfi Mahmud, sekaligus Calon Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel) meninggal Dunia pada hari ini, Kamis (20/8/2020).

Diketahui H. Ir. Lutfi Mahmud Direktur PT. BUMN sekaligus Calon Wakil Bupati yang digadangkan mendampingi Calon Petahana Bahrain Kasuba, sebelum mendaftar ke KPUD Halsel pendaftaran bakal calon wakil Bupati Halsel sejak Tanggal 4 September hingga 6 September. Namun, yang bersangkutan sudah meninggal atau tutup usia pada Hari ini 1 Muharram 1442 H.

Sementara itu, dari informasi yang di himpun Media Cerminnusantara.co.id dari orang terdekat Almarhum bahwa H.Ir Lutfi Mahmud meninggal Dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta dan diduga Almarhum meninggal karena Covid-19.

Terpisah, Kepada Awak media, Pesaing Paslon Petahana Bahrain Kasuba dan Lutfi Mahmud (BK-LM) di Pilkada Halsel. Hi. Usman Sidik mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Calon wakil Bupati Lutfi Mahmud.

Usman Sidik juga menghimbau Kepada teman-teman, para simpatisan Usman-Bassam serta seluruh masyarakat Halmahera Selatan untuk sejenak membaca Surah Alfatiha untuk Almarhum Lutfi Mahmud.

“Semoga Almarhum Bapak Lutfi Husnul Khatimah dan semoga Allah menerima semua Amal lebaikan Almarhum dan mengampuni segala kehilafannya, Amin,” tutupnya. (Red/CN)

Terjadi Laka Laut di Perairan Pulau Bacan dan Obi, Satu Korban Belum Ditemukan

HALSEL, CN – Memasuki Bulan Muharam, selasa 18 Agustus Pukul 14:00 WIT. Terjadi Kecelakaan Laut (Laka Laut) di perairan Tanjung Gorango Madopolo, Kec. Obi, Kab. Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut). Di ketahui korban sebanyak 4 orang.(20/08/2020)

Informasi yang di terima wartawan cerminnusantara.co.id, dari grup Whatsapp DumĀ  melaporkan bahwa awal kejadiannya para korban dari Ambon, atas nama Ibrahim Marasabessy dan Ikram Marasabessy, Ismail Marasabessy dan Asrul Sani Marasabessy menuju Tidore Kepulauan untuk mengambil satu unit Sped Boat.

Kemudian bertolak dari Pulau Tidore pada hari Minggu Tanggal 16 Agustus 2020, Pukul 15.00 WIT, dengan rute Pulau Bacan, Obi dan Pulau Ambon, tepatnya di perairan Bacan dan Obi. Speed mengalami kebocoran dan air masuk di bagian belakang Speed hingga penuh air dan mengakibatkan Speed Boat tenggelam.

Setelah Speed Boat tenggelam pada Pukul 14:00 WIT, hari Selasa 18 Agustus 2020. Keempat korban langsung berenang meminta pertolongan, sampai pukul 04.00 WIT, Rabu 19 Agustus 2020, korban-korban atas nama Ikram Marasabessy bersama Ibrahim Marasabessy berenang dan terpisah dari kedua rekannya.

Sementara korban yang ditemukan 3 orang dalam kondisi selamat atas nama Ikram Marasabessy, Ibrahim Marasabessy dan Ismail Marasabessy, sedangkan Korban atas nama Ismail Marasabessy dan Ibrahim Marasabessy ditemukan di Desa Wayaua Kecamatan Bacan Timur Selatan dan Korban Ikram Marasabessy ditemukan di Desa Bandasuli Kecamatan Bacan Selatan.

Ke 3 korban tersebut sementara di rawat di RSUDĀ  Labuha sedangkan Korban atas nama Asrul Sani Marasabessy belum ditemukan sampai sekarang dan masih dalam tahap pencarian.

Sampai berita ini di muat sementara masi menunggu informasi selanjutnya. (Red/CN)

FPDM Demo Desak Bupati Halsel Copot Kades Mano Obi Selatan

HALSEL, CN – Masyarakat Desa Mano Kecamatan Obi Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang tergabung dalam Front Perjuangan Masyarakat Desa Mano (FPDM) gelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bapati Halsel, pada Rabu (19/0l8/2020).

Aksi yang di lakukan FPDM tersebut, meminta agar Bupati Halsel Bahrain Kasuba segera menindaklanjuti tuntutan masyarakat Desa Mano yakni, copot kepala Desa Fahrudin Lamaca dari jabatannya.

Pasalnya, FPMD menilai proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai atau BLT Desa Mano menuai beberapa kontrofersi antara masyarakat dan Pemerintah Desa.

Selain itu, Amrul Amar Korlap Aksi dalam orasinya mengatakan Penyaluran BLT tidak sesuai dengan mekanisme dikarenakan saat pendataan telah melanggar Permendes Nomor 6 Tahun 2020 yang mengatur tentang mekanisme pendapatan yakni, pendataan tersebut dilakukan oleh Relawan Desa yang tidak sikren dan tidak mengacu pada permendes tentang mekanisme.

“Pendataan yang dilakukan pemerintah desa melalui ketua RT satu orang yang kemudian dan dilakukannya pada waktu malam dan ini sudah menimbulkan konspirasi busuk oleh pemerintah desa itu sendiri karena saat kepala desa pengurusan di kabupaten dirinya berdalil bahwa pembangian BLT di Desa Mano sesuai mekanisme yang ada nyatanya tidak sesuai prosedur yang berlaku,” teriak Amrul.

Lanjut Amrul, Dari hasil pendataan tersebut ada beberapa orang tidak berhak menerima BLT sesuai dengan peraturan perundang-undangan namun nyatanya mereka didata dan diberikan Bantuan Langsung Tunai. Sedangkan sebagian masyarakat yang masuk dalam kategori penerima BLT tersebut tidak terdata sebagai penerima, bahkan soal BLT di Desa Mano cenderung tidak tepat sasaran.

Kata Amrul dalam orasinya, Penerima BLT sendiri didalamnya terdapat pemerintah desa dan juga beberap okun ASN, dan tentunya hal ini telah bertabrakan dengan Permendes Nomor 6 Tahun 2020.

“Pendataan yang dilakukan ada 136 kepala keluarga yang terdata sebagai penerima BLT didalamnya juga ada PNS, Ketua Pemuda, Ketua-Ketua RT, Badan Sarah serta kepala dusun, ” cetus Amrul.

Semenntara itu berdasarkan data yang dihimpun masa aksi, bahwa Ferifikasi dan Validasi data yang dilakukan dalam musyawarah Desa Khusus (Musdesus), tidak sesuai dengan Permendes No 6 Tahun 2020 dan PMK Nomor 40 Tahun 2020/PMK Nomor 50 Tahun 2020, yakni musyawarah desa khusus tidak melibatkan beberapa perwakilan masyarakat RT/RW. bahkan beberapa kepala dusun yang merangkap toko masyarakat.

Di sisi lain sesuai data masa aksi yang diterima media ini, soal pembangunan infrastruktur Desa Mano yang dinilai tidak ada transparansi serta tidak tepat sasaran.

Dikarenakan Infrastruktur yang dinilai tidak tepat sasaran dikarenakan tanggung jawab material bangunan yang seharusnya dibagikan secara merata sehingga wujud padat karya tunai itu bisa terpebuhi, namun pemerintah desa tidak ada transparansi pembangunan dimulai dari pembangunan jalan rabat beton, sekolahan hingga Jembatan Dermaga.

Dalam aksi masa juga mendesak kepada Pemda Halsel yakni, Bupati Bahrain Kasuba, DPRD Halsel, Inspektorat Halsel dan DPMD agar mencopot Kepala Desa Mano Kecamatan Obi Selatan yang telah membuat kebijakan merugikan mayoritas masyarakat Desa Mano, juga memintah kepada pemda setempat segera memeriksa kembali pengelolaan keuangan Dana Desa/DD Desa Mano pada tahun 2014-2019 periode kedua tahun 2019-2020.

Kemudian masa aksi juga meminta kepada pemda agar mengevaluasi BPD yang diduga tidak berpihak pada masyarakatnya.

Hingga berita ini dipublis, wartawan masih berusaha mengkonfirmasi ke Kades Mano. (Red/CN)

Peringati HUT RI Ke-75 Tahun, TNI-Polri Maluku Utara Bagikan Bantuan Kepada Warga

TERNATE, CN – Dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia Ke-75 Tahun 2020, Polda Maluku Utara menggandeng TNI dari Korem 152/Babullah dan Lanal Ternate, melaksanakan Bakti Sosial serentak yang bertempat di Lapangan Polda Maluku Utara.

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum yang didampingi Danrem 152/Babullah Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan dan Danlanal Ternate Letnan Kolonel Laut (P) Komaruddin melepas secara langsung pasukan Kemanusiaan dalam rangka mendistribusikan Bantuan Sosial kepada masyarakat yang membutuhkan di tengah Pandemi Covid-19 yang cukup menganggu tatanan sosial dan ekonomi khususnya di wilayah Maluku Utara, Rabu (19/08).

Adapun jumlah bantuan yang didistribusikan kali ini sebanyak 1.200 Paket yang di bagikan oleh Polda Dan Polres Jajaran, untuk Polda Malut dibagikan oleh 40 Personel TNI, dan 160 Personel Polri.

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Rikwanto, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bantuan dari Kapolri yang didistribusikan kepada Jajaran Polda untuk di bagikan kepada Masyarakat yang membutuhkan di tengah Pandemi Covid-19.

“Dengan Adanya bantuan ini diharapkan masyarakat yang terdampak Covid-19 dapat merasakan bahwa Negara hadir, Pemerintah hadir ditengah-tengah mereka, serta bantuan yang kita berikan ini dapat diterima dan bermanfaat serta yang kita lakukan di Ridhoi oleh Allah SWT Aamiin,” Ucap Kapolda.

Sementara itu Danrem 152/Babullah menyampaikan ucapan terimakasih kepada Polda Maluku Utara yang telah melibatkan TNI dalam pemberian Baksos kepada masyarakat Terdampak Covid-19 dalam rangka memperingati HUT RI ke 75.

“Hari ini kita laksanakan kegiatan baksos bersama-sama dan insyaallah dalam pendistribusianya tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan dan mudah-mudahan apa yang kita kerjakan kali ini mendapat pahala yang berlimpah dari Allah SWT, serta kedepanya TNI-Polri semakin solid dalam menciptakan Keamanan di Wilayah Maluku Utara ini,” Tutup Danrem. (Ridal CN)

Aswin Adam dan 3 Rekannya Hilang di Perairan Papua Barat Dicuekin Pemda Halsel

HALSEL, CN – Warga Desa Dowora Kecamatan Gane Barat Kabupaten
Halmahera Selatan (Halsel) menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten yang cuek terhadap korban hilangnya Anak Buah Kapal (ABK) KM. Wandi Jaya 01, di Perairan Laut Fakfak Provinsi Papua Barat pada Tanggal 27 Juli 2020 lalu.

Adapun Crew KM. Wandi Jaya 01 yang hilang, yakni Risno Suhud (28), Andri Munir (25), Gurdan Abubakar (25), Aswin Adam (28), Abit (27).

Diketahui 5 ABK KM. Wandi Jaya 01 yang hilang di Perairan Laut Fakfak Papua Barat tersebut, 4 diantaranya warga dari Desa Dowora Kecamatan Gane Barat, dan hingga saat ini sudah 22 hari hilang dan para korban belum juga di temukan.

Saat Awak Media Cerminnusantara.co.id, mengkonfirmasi Kepala Desa Dowora Eli Saleh, Rabu (19/0l8/2020), Eli Saleh menyampaikan bahwa pihaknya suda melakukan koordinasi dengan SAR Kota Sorong terkait pencarian korban yang hilang, namun sampai saat ini belum juga di temukan maka pencarian pun di hentikan.

Eli Saleh pun mengungkapkan bahwa ia sempat melakukan koordinasi dengan pihak Inspektorat terkait pencarian para korban dengan menggunakan anggaran Dana Desa.

Namun kata Eli Saleh, bahwa Pihak Inspektorata Halsel menyampaikan, silahkan koordinasi dengan Kepala BPBD Halsel Daud Jubaedi, tapi kalau pun Pemerintah Daerah beralasan tidak punya anggaran untuk membantu oprasional, maka silahkan gunakakan Anggaran Desa dulu.

“Setidaknya Pemerintah Kabupaten tidak harus lepas tangan. Sebab, para ABK yang hilang merupakan warga Halmahera Selatan,” Sesalnya.

Sementara ini saat di tanyakan keberadaannya, Eli Saleh mengatakan bahwa ia masih berada di Kota Sorong untuk memastikan keberadaan ke 4 warga Dowora yang hilang. (Red/CN)